Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 20, 2021

KEMBANGKAN PROYEK LIDO, MNC LAND SIAP CARI MODAL MELALUI RIGHTS ISSUE

PT MNC Land Tbk (KPIG) berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan menerbitkan saham baru atau rights issue sebanyakbanyaknya 8.062.572.666 saham atau paling banyak 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Dalam keterangan tertulis, disebutkan bahwa saham baru yang akan diterbitkan oleh Perseroan dalam rangka Penambahan Modal ini adalah saham atas nama dengan nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham yang telah diterbitkan oleh Perseroan, yaitu Rp 100 per saham. Dengan adanya penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 8.062.572.666 saham dalam rangka pelaksanaan Penambahan Modal, para pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang akan diterbitkan yaitu sebanyak banyaknya 9,09%. "Dilusi yang akan dialami pemegang saham Perseroan saat ini relatif kecil,"tulis Manajemen KPIG. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, p

CUSTOMER EXPERIENCE SEBAGAI FOKUS PGN DIGITAL TRANSFORMATION 2021

Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen untuk memberikan pengalaman pelanggan yang semakin baik akan kemudahan dalam menggunakan gas bumi. Maka dari itu, PGN melakukan berbagai inisiatif untuk tetap relevan dengan pelanggan (customer), pasar (market), dan proses bisnis internal (internal business process), salah satunya melalui digital transformation dengan konsep customer experience. Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan bahwa Digital Transformastion di PGN dilakukan cukup cepat. Trennya mulai tahun 2019, PGN lebih ke Customer Centric kemudian bergeser ke Customer Experience mulai tahun 2021. "Ini (digital transformation) penting, karena kita tidak bisa membangun digital berdasarkan apa yang kita ketahui. Tetapi apa yang berdasarkan pengalaman pelanggan terhadap program kita," ujar Faris, (19/05/21). Di tahun 2021, PGN akan lebih fokus pada customer experience untuk membangun sistem digital. Sebagai contoh, respons PGN terhadap pandemi y

INDOSAT RAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp7,34 TRILIUN HINGGA MARET 2021

PT Indosat Tbk (ISAT) meraih pendapatan sebesar Rp7,34 triliun hingga periode 31 Maret 2021 naik dari pendapatan Rp6,52 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, jumlah beban tercatat sebesar Rp6,42 triliun naik dari Rp6,33 triliun. Laba usaha tercatat sebesar Rp929,35 miliar naik dari laba usaha Rp196,32 miliar. Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp299,64 miliar usai mencatat rugi sebelum pajak Rp509,54 miliar tahun sebelumnya. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp172,16 miliar dari rugi Rp605,61 miliar. Junlah liabilitas mencapai Rp49,75 triliun hingga periode 31 Maret 2021 turun dari Rp49,87 triliun hingga periode 31 Desember 2020. Jumlah aset perseroan mencapai Rp62,89 triliun hingga periode 31 Maret 2021 naik tipis dari Rp62,78 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end) Sumber: IQPLUS

TAPERA, BTN DAN PERUMNAS RESMI KOLABORASI UNTUK PERMUDAH MILIKI RUMAH

Mimpi besar Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan seluruh masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah sendiri kini mulai menemukan titik terang dengan kolaborasi apik antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan Perum Perumnas. Melalui kemitraan tersebut, masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah dengan berbagai manfaat dan kemudahan dari fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Tapera. Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan rumah telah menjadi kebutuhan pokok yang diperlukan masyarakat Indonesia terutama di tengah kondisi pandemi saat ini. Dengan langkah sinergi bersama Bank BTN dan Perumnas tersebut, lanjutnya, menjadi wujud komitmen BP Tapera untuk bergerak cepat memenuhi kebutuhan perumahan rakyat. Adi menjelaskan dengan hadirnya kolaborasi tersebut, BP Tapera bersama Bank BTN dan Perumnas akan segera mewujudkan Proyek Inisiasi Penyaluran Pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat. Proyek inisiasi tersebut ak

TPIA TUNTASKAN PENYELESAIAN AWAL PENAWARAN TENDER

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) telah melakukan penyelesaian awal atas penawaran tender tunai pada tanggal 19 Mei 2021. Menurut keterangan tertulis Erri Dewi Riani General Manager Legal dan Corporate Secretary TPIA menyampaikan bahwa TPIA telah melakukan penyelesaian awal penawaran tender tunai tersebut untuk membeli maksimal US$75 juta dari jumlah pokok terutang atas US$300 juta 4,95% surat utang jaminan senior dengan jatuh tempo pada tahun 2024. Lebih lanjut, Erri menerangkan TPIA telah berhasil membeli pokok surat utang sebesar US$32,5 juta dengan total jumlah penyelesaian awal atas penawaran tender sebesar US$33,4 juta. Setelah penawaran tender awal ini, total kewajiban TPIA berdasarkan surat utang menjadi sebesar US$235,23 juta. Erri menambahkan "TPIA melakukan tender awal tersebut dalam rangka mengoptimalkan dan secara proaktif mengelola kas internal, profil utang dan struktur permodalan TPIA,"pungkasnya. (end) Sumber: IQPLUS

PP PRESISI KEMBALI DIPERCAYA MEMBANGUN INFRASTRUKTUR TAMBANG NIKEL

PP Presisi kembali dipercaya membangun infrastruktur tambang pada area pertambangan nikel Weda Bay, salah satu tambang nikel terbesar di Indonesia yang berlokasi di Halmahera, yang merupakan perluasan dari pembangunan jalan hauling yang sedang dilakukan. "Keikutsertaan kami di dalam proyek tersebut, merupakan salah satu andil kami dalam turut mendukung pengembangan salah satu industri hilirisasi nikel terbesar di Indonesia," ujar Rully Noviandar, Direktur Utama PT PP Presisi Tbk. "Perluasan kontrak tersebut merupakan bentuk kepercayaan kepada kami, kepercayaan akan time delivery dan quality delivery serta value added yang kami berikan kepada setiap konsumen kami". "Dengan adanya perluasan scope of work, maka total kontrak yang kami dapatkan dari proyek pembangunan infrastruktur tambang nikel tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp200 miliar, yang berkontribusi pada total perolehan kontrak baru hingga akhir April menjadi sebesar Rp933 miliar, atau mencapai 25%

SILO KELUARKAN BIAYA SEBESAR Rp54,8 MILIAR UNTUK SEWA ASET

PT Siloam International Hospitals Tbk.(SILO) dan PT Dasa Graha Jaya serta PT. Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah melakukan perubahan dan penyataan kembali atas Perjanjian Sewa Menyewa pada tanggal 18 Mei 2021. "Transaksi yang dimaksud merupakan novasi atas tambahan perjanjian sewa menyewa atas tanah dan/atau gedung yang berlokasi di Sunset Road No. 888, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia, yang digunakan oleh Perseroan untuk rumah sakit Siloam Hospitals Bali,"tutur Chaterina Juwita Corporate Secretary SILO pada keterbukaan Informasi, Rabu (19/5). Perjanjian sewa menyewa ini mempunyai nilai transaksi sebesar Rp54,8 miliar merupakan nilai gabungan untuk tahun pertama yang dibayarkan SILO dan LPKR sebagai penyewa kepada PT Dasa Graha Jaya dan merupakan novasi atas tambahan perjanjian sewa menyewa yang telah ditandatangani sebelumnya oleh SILO dan LPKR pada tanggal 1 April 2021. Sebagai informasi, SILO adalah anak usaha LPKR dengan kepemilikan

Rekomendasi Saham ITMG, ADRO, CTRA dan TOWR oleh Indopremier | 20 Mei 2021

IHSG (5.700 – 5.820) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.700 dan 5.640 dengan resist di level 5.820 kemudian 5.880. ITMG (Buy on Weakness) :  Target harga beli pada level 12.550 dengan resist di level 13.100 kemudian 13.475. ADRO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.160 dengan resist di level 1.200 kemudian 1.220. CTRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.085 dengan resist di level 1.120 kemudian 1.140. TOWR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.155 dengan resist di level 1.200 kemudian 1.225. XCLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 86 dan 84 dengan resist di level 90 kemudian 92. XIID (Sell) : Target pelemahan harga pada level 452 dan 444 dengan resist di level 468 kemudian 476. XPFT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 462 dan 454 dengan resist di level 478 kemudian 486. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbtdc

Rekomendasi Saham RAJA, ANTM dan ASSA oleh Mirae Asset Sekuritas | 20 Mei 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Mei 20, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,760.58(-1.27%), limited downside. Trading range 5,737 – 5,795. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line dan periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 5,737 dan daily resistance di 5,795. Cut loss level di 5,700. RAJA Daily, 222 (-3.48%), buy on weakness, trading range 218  – 234. Indikator MFI optimized dan RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 218 dan daily resistance di 234. Cut loss level di 210. ANTM Daily, 2,550 (-1.92%), buy on weakness, trading range 2,500 – 2,620. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung turun menguji support trendline. Daily support di 2,500 dan daily resistance di 2,620. Cut loss level di 2,470. ASSA Daily, 2,090 (+2.96%), buy on weakness,, trading range 2,040 – 2,150.  Indikator MFI optim

Rekomendasi Saham AALI, INDY, RALS dan TLKM oleh Binaartha Sekuritas | 20 Mei 2021

Binaartha Sekuritas Daily 20 Mei 2021 oleh Nafan Aji  Astra Agro Lestari (AALI) Saham AALI ditutup di Rp 9.775. (RoE: 3.29%; PER: 28.59x; EPS: 341.96; PBV: 0.95x; Beta: 1.59). Pergerakan harga saham AALI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.  Rekomendasi saham AALI adalah akumulasi pada area level Rp 9.675 – Rp 9.775, dengan target harga secara bertahap di Rp 10.125 dan Rp 11.200. Support ada di Rp 9.525 dan Rp 9.050. Indika Energy (INDY) Saham INDY ditutup di harga Rp 1.440. (RoE: -13.68%; PER: -13.68x; EPS: -104.92; PBV: 0.60x; Beta: 2.2). Pergerakan harga saham INDY telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.  Rekomendasi saham INDY adalah akumulasi pada area level Rp 1.420 - Rp 1.440, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.470, Rp 1.500, Rp 1.615, Rp 1.735 dan Rp 1.850. Support ada di Rp 1.

Rekomendasi Saham INCO, BBCA, INDF dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 20 Mei 2021

MNC Daily Scope Wave 20 Mei 2021 Pada perdagangan kemarin (19/5), IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,3% ke level 5,760. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 5,600-5,700 bila IHSG secara agresif menembus support 5,735. Namun, IHSG masih berpeluang menguat terbatas ke area 5,830-5,870 terlebih dahulu. Support: 5,735, 5,563 Resistance: 6,033, 6,113 INCO - Buy on Weakness (5,050) Kemarin (19/5), INCO ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 5,2% ke level 5,050. Saat ini, posisi INCO kami perkirakan sedang berada di wave B dari wave (B), meskipun terkoreksi maka diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali. Buy on Weakness: 4,850-5,025 Target Price: 5,600, 6,000 Stoploss: below 4,540 BBCA - Accum Buy (31,725) BBCA ditutup terkoreksi 0,7% ke level 31,725 pada perdagangan kemarin (19/5). Posisi BBCA saat ini, kami perkirakan sedang membentuk wave [ii] dari

Update Harga Komoditas dan Indeks | 20 Mei 2021

Dow falls 160 points, ends wild session way off lows U.S. stocks cut sharp losses and ended the wild session far off their lows on Wednesday as cryptocurrency prices largely recovered, but the weakness in speculative pockets of the market still weighed on sentiment. Dow.......33896   -164.6    -0.48% Nasdaq.13300   -3.9         -0.03% S&P 500..4116   -12.2       -0.29%   FTSE........6950   -84.04     -1.19% Dax........15114   -273.02   -1.77% CAC........6263    -91.1        -1.43% Nikkei...28045    -362.4     -1.28% HSI........28594   +399.7    +1.42% Shanghai .3511  -18.1       -0.51% ST Times..3104  -38.4       -1.22% IDX.....5760.59    -73.81    -1.27% LQ45.....864.76   -13.62    -1.57% Indo10Yr..6.6485  +0.0079     +0.12% ICBI.....315.4007   +0.0198     +0.01% US10Yr..1.6830     +0.0410     +2.50% VIX...........22.18    +0.84         +3.94%    USDIndx .....90.1760  +0.3880   +0.43% Como Indx...201.86    -3.92         -1.90% (Core Commodity CRB) BCOMIN..... .156.41   -5.14     

Saham Online di Facebook