Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 23, 2017

Cara Investasi Saham Jangka Panjang | Peter Lynch

Cara investasi saham jangka panjang pada dasarnya cukup sederhana walau sedikit tricky. Investasi jangka panjang diyakini sebagai investasi saham yang menguntungkan daripada investasi jangka pendek. Walau pada dasarnya, itu semua tergantung dari seberapa paham seorang investor mengolah data, baik untuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Cara Investasi Saham Jangka Panjang ala Peter Lynch Lynch meyakini cara investasi saham jangka panjang, dan mengabaikan fluktuasi pasar saham dalam investasi jangka pendek. Baginya, penting untuk tetap menginvestasikan dana sepenuhnya daripada memegang uang tunai. Sebagai manajer investasi utama di Fidelity Magellan Fund, dia memusatkan investasi saham pada saham pilihan untuk investasi jangka panjang yang berpotensi menjadi saham yang menguntungkan di atas rata-rata.
Peter Lynch merupakan seseorang yang berpendapat bahwa investasi online dalam rangka investasi saham adalah sesuatu yang tidak menguntungkan secara instan, melainkan melalui j…

Sistem Baru Pre Closing Bursa | 23 Juni 2017

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah aturan pre-closing perdagangan saham. Rencananya, aturan baru pre-closing ini akan dibahas dan diusulkan usai libur Idul Fitri nanti.

Tito Sulistio, Direktur Utama BEI, menyatakan BEI masih menimbang pilihan, antara mengadopsi sistem pre-closing di bursa saham Singapura atau Thailand. "Nanti akan diusulkan Juli mendatang setelah Lebaran," kata Tito, Rabu (21/6).

Dua negara ini memiliki sistem keterbukaan transaksi, sehingga memungkinkan nasabah melihat transaksi di menit-menit terakhir penutupan perdagangan. Tapi, Singapura dan Thailand menggunakan sistem pre-closing yang berbeda.

Di Singapura, keterbukaan transaksi hanya dilakukan saat sistem menemukan transaksi tidak wajar. Sementara di Thailand, sistem keterbukaan transaksi yang digunakan adalah sistem penutupan acak atau random closing. Jadi, perdagangan akan ditutup secara acak dalam kurun waktu 10 menit terakhir, sehingga para pelaku pasar tidak akan mengetahui jam past…

Analisa Saham | SMRA | 23 Juni 2017

JAKARTA.Analis  NH Korindo Sekuritas merekomendasikan hold untuk saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Kondisi sektor properti yang tengah dalam tren menurun diprediksi akan berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan emiten.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Sekuritas, dalam rilis yang diterima KONTAN, Kamis (22/6) bilang, meski marketing sales SMRA mencatatkan pertumbuhan pada Mei 2017 sebesar 80% (m-m), pencapaian tersebut hanya Rp 1 triliun atau sekitar 24,2% dari target 2017. "Pencapaian pada 5M 2017 menjadi yang terendah sejak 2011," ujarnya dalam riset.

Dia menyebut, realisasi marketing sales tersebut ditopang oleh peluncuran ruko di Bandung dan low rise residential di Serpong yang hampir langsung terjual habis saat peluncuran. Namun, beberapa proyek penjualan rumah tapak di Karawang, Bekasi dan Kelapa Gading mengalami permintaan yang lesu.

"Kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan hanya sebesar 3% di 2017. Perlambatan pertumbuhan recurring income terjadi akibat t…

Analisa Saham JPFA | 23 Juni 2017

JAKARTA. Harga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) diramal masih berpotensi naik hingga akhir tahun ini, meski awal tahun, bisnis unggas sedang tertekan.

Joni Wintarja, Analis NH Korindo Sekuritas menilai, harga jual unggas hidup masih mengalami tekanan akibat suplai yang berlebih.  "Hal ini disebabkan karena panen unggas tidak dapat ditunda terlalu lama," ujarnya dalam riset yang diterima KONTAN, Kamis (22/6)

Dia menyebut, harga unggas hidup sempat menyentuh Rp 13.000 per kg pada Februari 2017. Ini merupakan titik terendah sejak masa sulit di Maret 2015. Kondisi tersebut berdampak pada kinerja divisi unggas hidup yang merugi pada Q1 2017 sebesar Rp 1,4 miliar.

Namun, lanjut Joni, harga ayam broiler ke depan bakal terkendali seiring implementasi kebijakan pemerintah yang akan membatasi jumlah suplai melalui afkir dini. Program tersebut, menurutnya terbukti mampu memberikan hasil yang positif dengan kenaikan harga ayam broiler sebesar Rp 4.000 per kg dari Rp 13.000 pe…

BEI dan Isu Global Pasca Liburan Syawal | 23 Juni 2017

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki libur panjang jelang Lebaran. Rencananya, transaksi di pasar modal akan setop pada 23 Juni hingga 30 Juni 2017. Sedangkan, bursa asing masih aktif dan sentimen global masih memberikan pengaruh. Lantas, bagaimana efeknya terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan Juli mendatang?

Samsul Hidayat Direktur Penilaian Perusahaan BEI mengatakan, sentimen global sejatinya akan terus berjalan. Namun, indeks pada bursa tidak akan terpengaruh pada waktu bersamaan. "Biasanya itu nanti terakumulasi di awal buka, jadi kadang investor bersiap-siap," kata Samsul di BEI, Jakarta, Kamis (22/6).

Menurutnya, walaupun pasar Indonesia tutup, namun investor tidak menutup mata terhadap apa yang terjadi di dunia internasional. Sehingga, apa yang terjadi saat bursa libur, apa pun yang terjadi pada market global akan terakumulasi pada saat pembukaan. "Saat masuk lagi. Kalau ada negatif, bisa ter-adjustment. Kalau positif, juga …

Analisa Penguatan IHSG | 22 Juni 2017

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (22/6) ditutup menguat tipis dibanding hari sebelumnya.

Mengutip data RTI, IHSG berakhir di level tertinggi 5.829,71 setelah menguat 0,19%. Kendati begitu, menjelang akhir perdagangan, IHSG sempat melaju di zona merah, hingga akhirnya ditutup dan berakhir di zona hijau.

Menurut Riska Afriani, Analis OSO Sekuritas, pelaku pasar tengah melakukan akumulasi beberapa saham yang harganya sudah turun, tetapi masih memiliki potensi untuk bergerak naik.

Tercatat, beberapa saham penggerak hari ini di antaranya ASII, TPIA, INDF, dan BRPT. Adapun volume transaksi mencapai 17.076 miliar dengan nilai Rp 12,3 triliun.

Mengutip RTI, kinerja saham ASII sempat melemah selama sepekan terakhir hingga ditutup menguat 0,28% ke posisi Rp 8.925 per saham. Begitu juga untuk saham INDF yang hari ini tercatat menguat, meski selama sepekan terakhir pegerakan sahamnya melaju di zona merah. Tercatat, saham INDF hari ini menguat 1,18% dari hari sebelumnya ke le…

Berita | Dana Asing dan SBN | 23 Juni 2017

JAKARTA. Kenaikan peringkat surat utang Indonesia ke level layak investasi atau investment grade dari Standard and Poor's (S&P) semakin menarik investor asing masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Berdasarkan data dari Direktorat jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 21 Juni 2017, asing mencatatkan kepemilikan sebesar Rp 764,21 triliun. Angka ini naik 14,78% secara year to date (ytd) atau sejak 30 Desember 2016.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra mengatakan, asing masuk cukup besar dalam pasar SBN sejak awal tahun. Penyebabnya, tidak lain karena tertolong ekspektasi asing terhadap Indonesia setelah mendapat kenaikan peringkat investasi.

Imbal hasil surat utang Indonesia juga Made nilai cukup kompetitif secara regional. "Nah, ini yang mendorong investor asing cukup berminat pada surat utang Indonesia," kata Made.

Stabilnya rupiah dikisaran Rp 13.000 hingga Rp 13.300 juga menjadi penyebab investor asing mas…

Berita Saham | HOKI | 23 Juni 2017

JAKARTA. Perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan beras, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) ingin bisnis penjualan beras bisa meningkat. Usai melakukan initial public offering (IPO), perusahaan ini membidik pertumbuhan penjualan dan net profit tahun ini sebesar 30%.

Sukarto Bujung, Direktur Utama HOKI menyatakan pada tahun lalu HOKI membukukan pendapatan sebesar Rp 1,1 triliun. Sedangkan HOKI membukukan laba bersih tahun lalu sebesar Rp 44 miliar. Bila memiliki target penjualan dan laba bersih naik 30%, artinya emiten ini membidik penjualan sebesar Rp 1,43 triliun dan laba bersih Rp 57,2 miliar.

Dia menyatakan untuk mengejar pertumbuhan tersebut, HOKI akan genjot pertumbuhan organik. Tahun depan, perusahaan akan membangun pabrik baru di sentral beras di Jawa. Sayangnya, manajemen belum bisa merinci rencana tersebut. "Tidak bisa kami sebutkan spesifik. Tapi antara di Jawa Tengah atau Jawa Timur," ujar Sukarto usai paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakar…

Berita Kurs Rupiah | 23 Juni 2017

JAKARTA. meski pasar lokal libur, rupiah tetap bisa unggul pada perdagangan internasional.

Di pasar spot, Kamis (22/6) valuasi rupiah melemah 0,05% ke level Rp 13.324 per dollar AS dibanding hari sebelumnya dan tergerus 0,28% dalam sepekan terakhir. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia, posisi rupiah melorot 0,13% di level Rp 13.319 per dollar AS dengan pelemahan 0,27% dalam sepekan terakhir.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menilai rupiah justru memiliki kans menguat terbatas. Hal ini berkaca dari ketidakpastian politik di AS dan keraguan pasar akan langkah Trump ke depannya. Meski memang penguatan akan sangat sempit mengingat pergerakan minyak mentah yang juga cenderung negatif beberapa waktu terakhir.

Apabila nantinya harga minyak mentah terus melemah, bukan tidak mungkin rupiah kehilangan daya tahannya. “Tapi berkaca dari dalam negeri yang stabil dan kondusif seperti sekarang rupiah akan mampu jaga posisi di bawah Rp 13.400 per dollar AS walau pasar lib…

Saham Online di Facebook