Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 7, 2021

[PTRO] PETROSEA TUNTASKAN GUARANTEE BOND DENGAN MARUWAI COAL

Petrosea Tbk. (PTRO) menyampaikan pembaruan informasi terkait informasi atau fakta material yang disampaikan Perseroan pada 27 Januari 2021. Menurut keterangan tertulis Meinar Kusumastuti menyampaikan bahwa Pada tanggal 5 April 2021, PTRO dan PT Maruwai Coal telah menyelesaikan perselisihan mereka secara damai dengan menandatangani Perjanjian Penyelesaian, termasuk perselisihan sehubungan dengan pencairan Jaminan Pelaksanaan (Guarantee Bond) oleh PT Maruwai Coal. Pada inforamasi sebelumnya, PT Petrosea Tbk (PTRO) akan mengambil tindakan hukum atas pencairan Rp60,014 miliar dari bank garansi oleh kontraktor perseroan, PT Maruwai Coal. Dalam keterangan tertulisnya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen PTRO menjelaskan bahwa keberatan tersebut berawal dari tindakan Maruwai Coal selaku kontraktor jalan, jembatan dan pekerjaan tanah di Murung Raya yang melayangkan surat tagihan senilai Rp60,014 miliar kepada perseroan pada tanggal 18 Desember 2020, dengan jangka waktu 30 hari. Meski tid

[Saham BEKS] PENDAPATAN TURUN, RUGI BEKS MENINGKAT HINGGA DESEMBER 2020

PT. Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp33,74 miliar hingga periode 31 Desember 2020 turun dari pendapatan bunga bersih Rp72,85 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, jumlah pendapatan operasional turun menjadi Rp59,48 miliar turun dari jumlah pendapatan operasional tahun sebelumnya yang Rp129,35 miliar. Rugi operasional bersih tercatat Rp258,36 miliar naik dari rugi operasional bersih Rp180,08 miliar di tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak penghasilan tercatat Rp260, 72 miliar naik dari rugi sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp180,70 miliar. Rugi bersih tercatat sebesar Rp308,16 miliar meningkat dari rugi bersih Rp137,56 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp5,34 triliu turun dari total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 yang Rp8,09 triliun.(end) Sumber: IQPLUS

[Saham FPNI] ANAK USAHA FPNI TEKEN IP LICENCE AGREEMENT DENGAN LOTTE CHEMICAL

PT Lotte Chemical Titan Nusantara (LCTN) anak usaha dari PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) dan Lotte Chemical Corporation (LCC) telah menandatangani IP License Agreement (Perjanjian Lisensi HAKI) tentang penggunaan lisensi logo Lotte pada tanggal 1 April 2021. "Obyek transaksi adalah penggunaan logo "lotte" berdasarkan perjanjian lisensi HAKI, LCTN dengan LCC yang berlaku efektif mulai tanggal 1 April 2021 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan dapat diperpanjang secara otomatis 1 tahun," tutur Direksi FPNI pada keterbukaan Informasi, Selasa (6/4). Sebagai informasi, Pada tahun 2019, LCC, sebagai pemilik lisensi Lotte, mengharuskan LCTN dan perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan LCC untuk membayarkan beban royalti atas penggunaan lisensi tersebut dan berakhir pada akhir tahun 2020, kemudian pada 2021 para pihak memperbaharui kontrak penggunaan lisensi logo "Lotte". Dalam rangka menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN serta kestabi

[Saham BIRD] BLUE BIRD GROUP BALI DAN LOMBOK SIAP DUKUNG PEMULIHAN PARIWISATA

Setelah berhasil melaksanakan vaksinasi pada ribuan pengemudi Bluebird Group beserta lansia di area DKI Jakarta sejak awal bulan Maret 2021, PT Blue Bird Tbk kembali melaksanakan program vaksinasi sebagai dukungan perusahaan untuk percepatan penanganan pandemi COVID-19, yang kali ini ditujukan kepada keluarga besar Bluebird Group di Bali dan Lombok. Tidak kurang sebanyak 1.090 (Seribu Sembilan Puluh) pengemudi, karyawan dan petugas lapangan dari Bluebird Group Bali & Lombok telah mendapatkan vaksin. Penerimaan vaksin terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu pada akhir Maret 2021 dan awal April 2021 melalui kerja sama koordinasi dengan pihak Kepolisian serta Dinas Kesehatan. Berkat program ini, keluarga besar Bluebrid Group Bali menuju ke angka 100 persen tervaksinasi sebagai upaya bentuk dukungan perusahaan untuk turut memulihkan pariwisata di Bali serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas bagi para wisatawan, serta masyarakat Bali secara keseluruhan. Noni Purnomo, Direktur

[Saham SMRA] GELAR RIGHTS ISSUE, SUMMARECON OPTIMIS RAIH DANA SEGAR Rp1,5 TRILIUN

 PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) optimis dapat meraih dana segar sebesar Rp1,5 triliun dari hasil aksi korporasinya nanti di pasar modal. Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur Summarecon, Adrianto P. Adhi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (7/4). Adrianto menuturkan bahwa pihaknya telah mengantongi izin dari pemegang saham terkait aksi korporasi yang akan dilakukan SMRA. "Pada tanggal 1 April 2021, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda Persetujuan atas penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham yang akan dilakukan oleh Perseroan melalui mekanisme penawaran umum terbatas kedua (PUT II) atau Rights Issue,"katanya. Mengenai harga pelaksanaan rights issue, kata Adrianto, akan ditentukan kemudian. Dalam hal ini pemegang saham mayoritas SMRA telah menyatakan akan ikut mengeksekusi haknya. Perseroan berencana akan menggunakan dana d

[Saham ANTM] ANTAM BAKAL ALOKASIKAN 35% DARI LABA UNTUK DIVIDEN

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui pembagian keuntungan (Dividen). Aksi itu telah direstui dalam dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini. Sekretaris Perusahaan Antam, Kunto Purwoko menuturkan bahwa perusahaan berencana mengalokasikan sekitar 35% dari laba bersih tahun buku 2020, untuk dibagikan dalam bentuk dividen tunai. Artinya besaran dividen yang akan dibayarkan perusahaan tersebut sekitar Rp 140,79 miliar. "Dalam RUPST telah disetujui adanya pembagian dividen, dan besarannya itu 35% dari laba bersih 2020," katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (7/4/2021). Selain pembahasan dividen, Manajemen ANTM serta pemegang saham telah menyetujui adanya perubahan kepengurusan. Dengan demikian, susunan pengurus ANTM menjadi sebagai berikut : Dewan Direksi Direktur Utama: Dana Amin Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Anton Herdianto Direktur SDM: Luki Setiawan Suardi Direktur Oper

Rekomendasi Saham WIKA, PGAS, BBRI dan LSIP oleh MNC Sekuritas | 7 April 2021

*MNC Daily Scope Wave* 7 April 2021 Pergerakan IHSG kemarin (6/4) ditutup menguat tipis 0,5% ke level 6,002. Koreksi yang sempat terjadi kemarin sudah mengenai target koreksi yang kami berikan. Selanjutnya, selama IHSG tidak terkoreksi menembus 5,892 maka IHSG akan cenderung melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang area 6,100-6,130. Support: 5,892, 5,735 Resistance: 6,230, 6,390 *BBRI - Buy on Weakness* (4,200) Kemarin (6/4), BBRI ditutup di level 4,200 disertai tekanan jual yang sudah berkurang dibandingkan hari sebelumnya. Selama BBRI masih berada di atas 3,960, maka pergerakan BBRI kami perkirakan sudah menyelesaikan wave 2 dari wave (5). Selanjutnya, BBRI berpeluang berbalik menguat untuk membentuk awal wave 3. Buy on Weakness: 4,100-4,200 Target Price: 4,400, 4,600 Stoploss: below 3,960 *PGAS - Spec Buy* (1,295) Pada perdagangan kemarin (6/4), PGAS ditutup menguat 1,2% ke level 1,295. Waspadai support di 1,270, selama PGAS masih bertahan di atas level tersebut, maka kami per

Analisa Saham FREN | 6 Maret 2021

  Analisa Saham FREN Saham FREN pada tanggal 6 April 2021 ditutup menguat pada harga 81, naik 2,53%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 62% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Sideway Rekomendasi dari kami adalah Beli Jika naik di atas 85 maka berpeluang ke 95 Jika turun di bawah 78 maka berpeluang ke 76-74 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON

Analisa Saham BBKP | 6 April 2021

Analisa Saham BBKP Saham BBKP pada tanggal 6 April 2021 ditutup stabil pada harga 510. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 33% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Sideway Rekomendasi dari kami adalah Beli Jika naik di atas 555 maka berpeluang ke 625-700 Jika turun di bawah 500 maka berpeluang ke 482-456 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON

Update Harga Komoditas dan Indeks | 7 April 2021

Good morning, Dow.......33430  -96.95     -0.29% Nasdaq.13698  -7.2          -0.05% S&P 500..4074  -3.97        -0.10%   FTSE...... .6824 +86.3       +1.28% Dax........15213 +105.5     +0.70% CAC........6131  +28.4        +0.47% Nikkei...29697    -392.6     -1.30% HSI........28939   closed     +0% Shanghai .3483  -1.4          -0.04% ST Times..3208  -2.1          -0.07% IDX.....6002.77   +32.48   +0.54% LQ45.....900.02  +4.35     +0.49% JAKMIND...1007.80   +3.31       +0.33% JAKCONS....1676.54  -1.25        -0.07% JAKTRADE...863.71   +8.22       +0.96% JAKBIND......962.44   +6.63       +0.69% JAKAGRI...1435.10    +2.00       +0.14% JAKFIN.. ....1363.09   +3.15       +0.23% JAKPROP......359.41   +3.63       +1.02% JAKINFR...1041.79     +8.62       +0.83% JAKMANU..1277.11   +3.50       +0.28%    JAKMINE....1809.32  +39.27     +2.22%   *Indo10Yr..6.7816   -0.0540     -0.79%👍* *ICBI....310.4712    +0.7486     +0.24%👍* US10Yr....1.6560    -0.0640     -3.72% *VIX............18.12   +0.

Saham Online di Facebook