Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 23, 2019

4 Cara Mendapatkan Keuntungan Dari Saham

Bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari saham? Investasi saham adalah investasi yang menguntungkan. Ketika memutuskan investasi saham, maka keuntungan yang akan kita peroleh berasal dari beberapa hal. Berikut ini adalah cara kita mendapatkan keuntungan dalam saham.

Keuntungan Investasi Saham Terdapat dua keuntungan yang akan kamu dapatkan jika terjun ke investasi saham, yaitu:
1. Dividen
Dividen merupakan pembagian laba yang akan diberikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham. Nah, dividen itu sendiri berasal dari keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan.
Dividen itu sendiri terbagi dalam dua jenis, yaitu tunai dan saham.
Kalau dividen tunai yang dibagikan, berarti perusahaan akan memberikan uang tunai kepada pemegang saham per satu lembar saham yang mereka miliki.
Sedangkan dividen saham artinya perusahaan tersebut memberikan dividen berupa saham. Dengan demikian, jumlah saham yang dimiliki investor akan bertambah.
Akan tetapi, ada juga perusahaan yang tidak membagikan div…

TRAM | TRADA ALAM MINERA BERI PINJAMAN US$100 JUTA KE ANAK USAHA

IQPlus, (22/08) - PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan entitas anaknya PT Inti Pancar Dinamika (IPD) pada 31 Juli 2019.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan bahwa perseroan akan memberikan pinjaman sebesar US$100 juta dengan bunga sebesar 12,5% per tahun dan akan jatuh tempo dalam jangka waktu 10 tahun.

Dana tersebut akan digunakan seluruhnya oleh IPD untuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur dan logistik pertambangan dan modal kerja umum.

Pinjaman ini dijamin dengan aset yang akan diperoleh kemudian hari dan pendapatan atas proyek infrastruktur dan logistik pertambangan. Perseroan memiliki 45% saham IPD dan adanya anggota direksi dan dewan komisaris perseroan yang juga menjadi direksi serta komisaris di IPD. (end)

WEGE | WEGE KSO RAIH KONTRAK STADION JIS Rp4,08 TRILIUN

IQPlus, (22/08) - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) KSO meraih kontrak Pekerjaan Jasa Konstruksi Rancang dan Bangun (Design and Build) Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau yang lebih dikenal dengan Stadion BMW. Lokasi proyek ini berada di RT 1/RW 12, Papanggo, Tj. Priok, Jakarta Utara.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku owner telah menunjuk WEGE KSO sebagai Kontraktor Pelaksana untuk mengerjakan proyek pembangunan JIS senilai Rp 4,08 triliun dengan porsi WEGE sebagai leader di dalam proyek ini sebesar 51%. WEGE KSO akan mengerjakan pekerjaan; Struktur, Arsitektur, Mekanikal, Elektrikal, Plumbing, Lapangan, Infrastruktur, dan Pekerjaan Luar. Direncanakan pembangunan JIS akan selesai pada 2021 dengan masa pemeliharaan selama 12 bulan.

Proyek pembangunan JIS dibangun di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi. Stadion multifungsi ini nantinya dapat menampung 82 ribu penonton dengan atap yang dapat dibukatutup secara otomatis. Pembangunan JIS akan mengutama…

BSDE | BUMI SERPONG DAMAI RAIH PENDAPATAN Rp3,60 TRILIUN HINGGA JUNI

IQPlus, (23/08) - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) meraih pendapatan usaha Rp3,60 triliun hingga periode 30 Juni 2019 meningkat dari pendapatan usaha Rp3,12 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok naik menjadi Rp955,14 miliar dari Rp879,75 miliar dan laba kotor naik menajdi Rp2,65 triliun dari laba kotor Rp2,24 triliun tahun sebelumnya.

Laba usaha tercatat mencapai Rp1,48 triliun naik dari laba usaha Rp1,00 triliun tahun sebelumnya. Perseroan mencatat pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp639,82 miliar dibandingkan beban lain-lain bersih yang tercatat Rp409,83 miliar.

Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp2,26 triliun naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp582,69 miliar dan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas mencapai Rp2,09 triliun naik dari laba Rp409,22 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp53,31 triliun hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp52,10 triliun hingga periode 3…

ADRO | LABA ADARO ENERGY TUMBUH 51,94% HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (23/08) - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) meraih pertumbuhan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 51,94% hingga periode 30 Juni 2019 menjadi US$296,86 juta dari laba US$195,38 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan usaha meningkat menjadi US$1,78 miliar dibandingkan pendapatan uasha US$1,61 miliar dan beban pokok pendapatan naik menjadi US$1,21 miliar dari US$1,12 miliar.

Laba bruto diraih sebesar US$564,38 juta naik dari laba bruto US$492,00 juta tahun sebelumnya dan laba usaha diraih US$450,54 juta meningkat dibandingkan laba usaha US$391,44 juta.

Laba sebelum pajak mencapai US$488,26 juta naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$386,18 juta. Total aset perseroan mencapai US$7,16 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset US$7.06 miliar yang tercatat hingga periode 31 Desember 2018. (end)

BBRI | LUNCURKAN SATELIT, BRI GANDENG SATKOMINDO

IQPlus, (23/08) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang sudah memiliki satelit BRIsat, akan meningkatkan kapasitas jaringan komunikasi dengan berencana meluncurkan satelit high throughput satellite (HTS) baru melalui mitra PT Satkomindo Mediyasa pada akhir 2023.

"Melalui salah satu partner, kami berencana meluncurkan satelit HTS sebagai upaya meningkatkan kapasitas,รข€ kata Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo di Jakarta, Kamis.

Indra menjelaskan, Satkomindo akan menjadi mitra strategis bagi Bank BRI untuk pemenuhan reliabilitas dan kebutuhan jaringan komunikasi di masa mendatang.

Menurut dia, hal ini perlu dilakukan agar Bank BRI dapat lebih fokus pada transformasi digital yang akan menjadi kunci pada strategi dan bisnis Bank BRI di masa mendatang.

"Pemenuhan kebutuhan jaringan komunikasi satelit melalui Satkomindo, akan memberikan fleksibilitas ketersediaan kapasitas, dengan biaya operasi yang kompetitif dan kinerja yang andal," katany…

Analisa Saham WTON, ERAA dan BBRI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Aug 23, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,239.25(-0.22%), consolidation, trading range 6,208 – 6,261. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized koreksi terbatas. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  masih bergerak naik dan indikator RSI optimized masih akan menguji support trendline. Daily support di 6,208 dan resistance di 6,261. Cut loss level di 6,177.

WTON Daily , 520 (-4.59%),buy on weakness, trading range 510 – 560 . Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih akan menguji support trendline. Weekly  support  di 510 sementara itu Weekly resistance  di 560. Cut loss level  di  500.

ERAA Daily, 1,655 (-9.81%), trading buy, trading range 1,635 – 1,780. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih akan menguji support trendline. Daily  support  di   1,635 sementara itu daily resistance  di 1,780. Cut loss level  di 1,630.

BBRI  Weekly , 4,070(-3.33%), trading buy, trading range 3,980 – 4…

Analisa Saham PGAS, WSBP dan WSKT

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Daily (Rp1.805) (RoE: 7,79%; PER: 11,79x; EPS: 153,12; PBV: 0,92x; Beta: 1,91). Indikator RSI mulai menunjukkan oversold atau jenuh jual, sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.800-1.810, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.880 dan 1.945. Support: Rp1.750.

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
Daily (Rp346) (RoE: 9,54%; PER: 12,12x; EPS: 28,54; PBV: 1,16x; Beta: N/A). Pergerakan harga berpeluang menguat didukung oleh indicator MACD yang telah membentuk pola golden cross di area negatif. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp344-348, dengan target harga secara bertahap di level Rp356, 370, 434, 498 dan 560. Support: Rp336 dan 306.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
Daily (Rp1.810) (RoE: 6,80%; PER: 12,33x; EPS: 146,74; PBV: 0,84x; Beta: 1,64). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi s…

Analisa Saham BBNI, BBTN dan MAIN

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Daily (Rp7.600) (RoE: 12,67%; PER: 9,21x; EPS: 825,32; PBV: 1,16; Beta: 1,95). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp7.475-7.625, dengan target harga secara bertahap di level Rp7.750, 8.250, 9.075 dan 9.800. Support: Rp7.375.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
Daily (Rp2.180) (RoE: 10,32%; PER: 8,76x; EPS: 248,82; PBV: 0,90x; Beta: 1,83). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.120-2.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.280, 2.360, 2.710, 3.060 dan 3.410. Support: Rp2.010.

PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
Daily (Rp910) (RoE: 17,77%; PER: 5,48; EPS: 166,08x; PBV: 0,99x; Beta: 1,56). Pergerakan harga masih bertahan di …

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas | 23 Agustus 2019

Pada perdagangan hari ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berpeluang untuk berbalik arah menguat, setelah kemarin ditutup melemah sebesar 0,22 persen ke level 6.239.
"Saat ini IHSG terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah penantian untuk kenaikan lanjutan," ujar analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, di Jakarta, Jumat (23/8).
William menyebutkan, meski laju IHSG berada dalam pola penurunan minor secara jangka pendek, namun level support masih terjaga cukup baik. Selain itu, kata dia, secara year-to-date bursa saham domestik masih mencatatkan capital inflow.
Sehingga, jelas dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor masih memiliki minat besar untuk menempatkan dana di pasar modal dalam negeri. "Hari ini IHSG berpotensi menguat," ucap William.
Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.123, sedangkan target resisten terdekat yang…

Analisa Saham ANTM, ISAT dan INCO

ANTM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.090 kemudian 1.120 dengan support di level 1.050, cut loss jika break 1.030.
ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.780 kemudian 3.950 dengan support di level 3.540, cut loss jika break 3.450.
INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.480 kemudian 3.520 dengan support di level 3.400, cut loss jika break 3.360.

IPOT