Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 11, 2018

Analisa Saham PNBN | 11 Juni 2018

Analisa Saham PNBN
Saham PNBN ditutup menguat 1% di 880 disertai peningkatan volume sebesar lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.

Garis-garis MA 5-10-20 saling berdekatan hampir menyatu, menandakan konsolidasi sebelum meledak, entah ke atas atau ke bawah. Kecenderungan masih lebih banyak ke arah atas.

Stochastic Slow menunjukkan Middle to Overbought. Sedangkan MACD menuju ke atas membangun kondisi awal uptrend (Belum benar-benar uptrend).

Rekomendasi:
BUY if Break 900 dengan target 1050
Support di 850

Analisa Saham ALMI | 11 Juni 2018

Analisa Saham ALMI
Saham ALMI ditutup menguat dengan kenaikan 13% di harga 500 dengan volume yang sustainable dibanding hari-hari sebelumnya. Sempat membentuk all time high, Saham ALMI berpeluang melanjutkan kenaikannya.
Indikator Stochastics Slow sudah menunjukkan overbought, akan tetapi masih memberikan peluang kenaikan. Begitu juga dengan MACD yang mengindikasikan stong uptrend. 
Rekomendasi:
BUY and let the profit run, CL di 432. Saham ini sementara ini termasuk yang memiliki HIGH RISK untuk diperdagangkan. Jadi waspadalah.

Analisa Saham PWON | 11 Juni 2018

Dalam rangka libur Lebaran, pasar modal tutup sementara. Pada penutupan pasar modal 08 Juni 2018, harga saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berada di level Rp 590 per saham turun 4,84% sekitar 30,00 poin.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, Minggu (10/6) mengatakan tantangan PWON saat ini masih seputaran tentang daya beli terhadap properti yang masih kurang. "Namun, tingkat kebutuhan hunian masih potensi positif, ditambah recurring income PWON masih bisa diandalkan" tambah William

William masih merekomendasikan buy untuk saham ini dengan target harga Rp 870 per saham.  Pada kuartal I-2018, PWON membukukan laba bersih sebesar Rp 562,85 miliar meningkat 61,79% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp 347,88 miliar.

http://investasi.kontan.co.id/news/saham-pwon-masih-menarik-untuk-dibeli

Analisa Saham SIDO | 11 Juni 2018

BCA Sekuritas on Sido Muncul (SIDO) 05/30/2018
Brewing for the global marketplace

-  Meningkatnya persaingan di segmen herbal (1Q18: + 1,5% YoY, 66% total pendapatan) telah mendorong SIDO untuk memperluas pasarnya ke bekas Jakarta Raya, melihat peluang domestik dan internasional. Dengan menguasai pangsa pasar 65% produk herbal cair, SIDO menjual 10 sachet / orang / tahun “Tolak Angin” di Jabodetabek. Sementara itu, tingkat konsumsi secara signifikan lebih rendah di Indonesia bagian timur dan daerah lain di seluruh negara, masing-masing ~ 1 dan ~ 3 sachet / orang / tahun.

-  COGS-bijaksana, SIDO mendapatkan manfaat dari efisiensi biaya pengolahan dari fasilitas ekstraksi, mulai tahun ini. Produk-produk herbal SIDO sebagian besar terisolasi dari ketidakpastian nilai tukar USD / IDR, karena semua bahan baku bersumber secara lokal. Selanjutnya, SIDO telah berhasil mendapatkan semua paten untuk formula jamu - senilai Rp34bn, dan dengan demikian tidak perlu lagi membayar royalti (1,5% dari…

Analisa Saham ICBP | 11 Juni 2018

Indo Premier Sekuritas on Indofood CBP (ICBP) 05/28/2018
Time to shine

-  Pendapatan penjualan mie ICBP tumbuh 7,1% yoy di 1Q18, yang jauh meningkat vs pertumbuhan 2,6% tahun lalu. Lebih penting lagi, pertumbuhan volume penjualan mienya telah berubah positif, tumbuh 3% yoy pada kuartal tersebut, setelah 2 tahun tidak tumbuh, yang kami percaya mencerminkan inovasi perusahaan dalam rasa dan kemasan produk. Kinerja penjualan mie ICBP yang kuat tahun ini tampaknya sangat kontras dengan penjualan lemah yang tercatat untuk industri.

-   Kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan ICBP akan meningkat menjadi 9,2% / 9,6% di FY18F / FY19F, dari 5,9% CAGR selama FY14-FY17, didukung oleh prospek pertumbuhan penjualan yang kuat untuk divisi mie hingga 8,2% / 8,5% di FY18F / FY19F, masing-masing, dari 5,1% CAGR dalam tiga tahun sebelumnya. Kami percaya upaya konsisten ICBP dalam menciptakan kampanye pemasaran baru, seperti Kampanye Pemasaran Nostalgia yang diluncurkan pada tahun 2017 dan penunjukan…

IPO PT. Steadfast Marine Tbk (KPAL)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team
IPO PT. Steadfast Marine Tbk (KPAL)

Pada hari ini 8 Juni 2018 PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT Jasa Capital Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 350 juta lembar saham baru, sedangkan harga penawaran Rp 115 per saham.
Pada IPO ini KPAL dapat mengantongi dana sebesar Rp 40,25 milliar.
IPO KPAL mencatat kelebihan permintaan (oversubsribed) sebanyak 8x.
Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO saham ini :
- Untuk modal kerja pembuatan kapal yang diproduksi dari dalam negeri
Sejak 2005, KPAL telah membangun 88 kapal dari beragam jenis, seperti : kapal keruk, kapal cepat, kapal latih, kapal penumpang.
Saat ini, KPAL fokus menyelesaikan 5 kapal pesanan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
KPAL juga menggarap pesanan kapal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak 3 unit (nilai kont…

Saham Online di Facebook