Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 27, 2019

SMCB | Pasar Kurang Bergairah, SMCB Genjot Inovasi

Prospek bisnis emiten produsen semen masih tertekan pada tahun ini.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), sampai dengan semester I-2019, industri semen di Indonesia mencatatkan penurunan permintaan sebesar 670.000 ton.

Sedangkan rata-rata permintaan semen menjadi 4,9 juta ton per bulan.

Keadaan tersebut menjadi salah satu alasan bagi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk untuk terus memperkuat inovasi.

Solusi Bangun Indonesia menempuh langkah ini lantaran semen bukanlah barang elastis.

Maksudnya, permintaan ada karena pasar membutuhkan, bukan karena perusahaan memberikan promo atau diskon.

"Semen itu kebutuhannya benar-benar datang dari masyarakat atau proyek," ungkap Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Agung Wiharto, ketika dihubungi KONTAN, kemarin.

Dengan berbagai inovasi, emiten dengan kode saham SMCB di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mengharapkan semen hasil produksi mereka bisa sesuai dengan kebutuhan pasar, terutama proyek-proyek.

Mengacu riset RHB Seku…

WSKT | WASKITA SIAP GARAP PROYEK TOL DI IBU KOTA BARU

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) siap berkontribusi dalam membangun Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur. Salah satunya dengan memprakarsai pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara melalui anak usaha PT Waskita Toll Road.

Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan menyatakan, saat ini kajian pemindahan Ibu Kota baru masih ada di Bappenas dan akan selesai pada akhir tahun ini. Selanjutnya, pada 2020 akan ada regulasi dari rencana induk atau master plan dan pemindahan dilakukan pada 2022-2024.

"Waskita mendukung dari sisi teknologi dan pembiayaan. Kemampuan kami akan lebih fleksibel. Pembangunan masih 2022-2024, Kalau kajian sudah selesai akhir tahun, kita akan masuk," ujar Haris saat Ngopi Bareng BUMN di Sinergy Lounge, Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Haris menjelaskan, beberapa proyek yang akan digarap perusahaan di Ibu Kota baru antara lain sektor energi, transportasi, solar cell dan bangunan. Kawasan inti pusat…

TGRA | PT Terregra Asia Energy Tbk Akan Menggelar Private Placement

PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) akan menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Rencananya, Terregra akan mengeluarkan maksimal 305 juta saham baru, setara 10% dari jumlah seluruh saham.

Terregra menghitung harga pelaksanaan saham baru ada di kisaran Rp 680–Rp 875 per saham. Jika rencana ini terlaksana, maka Terregra berpotensi meraup Rp 207,4 miliar–Rp 266,88 miliar. Kamis (26/7), harga saham TGRA stagnan di Rp 870 per saham.

sai private placement, Terregra berharap,  struktur permodalan akan menjadi lebih kuat. Di sisi lain, rasio utang terhadap ekuitas perusahaan akan menjadi turun dan struktur permodalan perseroan menjadi lebih kuat.

Dana hasil private placement akan digunakan untuk proyek anak usaha. Perusahaan pembangkit listrik ini berencana membangun pembangkit listrik energi baru dan terbarukan dengan kapasitas 600 MW dalam waktu lima tahun.

Selain itu, Terregra tengah ekspansi ke luar negeri, yakni, Australia. Di Negeri Kang…

JSMR | PT Jasa Marga (Persero) Tbk RUGI MILIARAN RUPIAH IMBAS KERICUHAN DEMONSTRASI

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional Jabotabekjabar menderita kerugian miliaran rupiah akibat kerusakan aset imbas kericuhan demonstrasi pada 24 dan 25 September 2019.
Kalau dihitung rupiahnya, miliaran rupiah, kata Marketing and Communication Deparyement Head PT Jasa Marga JabodetabekJabar, Irra Susiyanti di Jakarta, Kamis malam.

Dalam keterangan pers perusahaan, disebutkan sedikitnya 11 unit aset Jalan Tol Dalam Kota Jakarta dilaporkan memerlukan penggantian unit baru akibat aksi pembakaran dan pengerusakan oknum.

Aset yang mengalami kerusakan diantaranya gardu tol, marka dan rambu, serta sarana penunjang lainnya.

Gerbang Tol (GT) Senayan kerusakan terjadi pada dua unit gardu oblique approach booth (OAB), dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) multi golongan, satu unit GTO khusus golongan 1, dan satu gardu control room berikut kelengkapannya, jelasnya.

Sementara di GT Pejompongan kerusakan berupa satu unit layar tol collection terminal (TCT), satu unit terminal KSPT beserta kelengkapann…

ADMF | Suku Bunga Rendah, Multifinance Mulai Berlomba Menerbitkan Obligasi

JAKARTA Bank Indonesia (BI) yang getol menurunkan suku bunga acuan menjadi kesempatan pemain multifinance mencari dana murah.

Salah satunya melalui penerbitan surat utang.

Beberapa pemain seperti BCA Finance dan PT Adira Dinamika Multifinance (Adira Finance) merilis penerbitan obligasi bernilai triliunan rupiah pada September 2019.

Kepala Divisi Pemeringkat Jasa Keuangan Pefindo Hendro Utomo mengatakan, bahwa ada kecenderungan emiten menerbitkan obligasi ketika bunga rendah, termasuk pemain multifinance.

Ini merupakan kesempatan karena kupon obligasi bersifat bunga tetap (fixed rate) sepanjang tenor obligasi tersebut.

"Jadi, ketika saat bunga acuan bank rendah, maka kupon obligasi juga ikut rendah dan tingkat bunga rendah tersebut bisa dikunci sampai obligasinya lunas dibandingkan mengambil kredit bank," kata Hendro, kepada KONTAN, Kamis (26/9).

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan, bahwa dana penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membiaya…

BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk TAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP I 2019

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan melakukan Penawaran Obligasi Berkelanjutan III tahap I Tahun 2019 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp5 triliun yang merupakan bagian dari penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan Tahap III dengan total Rp20 triliun.


Menurut keterangan perseroan Jumat disebutkan, Obligasi Tahap I ini terdiri dari tiga Seri yakni Seri A berjangka waktu 370 hari, Seri B berjangka waktu 3 tahun dan Seri C berjangka waktu 5 tahun.

Masa penawaran awal dilakukan pada 2 Oktober-16 Oktober 2019 dan perkiraan masa penawaran umum pada 31 Oktober-4 Oktober 2019 dan perkiraan pencatatan di BEI pada 8 November 2019. Pefindo menetapkan peringkat idAAA untuk obligasi ini.

Penjamin pelaksana emisi PT BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, Indopremier Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Samuel Sekuritas dengan wali amanat Bank BNI. (end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbri-bri-tawarkan-obligasi-berkelanjutan-iii-tahap-i-…

AALI | Harga CPO Mulai Naik, Bagaimana Saham Astra Agro Lestari ?

Memasuki semester kedua, harga minyak kelapa sawit atawa crude palm oil (CPO) mulai membaik. Hal ini diyakini para analis dapat mempengaruhi kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) di sisa tahun ini.

Asal tahu saja, Kamis (26/9), harga CPO kontrak pengiriman Desember 2019 di Malaysia Derivative Exchange berada di level RM 2.170 per metrik ton. Pelan tapi pasti, harga CPO mulai masuk dalam tren menanjak.

Padahal, 9 Juli lalu, harga CPO berada sempat di level RM 2.042 per metrik ton, level terendah sepanjang tahun ini.

Analis Panin Sekuritas Juan Oktavianus mengatakan, bisnis Astra Agro memang sangat tergantung pada pergerakan harga minyak sawit mentah global. Maklum, mayoritas pendapatan perusahaan ini berasal dari penjualan CPO dan turunannya.

Karena itu, begitu ada perbaikan harga CPO, pendapatan Astra Agro berpotensi naik. Namun, dia melihat kenaikan harga CPO cenderung terbatas, sehingga kemungkinan pertumbuhan kinerja AALI tidak setinggi tahun lalu.

Asal tahu saja, pendapatan AAL…

APLN | PT Agung Podomoro Tbk RAIH FASILITAS PINJAMAN US$127 JUTA

PT Agung Podomoro Tbk (APLN) menandatangani perjanjian fasilitas pada 24 September 2019 dengan Credit Opportunities II Pte Ltd sebagai kreditur awal.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan, Madison pacific Trust Ltd sebagai agen dari para pihak pembiayaan dan Madison pacific Trust Limited sebagai agen jaminan untuk para pihak yang dijamin.


Berdasarkan perjanjian fasilitas, kreditur setuju memberikan pinjaman kepada perseroan dengan jumlah pokok maksimal US$127 juta dimana pinjamana dapat digunakan oleh perseoran untuk antara lain pembayaran kembali (dipercepat) obligasi Rp451 miliar, pembayaran kembali (dipercepat) Obligasi Rp99 miliar, pembayaran kembali pinjaman sindikasi Rp1,3 triliun antara perseroan dan beberapa kreditur serta pembayaran kembali (dipercepa) pinjaman sindikasi Rp750 miliar antara perseroan dan lembaga keuangan (termasuk Maybank Indonesia) sebagai kreditur.

Fasilitas itu dijamin antara lain hak tanggungan peringkat pertama atas sertifikat Hak Milik atas satu…

Analisa Saham ADRO dan SMGR

Analisa Saham ADRO
ADRO Daily  ,1,285 (-1.91%), Buy on Weakness, trading range 1,270 – 1,330. indikator MFI optimized cenderung naik dan RSI optimized menguji support trendline. Daily support  di 1,270 sementara itu daily resistance  di 1,330. Cut loss level  di 1,240.
Analisa Saham SMGR
SMGR Daily, 12,250(+0.20%), Trading Buy,, trading range 12,025 – 12,450. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 12,025 dan daily resistance di 12,450. Cut loss level di 12,000.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Sep 27, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham JPFA dan GIAA

Analisa Saham JPFA - Buy on Weakness (1,505)
Kami memperkirakan JPFA sudah berada pada akhir wave [c] dari wave B, dimana koreksi JPFA sudah relatif terbatas. Selanjutnya, JPFA berpotensi untuk menguat kembali membentuk wave C.
Buy on Weakness: 1,450-1,490
Target Price: 1,650, 1,700, 1,900
Stoploss: below 1,390

Analisa Saham GIAA - Sell on Strength (520)
Saat ini,kami memperkirakan GIAA sedang berada pada awal wave (c) dari wave [y] dari wave (B). Dimana GIAA rawan untuk terkoreksi lebih dalam lagi, dengan level koreksi terdekat berada pada level 428.
Sell on Strength: 520-540

Sumber: MNC Daily Scope Wave

Analisa Saham TKIM dan HOKI

Analisa Saham TKIM
TKIM berkonsolidasi di dekat resistennya. Hal ini menandakan bahwa jika TKIM mampu menembus resistennya, TKIM akan membentuk pola bullish double bottoms yang menandakan bahwa TKIM berpeluang terus menguat menuju level 13000-13800. Indikator teknikal MACD yang sudah kembali golden cross mendukung potensi kenaikan TKIM.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 11550. Target 13000-13800.
Sumber: http://www.doktermarket.com/2019/09/tkim-berkonsolidasi-buy-jika-break.html

Analisa Saham HOKI
HOKI saat ini berkonsolidasi menguji area resist line di level 875 – 890. Jika mampu mengembus dan bertahan di atas level ini, terbuka ruang kenaikan bagi HOKI menuju 955. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, saham ini berpotensi menuju 1085. Posisi harga yang berada di atas rangkaian moving average menunjukkan saham ini berada dalam fase tren naik jangka menengah – panjang. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini berada dalam momentum pergerakan positif jangka pendek.
Re…

Analisa Saham INTP dan BBNI

Analisa Saham INTP
Muncul three black crows pattern candle dengan RSI melemah dan volume perdagangan menurun. Namun, indikator stochastic berada di area oversold.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 18.300
Resistance: Rp 20.025
Analisis oleh Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham BBNI
Saham BBNI masih bergerak dalam tren turun. Namun penurunan BBNI saat ini tertahan dikisaran area support 7.350. Selama mampu bertahan diatas support tersebut, BBNI berpeluang rebound menuju target terdekat di level 7.775. Jika rebound saham ini berlanjut, maka BBNI berpeluang menuju area kisaran 8.125-8.175 sebagai target selanjutnya. Nantinya apabila BBNI mampu terus melanjutkan kenaikannya dengan melewati 8.125, maka saham ini akan mengkonfiramsi pola reversal pembalikan arah dengan membentuk pola bullish double bottom dengan target terdekat di area gap 8.575-8.625. Indikator teknikal MACD yang slip dan bergerak mendatar, mengindikasikan bahwa saham ini sedang berkonsolidasi.
Rekomendasi: Spek…

Analisa Saham LPPF dan ISAT

Analisa Saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF, anggota indeks Kompas100)
Saham LPPF limited downside dan berpeluang rebound untuk menguji resist MA50 sekaligus resist bearish channel.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 3.000
Resistance: Rp 3.150
Analisis oleh Muhammad Wafi, Bahana Sekuritas
Analisa Saham PT Indosat Tbk (ISAT, anggota indeks Kompas100)
Candlestick membentuk pola bullish reversal pattern above the stomach dengan potensi melanjutkan penguatan menguji resistance 3.120 sebagai konfirmasi lanjutan ke resistance MA50. Stop-loss apabila break out di bawah 3.100.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 2.720
Resistance: Rp 3.120
Analisis oleh Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

Analisa Saham PPRO dan PTPP

Analisa Saham PT PP Properti Tbk (PPRO)
Daily (Rp102) (RoE: 5,31%; PER: 19,84x; EPS: 5,14; PBV: 1,05x; Beta: 2,11). Terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp100-104, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level Rp108, 115, 122, 148, 174 dan 200. Support: Rp95.
Analisa Saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP)
Daily (Rp1.735) (RoE: 4,38%; PER: 14,80x; EPS: 117,22; PBV: 0,65x; Beta: 1,74). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.700-1.740, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.810, 2.290, 2.770 dan 3.250. Support: Rp1.700 dan 1.555.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham HMSP dan LPKR

Analisa Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
Daily (Rp2.330) (RoE: 42,49%; PER: 20,01; EPS: 116,42; PBV: 8,50x; Beta: 0,93). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.240-2.340, dengan target harga di level Rp2.440, 2.490 dan 2.570. Support: Rp2.240 dan 2.190.
Analisa Saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
Daily (Rp240) (RoE: -10,10%; PER: -1,90x; EPS: -126,52; PBV: 0,19x; Beta: 0,86). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat beberapa pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp238-242, dengan target harga secara bertahap di level Rp258, 274, 284, 292 dan 328. Support: Rp230 dan 222.

Analisis oleh PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama.

Analisa Saham BBTN dan ELSA

Analisa Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
Daily (Rp2.160) (RoE: 10,32%; PER: 8,60x; EPS: 248,82; PBV: 0,89x; Beta: 1,76). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.990-2.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.290, 2.400, 2.660 dan 2.860. Support: Rp1.990.
Analisa Saham PT Elnusa Tbk (ELSA)
Daily (Rp328) (RoE: 8,97%; PER: 8,97x; EPS: 42,40; PBV: 0,69x; Beta: 0,5). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp326-330, dengan target harga secara bertahap di level Rp336, 346, 352, 378, 406 dan 432. Support: Rp324.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama