Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 15, 2019

Saham UNVR | Seluruh pabrik Unilever Indonesia (UNVR) : halal

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyertaan sertifikat halal dalam produk-produk personal care sedang digalakkan pemerintah. Dalam beleid Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, seluruh produk wajib bersertifikat halal per 17 Oktober 2019. 
Proses untuk mendapatkan label halal ini tidak mudah. Syarat yang harus dipenuhi tidak hanya dari produknya saja, tetapi perusahaan juga harus mematuhi unsur halal secara menyeluruh. 
Mulai dari formula dan bahan baku, suplai bahan baku, proses produksi dan fasilitas, hingga proses distribusi harus memenuhi ketentuan halal yang ditetapkan LPPOM MUI. 
Perusahaan multinasional seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menaati peraturan tersebut bahkan sempat mengaplikasikan sistem jaminan halal secara sukarela sejak 1994. 
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso menyatakan Unilever menyadari bahwa 85% konsumennya adalah muslim. 
"Oleh karenanya, sejak awal kami telah memulai untuk lakuk…

Saham SPMA | BISNIS "HORECA" TUMBUH, SUPARMA GENJOT PRODUKSI KERTAS TISSUE

IQPlus, (15/11) - PT Suparma Tbk (SPMA) kembali belanja modal (capital expenditure) sebesar US$ 32.1 juta selama dua tahun. Dana tersebut digunakan untuk membeli mesin baru (PM 10). Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produksi kertas tissue yang pasarnya semakin membesar.

Menurut Hendro Luhur, Direktur Perseroan, dalam beberapa tahun ini permintaan kertas tissue semakin meningkat. Hal imbas dari makin menajmurnya bisnis food and beverage (F&B) terutama di Jawa Timur.

"Demandnya terus bertumbuh signifikan. Sementara kapasitas yang ada sekarang masih kualahan. Sehingga kami merasa perlu untuk menambah kapasitas produksi kertas tissue," ujar Hendro Luhur Kamis (14/11) usai public expose di kantornya.

Dikatakan, selama produksi kertas tissue perseroan menggunakan mesin no 1,2 dan 3 atau PM 1,2 dan 3. Mesin-mesin tersebut sebelumnya digunakan untuk memproduksi kertas laminasi atau kertas bungkus.

Sementara trend pasarnya terus meningkat. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan…

Saham BBTN | BTN RAIH LABA Rp801 MILIAR DI KUARTAL III 2019

IQPlus, (15/11)  - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk megantongi laba bersih Rp801 miliar pada kuartal III 2019, setelah perseroan meningkatkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar 21,34 persen untuk persiapan mengikuti aturan baru Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 pada 2020.

Plt. Direktur Utama Bank BTN Oni Febriarto R di Jakarta, Kamis, mengatakan nilai CKPN BTN itu naik 21,34 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp1,79 triliun menjadi Rp2,18 triliun pada September 2019. Secara rasio, CKPN perseroan naik ke level 52,67 persen pada September 2019 dari 38,58 persen di bulan yang sama tahun lalu.

Adapun Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 merupakan standar internasional untuk pelaporan keuangan (International Financial Reporting Standards/IFRS) yang dikeluarkan oleh International Accounting Standard Board (IASB) dan akan diikuti perbankan pada 2020.

"Dengan peningkatan alokasi ke CKPN tersebut, laba bersih kami berada di posisi Rp80…

Saham JPFA | JAPFA AKAN LUNASI OBLIGASI Rp850 MILIAR

IQPlus, (15/11) - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) akan melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2016 Seri A yang akan jatuh tempo pada 1 Desember 2019.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Jumat disebutkan, pelunasan terdiri dari sebesar Rp850 miliar untuk pembayaran pokok dan Rp19,65 miliar untuk pembayaran bunga.

Perseroan akan mentransfer masing-masing dana tersebut ke rekening KSEI pada 29 November 2019 atau sehari sebelum tanggal jatuh tempo obligasi tersebut. (end)

Saham ASII | PENJUALAN MOBIL ASTRA DI BULAN OKTOBER 2019 TURUN 14,3%

IQPlus, (15/11) - Penjualan mobil PT Astra Internasional Tbk (ASII) di bulan Oktober 2019 turun 14,3% menjadi 51.280 unit dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang 59.866 unit.

Menurut keterangan perseroan yang dikutip Jumat disebutkan, untuk periode Januari - September 2019 total penjualan mobil Astra mencapai 447.538 unit turun dari 484.470 unit di periode sama tahun sebelumnya.

Sedangkan total penjualan domestik Indonesia untuk periode Januari-September 2019 mencapai  849.609 unit turun dari periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 962.834 unit kendaraan. (end)

Saham MYOR | PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT PT MAYORA INDAH DAN OBLIGASINYA

IQPlus, (15/11) - PEFINDO telah menegaskan peringkat "idAA" untuk PT Mayora Indah (MYOR) dan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi I tahun 2017-2018. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil".

Menurut keterangan perseroan Jumat disebutkan, peringkat  tersebut mencerminkan posisi kuat Perusahaan di pasar makanan kemasan dalam negeri, produk yang terdiversifikasi dengan
baik dan kontribusi yang tinggi dari pasar luar negeri, dan profil keuangan yang kuat.

Namun, peringkat dibatasi oleh eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi biaya bahan baku, persaingan yang ketat dan paparan risiko regulasi di industri.

Peringkat dapat dinaikkan jika MYOR mampu memperkuat posisinya di pasar domestik dan internasional di tengah kondisi persaingan yang ketat, dengan tetap mempertahankan profil keuangan yang konservatif dan marjin profitabilitas yang stabil.

Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan melakukan ekspansi secara agresif dan membiayainya dengan u…

Rekomendasi Saham IPOT | SMGR, INDF dan ISAT

IHSG (6.060 - 6.135) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 6.060 kemudian 6.030 dengan resist di level 6.135 dan 6.170.
SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.750 kemudian 12.900 dengan support di level 12.425, cut loss di level 12.250.
INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.575 dengan resist di level 7.800 dan 7.900.
ISAT (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.250 dengan resist di level 3.380 dan 3.460.
XMTS (SELL) : Target pelemahan harga pada level 481 kemudian 477 dengan resist di level 488 dan 492.
XPLQ (SELL) : Target pelemahan harga pada level 486  kemudian 481 dengan resist di level 495 dan 500.
XBLQ (SELL ) : Target pelemahan harga pada level 467  kemudian 463 dengan resist di level 476 dan 480.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7nn2

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | CPIN, LSIP, PTBA, RISE

Daily Technical 15 November 2019
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 15 November 2019.
IHSG ditutup menurun sebesar -43,55 poin (-0.70%) menuju level 6.098,95 pada perdagangan hari Kamis 14 November 2019 kemarin. IHSG melanjutkan pelemahannya. Hampi semua sektor menurun bersamaan terutama MINING karena ada penangguhan impor dari China dan FINANCE. Secara teknikal kita masih memperhatikan indikator Stochastic yang menunjukkan kondisi IHSG yang oversold dan support kuat 6.000 yang selama ini dipertahankan, maka ada potensi IHSG menguat kembali walaupun tidak valid merubah arah tren secara keseluruhan. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.000 s/d 6.150.
CPIN Technical Pattern: Membentuk pola doji yang merupakan indikasi rebound. Rekomendasi: Buy 6900 s/d 7000, TP 7300 s/d 7500, stop loss <6700 .="" p=""> Support: 6700. Resistance: 7300.
LSIP Technical Rebound: Membentuk pola hammer yang merupakan pola …

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | CPIN, BNLI, JPFA

IHSG Daily, 6,098.95 (-0.71%), consolidation, trading range 6,073 - 6,123. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung turun. Daily support di 6,073 dan resistance di 6,123. Cut loss level di 6,060. 
CPIN Daily, 6,900 (-0.36%) buy on weakness, trading range 6,700 - 7,050. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized mulai terbatas. Daily support di 6,700 sementara itu daily resistance di 7,050 Cut loss level di 6,600. 
BNLI Daily, 1,230 (0.0%), buy on weakness, trading range 1,210 - 1,260. indikator MFI optimized mulai terbatas, indikator W%R optimized dan RSI optimized mulai bergerak naik, Daily support di 1,210 sementara itu daily resistance di 1,260. Cut loss level di 1,200. 
JPFA Daily , 1,650 (-1.20%), buy on weakness, trading range 1,630 - 1,680. Indikator MFI optim…

Bandarmologi Saham EXCL, MARK, PZZA, MDKA, PTPP

Friday (15/11/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,047 - 6,139 SUMMARY: STRONG SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL
STOCH (9,6): SELL
MACD(12,26): SELL
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): SELL
CCI (14): SELL
HIGHS/LOW (14): SELL
VO: BUY
ROC: SELL
WILLIAMS R: OVERSOLD
BULLBEAR (13): SELL

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION   


STOCKS PICK:
EXCL 3,440 - 3,530 TECHNICAL INDICATORS: BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


MARK 482 - 486 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


PZZA 1,140 - 1,150 TECHNICAL INDICATORS: BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATON

NET BUY SELL…

Analisis Saham SIMP | Memantul Dari Support MA20

Analisis Teknikal Saham SIMP pada tanggal 14 November 2019 ditutup melemah pada harga 366, turun -1,08%, dengan bentuk candle dengan ekor panjang di bawah. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 97% dari hari sebelumnya. Area akumulasi terbesar dalam 3 bulan terakhir ada pada harga 356-344. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke sideways.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan penurunan/sideways.
Rekomendasi BUY jika di atas 370 TARGET : 388 STOP LOSS : 358
by Abduh - www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham BSDE dan WTON

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Daily (Rp1.385) (RoE: 12,44%; PER: 6,35x; EPS: 217,98; PBV: 0,79x; Beta: 1,59). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-60 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.370-1.390, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.420, 1.500, 1.690 dan 1.880. Support: Rp1.355 dan 1.310.

Baca juga: Cara Menggunakan Indikator Simple Moving Average

PT Wika Beton Tbk (WTON)
Daily (Rp416) (RoE: 12,01%; PER: 8,95x; EPS: 46,48; PBV: 1,08x; Beta: 1,84). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp410-418, dengan target harga secara bertahap di level Rp430, 472, 645, 820 dan 990. Support: Rp380.

Baca juga: Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BBNI dan BBRI

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Daily (Rp7.300) (RoE: 12,85%; PER: 8,46; EPS: 862,92; PBV: 1,08; Beta: 1,98). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp7.450-7.550, dengan target harga di level Rp7.600, 8.075, 8.250 dan 8.625. Support: Rp7.000.
Baca juga: PER dan EPS dalam Saham
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Daily (Rp3.940) (RoE: 16,06%; PER: 14,56x; EPS: 270,60; PBV: 2,34x; Beta: 1,66). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.920-3.950, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.200, 4.380, 4.520 dan 5.125. Support: Rp3.920 dan 3.660.
Baca juga: Cara Hitung Saham Preferen
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gu…

Analisa Saham TOWR dan BBTN

Saham TOWR
TOWR berpeluang untuk kembali memasuki fase uptrendnya dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan jika TOWR mampu menguat menembus resisten 700, maka TOWR berpeluang untuk memasuki fase uptrendnya dengan target pertama di 750. Jika target pertama terlewati, selanjutnya TOWR berpeluang terus menguat menuju target kedua di 780.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 700 target pertama di 750 dan target kedua di 780. http://www.doktermarket.com/2019/11/towr-siap-memulai-trend-naiknya.html
Saham BBTN
Daily (Rp1.835) (RoE: 10,32%; PER: 7,44x; EPS: 248,82; PBV: 0,77x; Beta: 1,81). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.830-1.840, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.900 dan 2.000. Support: Rp1.800 dan 1.780. PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta U…

Analisa Saham ANTM dan AKRA

Saham ANTM
Daily (Rp815) (RoE: 3,72%; PER: 26,30x; EPS: 31,17; PBV: 0,98x; Beta: 1,15). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp800-820, dengan target harga secara bertahap di level Rp855, 915, 1.075 dan 1.235. Support: Rp790 dan 755. PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama
Saham AKRA
Saham AKRA kembali tertekan dan menguji area support level 3680. Apabila dapat bertahan dan mampu rebound, maka AKRA berpeluang bergerak naik menuju target di kisaran gap 3930-3940, dengan minor target di 3840. Jika rebound saham ini mampu berlanjut, maka AKRA akan menuju target selanjutnya di level 4060. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak turun, mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak negatif.
Rekomendasi:  Spekulasi buy jika bertahan diatas 3680. Batasi resiko jika kembali turun dan g…

Saham Online di Facebook