Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

PT Sri Rejeki Isman Rbk (SRIL) Dapatkan Berkah Asian Games 2018

PT Sri Rejeki Isman Rbk (SRIL)
Perhelatan Asian Games 2018 jadi berkah tersendiri bagi PT Sri Rejeki Isman Rbk (SRIL) yang menjadi salah satu produsen merchandise Asian Games 2018. Terlebih lagi minat masyarakat ternyata sangat tinggi akan produk ini.

Sejak peluncuran di tanggal 18 Agustus 2018, SRIL telah memproduksi 50,000 merchandise yang didistribusi secara bertahap. Jumlah ini meningkat 67% dari yang ditargetkan sebelumnya sebesar 30.000 merchandise.

SRIL mencatat, hingga Rabu (29/8), sekitar 95% merchandise yang dikirim telah habis terjual. Secara rinci, item yang paling diminati oleh pengunjung adalah t-shirt berlambangkan Asian Games 2018 dan jaket bomber Asian games.

“Dua item tersebut berkisar di harga Rp 179.000- Rp 449.000,” ujar Iwan Kurniawan Lukminto, VP Director SRIL dalam keterangan resminya, Kamis (30/8). Selain t-shirt dan jaket bomber, SRIL juga memproduksi merchandise seperti kemeja, hoodie, dan kaos kaki.

Sekadar informasi, hingga semester I 2018 SRIL mencatat p…

PT XL Axiata Tbk (EXCL) Luncurkan Aplikasi Keren untuk Nelayan

PT XL Axiata Tbk (EXCL)
PT XL Axiata Tbk (EXCL) meluncurkan sebuah aplikasi yang bisa membantu meningkatkan produktivitas dan keamanan kerja masyarakat nelayan Indonesia di Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), Jembrana, Bali, Kamis (30/8).

Peluncuran aplikasi tersebut berkolaborasi dengan BROL, Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan aplikasi tersebut adalah 100% buatan Indonesia dengan mendapatkan dukungan penuh dari BROL untuk data kelautan yang dibutuhkan oleh nelayan. "Informasi yang terdapat di Aplikasi Laut Nusantara mencakup aspek-aspek yang paling dibutuhkan oleh nelayan kecil, baik mengenai wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut," tambahnya.

Dia menambahkan, kami melihat aplikasi ini akan membantu nelayan untuk melihat daerah tangkapan ikan, cuaca dan melihat harga sehingga ikannya dapat dijual dengan harga yang pant…

Kinerja Keuangan PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN) Semester I 2018 Parah !

PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN)
Kinerja keuangan PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN) kian terhimpit. Pendapatan semester I tahun ini turun hampir 90%.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Kamis (30/8), BORN mencatat pendapatan hanya US$ 16,11 juta. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan BORN masih US$ 155,61 juta.

Beban pokok sejatinya ikut turun 82% menjadi US$ 15,98 juta dari sebelumnya US$ 83,19 juta. Tapi, beban tersebut tidak proporsional.

Itu terlihat dari porsi beban pokok terhadap pendapatan BORN tahun ini sebesar 94%. Padahal, porsi tersebut di semester I 2017 masih sebesar 53%.

Hasilnya bisa ditebak. BORN yang pada paruh waktu tahun lalu masih mampu mencatat laba kotor US$ 72,42 juta terpaksa mencatat penurunan laba kotor hingga 99% menjadi hanya US$ 132.794 di paruh waktu tahun ini.

Sejumlah beban lainnya seperti beban penjualan dan pemasaran sejatinya turun menjadi US$ 746.763 dari sebelumnya US$ 4,96 juta. Namun, mininya laba kotor yang diperoleh…

Kenapa PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Mulai Lincah Lagi?

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Perhatian pasar kembali fokus pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Sahamnya mendadak lincah beberapa hari belakangan ini.

Hari ini, Kamis (30/8), harga saham BUMI sempat menyentuh level Rp 246 per saham. Itu level tertinggi dalam sepekan. Sehingga, saham BUMI telah naik sekitar 12% selama tiga hari berturut-turut sejak berada di level terendah pekan ini, Rp 220 per saham pada 28 Agustus.

Namun, sore harinya, saham BUMI ditutup melemah 12 poin atau setara 5%. Meski demikian, saham BUMI masih mengakumulasi kenaikan 2% selama sepekan ini.

Kabarnya, kelincahan saham BUMI akibat ekspektasi pasar yang menilai positifnya kinerja keuangan BUMI bakal berlanjut. Terlebih, laporan keuangan BUMI paruh waktu tahun ini bakal segera dirilis.

Kontan.co.id mendapat informasi, BUMI masih mampu mendapuk untung. Semester I-2018, laba bersih perusahaan tercatat US$ 153 juta. Angka ini tumbuh sekitar 5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 146 juta.

Dileep Sri…

Saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Relatif Stabil Terhadap Rupiah

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
Depresiasi rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih menjadi momok. Tekanan kian besar ketika emiten memiliki tanggungan utang dengan denominasi dollar.

Beruntung, hal ini tak sampai dialami PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). "Karena penjualan CPO kami menggunakan basis dollar AS," ujar Arie Raymond, Investor Relations SSMS kepada Kontan.co.id belum lama ini.

Sehingga, global bond yang diterbitkan perusahaan awal tahun ini tak menjadi beban. Sebab, penjualan yang menggunakan basis dollar menjadi natural hedging bagi perusahaan.

"Kami justru tengah menyiapkan pembayaran kupon dalam waktu dekat," imbuhnya.

Seperti diketahui, Januari lalu SSMS menerbitkan global bond US$ 300 juta. Tenornya hingga 2023 mendatang.

Adapun kupon yang ditetapkan kala itu sebesar 7,75% dan dibayarkan setiap enam bulan. Pembayaran pertama sudah dilakukan pada Juli lalu.

Tekanan utama SSMS saat ini tak beda dengan industri crude palm oil (CPO) …

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Salurkan Kredit ke Hongkong

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melalui kantor cabangnya di Hong Kong, merealisasikan dukungan pembiayaan sebesar 10 juta dolar AS kepada Million Win Holding Limited Hong Kong.

Penyaluran kredit kepada perusahaan yang merupakan grup dari PT Marchingway Abadi, perusahaan penghasil pulp & paper asal Indonesia, dilaksanakan pada Selasa (28/8), kata Direktur Bisnis Tresuri & Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis.

Disebutkan, keberadaan kantor cabang BNI di luar negeri merupakan salah satu keunggulan BNI untuk mendukung nasabahnya memasuki pasar global.

Dengan keberadaan kantor cabang di Hong Kong, Singapura, Seoul, Tokyo, London, New York, yang merupakan pusat keuangan dunia, BNI dapat menjembatani kepentingan nasabahnya untuk melakukan transaksi dengan mitranya di luar negeri.

"Pembiayaan terhadap Million Win Holding Ltd ini merupakan salah satu wujud komitmen BNI dalam menjembatani nasab…

Laba Bersih PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) per 30 Juni 2018 Meroket

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) 
PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) meraih laba bersih tahun berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp89,14 miliar hingga periode 30 Juni 2018 naik tajam dari laba bersih Rp644,35 juta di periode sama thaun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan naik menjadi Rp453,90 miliar dari penjualan Rp372,08 miliar tahun sebelumnya dimana beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp387,22 miliar dari beban pokok penjualan Rp315,59 miliar tahun sebelumnya.

Laba kotor diraih Rp66,67 miliar naik dari laba kotor Rp56,49 miliar tahun sebelumnya dan laba operasi diraih Rp30,08 miliar naik dari laba operasi Rp6,53 miliar tahun sebelumnya.

Naik tajamnya pendapatan keuangan menjadi Rp85,21 miliar dari Rp19,82 juta menjadi faktor utama diraihnya laba sebelum pajak sebesar Rp89,14 miliar usai mencatat rugi sebelum pajak R[578,51 juta Juni tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp5,32 triliun hingga…

PT Sido Muncul Tbk (SIDO) Perpanjang Masa Jual Saham

PT Sido Muncul Tbk (SIDO)
PT Sido Muncul Tbk (SIDO) melalui direksi perseroan telah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pelaksanaan penjualan saham hasil pembelian kembali (buyback) hingga 23 Oktober 2020.

Menurut keterangan tertulis perseroan yang ditandatangani David Hidayat, Direktur Utama Perseroan Kamis, alasan perpanjangan karena direksi masih menunggu kondisi yang lebih baik dan lebih menguntungkan untuk menjual saham tersebut.

Hingga saat ini sisa saham hasil pembelian kembali yang belum dijual (saham trasury) sebanyak 115.638.100 saham.

Sebelumnya perseroan total akan menjual kembali saham hasil buyback sebanyak 259.875.200 lembar dengan periode waktu penjualan 25 Oktober 2016 hingga 24 Oktober 2018 dengan Mandiri Sekuritas sebagai perusahaan yang melakukan penjualan. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/sido-sido-perpanjang-masa-penjualan-saham-hasil-buyback,41151838.html

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Siap Gunakan Energi Alternatif

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Jabar Bersih Lestari melakukan perjanjian pembelian Refused Derived Fuel atau Bahan Bakar Sampah (RDF).

Oey Marcos, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangan tertulis Kamis menyebutkan, perseroan akan menerima hasil pengolahan sampah dari Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Terpadu Regional Nambo.

Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah Jawa Barat untuk mengatasi persoalan sampah di daerah-daerah kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok. Hal ini juga menurut Oey juga sebagai pelaksanaan tanggung jawab sosial perseroan terhadap lingkungan.

Perseroan akan menerima hasil pengolahan dan pemrosesan sampah dari TPPAS Regional Nambo sebesar 1500 ton/hari yang akan dibangun oleh PT Jabar Bersih Lestari dengan menggunakan teknologi mechanical biological waste treatment (MBT) untuk menghasilkan Refuse Derived Fuel (RDF) yang merupakan salah satu bahan bakar a…

Laba PT Indika Energy Tbk (INDY) per 30 Juni 2018 Meroket

PT Indika Energy Tbk (INDY)
PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat pertumbuhan laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 48,9 persen hingga periode 30 Juni 2018 menjadi US$76,31 juta dari laba US$51,22 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan naik tajam menjadi US$1,44 miliar dari US$453,03 juta dan beban kontrak juga naik tajam menjadi US$1,06 miliar dari US$396,57 juta.

Laba kotor naik menjadi US$377,72 juta dari laba kotor US$56,45 juta dan laba sebelum pajak naik menjadi US$194,01 juta dari laba sebelum pajak US$45,82 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$3,56 miliar hingga 30 Juni 2018 turun dari total aset US$3,63 miliar hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/indy-indika-energy-raih-kenaikan-laba-48-9-persen-hingga-juni,42072746.html

PT Medikaloka Hermina Tbk.(HEAL) Memperluas Jaringan

PT Medikaloka Hermina Tbk.(HEAL)
PT Medikaloka Hermina Tbk. terus memperluas jaringan. Emiten bersandi saham HEAL itu membuka cabang ke-30 yang terletak di Jakabaring, Kabupaten Banyuasin, Palembang.

Dibukanya rumah sakit ini menegaskan pencapaian perseroan dalam upaya memenuhi target untuk menambah empat rumah sakit selama tahun ini. Sebelumnya, perseroan membuka Rumah Sakit Hermina Samarinda pada April lalu.

Hermina OPI Jakabaring berada di dalam kawasan terpadu seluas 25 hektare yaitu OPI Business Center (OBC) yang terdiri dari berbagai fasilitas seperti OPI Mall Jakabaring, sebuah pusat perbelanjaan modern, rumah sakit, convention center, hotel, apartemen, ruko, area hunian premium, serta taman bermain air (waterpark).

"Sebagai fasilitas medis bertipe C, Hermina OPI Jakabaring memiliki 50 tempat tidur operasional di ruang rawat inap mulai dari kelas 3 hingga VVIP," tulis perseroan melalui siaran pers, Kamis (30/8/2018).

Rumah sakit ini juga dilengkapi dengan fasilitas p…

Kinerja PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) Lebih Baik

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) 
Emiten menara PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. membukukan kenaikan kinerja pada semester I/2018 didukung oleh upaya perseroan untuk melakukan ekspansi organik dan anorganik.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi perseroan, emiten dengan kode saham TBIG tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp2,08 triliun pada semester I/2018, meningkat 7,1% dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada semester I/2017 (yoy) yang sebesar Rp1,94 triliun.

Pada periode tersebut, perseroan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp402,97 miliar, meningkat 7,7% dari semester I/2017.

CEO Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya menyampaikan bahwa pada semester pertama 2018 perseroan membangun 356 site telekomunikasi dan 861 kolokasi secara organik. Selain itu, perseroan juga melakukan ekspansi anorganik dengan menyerap saham dari PT Gihn Telekomunikasi Indonesia Tbk.

“Walaupun kami menambahkan 1.217 penyewaan o…

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) Alami Kenaikan Pendapatan

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) 
Peritel olahraga dan gaya hidup, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. mencatatkan penjualan senilai Rp2,9 triliun pada semester I/2018 atau naik  23,4% dari posisi Rp2,35 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban pokok penjualan emiten bersandi saham MAPA pada semester I/2018 senilai Rp1,6 triliun, meningkat 24% dari posisi Rp1,06 triliun dari semester I/2017.
Sebelumnya, MAPA telah meneken bond subscription agreement (BSA), dengan menerbitkan obligasi tanpa bunga dan tanpa jaminan kebendaan tertentu sebesar Rp 1,5 triliun kepada Asia Sportswear Holdings Pte. Ltd. (ASH). BSA adalah bagian dari reorganisasi atas Bisnis Aktif milik MAP.
Dengan begitu, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada semester I/2018 senilai Rp32,37 miliar, turun 61,85% dari posisi Rp84,85 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ratih D. Gianda, Corporate Secretary MAPA menuturkan, penambahan jumlah g…

AKR Corporindo Incar Pendapatan Non BBM

AKR Corporindo
Dalam kerja sama pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bersama BP, PT AKR Corporindo megincar pendapatan dari bisnis non-Bahan Bakar Minyak (BBM).

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo menyampaikan, perusahaan mulai mengembangkan bisnis distribusi BBM ke pasar ritel melalui SPBU. Pada November 2018, joint venture (JV) AKR dengan BP akan mengoperasikan SPBU perdana.

"Langkah kami bekerja sama dengan BP untuk memperbesar porsi pendapatan dari distribusi BBM ritel," tuturnya, Rabu (29/8/2018).

Per Juni 2018, AKRA membukukan pendapatan Rp11,21 triliun, naik 21,63% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp9,22 triliun. Pemasukan dari distribusi BBM mencapai Rp8,16 triliun, atau 72,73% dari seluruh total pendapatan.

Sekitar 90% distribusi BBM AKRA dilakukan kepada segmen industri. Adapun, porsi penjualan ritel melalui SPBU hanya sebesar 10%.

Haryanto mengungkapkan, salah satu alasan perusahaan menggandeng BP untuk bisnis distribusi BBM …

PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Raih Kenaikan Pendapatan

PT Gudang Garam Tbk. (GGRM)
Emiten rokok PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) memeroleh pendapatan senilai Rp3,55 triliun pada semester I/2018, tumbuh 13,67% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp3,12 triliun.

Dalam laporan keuangan GGRM di harian Bisnis Indonesia, Jumat (31/8/2018), manajemen menuliskan total pendapatan per Juni 2018 mencapai Rp45,30 triliun. Nilai itu menanjak 12,57% yoy dari semester I/2017 sebesar Rp40,24 triliun.

Beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp36,32 triliun dari sebelumnya Rp31,82 triliun. Namun, laba bruto masih naik menuju Rp8,98 triliun dari posisi per Juni 2017 senilai Rp8,43 triliun.

Laba usaha pada semester I/2018 naik menjadi Rp5,04 triliun dari sebelumnya Rp4,57 triliun. Laba bersih meningkat 13,67% yoy menjadi Rp3,55 triliun dari posisi per Juni 2017 sebesar Rp3,12 triliun.

"Laba per saham dasar dan dilusian per Juni 2018 naik menjadi Rp1.847 dari sebelumnya Rp1.624," papar manajemen, Jumat (31/8/2018).

Kas bersih untuk investasi menjadi…

Watchlist Saham Pacific Trader | 31 Agustus 2018

Watchlist Saham Pacific Trader | 31 Agustus 2018
Highlight hari ini yang bisa di perhatikan
- Sesuai prediksi kemarin IHSG ditutup turun, IHSG hari ini masih potensi turun karena aksi profit taking dan USD yang menguat terhadap IDR, jaga kondisi portofolio, bisa pantau saham coal dan CPO

Watchlist for today
INDY
HRUM
TBLA
WSKT
LSIP
AALI

Monggo di share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis

Trading Plan Saham TBLA, LSIP, CAMP dan KRAS | 31 Agustus 2018

Trading Plan Saham TBLA, LSIP, CAMP dan KRAS | 31 Agustus 2018
Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 31 AGUSTUS 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (TBLA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 1180 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1230 dan 1300 Stop Loss jika turun dibawah 1075. Range Buy hari ini di 1120-1170.
2. (LSIP) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1420 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1435 dan 1465 Stop loss jika turun dibawah 1340. Range Buy hari ini di 1350 –1400 .
3. (CAMP) Hari ini akan uji resisten terdekat di 418 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 422 dan 430 Stop loss jika turun dibawah 398. Range Buy hari ini di 400-416
4. (KRAS) Hari ini akan uji resisten terdekat di 412 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 418 dan 424 STOP  loss jika turun dibawah 400. Range Buy hari ini di 404 - 410.

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1. TCPI  Range BUY 3300-3500 Target di 3500-3700. Stoploss Jika turun dibawah 3200…

Analisa saham PTBA, PTRO dan INDY | 31 Agustus 2018

Analisa saham PTBA, PTRO dan INDY | 31 Agustus 2018
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
August 31, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,018.96(-0.761% ) prone to correction, trading range hari ini 5,980 – 6,040. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di overbought area dengan potensi koreksi lebih lanjut. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak naik. Daily resistance terdekat di 6,040 dan support di 5,980.Cut loss level di 5,900.

PTBA Daily, 4,150 (+0.24%), buy on weakness ,trading range 4,010 – 4,270. indikator MFI  optimized , indilkator W%R optimized dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 4,110 dan resistance di 4,270. Cut loss level di 4,070.

PTRO  Weekly,  1,700 (+2.41%), buy on weakness, 1,630 – 1,840. indikator MFI optimized , Will%R optimized dan Stochastic %D optimized masih cenderung naik. Daily dan Weekly re…

Trading Plan Saham LSIP, KLBF dan BBTN | 31 Agustus 2018

Trading Plan Saham LSIP, KLBF dan BBTN | 31 Agustus 2018
IHSG (5.970-6.075) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak melemah. Target koreksi indeks pada level 5.970 kemudian 5.925 dengan resist di 6.075 kemudian 6.130.

LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.425 kemudian 1.455 dengan support di 1.365, cut loss jika break 1.335.

KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.370 kemudian 1.395 dengan support di 1.320, cut loss jika break 1.295.

BBTN (SELL) : Target pelemahan harga pada level 2.770 kemudian 2.680 dengan resist di 2.950 kemudian 3.040.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5gae

Watchlist Saham TetraXChange | 31 Agustus 2018

IDX DIRECTION 31 Agustus 2018


Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Terpapar Sentimen Negatif Global dan Valuta, Index Terkonsolidasi di 6004-6115

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : KREN MAPI PWON RALS SILO SIMP    (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : SILO INDR PWON INDY MARI MCAS PNBN RAJA LCGP BULL   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
http://temantrader.com/2018/08/31-agus-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Analisa Saham LPPF | 31 Agustus 2018

Analisa Saham LPPF | 31 Agustus 2018
FR CGS-CIMB (YU) : Matahari Department Store
Sizzle or fizzle?
LPPF IJ / LPPF.JK | HOLD - Upgrade | Rp6,700.00 tp:Rp7,100.00
Mkt.Cap:US$1,337.00m | Avg.Daily Vol:US$3.46m | Free Float:82.50%
Retail
Author(s):Kevie ADITYA +62 (21) 3006 1738,

--------------------------------------------------------------------------------

LPPF plans to buy back c.Rp1.25tr of shares (c.6% based on yesterday’s closing or c.3% based on its buyback ceiling price), pending approvalat an EGM on 8 Oct 2018.
Share price has lost c.30% in the past month. The buyback may be a near-term catalyst but we think a sustainable rebound relies on tangible financial improvement.
Since the Rp1.25tr allocated for the buyback is c.66% of the company’s estimated 2018F FCF, dividend may have to be cut backin FY19.
Our upgrade from Reduce to Hold is on valuation, while our FY18-20F EPS forecasts and Rp7,100 target price remain unchanged.

Analisa Saham TBLA | 31 Agustus 2018

Analisa Saham TBLA | 31 Agustus 2018
Saham TBLA berhasil mencapai targetnya di level 1175 sesuai prediksi kami saat harga saham ini mulai rebound. Selamat bagi yang telah membeli sejak direkomendasikan di harga kisaran 950. Dengan tercapainya target 1175, terbuka peluang bagi saham TBLA untuk berkonsolidasi sesaat sebelum melanjutkan penguatannya lagi. Diperkirakan TBLA akan berkonsolidasi dikisaran MA 200, dan jika bertahan terbuka peluang menuju target selanjutnya di level 1390, dengan minor target di 1275. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif.

Rekomendasi: Hold. Naikan trailing stop di 1050.
http://step-trader.com/2018/08/30/tbla-rebound-as-expected-what-next/

Rekomendasi Saham William Hartanto | 31 Agustus 2018

WH Project Outlook 31 Agustus 2018
IHSG ditutup menurun 46,18 poin (-0.76%) menuju level 6018,96 pada perdagangan hari Kamis 30 Agustus 2018. Penurunan ini bersamaan dengan pelemahan Rupiah yang sudah menembus 14800.

Dengan semakin melemahnya rupiah, maka prediksi awal kami mengenai peluang USDIDR 18000 menjadi terbuka kembali. Namun tidak mengubah prediksi bahwa hal yang sama pada tahun 2017 berpotensi terjadi lagi pada tahun ini. Berikut ulasannya:

TAHUN 2017 TERULANG?

Banyak pelaku pasar yang pesimis dengan kondisi IHSG saat ini, kebanyakan faktornya adalah:


Utang negara;Rupiah, dan;Perang dagang.

Hal tersebut adalah benar dan memang banyak diberitakan media sehingga tanpa sadar fokus kita hanya pada kondisi makro tanpa melihat realita yang terjadi pada pasar modal sendiri. Dalam Outlook hari ini kami menyampaikan bahwa, pergerakan IHSG lebih condong mirip dengan apa yang terjadi pada tahun 2017, dan jika tidak ada gangguan faktor eksternal, maka bisa jadi tahun ini merupakan tahun…

Update Harga Penting Saham | 31 Agustus 2018

Update Harga Penting Saham | 31 Agustus 2018
Stocks snap 4-day winning streak after report Trump backs tariffs on $200 billion in Chinese goods
Bloomberg News reports that Trump told aides he supports moving forward with proposed tariffs on an additional $200 billion in Chinese goods.
Trade-sensitive stocks such as Boeing and Caterpillar hit their session lows following the report's release.
Investors also watch as the U.S. and Canada tried to strike a deal on trade

Dow.......25987    -137.7      -0.53%
Nasdaq...8088    -21.3        -0.26%
S&P 500..2901    -12.9        -0.44%

FTSE........7516    -47.2        -0.62%
Dax........12494    -67.4        -0.54%
CAC.........5478    -23.3        -0.42%

Nikkei.....22870   +21.3       +0.09%
HSI..........28164   -252.4      -0.89%
Shanghai..2738   -31.6         -1.14%
ST Times..3226   -18.2         -0.56%

Indo10Yr..8.0432     +0.0352   +0.44%
INDOBex235.4299   -0.5069    -0.21%
US10Yr........2.86       -0.024      -0.83%
VIX............…

Watchlist Saham Aryo Moerdo | 31 Agustus 2018

Watchlist Saham Aryo Moerdo | 31 Agustus 2018
Saham-saham pilihan saya masih sama seperti kemarin, yakni INKP, KREN, POLY, WOOD, ERAA, DYAN, dan BWPT

INKP --> Hold
Harga hari ini bergerak terbatas cenderung melemah dan masih sesuai dengan plan awal; berdasarkan pergerakkan harga hari ini, ada potensi harga untuk melemah, walaupun begitu saat ini lebih baik untuk hold.

KREN --> Hold atau tambah posisi.
Harga hari ini mulai menguat, dan para investors/traders bisa menambah posisi pelan-pelan. Namun, patut diwaspadai juga jika harga menembus EMA50, maka bisa buang posisi.

POLY --> Hold
Harga masih disekitaran support dan mencoba menguat dan memantul dari support. Secara keseluruhan harga masih bergerak terbatas atau sideways namun cenderung naik.

WOOD --> Hold.
Harga bergerak terbatas cenderung menurun dengan candlestick kecil kecil. Diperkirakan harga masih berpotensi menguat beberapa hari kedepan. Jika menguat terus harga berpotensi mengkonfirmasikan chart pattern cup and …

Analisa Saham HRUM | 31 Agustus 2018

HRUM  Daily : Trading Buy
Berdasarkan  Peak & Trought Analysis ,

1. Resistance : 2,630, 2,650, 2,690, 2,850, 2,870
2. Support : 2,590 , 2,570
3.Net Avg Buy : 2,567.55
4 Net Avg Buy (broker dominant) : 2,588.63
5. Net Avg Sell :2,871.41
6 Net Avg Sell (broker dominant) : 2,848.78
7.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  2,630 -2,650
8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 3,110-3,140

Harga saat ini secara umum berada di bawah urutan no 1,3,4,5,6,7 dan 8 dan telah naik dari no 2 dan 3

Tasrul Tanar

Rekomendasi Saham TLKM | 30 Agustus 2018

Telecommunication – Promising long-term trajectory by Giovanni Dustin (giovanni@miraeasset.co.id)
- August data package survey: 2H18 recovery story continues to take shape - Meskipun kami tidak melihat adanya perubahan harga untuk paket data dalam sampel survei kami, dari pembicaraan terakhir kami dengan emiten dan outlet pulsa modern, harga paket data sudah mulai naik 4%-25%, sejak Juli.

- Premium pricing to be maintained in the long run - Dalam diskusi terakhir kami dengan emiten, TLKM menegaskan kembali niatnya untuk mempertahankan harga premium dalam jangka panjang.

- Securing fixed broadband market share - Kami percaya bahwa TLKM berupaya meniru cara investasinya di masa lalu. Perlu diingat bahwa dominasi Ex-Java Telkomsel berasal dari keuntungan first mover-nya, karena berinvestasi secara agresif di Ex-Java di saat operator lain hanya fokus di Java.

- Adjusting to the new normal - Kami melihat adanya potensi marjin EBITDA TLKM akan menurun dan menjadi stabil di level pertengaha…

Analisa Saham BBCA | 30 Agustus 2018

NH Korindo Sekuritas on Bank Central Asia (BBCA) 08/23/2018 Proven Powerful CASA Advantage


- BBCA membukukan pendapatan bunga sebesar Rp13,7 triliun (+ 2,5% y-y; + 1,7% q-q) di 2Q18. Angka-angka berhenti tren penurunan kuartal berbasis menjulang sejak 4Q17. Sementara itu, menyombongkan pendapatan bunga bersihnya sebesar Rp11,0 triliun: tingkat tertinggi secara historis. Sementara itu, laba bersihnya mencapai Rp5,9 triliun (+ 6,6% y-y). Ini membukukan distribusi kredit sebesar Rp502,2 triliun (+ 13,7% y-y). Pertumbuhan rata-rata 14% dalam distribusi kredit terjaga dengan baik sejak 1Q18. Segmen korporasi yang mendominasi sekitar 39% dari total kredit BBCA melonjak 19,1% y-y menjadi Rp191,4 triliun.

- Total deposit 2Q18 BBCA meningkat lebih tinggi sebesar 7,6% y-y hingga mencapai Rp615,6 triliun. CASA mencapai Rp481,2 triliun atau 78,2% dari total simpanan. Rasio CASA 78,2% adalah yang tertinggi sejak 3Q16. Meskipun, deposito yang lamban dalam pandangan perbankan Indonesia, cukup kuat …

Analisa Saham CPIN | 30 Agustus 2018

BCA Sekuritas on Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) 08/23/2018 2Q18: Strong Results; Net Profit Up 60% yoy


- Laba bersih Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) 2Q18 mencapai Rp1,4t (+ 60% yoy, + 44,3% qoq) pada harga jagung lokal yang lebih rendah dan ASP yang lebih tinggi untuk day-old chick (DOC) dan broiler di tengah perayaan Lebaran. Laba bersih 1H18 berada di atas ekspektasi, membentuk masing-masing 71,6% dan 73,1% dari perkiraan setahun penuh konsensus dan konsensus kami.

- Pendapatan tumbuh 6,5% yoy dan 16,6% qoq di 2Q18 karena permintaan yang kuat untuk DOC dan broiler di tengah perayaan Lebaran. Laba kotor dan operasional naik 49,2% yoy dan 36,7% qoq, dan 64,5% yoy dan 46,9% qoq masing-masing pada 2Q18 karena margin yang lebih tinggi dari DOC dan broiler meskipun 12,8% yoy dan 17,7% peningkatan qoq di opex.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp6,225

Prospek Saham TLKM | 30 Agustus 2018

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) 
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) saat ini tengah mempersiapkan penerbitan medium term notes (MTN) Rp 1,5 triliun. Namun, manajemen memastikan MTN bukan merupakan alternatif dibatalkannya Komodo Bond.

"MTN lebih untuk reprofiling utang," ujar Harry M. Zen, Direktur Keuangan TLKM, Rabu (28/9). Harry bilang, komposisi pinjaman bank TLKM cukup besar.

Masalahnya, Bank Indonesia (BI) sudah beberapa kali menaikkan suku bunga acuan. Tren ini diperkirakan bakal berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.

Sehingga, hal itu berpotensi membuat beban bunga Telkom bertambah. Atas dasar ini, TLKM memutuskan untuk merilis MTN. Sebab, MTN memiliki kupon yang tetap.

Sayang, Harry belum bersedia memperinci berapa yield MTN tersebut. "Karena baru akhir pekan ini signing dilakukan," imbuhnya.

Namun, berdasarkan dokumen penawaran, MTN tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni konvensional dan syariah. Rentang yield keduanya sama, 7,75%-8,75% …

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Turunkan Target Pertumbuhan

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) merevisi target pertumbuhan penjualan bersih di tahun 2018 menjadi 5%-7%. Sebelumnya target pertumbuhan penjualan KLBF sebesar 9%.

KLBF fokus mempertahankan pangsa pasar dan menjaga efisiensi biaya, di tengah kondisi daya beli masyarakat yang masih melemah. Emiten ini tetap berupaya mempertahankan penjualan positif dan margin yang stabill.

Kalbe Farma juga mengambil kebijakan untuk menaikkan harga produk kesehatan yang meliputi obat bebas dan minuman nutrisi sekitar 3%-5%. Kebijakan ini dilakukan atas dasar pertimbangan situasi makro ekonomi serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar sejak awal Juli 2018.

Penyesuaian harga dilakukan karena KLBF ingin mengurangi tekanan pelemahan rupiah terhadap margin laba kotor. “Kami melihat tantangan paling besar yang dihadapi hari ini adalah kondisi rupiah yang melemah khususnya di kuartal II, sehingga membuat kami harus merekalkulasi kembali harga.” Kata Presiden Direktur Kalbe Farma Vi…

Proyeksi Saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) | 30 Agustus 2018

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatatkan pertumbuhan tipis selama semester I, bahkan laba bersih emiten media ini turun.Tapi, MNCN tidak berniat merevisi target.

David Fernando Audy, Direktur Utama Media Nusantara Citra menyebutkan bahwa kontribusi terbesar pendapatan MNCN berasal dari pemasukan iklan. "Kontribusi iklan kami ada 90% lebih, sisanya konten dan lain-lain," kata David, Rabu (29/8).

Menilik laporan keuangan perusahaan pos iklan dan konten tercatat Rp 3,54 triliun atau tumbuh 4,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,4 triliun. Adapun secara total, pendapatan MNCN Rp 3,69 triliun, tumbuh 1,76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,62 triliun.

Sepanjang semester pertama lalu, laba bersih MNCN turun 17,87% menjadi Rp 636,47 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 775,05 miliar.

Walaupun begitu, untuk proyeksi di semester II ini, MNCN optimistis akan bertumbuh kembali karena banyak stimulus ek…

Pemegang Obligasi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) Cemas

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) 
Setelah pemegang saham, kini giliran pemegang obligasi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) yang dibuat harap-harap cemas karena nasibnya menggantung. Sebab, Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) untuk Obligasi TPS Food I 2013 dan Sukuk Ijarah TPS Food I 2013 tak kuorum.

Tidak kuorumnya RUPO lagi-lagi karena kembali terjadinya drama jelang rapat. Kabar yang sampai Kontan, drama dan keributan kecil itu terpicu oleh masalah teknis saat pendaftaran.

Para pemegang obligasi, konon, merasa jengah karena saat pendaftaran peserta RUPO tidak ditemui oleh notaris atau wali amanat obligasi, melainkan hanya ditemui oleh resepsionis. "Dari sini mereka mulai marah-marah," ujar Hengky Koestanto, Komisaris AISA kepada Kontan.co.id, Rabu (29/8).

Perdebatan sempat terjadi, hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk tidak mau mengikuti rapat. "Kami akhirnya malah ngopi di bawah. Tadi saya hitung, ada sekitar 65% pemegang obligasi yang bersama s…

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Kaji Terbitkan Perpetual Bond

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tengah mengkaji penerbitan instrumen perpetual bond hingga Rp3 triliun yang rencananya akan dieksekusi pada kuartal IV/2018 atau kuartal I/2019.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Steve Kosasih menjelaskan bahwa instrumen perpetual bond saat ini masih jarang digunakan oleh perseroan di dalam negeri. Oleh karena itu, pihaknya masih mengkaji penggalangan dana melalui skema tersebut.

Steve mengatakan rencananya emiten berkode saham WIKA itu akan menerbitkan perpetual bond dengan kisaran Rp2 triliun hingga Rp3 triliun. Adapun, emisi instrumen tersebut diharapkan mampu dieksekusi pada kuartal IV/2018 atau kuartal I/2019.

“Kami kaji baiknya untuk apa karena instrumen tersebut bisa memperbaiki debt to equity ratio,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Dia mengungkapkan rencananya dana yang dihimpun akan digunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur dan energi. Beberapa pekerjaan yang dapat dibiayai antara lain jembatan, jalan, pem…

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Prediksikan Kinerja Pulih

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. memprediksi kinerja perseroan pada semester II/2018 kan mulai pulih setelah pada semester I/2018 perusahaan telekomunikasi milik negara tersebut membukukan penurunan laba bersih cukup signifikan.

Direktur Keuangan Telkom Indonesia Harry M. Zen menyampaikan bahwa pada paruh kedua tahun ini, kinerja entitas anak yaitu Telkomsel mulai menunjukkan tren pemulihan pascaregistrasi kartu Prabayar yang diimplementsikan pada semester I/2018.

“Kemarin [semester I/2017] itu Telkomsel tertekan tapi bisnis lain seperti Indihome [pendapatan] naik 49%, bisnis enterprise naik 19%, dan bisnis wholesale naik 21%. Dengan minus Telkomsel yang lebih kecil namun n bisnis lain tumbuh sebesar itu, kami masih menargetkan pertumbuhan sepanjang tahun pada mid to high single digit,” ungkap Harry di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten dengan sandi TLKM tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp64,37 triliun …

PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) Jaga Pertumbuhan Penjualan

PT Fast Food Indonesia Tbk. 
Pemegang lisensi KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. akan menjaga pertumbuhan rata-rata penjualan tiap toko (same store sales growth/SSSG) sekitar 7%-8%.

Direktur Fastfood Indonesia Justinus Dalimin Juwono menuturkan, SSSG hingga akhir tahun akan dijaga sekitar 7%-8%, dan perkiraan transaksi diperkirakan naik sekitar 1,5%--2%.

Dia mengatakan, jumlah omzet dalam rupiah yang dihasilkan dari gerai yang sudah beroperasi selama 2 tahun (same store sales) tumbuh sebesar 5,7%, dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 1,42%. Sementara itu, same store transaction menghasilkan pertumbuhan sebesar 2,61% pada 2017, dibandingkan dengan 2016 yang negatif 4,99%.

"Kami akan jaga SSSG hingga akhir tahun 7%--8%. Supaya pertumbuhan penjualan terjaga, kami selalu menjaga kualitas produk dan meningkatkan layanan," ungkapnya, Rabu (28/8/2018).

Justinus menambahkan, perseroan juga akan menyediakan menu favorit dan memberikan harga terjangkau bernilai tambah bagi kons…

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) Akan Kerek Produksi

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO)
PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) berpeluang mengerek produksi untuk memenuhi arahan pemerintah yang ingin menambah kuota ekspor batu bara sejumlahh 100 juta ton.

Direktur dan Chief Legal Officer Adaro Energy M. Syah Indra Aman menyampaikan, rencana pemerintah menambah ekspor batu bara 100 juta ton bertujuan meningkatkan devisa. Dengan langkah itu, diharapkan pergerakan mata uang rupiah lebih stabil.

Perusahaan tentunya melihat peluang mengerek produksi untuk membantu program pemerintah. Namun demikian, jumlahnya dipekirakan tidak akan jauh dari target awal tahun.

"Kalau ditanya mampu atau tidak naikan produksi, tentunya kami mampu. Namun, kami punya perencanaan jangka panjang yang kami jaga. Jadi, kalaupun menaikan produksi volumenya kecil," tuturnya, Rabu (29/8/2018).

Dia mencontohkan, pada 2017 realisasi produksi batu bara Adaro sejumlah 52,64 juta ton dan bujet 2018 naik sedikit menjadi 54 juta--56 juta ton. Artinya, kenaikan produksi dilakukan sec…

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) Bidik Produksi 30-40 Juta Ton Per Tahun

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)
Emiten pertambangan batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) membidik volume produksi sejumlah 30 juta-40 juta ton per tahun dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, perseroan merencanakan sejumlah aksi akuisisi.

Direktur Operasi Indo Tambangraya Megah A.H. Bramantya Putra menyampaikan, dalam jangka panjang, perseroan menargetkan peningkatan produksi batu bara sejumlah 30 juta-40 juta per tahun. Oleh karena itu, ITMG berupaya menambah cadangan melalui aksi akuisisi.

"Kami secara aktif mencari tambang-tambang yang potensial untuk meningkatkan volume produksi 30 juta-40 juta ton ke depan. Diharapkan yang memiliki reserves untuk 15 tahun," tuturnya, Rabu (29/8/2018).

Dia pun memprioritaskan tambang yang diakuisisi memiliki potensi batu bara kalori tinggi, sesuai keunggulan kompetitif perseroan. Mayoritas cadangan batu bara ITMG atau sekitar 74% merupakan produk berkalori 5.600-6.200 Kcal/kg, dan 23% berkalori 5.000-5.600 Kcal…

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Pacu Penjualan Semester II 2018

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM)
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berencana memacu penjualan pada semester II/2018 seiring dengan penambahan kuota ekspor dan masih positifnya harga komoditas logam.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo menyampaikan, pada semester I/2018 perusahaan membukukan pendapatan anudited sebesar Rp11,85 triliun. Nilai itu melonjak 293% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp3,1 triliun.

Penjualan emas berkontribusi 62% atau Rp8,2 triliun. Volume pemasaran batu kuning melonjak 318% yoy menjadi 13,76 ton.

Selanjutnya, segmen feronikel berkontribusi 21% atau Rp2,53 triliun. Volume penjualannya menanjak 94% yoy menuju 12.879 Tni (ton nikel dalam feronikel) per Juni 2018.

Adapun, penjualan bijih nikel melambung 486% yoy menjadi Rp858 miliar. Volume pemasaran juga melonjak 138% yoy menuju 1,93 juta wet metric ton (wmt).  Terakhir, penjualan bauksit per Juni 2018 mencapai Rp125 miliar. Volume penjualan naik 100% yoy menjadi 256.000 wmt.

"Pada semester II/2018, kami …

PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) Gunakan Capex Untuk Beli Lahan

PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) Gunakan Capex Untuk Beli Lahan
PT Metropolitan Land Tbk. telah membelanjakan Rp177 miliar belanja modalnya pada semester I/2018 untuk pembelian lahan seluas 170 hektare.

Direktur Keuangan PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) Olivia Surodjo mengatakan secara keseluruhan realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan adalah Rp330 miliar per Juli 2018, dari total anggaran sepanjang tahun yang senilai Rp450 miliar.

“Total lahan kami di area eksisting ada 650 hektare (ha), sekitar itu. Masih ada lokasi baru yang belum bisa saya sebutkan, masih di Jawa tetapi bukan Jabodetabek, itu sekitar 170 ha, jadi luas land bank kami sekitar 800 ha,” terangnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/8/2018).

Hingga Juli 2018, perseroan mengantongi marketing sales sebesar Rp1,4 triliun atau sudah 70% dari target tahun ini yang senilai Rp2 triliun.

Olivia menyebutkan pada semester I/2018 perseroan membukukan laba Rp234 miliar, naik 109% dari periode yang sama …

Saham Online di Facebook

Saham Online on Facebook