Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 2, 2020

Indosat Ooredoo Lakukan Reorganisasi Perusahaan | Saham ISAT

IQPlus, (02/04) -  Indosat Ooredoo mengumumkan bahwa reorganisasi bisnis yang dilakukan sebagai bagian dari Strategi Tiga Tahun-nya untuk bertransformasi menjadi lebih gesit telah selesai dan diterima dengan baik oleh karyawannya.
Reorganisasi ini telah diterima oleh 92 persen dari total 677 karyawan yang terkena dampak dan telah menjalani fase transisi yang lancar pada akhir Maret lalu.
"Dengan dimulainya langkah-langkah ini, reorganisasi struktur perusahaan sebagian besar telah selesai," kata Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Perusahaan, katanya, berkomitmen untuk memperlakukan semua orang dengan rasa hormat dan penghargaan, serta akan mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan untuk memberikan dukungan dan memperingan dampak pada karyawan.
Dikatakan, perusahaan telah mengadakan pelatihan dan dukungan pasca-kerja untuk karyawan yang terkena dampak pada akhir Februari lalu.
"Kami …

PT Tembaga Mulia Semanan Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham TBMS

IQPlus, (02/04) - PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) meraih penjualan neto sebesar US$583,8 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019 turun dari penjualan neto US$737,2 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan turun US$564 juta hingga periode 31 Desember 2019 dari biaya pokok penjualan US$714 juta, laba kotor turun tipis menjadi US$19,8 juta dari laba bruto US$23,1 juta tahun, laba usaha naik menjadi US$15,6 juta dari laba usaha US$12,3 juta, sedangkan laba sebelum beban pajak turun menjadi US$7,95 juta dari laba sebelum pajak US$8,5 juta hingga periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan turun menjadi US$5,93 juta turun dari laba tahun berjalan US$6,37 juta dan total aset perseroan mencapai US$153,9 juta hingga 31 Desember 2019 turun dari dari total aset US$190,95 juta hingga periode desember 2018.(end)

Manufacturing PMI Terburuk Sepanjang Masa : Akhir atau baru Awalnya ?

Pasca eskapansi pertama dalam empat bulan, PMI bulan Maret ada di level terendah sepanjang masa.
Kemarin, IHS Markit mengumumkan data manufacturing PMI Indonesia untuk periode Maret. Pada bulan lalu, manufacturing PMI tercatat di level 45.3, di mana ini merupakan kontraksi terburuk yang dibukukan selama sembilan tahun survei tersebut dilakukan.
Kita telah melihat angka PMI China untuk bulan Maret berada di atas ekspektasi (52 vs. konsensus yang sebesar 44,8). Namun, perekonomian China benar-benar berhenti pada bulan Februari, sehingga tidak sulit untuk kemudian mencatatkan ekspansi di bulan Maret.
Beberapa alasan membuat kami percaya bahwa aktivitas manufaktur akan memburuk di dua bulan ke depan (April & Mei). Pertama, penyebaran COVID-19 di negara-negara lain tampak akan sulit untuk diredam pada akhir April. Kedua, kami memproyeksi bahwa pemerintah Indonesia akan mengumumkan kenaikan jumlah kasus yang signifikan di beberapa pekan mendatang. Ketiga, libur Lebaran yang lebih panjan…

PT Sriwahana Adityakarta Tbk Alami Kenaikan Penjualan | Saham SWAT

IQPlus, (02/04) - PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) alami kenaikan penjualan neto hingga periode 31 Desember 2019 sebesar Rp265,8 miliar naik dari Rp224,8 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok penjualan naik sebesar Rp214,7 miliar dari beban pokok Rp187 miliar, laba bruto naik menjadi Rp51,1 miliar dari laba bruto Rp37,7 miliar.
Laba usaha naik menjadi Rp29,5 miliar dari laba usaha Rp18,9 miliar, laba sebelum pajak naik menjadi Rp5,30 miliar dari laba  Rp4,26 miliar, dan laba neto tahun berjalan naik menjadi Rp3,10 miliar dari laba neto juta Rp2,48 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai Rp605,6 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp550,57 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Raih Pendapatan 559,89 Milyar | Saham MCOR

IQPlus, (02/04) - PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) mencatat pendapatan bunga bersih Rp559,89 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan bunga bersih Rp587,37 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, jumlah beban operasional lainnya naik jadi Rp493,62 miliar dari Rp470,40 miliar membuat pendapatan operasional bersih turun menjadi Rp114,49 miliar dari Rp128,57 miliar tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp112,34 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp135,62 miliar dan laba bersih tahun berjalan turun menjadi Rp78,97 miliar dari laba bersih tahun sebelumnya yang Rp89,86 miliar.
Jumlah aset perseroan mencapai Rp18,89 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp15,99 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Mulia Industrindo Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham MLIA

IQPlus, (02/04) - PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) alami penurunan penjualan bersih hingga periode yang berakhir 31 Desember 2019 menjadi Rp3,88 triliun dibandingkan penjualan bersih Rp5,57 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp2,94 triliun dari Rp4,50 triliun membuat laba kotor turun menjadi Rp940,5 miliar dari laba kotor Rp1,07 triliun tahun sebelumnya.
Sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp187,1 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp264,8 miliar tahun sebelumnya. Laba bersih tahun berjalan juga turun menjadi Rp126,7 miliar dari laba bersih Rp189 miliar tahun sebelumnya.
Jumlah aset perseroan mencapai Rp5,78 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp5,26 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Loan Growth Up To 5.9% In February | ID Economics

Total loan growth rose to +5.9% YoY in February from a growth of +5.7% in the previous month. 
The improvement in loan data is positive, although the outlook appears dim.  Economic conditions are expected to worsen in 1H20, as the COVID-9 pandemic becomes a greater concern on domestic and global economic activity. 
On currency, amid a shift in the economic situation, we revise our forecast for the USD/IDR to trade at 15,500 by end-2020. The potential global recession is causing market players to favour the more liquid USD.
On behalf of Ahmad Nazmi Idrus - RHB Sekuritas Link to report: https://bit.ly/343VR4B

March Inflation Remains At 3% - ID Economics

Indonesia’s headline CPI was unchanged at 3.0% YoY in March. Core CPI was higher at 2.9% (Feb 2020: 2.8%). 
CPI performance for the month reflected the higher food prices. However, this was offset by lower transport prices due to falling energy prices and decline in airfares. 
Going forward, we forecast inflation to moderate to 2.0% in 2020. The indication for price development in the near term looks towards the downside, as domestic demand softens following the COVID-19 pandemic.
On behalf of Ahmad Nazmi Idrus - RHB Sekuritas Link to report: https://bit.ly/2xBR6U3

Kebijakan Stimulus OJK Pada Sektor Jasa Keuangan Antisipasi Dampak Virus Corona

Bisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan menilai stabilitas sektor jasa keuangan sampai Maret masih dalam kondisi terjaga dengan intermediasi sektor jasa keuangan masih membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan tetap terkendali meski perekonomian tertekan akibat merebaknya virus Corona di banyak negara.
Penyebaran virus corona berkembang dengan pesat di seluruh dunia. Tercatat 199 negara yang masyarakatnya telah terinfeksi virus corona. Berdasarkan data Statistik dari www.worldometers.info per 29 maret 2020, total terdapat 663.037 kasus positif corona dengan 30.851 orang meninggal dan 141.953 orang sembuh. Berbagai Kebijakan telah di ambil oleh berbagai negara dalam mengantisipasi dampak penyebaran virus corona.
OJK senantiasa memantau perkembangan ekonomi global yang sangat dinamis dan berupaya untuk terus memitigasi potensi risiko yang ada terhadap kinerja sektor jasa keuangan domestik. Kondisi perekonomian global diperkirakan akan terkontraksi cukup dalam pada…

PT Megapower Makmur Tbk Raih Rp 49 Milyar per Desember 2019 | Saham MPOW

IQPlus, (02/04) - PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) meraih pendapatan sebesar Rp49,20 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dibandingkan pendapatan Rp58,62 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp22,51 miliar dari laba bruto Rp31,26 miliar tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp6,95 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp3,35 miliar tahun sebelumnya salah satunya setelah diraihnya pendapatan lain-lain sebesar Rp831,92 juta dari beban lain-lain Rp9,84 miliar tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan naik tipis jadi Rp3,08 miliar dari laba tahun berjalan Rp3,06 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai Rp275,04 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset Rp312,81 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Metro Healthcare Indonesia Tbk Diamati BEI Terkait Pola Transaksi Sahamnya | Saham CARE

IQplus, (02/04) - Bursa Efek Indonesia (BEI) sedangk mencermati pola transaksi saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) karena telah terjadi peningkatan harga saham yang diluar kebiasaan (UMA).
Menurut keterangan BEI disebutkan, informasi terakhir perusahaan pada 13 Maret 2020 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait pencatatan saham dari Penawaran Umum.
Investor diminta memperhatikan perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.
Harga saham CARE pada 1 April 2020 berada di level Rp340 per lembar saham dengan volume perdagangan 22 juta lembar.(end)

Bank Mandiri Gratiskan Biaya Isi Saldo GoPay | Saham BMRI

IQPlus, (02/04) -  Bank Mandiri menggratiskan biaya isi saldo GoPay melalui kanal elektronik untuk mendorong daya beli masyarakat di tengah tantangan wabah COVID-19.
"Ini merupakan kolaborasi kami dan Gojek untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar menggerakkan roda perekonomian nasional, di tengah tantangan penurunan konsumsi masyarakat akibat COVID-19," kata SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, pembebasan biaya tersebut akan dilakukan dengan skema uang kembali atau cashback di akun GoPay pengguna berlaku hingga 31 Mei 2020.
Nantinya, pengguna yang mengisi GoPay melalui layanan elektronik Bank Mandiri, termasuk Mandiri Online, akan mendapat cashback yang diberikan langsung di akun masing-masing pengguna.
Pemanfaatan aplikasi ojek dalam jaringan, Gojek, lanjut Thomas, dapat menjadi katup penyelamat ekonomi Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi rumah tangga.
Pasalnya, aplikasi Gojek dapat mendukung aktivitas …

Mirae Asset Technical Insight : ADRO, BRPT, EXCL | 2 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight April 2, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 4,466.04 (-1.61%), test support at 4,331, trading range 4,331-4,513. Indikator MFI optimize sudah berada di overbought area dan indikator indikator W%R optimized cenderung koreksi lebih lanjut. Pada periode weeklu  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik dari oversold area . Daily support di 4,331 dan daily resistance di 4,513. Cut loss level di 4,300.
ADRO Daily  , 1,020 (+3.03%), sell on strength, trading range 970 –1,050. Indikator MFI ,iIndikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized naik terbatas Daily support  di 970 sementara itu daily resistance di  1,050. Cut loss level  930
BRPT Daily, 745(+2.76%), sell on strength, trading range 675 – 795. Indikator MFI optimized,indikator indikator W%R optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung naik terbatas serta rawan koreksi. Daily support  di 675 sementara itu daily resistance  …

Ulasan Pasar Global | 2 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Apr 2, 2020) Ivestment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)
U.S
Indeks Wall Street anjlok seiring meningkatnya kecemasan terhadap coronavirus
Benchmark S&P 500 indeks saham AS turun lebih dari 4% pada hari Rabu setelah peringatan mengerikan pada angka kematian A.S. dari coronavirus membuat investor berlari menjauhi saham yang paling defensif sekalipun.
Dow Jones 973,65 poin atau 4,44% menjadi 20.943,51. S&P 500 kehilangan 114,09 poin atau 4,41% menjadi 2.470,5. Nasdaq Composite turun 339,52 poin atau 4,41% menjadi 7.360,58.
Data ekonomi menunjukkan aktivitas manufaktur AS dikontrak kurang dari yang diharapkan pada bulan Maret, tetapi gangguan yang disebabkan oleh pandemi coronavirus mendorong pesanan baru yang diterima oleh pabrik ke level terendah 11-tahun, memperkuat pandangan ekonom bahwa ekonomi sedang dalam resesi. Juga, penutupan bisnis karena pihak berwenang mencoba menahan coronavirus yang mendorong gaji …

Early BIRD Technical & Bandarmology : BBCA, MDKA, ADRO, INAF, UNVR | 2 April 2020

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives  Thursday (02/04/2020)  (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas) 

IDX Composite 4,287 - 4,485 SUMMARY: STRONG SELL
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): SELL STOCH (9,6): SELL MACD(12,26): SELL ATR (14): NEUTRAL ADX (14): STRONG SELL CCI (14): NEUTRAL HIGHS/LOW (14): SELL VO: SELL ROC: SELL WILLIAMS R: NEUTRAL BULLBEAR (13): SELL
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
STOCKS PICK:
BBCA 26,775 - 29,400 TECHNICAL INDICATORS: BUY 26,800 TARGET PRICE: 29,400 STOP-LOSS: 26,750
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
MDKA 990 - 1,095 TECHNICAL  INDICATORS: BUY 995 TARGET PRICE: 1,095 STOP-LOSS: 985
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
ADRO 960 - 1,090 TECHNICAL INDICATORS: B…

MNC Daily Scope Wave : PGAS, WSKT, ACES, PTBA | 2 April 2020

MNC Daily Scope Wave 2 April 2020

IHSG ditutup terkoreksi 1,6% ke level 4,466 pada perdagangan kemarin (1/4). Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 3,911, maka koreksi IHSG hanya untuk membentuk wave 2 dengan level koreksi kami perkirakan berada pada area 4,080-4,200. Namun, tetap waspadai area 3,911, bila IHSG terkoreksi menembus area tersebut maka IHSG akan membentuk wave (5) dari wave [C] menuju area koreksi minimal 3,800-3,850 dan ideal 3,450-3,500. Support: 4,400, 4,250 Resistance: 4,580, 4,650
PGAS - Buy on Weakness (735) Selama tidak terkoreksi ke bawah 605, maka pergerakan PGAS kami perkirakan sedang berada di awal wave [b] dari wave 4. Dimana PGAS akan terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek untuk membentuk wave [b]. Setelah terkonfirmasi membentuk wave [b], maka diperkirakan PGAS berpeluang menguat kembali membentuk wave [c] dari wave 4. Buy on Weakness: 650-700 Target Price: 900, 1,000 Stoploss: below 605
WSKT - Buy on Weakness (480) Selama tidak terkoreksi menembus…

Rekomendasi Saham IPOT : ADRO, HMSP, ASII | 2 April 2020

IHSG (4.280-4.570) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 4.370 kemudian 4.280 dengan resist di level 4.570 kemudian 4.580.
ADRO (Sell on Strength) : Target  harga jual pada level 1.060 dengan support di level 970 dan 925.
HMSP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.345 dengan resist di level 1.470 kemudian 1.525.
ASII (SELL) : Target pelemahan harga pada level 3.590 kemudian 3.440 dengan resist di level 3.940 dan 4.130.
XIJI (SELL) : Target pelemahan harga pada level 459 kemudian 444 dengan resist di level 489 dan 500.
XISC (SELL) : Target pelemahan harga pada level 406 kemudian 394 dengan resist di level 426 dan 437.
XIPI (SELL) : Target pelemahan harga pada level 118 kemudian 114 dengan resist di level 127 dan 132.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9nas

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 2 April 2020

Dow falls 900 points as Wall Street fears coronavirus will shut down economy longer than expected
Stocks sank on Wednesday as Wall Street kicked off the second quarter on a sour note amid concerns the coronavirus will keep the economy shut down longer than expected.
Dow.......20944    -973.7      -4.44% Nasdaq..7361      -339.5      -4.41% S&P 500..2471     -114.1      -4.41% FTSE.......5455      -217.4     -3.83% Dax..........9545     -391.1     -3.94% CAC.........4207     -188.9     -4.30%
Nikkei....18065     -851.6     -4.50% HSI.........23086    -517.7     -2.19% Shanghai.2735     -15.8       -0.57% ST Times.2440     -40.96     -1.65%
IDX........4466.04   -72.89    -1.61% LQ45......678.30    -12.83    -1.86% Indo10Yr...8.2297         +0.0223    +0.27% ICBI...........267.9741     -0.4587     -0 .17% US10Yr.......0.6350       -0.6350     -9.03% VIX...............57.06         +3.52         +6.57% USDIndx .....99.6730   +0.6250     +0.63% Como Indx...118.50     -3.29           -…

Saham Online di Facebook