Analisa Saham UNVR | Berdebar Menunggu Stock Split

Analisa Saham UNVR


Fundamental:
Akhir pekan lalu, UNVR mengumumkan rencananya untuk melakukan perubahan nilai nominal saham atau stock split.  Aksi korporasi itu diharapkan membuat saham UNVR menjadi lebih terjangkau oleh investor ritel.
Rasio stock split akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang waktunya akan diumumkan lebih lanjut.


Teknis:
Saham UNVR pada tanggal 30 September 2019 ditutup turun pada harga 46500, turun -1,06%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 342% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat kurang menarik.
Volatilitas saham ini berada pada area pertengahan ke jenuh jual. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan sideways dalam uptrend.
Support : 46200 - 46150 - 45900
Resisten : 46750 - 47200 - 47300 - 48075

Rekomendasi:
Silahkan Beli (nambah) jika menembus resisten ke atas, dan Jual (kurangi) jika menembus support ke bawah. Support akan menjadi Resisten setelah ditembus. Resisten akan menjadi Support setelah ditembus.

by Abduh

Disclaimer ON

Analisa Saham KRAS | Menyambut Restrukturisasi

Analisa Saham KRAS


Fundamental:
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) bersama anak perusahaannya melakukan Perjanjian Addendum dan Pernyataan Kembali untuk Tujuan Restrukturisasi antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan Anak Perusahaan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank ICBC Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank), PT Bank Central Asia Tbk. di Gedung Krakatau Steel Jakarta.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Silmy Karim mengatakan, "Ini adalah bentuk upaya Krakatau Steel dan Anak Perusahaan dalam melakukan restrukturisasi secara menyeluruh dalam rangka menyehatkan kinerja finansial secara berkelanjutan (sustainable). Nanti secara keseluruhan keuangan KRAS akan jadi lebih sehat."


Teknis:
Saham KRAS pada tanggal 30 September ditutup menguat pada harga 350, naik 3,55%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 347% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat datar.
Volatilitas saham ini berada pada area jenuh jual ke pertengahan. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan sideways pada downtrend.
Support : 338 - 332 - 322
Resisten : 352 - 376 - 388

Rekomendasi:
Silahkan Beli (nambah) jika menembus resisten ke atas, dan Jual (kurangi) jika menembus support ke bawah. Support akan menjadi Resisten setelah ditembus. Resisten akan menjadi Support setelah ditembus.

by Abduh

Disclaimer ON

Analisa Saham PSAB | Detik-detik Penentuan Arah

Analisa Saham PSAB


Saham PSAB pada tanggal 30 September 2019 ditutup menguat pada harga 260, naik 0,77%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 96% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat rata.
Volatilitas saham ini berada pada area pertengahan ke jenuh beli. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan sideways.
Support : 252 - 248 - 230
Resisten : 268 - 276 - 294

Rekomendasi:
Silahkan Beli (nambah) jika menembus resisten ke atas, dan Jual (kurangi) jika menembus support ke bawah. Support akan menjadi Resisten setelah ditembus. Resisten akan menjadi Support setelah ditembus.

by Abduh

Disclaimer ON

Analisa Saham BEEF | Manfaatkan "Kebimbangannya"

Analisa Saham BEEF


Saham BEEF pada tanggal 30 September 2019 ditutup menguat pada harga 348, naik 2,35%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 174% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat datar.
Volatilitas saham ini berada pada area Jenuh Jual ke Pertengahan. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan Sideway dalam Uptrend.
Support : 332 - 320 - 316
Resisten : 356 - 386 - 396

Rekomendasi:
Silahkan Beli (nambah) jika menembus resisten ke atas, dan Jual (kurangi) jika menembus support ke bawah. Support akan menjadi Resisten setelah ditembus. Resisten akan menjadi Support setelah ditembus.

by Abduh

Disclaimer ON

Analisa Saham MGRO | Main Pelan-Pelan

Analisa Saham MGRO


Saham MGRO pada tanggal 30 September 2019 ditutup menguat pada harga 890, naik 1,13 %. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 209% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat baik.
Volatilitas saham ini berada pada area Jenuh Beli. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan Uptrend.
Support : 850 - 825 - 805
Resisten : 890 - 915 - 940 - 975
Silahkan Beli (nambah) jika menembus resisten ke atas, dan Jual (kurangi) jika menembus support ke bawah. Support akan menjadi Resisten setelah ditembus. Resisten akan menjadi Support setelah ditembus.

by Abduh

Disclaimer ON

BBRI | BRI INSTITUTE SIAPKAN SDM PERBANKAN ERA DIGITAL


Institut Teknologi dan Bisnis BRI atau BRI Institute berupaya mempelopori penyiapan sumber daya manusia (SDM) perbankan untuk mengantisipasi model transaksi digital yang memberikan keamanan dan kemudahan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

"Kemajuan teknologi informasi ikut menggeser pola bisnis secara global, termasuk pula sistem pembayaran mengalami perubahan," Rektor BRI Institute, Prof. Dana Santoso Saroso dalam Kuliah Umum di BRI Institute, Jakarta, Jumat.

Untuk itu kata dia BRI Institute mendukung penuh transformasi perbankan digital karena hadirnya teknologi informasi telah membuka berbagai kemudahan dalam bertransaksi, bahkan kecepatan dan ketepatan bertransaksi pun dirasakan.

"Kenyataan itu menunjukkan penggunaan transaksi non tunai semakin tumbuh. Tren penggunaan uang kartal pun perlahan berkurang. Ini berarti pola model layanan perbankan pun perlu pembenahan lebih baik," kata Prof. Dana Santoso.

Pola tersebut, menurut Prof. Dana perlu terbangun dalam sistem pendidikan di BRI Institute. Sehingga lulusannya menjadi profesional yang mampu menjawab tantangan perbankan era digital. Sekaligus menghadirkan model pelayanan keuangan atau transaksi yang lebih baik.

Fenomena pergeseran model bertransaksi itu terlihat dalam data Bank Indonesia tahun 2019. Dimana angka pertumbuhan transaksi berbasis digital mengalami peningkatan signifikan. Transaksi digital dari tahun ke tahun tumbuh mencapai 121 persen, baik transaksi digital antarbank maupun non perbankan.

"Angka itu diprediksi terus meningkat pada tahun mendatang," jelasnya.

Prof. Dana menegaskan pergeseran pola transaksi tidak semata didorong pada laju teknologi informasi yang pesat. Tetapi juga terjadinya pergeseran budaya bertransaksi di kalangan generasi milenial. Dimana karakter generasi milenial membutuhkan kemudahan, kecepatan dan ketepatan.

Simplisitas (kemudahan) bertransaksi tidak semata pada dukungan teknologi, tetapi juga menu layanan dalam bertransaksi. Sekaligus tingkat keamanan dalam bertransaksi. Hal inilah yang menjadi kunci bagi peningkatan layanan perbankan di masa depan.(end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbri-bri-institute-siapkan-sdm-perbankan-era-digital,72073143.html

MEDC | MEDCO RAIH SUBROTO AWARD BIDANG PENGEMBANGAN SDM


IQPlus, (30/09) - PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) meraih Soebroto Award 2019 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (27/9) malam di Jakarta.

Penghargaan diperoleh berkat keberhasilan Medco E&P mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di sektor ESDM. Perusahaan berhasil menyisihkan 32 Badan Usaha/Bentuk Usaha Tetap sektor ESDM dalam seleksi penghargaan ini.

Kementerian ESDM menganugerahkan penghargaan kepada Medco E&P sebagai peringkat kedua Soebroto Award, Bidang Pengembangan SDM Terbaik.

Kriteria penilaian penghargaan ini meliputi program pengembangan pekerja yang berkelanjutan, banyaknya kesempatan yang dibuka untuk pekerja magang di sektor minyak dan gas bumi serta kontribusi perusahaan dalam mengembangkan SDM melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

Keberhasilan perusahaan memperoleh penghargaan tersebut berkat dukungan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan para pemangku kepentingan lainnya baik di pusat maupun daerah.

.Keberhasilan ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus melaksanakan program-program peningkatan kompetensi SDM di perusahaan kami maupun masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,. ujar Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan.(end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/medc-medco-raih-subroto-award-bidang-pengembangan-sdm,72073632.html

TLKM | TELKOMGROUP DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU


PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung penuh rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun jauh sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, mengatakan hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah melakukan pemerataan konektivitas di seluruh negeri dengan menggelar jaringan tulang punggung pita lebar serat optik.

"Jaringan infastruktur 'backbone' digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru Indonesia di Kalimantan berada tepat di tengah-tengah Nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan keandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia," katanya.

Pemerataan konektivitas dan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri juga menjadi satu hal yang ditekankan Ririek dalam menyambut Hari Bhakti Postel yang diperingati setiap tanggal 27 September.

Lebih lanjut, khusus wilayah Kalimantan, saat ini sebanyak 56 kabupaten dan sembilan kotamadya sudah dilayani oleh teknologi fiber optik.

Sepanjang 9.374 km fiber optik terbentang di Kalimantan dilengkapi dengan lebih dari 17.800 BTS (Base Transceiver Station) untuk melayani komunikasi seluler milik Telkomsel.

Di daerah Kalimantan Timur sendiri, 2.700 km fiber optic sudah terpasang, lebih dari 5.500 BTS dan 3.200 access point.

Tidak hanya itu saja, Kalimantan juga terletak di tengah jalur infrastruktur International Global Gateway (IGG) Dumai-Manado, yang terhubung dengan dua jalur utama yakni arah Timur melalui jaringan kabel laut SEA-US sepanjang 15.000 km menuju Guam hingga California, Amerika Serikat dan arah Barat via Batam yang terhubung ke Singapura serta arah Dumai yang terhubung ke jaringan kabel laut SEA-ME-WE 5 sepanjang 20.000 km menuju Marseille, Perancis.

Dengan konfigurasi tersebut, posisi geografis ibu kota baru terhubung dengan dua infrastruktur "broadband" global yang memiliki keandalan tinggi dan kapasitas yang besar untuk akses informasi ke mancanegara.

Selain posisi Kalimantan Timur yang strategis, kawasan tersebut juga relatif aman dan berbagai potensi bencana besar.

Saat ini Telkom memberikan julukan khusus kepada Kalimantan, yakni Borneo Digital Island. Julukan tersebut mengandung arti bahwa infrastruktur broadband terbaik saat ini telah tergelar 100 persen di seluruh ibu kota kabupaten dan kota di Kalimantan dan siap menjawab kebutuhan masyarakat akan digitalisasi.(end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/tlkm-telkomgroup-dukung-pembangunan-infrastruktur-ibu-kota-baru,72073853.html

GIAA | TINGKATKAN WISATAWAN, GARUDA DUKUNG "BALI GREAT XPERIENCE"


PT Garuda Indonesia terus berupaya meningkatkan kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya ke Bali dengan memberi dukungan penyelenggaraan Bali Great Xperience yang diselenggarakan oleh Masyarakat Sadar Wisata dan Bali Tourism Board (BTB).

"Kami memberikan dukungan penuh sektor pariwisata Bali, berupa pemberian harga khusus yang ditawarkan melalui paket perjalanan wisata menarik kepada wisatawan selama periode 1 Oktober hingga 15 Desember 2019," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia IGN Ari Askhara saat peluncuran "Bali Great Xperience" di Sanur, Bali, Sabtu.

Ia menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan sebanyak 485.795 orang pada bulan Mei 2019. Angka ini mengalami penurunan sebesar 8,08 persen dari Mei tahun sebelumnya sebanyak 528.512 orang.

Dikatakan, hal tersebut tidak bisa dihindari karena dipengaruhi juga berbagai faktor, seperti kondisi alam dan cuaca hingga pergerakan perekonomian yang berdampak terhadap penurunan tingkat kunjungan wisatawan tersebut.

Untuk itu, kata Adi Askhara, perlu adanya kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan melalui strategi promosi bersama dengan menghadirkan berbagai upaya meningkatkan daya kunjungan wisatawan di Bali, khususnya melalui paket perjalanan yang lebih menarik dan kompetitif.

"Dukungan melalui kegiatan Bali Great Xperience kami harapkan dapat mengakselerasi upaya peningkatan kunjungan wisatawan tersebut melalui sinergi bersama seluruh pihak berkepentingan dalam pemberdayaan keunggulan dan kearifan lokal sektor kepariwisataan di Pulau Dewata," ucapnya.

Ari Askhara menambahkan, bahwa sebagai destinasi penerbangan yang menjadi hub and spoke Indonesia, wisatawan domestik dan maupun mancanegara menjadikan Bali sebagai salah satu pasar yang sangat potensial bagi Garuda Indonesia.

"Melihat potensi tersebut, Garuda Indonesia tahun 2019 juga turut melayani rute London dan Amsterdam yang sebelumnya dilayani melalui Jakarta menjadi Denpasar-Kualanamu, Medan," ujarnya.(end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/giaa-tingkatkan-wisatawan--garuda-dukung--bali-great-xperience-,72074104.html

DILD | INTILAND GENJOT PENJUALAN APARTEMEN ROSEBAY SURABAYA


Untuk mencapai target penjualannya, PT Intiland Development akan memaksimalkan waktu quartal empat 2019. Beberapa proyeknya di Surabaya akan digenjot. Salah satunya adalah apartemen The Rosebay yang ada di perumahan Graha Famili Surabaya.

Menurut Harto Laksono, direktur marketing PT Intiland Development Tbk, apartemen The Rosebay merupakan salah satu proyek andalan di Surabaya. Selain berada di perumahan elit Graha Famili, konsep apartemen The Rosebay juga berbeda.

"The Rosebay memang berbeda dengan apartemen pada umumnya. Karena tiap tower hanya kami bangun 4 dan 8 lantai sehingga sangat nyaman dan lebih hommy," kata Harto Laksono usai meninjau show unit apartemen The Rosebay Surabaya.

Sebab itu, sambutan market juga cukup besar terutama dari captive market yakni penghuni Graha Famili. Hingga kemarin dari tujub tower yang ditawarkan sebanyak 229 unit, sudah terjual 70 persen. Dia yakin sisa unit akan habis paling lambat pada semester pertama tahun 2020.

Ada dua tipe yang dikembangkan di The Rosebay yakni dua dan tiga bedroom. Harganya berkisar mulai Rp 2.4 miliar hingga Rp 5,4 miliar per unit. Untuk tipe 3 bedroom yang semuanya golfview, hingga kemarin semuanya sudah sold out.

"Sekarang yang masih ada mayoritas yang 2 bedroom. Sementara yang 3 bedroom hanya sisa beberapa unit saja yang non golf view. Kami yakin sampai akhir tahun nanti penjualan sudah mencapai 80 persen. Sisa 20 persen akan kami habiskan semester pertama 2020," tambahnya.

Untuk memaksimalkan sisa waktu, selama quartal 4 tahun ini, pihaknya akan menambah jumlah show unit khususnya yang 2 bedroom. Saat ini sudah ada dua show unit 2 bedroom dan 1 show unit 3 bedroom. Rencananya, Nopember nanti akan ditambah enam show unit lagi.

Menurut Harto, show unit sangat penting. Sebab mayoritas market yang dibidik adalah end user dan dari kalangan pasangan muda. Sehingga mereka akan lebih tertarik kalau ada show unitnya. Sebab mereka sudah bisa melihat langsung bentuknya.

"Kami juga akan bikin show unit yang fullfiurnished. Ada beberapa customer yang lebih tertarik kalau sudah full furnished. Mereka tinggal masuk saja tanpa repot-repot membeli perabot lagi. Tentu saja harganya akan lebih mahal," tandasnya.

Soal pembangunan, dia mengaku sangat yakin akan selesai tepat waktu. Sebab saat ini, pembangunan sudah selesai tinggal fisnihing saja. Diharapkan pada akhir tahun ini, fisnihing sudah selesai sehingga pada awal tahun depan sudah bisa mulai serah terima unit dan dihuni customer.

"Sekarang tinggal finishing dan interior saja. Quartal empat ini sudah bisa kami mulai serah terima sehingga awal tahun depan sudah bisa dihuni," tambah Harto Laksono. (end/ahd)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/dild-intiland-genjot-penjualan-apartemen-rosebay-surabaya,72074421.html

ACST | PERKUAT PERTUMBUHAN BISNIS, ACST TERIMA PINJAMAN Rp4 TRILIUN


PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) pada hari Jumat telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Paparan Publik di Gedung Bursa Efek Indonesia. Dalam RUPSLB, para pemegang saham telah menyetujui rencana ACSET untuk melakukan perubahan transaksi perjanjian pinjaman antara ACSET dengan PT United Tractors Tbk (UT). Sedangkan dalam Paparan Publik, ACSET memaparkan pencapaian kinerja finansialnya hingga semester pertama tahun 2019.

Perubahan transaksi perjanjian pinjaman antara ACSET dan UT dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan tambahan modal kerja ACSET untuk membiayai pengerjaan proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur, terutama yang memiliki skema pembayaran Contractor Pre-Financing (CPF/pelunasan dilakukan setelah penyelesaian proyek). Sebelumnya pada tahun 2018, ACSET telah mendapatkan fasilitas pinjaman modal kerja dari UT sebesar Rp1.6triliun yang telah disetujui oleh pemegang saham melalui RUPSLB pada tang gal 11 April 2018.

ACSET mengajukan permintaan tambahan pinjaman kepada UT sebesar Rp2.4triliun sehingga total fasilitas pinjaman berubah menjadi Rp4triliun. Beberapa perubahan lainnya meliputi tingkat bunga JIBOR + 2.5% (sebelumnya JIBOR + 3%); ketersediaan fasilitas pinjaman hingga 18 Agustus 2022; batas akhir pembayaran pada tanggal 30 April 2023 dan penghapusan biaya fasilitas sebesar 1% per tahun.

Sementara itu, dalam Paparan Publiknya, ACSET menyampaikan pencapaian kinerja keuangan Perusahaan hingga semester pertama 2019. ACSET membukukan pendapatan sebesar Rp1,55triliun atau turun 7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2018. Pendapatan ACSET dalam periode ini masih didominasi oleh sektor infrastruktur sebesar 71%, konstruksi sebesar 13%, fondasi sebesar 8% dan sektor lainnya sebesar 8%.

Di samping ini, ACSET juga membukukan rugi bersih sebesar Rp404miliar yang utamanya disebabkan oleh adanya keterlambatan penyelesaian beberapa proyek CPF dan struktur. Keterlambatan ini menimbulkan peningkatan biaya pendanaan, biaya overhead, dan tambahan biaya untuk percepatan penyelesaian proyek. ACSET juga mengalami penyesuaian nilai pekerjaan yang berimbas pada penurunan pendapatan dan laba dari proyek berjalan.

Di sisi lain, hingga September 2019, ACSET telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp1.67triliun. Nilai kontrak baru ini didominasi oleh dua proyek pembangkit listrik strategis, yakni Pekerjaan Sipil Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU) Jawa 1 dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Soma Karimun (2 x 25 MW) di Riau.

Beberapa perolehan kontrak baru lainnya di periode ini meliputi fondasi run-off pond PLTU Batang, fondasi Skysuites Mega Kuningan dan fondasi Jakarta International College. ACSET optimis bahwa dengan perilaku selektif dalam pemilihan proyek yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi Perusahaan, ACSET dapat memberikan nilai tambah (added-value) yang lebih optimal bagi pelanggannya.

ACSET terus melakukan perbaikan yang berkelanjutan dalam aspek pengelolaan proyek. Beberapa strategi yang ditempuh untuk mendukung pertumbuhan Perusahaan meliputi penerapan skema pengelolaan modal kerja yang lebih baik, memperketat pengendalian proyek secara efektif dan efisien serta meningkatkan kualitas operasional.

ACSET senantiasa memberdayakan kompetensinya dalam bidang fondasi, struktur dan infrastruktur serta aktif melakukan diversifikasi ke bidang pekerjaan kelautan (marine works) dan soil improvement. Hal ini sejalan dengan visi Perusahaan untuk menjadi the Largest Private Construction Company tahun 2020.(end/fu)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/acst-perkuat-pertumbuhan-bisnis--acst-terima-pinjaman-rp4-triliun,72074650.html

AKSI - BAPI | BEI CERMATI POLA TRANSAKSI SAHAM AKSI DAN BAPI


IQPlus, (30/09) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Majapahit Sekuritas Tbk (AKSI) karena telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas yang diluar kebiasaan (UMA) dan PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) yang mengalami penurunan harga dan peningkatan aktivitas.

Menurut keterangan BEI disebutkan, investor diminta memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Harga saham AKSI pada 10 September 2019 masih berada di level Rp310 per lembar dan ditutup di level Rp715 pada 27 September 2019. Sementara harga saham BAPI pada 25 September 2019 masih berada di level Rp141 dan ditutup di level Rp73 pada 27 September 2019. (end)

APLN | PEFINDO NAIKKAN PERINGKAT AGUNG PODOMORO JADI idBBB+


PEFINDO telah menaikkan peringkat PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dan Obligasi Berkelanjutan I/2014-2015 menjadi "idBBB+" dari "idBBB". Peningkatan peringkat mencerminkan pandangan kami bahwa risiko pembiayaan kembali dan likuiditas APLN terkait dengan pinjaman sindikasi sebesar Rp1,2 triliun serta Obligasi I/2014-2015 fase III sebesar Rp451 miliar dan Obligasi I/2014-2015 fase IV sebesar Rp99 miliar yang akan jatuh tempo masing-masing pada 30 September 2019, 19 Desember 2019, dan 25 Maret 2020, akan berkurang, dimana APLN telah mendapatkan dana dari SSG Capital Management Ltd senilai USD127 juta serta uang muka pemegang saham senilai Rp800 miliar, yang akan digunakan untuk membayar kembali utang yang akan jatuh tempo tersebut.

Selain itu, APLN telah mendapatkan persetujuan untuk percepatan pelunasan Obligasi I/2014-2015 Tahap III dan Obligasi I/2014-2015 Tahap IV dari para pemegang Obligasi, dimana pembayarannya akan dilakukan selambat-lambatnya tujuh hari kerja setelah tanggal persetujuan. Outlook direvisi menjadi "stabil".

Peringkat diatas mencerminkan posisi bisnis APLN yang kuat di industri properti, kualitas aset yang baik, dan pendapatan berulang APLN yang terus bertumbuh yang dapat memberikan ketahanan finansial di saat kondisi pasar properti yang sulit. Sedangkan faktor-faktor yang membatasi peringkat adalah leverage keuangan yang tinggi yang menyebabkan proteksi arus kas Perusahaan menjadi lemah, risiko eksekusi terkait dengan proyek reklamasi, dan karakteristik industri properti yang sensitif terhadap perubahan keadaan makro ekonomi.

Pefindo dapat menaikkan peringkat jika APLN mampu meningkatkan profil kredit, seperti yang ditunjukan oleh tingkat leverage keuangan yang rendah dan proteksi arus kas yang kuat, secara konsisten, yang berasal dari capaian presales yang kuat dari penjualan properti, serta peningkatan pendapatan berulang dari properti investasi dan aset hotel untuk mengkompensasi volatilitas pendapatan dari penjualan properti. Disisi lain, kami dapat menurunkan peringkat jika utang APLN lebih besar dari yang diproyeksian tanpa dikompensasi dengan pendapatan dan EBITDA yang lebih tinggi, sehingga mengakibatkan tingkat leverage keuangan menjadi lebih tinggi serta proteksi arus kas yang lebih lemah. Hal ini termasuk skenario, dimana biaya tambahan akibat keterlambatan pengerjaan dan penyelesaian proyek reklamasi, tidak dapat diteruskan ke harga jual yang lebih tinggi ke konsumen.

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/apln-pefindo-naikkan-peringkat-agung-podomoro-jadi-idbbb-,72080303.html

Analisa Saham ADRO, BRPT dan ANTM

IHSG Daily, 6,196.89 (-0.54%), test support at 6,172, trading range 6,172 – 6,231.Iindikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized juga terlihat masih bergerak turun. Daily support di 6,172 dan resistance di 6,231. Cut loss level di 6,090.

ADRO Daily ,1,315 (+2.33%),


Buy on Weakness, trading range 1,290 – 1,350. Indikator MFI optimized dan RSI optimized cenderung naik. Daily support  di 1,290 sementara itu daily resistance  di 1,350. Cut loss level  di 1,250.

BRPT Daily ,995 (+0.00%), 


Buy on Weakness, trading range 970 – 1,020. Indikator MFI optimized cenderung naik dan W%R optimized  akan menguji support trendline. Daily support  di  970 sementara itu daily resistance  di 1,020. Cut loss level  di  950.

ANTM Daily, 990(-2.46%), 


Trading Buy, trading range 980 – 1,020. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 980 dan daily resistance di 1,020. Cut loss level di 970.

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham PTPP

Analisa Saham PTPP


Pada perdagangan hari jumat lalu saham PTPP ditutup menguat sebesar +0.58% dengan ditutup diharga 1745 dengan membentuk candle hammer kecil. Candle hari jumat lalu ditutup lebih tinggi dari high candle sebelumnya yang merupakan sebuah candle rebound. Hal ini bisa dijadikan sebuah signal positif.
Secara Tekhnikal saham PTPP saat ini masih dalam fase downtrend dan baru saja membuah Lower Low nya . namun jika diperhatikan pada indikator MACD saham PTPP ini antara 2 swing Through chart dengan swing through pada MACD tidak sejalan. Ya, terdapat sebuah anomali pada pergerakannya. Dimana pada Chart saham PTPP bergerak membuat swing low sedangkan pada MACD saham PTPP selalu membuat Swing Higher Low.
Divergence positif pada MACD ini perlu sebuah konfirmasi dimana harus ada sebuah candle yang berhasil close > dari High candle sebelumnya. Pada candle hari jumat lalu bisa kita jadikan sebuah konfirmasi untuk melakukan entry. Ditambah lagi MACD saham PTPP saat ini berpotensi untuk Golden Cross Below Center line.
Namun perlu diingat bahwa saham PTPP ini masih dalam fase Downtren secara overall, jadi perubahan arah trend belum lah terjadi masih ada resisten downtrend trendline yang masih harus menjadi ujian bagi saham PTPP .
Tetap trading dengan Disiplin dan terapkan Money Management yang baik untuk meminimalisir Resiko yang harus kalian tanggung.

Best Regrads,
Analysis Corner Syariah

Analisa Saham PGAS dan PTBA

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)


Daily (Rp2.150) (RoE: 3,38%; PER: 34,09x; EPS: 63,06; PBV: 1,15x; Beta: 1,81). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.090-2.150, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.180, 2.220 dan 2.360. Support: Rp2.070.

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)


Daily (Rp2.300) (RoE: 23,28%; PER: 6,58x; EPS: 349,28; PBV: 1,54x; Beta: 1,93). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.290-2.310, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.400, 3.400 dan 3.710. Support: Rp2.200.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham INTP dan LPCK

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)


Daily (Rp18.850) (RoE: 5,78%; PER: 54,49x; EPS: 345,96; PBV: 3,13x; Beta: 1,62). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp18.625-18.900, dengan target harga secara bertahap di level Rp19.125, 21.250, 23.375 dan 25.500. Support: Rp18.000 dan 17.000.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)


Daily (Rp1.230) (RoE: 5,09%; PER: 7,94x; EPS: 155,58; PBV: 0,10x; Beta: 1,61). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.210-1.240, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.290, 1.420, 1.525, 1.970, 2.410 dan 2.860. Support: Rp1.080.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham ANTM dan CTRA

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)


Daily (Rp990) (RoE: 3,43%; PER: 35,14x; EPS: 28,60; PBV: 1,21x; Beta: 1,16). Pergerakan harga saham menguji garis MA-60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp980-1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.040, 1.075 dan 1.235. Support: Rp915.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)


Daily (Rp1.045) (RoE: 3,50%; PER: 33,78x; EPS: 31,88; PBV: 1,16x; Beta: 1,72). Pergerakan harga saham menguji garis MA-200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.040-1.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.065, 1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.020.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Bandarmologi Saham INDF, TBIG, NFCX, MTDL dan BNLI

INDF 7,650 - 7,925


TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


TBIG 6,025 - 6,375


TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NFCX 2,720 - 2,880


TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MTDL 1,370 - 1,425


TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION 

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BNLI 1,110 - 1,155


TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

by Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas

SMCB | Pasar Kurang Bergairah, SMCB Genjot Inovasi


Prospek bisnis emiten produsen semen masih tertekan pada tahun ini.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), sampai dengan semester I-2019, industri semen di Indonesia mencatatkan penurunan permintaan sebesar 670.000 ton.

Sedangkan rata-rata permintaan semen menjadi 4,9 juta ton per bulan.

Keadaan tersebut menjadi salah satu alasan bagi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk untuk terus memperkuat inovasi.

Solusi Bangun Indonesia menempuh langkah ini lantaran semen bukanlah barang elastis.

Maksudnya, permintaan ada karena pasar membutuhkan, bukan karena perusahaan memberikan promo atau diskon.

"Semen itu kebutuhannya benar-benar datang dari masyarakat atau proyek," ungkap Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Agung Wiharto, ketika dihubungi KONTAN, kemarin.

Dengan berbagai inovasi, emiten dengan kode saham SMCB di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mengharapkan semen hasil produksi mereka bisa sesuai dengan kebutuhan pasar, terutama proyek-proyek.

Mengacu riset RHB Sekuritas, SMCB merilis brand Dynamic, yang merepresentasikan strategi perusahaan untuk menyediakan solusi konstruksi bangunan.

Proyek busway

Sementara Agung mengungkapkan, belum lama ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercayakan SMCB untuk memasok semen pada proyek perbaikan jalur busway.

Solusi Bangun berinovasi dengan menciptakan semen cepat kering agar pengerjaannya cepat dan layanan busway tidak terganggu.

Inovasi lainnya, SMCB memiliki produk semen yang dapat menyerap air.

Produk ini lebih banyak dipakai untuk membangun taman, sehingga air tidak menggenang dan tetap dapat diserap tanah.

Saat ini, anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) itu juga sedang mengembangkan produk semen yang dapat menyerap polusi.

Adapun pertimbangannya adalah masalah pencemaran lingkungan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.

Agung bilang, proyek dengan beragam kebutuhan tersebut bisa membantu penjualan SMCB di tengah kelesuan permintaan pasar.

Proyek yang dikerjakan pun beragam, seperti jembatan, pemeliharaan dan taman.

Namun Agung tak memerinci kontribusi proyek-proyek tersebut terhadap pendapatan SMCB.

Efisiensi

Selain melakukan berbagai inovasi, perusahaan yang dulu bernama PT Holcim Indonesia Tbk ini juga berusaha menjalankan produksi secara lebih efisien.

Oleh sebab itu, SMCB terus bersinergi dengan induknya, PT Semen Indonesia Tbk, untuk menekan biaya.

Semen Indonesia secara resmi mengakuisisi SMCB sejak April 2019.

Sedikit gambaran, penurunan permintaan pasar berpengaruh terhadap kinerja SMCB.

Untuk diketahui, kinerja SMCB di semester I 2019 bisa dibilang kurang prima.

Per 30 Juni 2019, pendapatan SMCB turun menjadi Rp 4,51 triliun atau turun 1,95% secara year on year (yoy).

Alhasil, SMCB membukukan rugi bersih periode berjalan sebesar Rp 278,51 miliar.

Namun, kerugian ini bisa ditekan atau menurun sebesar 48,35% secara tahunan dibandingkan dengan semester pertama tahun lalu yang mencapai Rp 539,27 miliar.

Sumber : https://insight.kontan.co.id/news/pasar-kurang-bergairah-smcb-genjot-inovasi?page=3

WSKT | WASKITA SIAP GARAP PROYEK TOL DI IBU KOTA BARU


PT Waskita Karya Tbk (WSKT) siap berkontribusi dalam membangun Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur. Salah satunya dengan memprakarsai pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara melalui anak usaha PT Waskita Toll Road.

Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan menyatakan, saat ini kajian pemindahan Ibu Kota baru masih ada di Bappenas dan akan selesai pada akhir tahun ini. Selanjutnya, pada 2020 akan ada regulasi dari rencana induk atau master plan dan pemindahan dilakukan pada 2022-2024.

"Waskita mendukung dari sisi teknologi dan pembiayaan. Kemampuan kami akan lebih fleksibel. Pembangunan masih 2022-2024, Kalau kajian sudah selesai akhir tahun, kita akan masuk," ujar Haris saat Ngopi Bareng BUMN di Sinergy Lounge, Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Haris menjelaskan, beberapa proyek yang akan digarap perusahaan di Ibu Kota baru antara lain sektor energi, transportasi, solar cell dan bangunan. Kawasan inti pusat pemerintahan itu nantinya akan dibangun dengan klasifikasi modern, sehingga standarisasi harus mengacu pada standar internasional.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Bambang Rianto investasi yang akan dilakukan perseroan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Waskita Karya akan masuk ke Ibu Kota Negara baru itu mulai 2021. Sebab, pembangunan masif di Ibu Kota Negara baru diperkirakan terjadi pada 2022-2024.

Bambang menambahkan perseroan juga serius melakukan persiapan dari sisi pembiayaan maupun dari sisi teknologi. BUMN Karya ini banyak mendapatkan dana segar mulai tahun ini melalui divestasi beberapa proyek jalan tol.

Saat ini Waskita Karya tengah menyelesaikan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan skema Turnkey atau pembayaran akan diperoleh Perseroan setelah proyek selesai dikerjakan. Adapun proyek-proyek tersebut terdiri dari Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera, Transmisi Listrik di Sumatera, dan LRT Sumatera Selatan.

Selain itu, Perseroan juga melakukan pengembangan bisnis berupa investasi pada 18 ruas jalan tol di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Aktivitas tersebut membutuhkan pendanaan yang cukup besar.

"Total pinjaman Waskita saat ini digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan. Sedangkan posisi gearing ratio Perseroan per Juni 2019 sebesar 2,68x masih berada di bawah ambang batas (covenant) sebesar 3,00x. Kami yakin dapat menjaga rasio ini ke 2.3x di akhir 2019," kata Haris.

Waskita Karya akan menerima arus kas masuk sebesar Rp 40 triliun selama 2019. Angka tersebut terdiri atas pembayaran proyek turnkey Rp 26 triliun yang selesai di 2019 dan Rp 14 triliun dari proyek konvensional dengan skema progress payment.

Sampai dengan saat ini, Perseroan sudah menerima pembayaran sebesar Rp 13,1 triliun yaitu Rp 3,4 triliun dari proyek turnkey dan Rp 9,7 triliun dari proyek konvensional. Di antaranya, peneriman dari proyek LRT Sumatera Selatan sebesar Rp 2,3 triliun pada awal September 2019.

Nilai tersebut di atas belum termasuk rencana penerimaan pengembalian dana talangan tanah dari LMAN. Kas masuk ini akan digunakan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan juga untuk meningkatkan kapasitas pendanaan. Dan menurunkan posisi utang Perseroan. (end/as)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/wskt-waskita-siap-garap-proyek-tol-di-ibu-kota-baru,69070010.html

TGRA | PT Terregra Asia Energy Tbk Akan Menggelar Private Placement


PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) akan menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Rencananya, Terregra akan mengeluarkan maksimal 305 juta saham baru, setara 10% dari jumlah seluruh saham.

Terregra menghitung harga pelaksanaan saham baru ada di kisaran Rp 680–Rp 875 per saham. Jika rencana ini terlaksana, maka Terregra berpotensi meraup Rp 207,4 miliar–Rp 266,88 miliar. Kamis (26/7), harga saham TGRA stagnan di Rp 870 per saham.

sai private placement, Terregra berharap,  struktur permodalan akan menjadi lebih kuat. Di sisi lain, rasio utang terhadap ekuitas perusahaan akan menjadi turun dan struktur permodalan perseroan menjadi lebih kuat.

Dana hasil private placement akan digunakan untuk proyek anak usaha. Perusahaan pembangkit listrik ini berencana membangun pembangkit listrik energi baru dan terbarukan dengan kapasitas 600 MW dalam waktu lima tahun.

Selain itu, Terregra tengah ekspansi ke luar negeri, yakni, Australia. Di Negeri Kanguru tersebut, Terregra menargetkan bisa membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 25 MW.

Per Agustus 2019, Sekretaris Perusahaan Terregra Asia Energy Christin Soewito mengatakan, proyek PLTS di Australia sudah mencapai 5 MW. Target pembangunan PLTS berkapasitas 25 MW tersebut diharapkan bisa terwujud di tahun depan.

Christin menjelaskan, perusahaan ini akan bermitra dengan perusahaan level internasional dan berpengalaman di bidang energi terbarukan. Dia bilang, hingga kini partner tersebut masih dalam tahap uji tuntas alias due diligence. "Untuk sementara belum bisa kami disclose atas permintaan mereka," kata Christin kepada KONTAN.

Private placement ini akan menyebabkan dilusi saham pemegang saham lama. "Dilusi maksimal 10%," kata Christin.

Namun, private placement ini baru akan terlaksana apabila mendapat persetujuan dari dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 8 November.

Terregra saat ini memiliki dua pilar usaha yang sudah bererak di energi terbarukan, yakni PT Terregra Hydro Power dan PT Terregra Solar Power.

Sumber: https://insight.kontan.co.id/news/terregra-asia-energy-tgra-akan-menggelar-private-placement

JSMR | PT Jasa Marga (Persero) Tbk RUGI MILIARAN RUPIAH IMBAS KERICUHAN DEMONSTRASI


PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional Jabotabekjabar menderita kerugian miliaran rupiah akibat kerusakan aset imbas kericuhan demonstrasi pada 24 dan 25 September 2019.
Kalau dihitung rupiahnya, miliaran rupiah, kata Marketing and Communication Deparyement Head PT Jasa Marga JabodetabekJabar, Irra Susiyanti di Jakarta, Kamis malam.

Dalam keterangan pers perusahaan, disebutkan sedikitnya 11 unit aset Jalan Tol Dalam Kota Jakarta dilaporkan memerlukan penggantian unit baru akibat aksi pembakaran dan pengerusakan oknum.

Aset yang mengalami kerusakan diantaranya gardu tol, marka dan rambu, serta sarana penunjang lainnya.

Gerbang Tol (GT) Senayan kerusakan terjadi pada dua unit gardu oblique approach booth (OAB), dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) multi golongan, satu unit GTO khusus golongan 1, dan satu gardu control room berikut kelengkapannya, jelasnya.

Sementara di GT Pejompongan kerusakan berupa satu unit layar tol collection terminal (TCT), satu unit terminal KSPT beserta kelengkapannya, atap gerbang tol, dua unit long booth dan kelengkapannya.

Jasa Marga juga melakukan perbaikan sejumlah sarana lalu lintas yang dirusak, seperti rambu dan marka, pagar pengaman, water barrier plastik, hingga pengecatan ulang pagar pembatas dan guardrail.

"Kami juga memperbaiki estetika tol yang dirusak massa Sarana informasi yaitu sambungan fiber optic juga mengalami kerusakan," katanya.

Aktivitas perbaikan dan pergantian aset baru diperkirakan akan selesai maksimal pada Sabtu (28/9).

Kurang dari 24 jam pascakericuhan berakhir, kedua GT tersebut sudah kembali dapat melayani transaksi pengguna jalan, ujarnya.

Jasa Marga juga menyiagakan tambahan 85 personel untuk melakukan perbaikan dan pembersihan di lajur dan GT yang terdampak aksi massa.(end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/jsmr-jasa-marga-rugi-miliaran-rupiah-imbas-kericuhan-demonstrasi,69072032.html

ADMF | Suku Bunga Rendah, Multifinance Mulai Berlomba Menerbitkan Obligasi


JAKARTA Bank Indonesia (BI) yang getol menurunkan suku bunga acuan menjadi kesempatan pemain multifinance mencari dana murah.

Salah satunya melalui penerbitan surat utang.

Beberapa pemain seperti BCA Finance dan PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) merilis penerbitan obligasi bernilai triliunan rupiah pada September 2019.

Kepala Divisi Pemeringkat Jasa Keuangan Pefindo Hendro Utomo mengatakan, bahwa ada kecenderungan emiten menerbitkan obligasi ketika bunga rendah, termasuk pemain multifinance.

Ini merupakan kesempatan karena kupon obligasi bersifat bunga tetap (fixed rate) sepanjang tenor obligasi tersebut.

"Jadi, ketika saat bunga acuan bank rendah, maka kupon obligasi juga ikut rendah dan tingkat bunga rendah tersebut bisa dikunci sampai obligasinya lunas dibandingkan mengambil kredit bank," kata Hendro, kepada KONTAN, Kamis (26/9).

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan, bahwa dana penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membiayai penyaluran kredit ke konsumen.

Baik itu produk pembiayaan mobil, motor, multiguna, elektronik maupun furnitur.

"Jadi sampai akhir tahun ini, kami tidak menerbitkan obligasi lagi. Ke depannya, perusahaan melakukan penerbitan obligasi kembali sebagai salah satu sumber pendanaan kami," kata Made.

Direktur Keuangan & SDM BCA Finance Amirdin Halim mengatakan dana hasil penerbitan surat utang ini digunakan untuk meningkatkan modal kerja pada bisnis pembiayaan sehingga aset perusahaan juga ikut terkerek.

Sampai Juni 2019, BCA Finance mempunyai jumlah aset sebesar Rp 8,22 triliun.

"Penerbitan obligasi juga supaya kami tetap berada di pasar uang," ujar Amirdin.

Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tahun lalu penerbitan surat utang multifinance mencapai Rp 70,50 triliun.

Sementara tahun ini hingga bulan Juli, obligasi yang diterbitkan oleh multifinance sudah mencapai Rp 67,78 triliun.

Sumber: https://insight.kontan.co.id/news/suku-bunga-rendah-multifinance-mulai-berlomba-menerbitkan-obligasi

BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk TAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP I 2019

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan melakukan Penawaran Obligasi Berkelanjutan III tahap I Tahun 2019 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp5 triliun yang merupakan bagian dari penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan Tahap III dengan total Rp20 triliun.


Menurut keterangan perseroan Jumat disebutkan, Obligasi Tahap I ini terdiri dari tiga Seri yakni Seri A berjangka waktu 370 hari, Seri B berjangka waktu 3 tahun dan Seri C berjangka waktu 5 tahun.

Masa penawaran awal dilakukan pada 2 Oktober-16 Oktober 2019 dan perkiraan masa penawaran umum pada 31 Oktober-4 Oktober 2019 dan perkiraan pencatatan di BEI pada 8 November 2019. Pefindo menetapkan peringkat idAAA untuk obligasi ini.

Penjamin pelaksana emisi PT BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, Indopremier Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Samuel Sekuritas dengan wali amanat Bank BNI. (end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbri-bri-tawarkan-obligasi-berkelanjutan-iii-tahap-i-2019,69074020.html

AALI | Harga CPO Mulai Naik, Bagaimana Saham Astra Agro Lestari ?

Memasuki semester kedua, harga minyak kelapa sawit atawa crude palm oil (CPO) mulai membaik. Hal ini diyakini para analis dapat mempengaruhi kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) di sisa tahun ini.

Asal tahu saja, Kamis (26/9), harga CPO kontrak pengiriman Desember 2019 di Malaysia Derivative Exchange berada di level RM 2.170 per metrik ton. Pelan tapi pasti, harga CPO mulai masuk dalam tren menanjak.

Padahal, 9 Juli lalu, harga CPO berada sempat di level RM 2.042 per metrik ton, level terendah sepanjang tahun ini.

Analis Panin Sekuritas Juan Oktavianus mengatakan, bisnis Astra Agro memang sangat tergantung pada pergerakan harga minyak sawit mentah global. Maklum, mayoritas pendapatan perusahaan ini berasal dari penjualan CPO dan turunannya.

Karena itu, begitu ada perbaikan harga CPO, pendapatan Astra Agro berpotensi naik. Namun, dia melihat kenaikan harga CPO cenderung terbatas, sehingga kemungkinan pertumbuhan kinerja AALI tidak setinggi tahun lalu.

Asal tahu saja, pendapatan AALI sepanjang semester I-2019 lalu hanya Rp 8,53 triliun. Angka ini turun 5,43% dibandingkan realisasi pendapatan enam bulan pertama 2018, yakni sebesar Rp 9,02 triliun.

Analis Jasa Capital Utama Chris Apriliony menambahkan, perang dagang yang terus berlanjut membuat China berupaya meningkatkan lagi konsumsi CPO. Ini terjadi akibat produk minyak kedelai yang kian sulit didapat usai pemerintah China memberlakukan tarif impor bagi produk asal Amerika Serikat (AS).

Selain itu, adanya perayaan tahunan Diwali di India pada kuartal empat juga bisa menjadi katalis positif bagi harga CPO global. AALI pun bisa menggenjot produksi CPO untuk diekspor ke berbagai negara yang merayakan peristiwa tersebut.

Kendati demikian, potensi perbaikan harga CPO secara signifikan baru akan terlihat di tahun depan. Penyebabnya, realisasi program B30 atawa pencampuran bahan bakar minyak dengan minyak sawit atau biodiesel sebesar 30%. Uji coba penggunaan B30 dilaksanakan di periode Mei-Oktober tahun ini.

Penerapan B30 tentu akan mendorong permintaan CPO di dalam negeri. "Penyerapan CPO di Indonesia bisa bertambah sekitar 3 juta ton kalau B30 terwujud," terang Juan, Kamis (26/9).

Rekomendasi Saham AALI


Analis Ciptadana Sekuritas Asia Yasmin Soulisa menilai, penting bagi Astra Agro untuk terus memikirkan langkah efisiensi, seiring pertumbuhan harga CPO yang tergolong lambat. Efisiensi cukup mendesak, mengingat di semester pertama lalu net profit margin (NPM) AALI hanya 0,5%.

Padahal di periode yang sama tahun sebelumnya, NPM Astra Agro masih 8,7%. "Kami mengubah perkiraan NPM AALI dari 5,1% menjadi 0,5% di tahun ini," tulis Yasmin dalam risetnya.

Oleh karena itu, ia juga memangkas perkiraan pendapatan Astra Agro di akhir tahun nanti dari Rp 21,65 triliun menjadi Rp 18,78 triliun. Laba bersih produsen sawit ini juga direvisi dari Rp 1,10 triliun menjadi Rp 990 miliar.

Yasmin juga memperkirakan harga CPO masih berada di kisaran RM 2.000 per metrik ton tahun ini, sehingga sulit bagi Astra Agro untuk memacu kinerjanya.

Senada, Juan melihat, AALI perlu menggenjot efisiensi. Sebab, pelemahan harga CPO juga mengakibatkan belanja modal atau capital expenditure (capex) menyusut. "Karena capex bakal lebih kecil, AALI tidak bisa leluasa ekspansi," ujar dia.

Untuk saat ini, AALI terlihat lebih fokus pada perawatan tanaman-tanaman sawit yang dikelolanya. Emiten agrikultur ini memang tidak bisa sembarangan melakukan penanaman ulang atau replanting, seiring adanya moratorium perkebunan sawit.

Chris berpendapat, Astra Agro dapat melakukan diversifikasi bisnis lain, yakni peternakan sapi, yang sebenarnya sudah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir. "Walau kontribusinya terhadap pendapatan AALI masih kecil, tapi ini tetap langkah yang tergolong positif," kata dia.

Chris merekomendasikan beli saham AALI dengan target harga Rp 12.000 per saham.

Di sisi lain, Juan menyarankan hold saham AALI dengan target harga Rp 9.500 per saham.

Serupa, Yasmin merekomendasikan hold saham AALI dengan target harga Rp 10.800 per saham.

Sumber: https://insight.kontan.co.id/news/harga-cpo-mulai-naik-ini-rekomendasi-analis-untuk-saham-astra-agro-aali?page=2

APLN | PT Agung Podomoro Tbk RAIH FASILITAS PINJAMAN US$127 JUTA

PT Agung Podomoro Tbk (APLN) menandatangani perjanjian fasilitas pada 24 September 2019 dengan Credit Opportunities II Pte Ltd sebagai kreditur awal.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan, Madison pacific Trust Ltd sebagai agen dari para pihak pembiayaan dan Madison pacific Trust Limited sebagai agen jaminan untuk para pihak yang dijamin.


Berdasarkan perjanjian fasilitas, kreditur setuju memberikan pinjaman kepada perseroan dengan jumlah pokok maksimal US$127 juta dimana pinjamana dapat digunakan oleh perseoran untuk antara lain pembayaran kembali (dipercepat) obligasi Rp451 miliar, pembayaran kembali (dipercepat) Obligasi Rp99 miliar, pembayaran kembali pinjaman sindikasi Rp1,3 triliun antara perseroan dan beberapa kreditur serta pembayaran kembali (dipercepa) pinjaman sindikasi Rp750 miliar antara perseroan dan lembaga keuangan (termasuk Maybank Indonesia) sebagai kreditur.

Fasilitas itu dijamin antara lain hak tanggungan peringkat pertama atas sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun Mal Central Park, Jaminan Fidusia atas piutang sehubungan dengan Mal Central Park, Jaminan Fidusia atas hasil pembayaran asuransi sehubungan dengan Mal Central Park, pengalihan atas perjanjian sehubungan dengan Mal Central Park dan jaminan gadai atas rekening bank. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/apln-apln-raih-fasilitas-pinjaman-us-127-juta,69075131.html

Analisa Saham ADRO dan SMGR

Analisa Saham ADRO


ADRO Daily  ,1,285 (-1.91%), Buy on Weakness, trading range 1,270 – 1,330. indikator MFI optimized cenderung naik dan RSI optimized menguji support trendline. Daily support  di 1,270 sementara itu daily resistance  di 1,330. Cut loss level  di 1,240.

Analisa Saham SMGR


SMGR Daily, 12,250(+0.20%), Trading Buy,, trading range 12,025 – 12,450. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 12,025 dan daily resistance di 12,450. Cut loss level di 12,000.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 27, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham JPFA dan GIAA

Analisa Saham JPFA - Buy on Weakness (1,505)


Kami memperkirakan JPFA sudah berada pada akhir wave [c] dari wave B, dimana koreksi JPFA sudah relatif terbatas. Selanjutnya, JPFA berpotensi untuk menguat kembali membentuk wave C.
Buy on Weakness: 1,450-1,490
Target Price: 1,650, 1,700, 1,900
Stoploss: below 1,390

Analisa Saham GIAA - Sell on Strength (520)


Saat ini,kami memperkirakan GIAA sedang berada pada awal wave (c) dari wave [y] dari wave (B). Dimana GIAA rawan untuk terkoreksi lebih dalam lagi, dengan level koreksi terdekat berada pada level 428.
Sell on Strength: 520-540

Sumber: MNC Daily Scope Wave

Analisa Saham TKIM dan HOKI

Analisa Saham TKIM


TKIM berkonsolidasi di dekat resistennya. Hal ini menandakan bahwa jika TKIM mampu menembus resistennya, TKIM akan membentuk pola bullish double bottoms yang menandakan bahwa TKIM berpeluang terus menguat menuju level 13000-13800. Indikator teknikal MACD yang sudah kembali golden cross mendukung potensi kenaikan TKIM.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 11550. Target 13000-13800.
Sumber: http://www.doktermarket.com/2019/09/tkim-berkonsolidasi-buy-jika-break.html

Analisa Saham HOKI


HOKI saat ini berkonsolidasi menguji area resist line di level 875 – 890. Jika mampu mengembus dan bertahan di atas level ini, terbuka ruang kenaikan bagi HOKI menuju 955. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, saham ini berpotensi menuju 1085. Posisi harga yang berada di atas rangkaian moving average menunjukkan saham ini berada dalam fase tren naik jangka menengah – panjang. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini berada dalam momentum pergerakan positif jangka pendek.
Rekomendasi: Speculative Buy jika beak 875. Strong buy jika break 890. Stoploss level 830.
Sumber: https://galerisaham.com/hoki-menguji-area-resist-line-buy-jika-breakout/

Analisa Saham INTP dan BBNI

Analisa Saham INTP


Muncul three black crows pattern candle dengan RSI melemah dan volume perdagangan menurun. Namun, indikator stochastic berada di area oversold.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 18.300
Resistance: Rp 20.025
Analisis oleh Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham BBNI


Saham BBNI masih bergerak dalam tren turun. Namun penurunan BBNI saat ini tertahan dikisaran area support 7.350. Selama mampu bertahan diatas support tersebut, BBNI berpeluang rebound menuju target terdekat di level 7.775. Jika rebound saham ini berlanjut, maka BBNI berpeluang menuju area kisaran 8.125-8.175 sebagai target selanjutnya. Nantinya apabila BBNI mampu terus melanjutkan kenaikannya dengan melewati 8.125, maka saham ini akan mengkonfiramsi pola reversal pembalikan arah dengan membentuk pola bullish double bottom dengan target terdekat di area gap 8.575-8.625. Indikator teknikal MACD yang slip dan bergerak mendatar, mengindikasikan bahwa saham ini sedang berkonsolidasi.
Rekomendasi: Spekulasi Buy. Batasi resiko jika kembali bergerak turun dan gagal bertahan di 7.350.
Sumber: https://step-trader.com/2019/09/26/bbni-ready-for-rebound/

Analisa Saham LPPF dan ISAT

Analisa Saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF, anggota indeks Kompas100)


Saham LPPF limited downside dan berpeluang rebound untuk menguji resist MA50 sekaligus resist bearish channel.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 3.000
Resistance: Rp 3.150
Analisis oleh Muhammad Wafi, Bahana Sekuritas

Analisa Saham PT Indosat Tbk (ISAT, anggota indeks Kompas100)


Candlestick membentuk pola bullish reversal pattern above the stomach dengan potensi melanjutkan penguatan menguji resistance 3.120 sebagai konfirmasi lanjutan ke resistance MA50. Stop-loss apabila break out di bawah 3.100.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 2.720
Resistance: Rp 3.120
Analisis oleh Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

Analisa Saham PPRO dan PTPP

Analisa Saham PT PP Properti Tbk (PPRO)


Daily (Rp102) (RoE: 5,31%; PER: 19,84x; EPS: 5,14; PBV: 1,05x; Beta: 2,11). Terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp100-104, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level Rp108, 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: Rp95.

Analisa Saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP)


Daily (Rp1.735) (RoE: 4,38%; PER: 14,80x; EPS: 117,22; PBV: 0,65x; Beta: 1,74). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.700-1.740, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.810, 2.290, 2.770 dan 3.250. Support: Rp1.700 dan 1.555.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham HMSP dan LPKR

Analisa Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)


Daily (Rp2.330) (RoE: 42,49%; PER: 20,01; EPS: 116,42; PBV: 8,50x; Beta: 0,93). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.240-2.340, dengan target harga di level Rp2.440, 2.490 dan 2.570. Support: Rp2.240 dan 2.190.

Analisa Saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)


Daily (Rp240) (RoE: -10,10%; PER: -1,90x; EPS: -126,52; PBV: 0,19x; Beta: 0,86). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat beberapa pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp238-242, dengan target harga secara bertahap di level Rp258, 274, 284, 292 dan 328. Support: Rp230 dan 222.

Analisis oleh PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama.