Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 19, 2019

Saham EAST | Eastparc Hotel bidik pertumbuhan pendapatan 12% pada 2020

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 12% pada tahun depan. Apabila perusahaan perhotelan ini berhasil mencapai target pendapatan sebesar Rp 60 miliar sampai tutup tahun ini, maka EAST menargetkan pendapatan tahun depan bisa menembus Rp 67,2 miliar.

Sebagai informasi, saat ini, EAST memiliki hotel bintang lima yang berlokasi di Yogyakarta dengan 189 kamar. Rencananya Eastparc bakal membangun satu unit hotel baru bernama Eastparc Express di Yogyakarta.

Hotel dengan peringkat bintang empat ini akan di bangun di atas tanah seluas 1.210 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 9.509 meter persegi.

Nantinya satu unit hotel baru itu akan memiliki 150 kamar. “Saat ini masih dalam proses perizinan,” ujar Direktur Pemasaran EAST Wahyudi Eko Sutoro, Senin (18/11).

Ia menargetkan, pembangunan hotel baru itu bisa rampung pada pertengahan tahun 2022. Dalam catatan Kontan.co.id, untuk membangun hotel baru ini perusahaan membutuhkan dana Rp …

Saham BNGA | CIMB Niaga targetkan pertumbuhan kredit 10%-12% di tahun depan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan menerbitkan obligasi maksimal Rp 3 triliun di akhir tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan tahun depan.

Dengan tambahan dana tersebut, bank ini lebih optimis dalam melakukan ekspansi tahun depan. Perseroan menargetkan penyaluran kredit tumbuh sekitar 10%-12%. Jauh di atas perkiraan realisasi kredit tahun ini.

Hingga kuartal III 2019, penyaluran kredit CIMB Niaga hanya tumbuh tipis 4,9% year on year (YoY) menjadi Rp 191,67 triliun. Sementara hingga akhir tahun ini pertumbuhannya diperkirakan hanya akan mencapai sekitar 6%-7%.

“Pertumbuhan kredit tahun depan akan lebih positif terutama di konsumer segmen dan UMKM. Kami akan fokus mengejar pertumbuhan bisnis di dua segmen itu,” kata Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga, Lee Kai Kwong di Jakarta, Senin(18/11).

Segmen konsumer dan UMKM diperkirakan akan tumbuh di atas 10% tahun 2020. Sedangkan segmen korporasi dan sub-korporasi dihara…

Saham BRIS | BRIsyariah gadeng Tokopedia dan Artajasa

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BRIsyariah menjalin kerjasama dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Tokopedia dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis untuk memperluas layanan keuangan syariah.

Kerjasama tersebut meliputi penyediaan layanan keuangan digital. Antara lain virtual account payment, on boarding account dan pembayaran perjalanan umrah.

Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar mengatakan, mereka bekerjasama dengan Tokopedia karena jumlah orang yang menggunakan Tokopedia mencapai 90 juta orang.

"Hal ini menjadikan Tokopedia sebagai marketplace yang sangat potensial," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Senin (18/11).

Menurutnya, saat ini Tokopedia menjual paket perjalanan umrah. BRIsyariah sebagai bank yang ditunjuk menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Pelaksanaan Ibadah Umrah siap menjadi bank tujuan pembayaran perjalanan umrah.

Sebagai bank yang menerima setoran pelaksanaan umrah, BRIsyariah siap melayani biro perjalanan atau trave…

Saham PPRE | PP Presisi (PPRE) Raih Kontrak Baru Rp3,1 Triliun Hingga Oktober 2019

Bisnis.com, JAKARTA - PT PP Presisi Tbk. mengantongi kontrak baru senilai Rp3,1 triliun hingga Oktober 2019.

Bambang Suyitno, Investor Relations PP Presisi, mengatakan pada Oktober 2019, kontrak perseroan bertambah Rp200 miliar yang sebagian besar berasal dari kontrak civil work Bendungan Bener.

"Kami masih optimistis dapat mencapai target 2019 senilai Rp5,8 triliun karena kami telah melakukan Penandatanganan Kontrak Pembangunan Jalan Angkut Batubara dengan PT Inti Pancar Dinamika pada 6 November yang lalu, yang mana total anggarannya kurang lebih US$160 juta," ujarnya, Senin (18/11/2019).

Emiten dengan kode saham PPRE ini juga masih menunggu pengumuman pemenang tender proyek pembangunan bandara pada akhir bulan ini. Bambang menyebutkan perseroan optimistis dapat memenangkannya.

Selain itu, terdapat juga beberapa feeding dari PTPP sebagai entitas induk yang masih ditunggu. "PT PP telah mendapatkan proyek-proyek tersebut, antara lain proyek jalan tol Semarang-Demak,&quo…

Saham WINS | WINTERMAR SEWAKAN 2 PSV KE PERUSAHAAN MIGAS

IQPlus, (19/11)- Wintermar telah menandatangani perjanjian untuk menyediakan 2 PSV untuk menyediakan persediaan dek dan kargo berjalan untuk mendukung operasi pengeboran dari perusahaan minyak dan gas bumi terkemuka di Timur Indonesia.  Sugiman Layanto,

Direktur Utama dari PT Wintermar Offshore Marine Tbk menyatakan, Wintermar bangga dipilih sebagai mitra kelautan untuk proyek penting jangka panjang ini. Pekerjaan tersebut membutuhkan pengoperasian Dynamic Positioning 2 (DP2) saat kapal-kapal mendekat ke rig.

"Dengan pengalaman panjang kami dalam pekerjaan pengeboran lepas pantai di laut dalam sejak 2011, kami percaya diri untuk dapat memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini. Kami berkomitmen untuk mendukung SKK Migas untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi di Indonesia," ujar Sugiman dalam keterangan yang diperoleh Senin.

"Wintermar telah memulai program pengembangan awak kapal dan saat ini telah memiliki awak kapal berdarah Papua di atas kap…

Saham BTPN | BTPN BERI BUNGA OBLIGASI MINIMAL 7,55%

IQPlus, (19/11)- Bank BTPN Tbk (BTPN) akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 dengan pokok obligasi Rp1 triliun yang terdiri dari dua seri.

Menurut informasi tambahan perseroan Selasa disebutkan, Seri A memiliki jumlah pokok Rp799 miliar dengan bunga 7,55% per tahun dan jangka waktu 36 bulan, sedangkan Seri B dengan jumlah pokok Rp201 miliar dan bunga 7,75% per tahun dan jangka 60 bulan.

Fitch Ratings memberikanperingkat AAA untuk obligasi ini dimana penjamin pelaksana emisi BCA Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Nikko Sekuritas Indonesia dan OCBC Sekuritas Indonesia dengan wali amanat Bank Mega.

Masa penawaran umum pada 19-21 November 2019 dengan pencatatan di BEI pada 27 November 2019. (end)

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBRI, ADHI, ADRO, AALI

MNC Daily Scope Wave
19 November 2019

Pada perdagangan kemarin (18/11), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,1% ke level 6,122. Selama IHSG belum mampu menembus level 6,275 dan 6,350 maka kami perkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi kembali. Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada ke area 6,160-6,200. Perhatikan area 5,987 sebagai support terakhir.
Support: 6,060, 6,030
Resistance: 6,160, 6,275

AALI - Buy on Weakness (12,425)
Selama tidak terkoreksi menembus 11,950 kembali, maka kami perkirakan AALI sudah mengkonfirmasi koreksi dari wave [iv]. Selanjutnya, AALI diperkirakan akan melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [v] dari wave C.
Buy on Weakness: 12,100-12,375
Target Price: 12,950, 13,375
Stoploss: below 11,950

BBRI - Buy on Weakness (4,120)
Kemarin (18/11), BBRI menguat ke level 4,120 dan telah menyentuh area MA5 dan MA20. Kami memperkirakan saat ini BBRI sedang berada pada awal wave 5, dengan catatan BBRI tidak kembali terkoreksi menembus 3,800.
Buy on Weakness: 4,020-4,0…

Rekomendasi Saham IPOT | BBCA, SMGR, AALI

IHSG (6.095-6.150) : indeks harga saham gabungan diprediksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 6.095 kemudian 6.070 dengan resist di level 6.150 dan 6.180.
BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 31.625 kemudian 31.850 dengan support di level 31.175, cut loss jika break 30.950.
SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.700 kemudian 12.950 dengan support di level 12.275, cut loss jika break 12.075.
AALI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.650 kemudian 12.875 dengan support di level 12.200, cut loss di level 11.975.
XPLC (Sell) : Target pelemahan harga pada level 486  kemudian 484 dengan resist di level 490 dan 492.
XPID (Sell) : Target pelemahan harga pada level 525  kemudian 523 dengan resist di level 530 dan 532.
XPDV (Sell) : Target pelemahan harga pada level 467  kemudian 465 dengan resist di level 471 dan 473.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7no6

Analisa Saham ASII dan AALI

Saham ASII
Daily (6550) (RoE: 11.45%; PER: 12.54x; EPS: 522.40; PBV: 1.43x; Beta: 1.53):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 6500 – 6600, dengan target harga secara bertahap di level 6675, 6775, 6950, 7250 dan 7600. Support: 6400 & 6250.
Binaartha Sekuritas
Saham AALI
Saham AALI saat ini muncul hammer candle dengan indikator RSI menguat. Selain itu, indikator stochastic juga berpotensi golden cross dan di tutup di atas MA5. Sedangkan untuk indikator MACD berpotensi death cross dengan volume perdagangan menurun. Tren harga masih akan bullish, hanya saja saat harga berada di kisaran Rp 12.500 - Rp 12.900 maka akan rawan profit taking.
Rekomendasi: Hold Support: Rp 11.950 Resistance: Rp 12.900 Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas

Rekomendasi Saham Mirae Asset | ISAT, AALI dan CTRA

Technical Insight By Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id) 
IHSG Daily, 6,122.63 (-0.09%), consolidation, trading range 6,089 - 6,138. Indikator MFI optimized masih cenderung tertekan namun mulai terbatas. Sementara itu indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung turun. Daily support di 6,089 dan resistance di 6,138. Cut loss level di 6,076. 
ISAT Daily, 3,140 (+0.64%) trading buy, trading range 3,060 - 3,230. Indikator MFI optimized akan menguji support trend line , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support di 3,060 sementara itu daily resistance di 3,230. Cut loss level di 3,040. 
AALI Daily, 12,425 (+1.84%), trading buy, trading range 12,275 - 12,525. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized mulai terbatas, dan RSI optimized mulai bergerak naik, Daily support di 12,275 sementara it…

Analisa Saham BSDE dan SMRA

Saham BSDE
Daily (1370) (RoE: 12.44%; PER: 6.35x; EPS: 217.98; PBV: 0.79x; Beta: 1.59):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 1355 – 1375, dengan target harga secara bertahap di level 1420, 1500, 1690 and 1880. Support: 1355 & 1310.

Saham SMRA
Daily (1115) (RoE: 4.50%; PER: 38.27x; EPS: 29.13; PBV: 1.73; Beta: 2.2):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: “Akumulasi Beli” pada area level 1100 – 1120 dengan target harga secara bertahap di level 1180, 1245, 1400 and 1555. Support: 1090 & 1050.
Binaartha Sekuritas

Analisa Saham INCO dan UNTR

Saham INCO
Daily (3290) (RoE: 0.01%; PER: 10956.52x; EPS: 0.31; PBV: 1.25x; Beta: 1.15):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 3270 – 3300, dengan target harga secara bertahap di level 3450, 3640, 3890, 4460 dan 5050. Support: 3180.

Binaartha Sekuritas
Baca juga: Apa itu Bullish Reversal? Saham UNTR
Pergerakan harga saham UNTR secara keseluruhan masih bearish, dan berpotensi rebound di jangka pendek. Harga menunjukkan indikator RSI yang menurun, disusul MACD yang menyentuh death cross. Sedangkan indikator stochastic menuju area oversold, dengan posisi candlestick empat hari yang menurun.
Rekomendasi: Buy on Support Support: Rp 21.000 Resistance: Rp 24.000 William Hartanto, Analis Panin Sekuritas
Baca juga: Cara Menggunaan Indikator SMA

Analisa Saham BBCA dan BBNI

PT Bank Centra Asia Tbk (BBCA)
Pergerakan harga saham BBCA tampak pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Selain itu, indikator MACD, Oscillator, RSI dan ROC juga menunjukkan sinyal positif.

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 31.000
Resistance: Rp 31.700

Muhammad Nafan Aji, Binaartha Sekuritas

Baca juga: 4 Chart Terpenting dalam Trading

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Pada perdagangan Senin (18/11) ditutup pada level Rp 7.425 atau melemah Rp 25. Secara teknikal, candle terbentuk spinning mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 7.550 dan stop loss kurang dari Rp 7.400.

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama
Baca juga: Cara Membaca Candlestick Saham

Analisa Saham MEDC dan AKRA

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Pada perdagangan Senin (18/11) ditutup pada level Rp 665 atau menguat Rp 25. Secara teknikal, candle terbentuk long white candle mengindikasikan rebound. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi:
Sell on strength pada level Rp 690.

Baca juga: Candlestick untuk Analisa Saham

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Pada perdagangan Senin (18/11) ditutup pada level Rp 3.640 atau melemah Rp 40. Secara teknikal, candle terbentuk hammer mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi:  Buy dengan target harga Rp 3.750 dan stop loss kurang dari Rp 3.600.
Baca juga: Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek
Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham LPPF dan MAPI

PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF)
Pada perdagangan Senin (18/11) ditutup pada level Rp 3.520 atau menguat Rp 20. Secara teknikal, candle terbentuk hammer mengindikasikan bullish. Indikator stochastic downtrend dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.

Rekomendasi:
Accumulation buy pada kisaran Rp 3.450- Rp 3.560 dengan target harga Rp 3.700 dan stop loss kurang dari Rp 3.450.

Baca juga: Mengenal Stochastic Slow

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Pada perdagangan Senin (18/11) ditutup pada level Rp 1.055 atau melemah Rp 10. Secara teknikal, candle terbentuk inverted hammer mengindikasikan rebound. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi:  Buy dengan target harga Rp 1.095 dan stop loss kurang dari Rp 1.050.
Baca juga: Pengertian Technical Rebound
Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Saham Online di Facebook