Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 24, 2019

Jenis Saham di Indonesia

Investasi saham menjadi sangat menarik di 10 tahun terakhir ini. Seiring perkembangan teknologi, saat ini investor bisa berinvestasi menggunakan smartphone nya sendiri-sendiri. Investasi saham kemudian menjadi pilihan yang diutamakan. Hal ini karena potensi untungnya yang besar jika dibanding dengan instrumen investasi lainnya.
Berinvestasi dalam Bentuk SahamSaham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Jika anda memiliki saham, maka anda bisa juga disebut sebagai owner atau pemilik perusahaan, tergantung seberapa besar porsi kepemilikan anda. Wujud saham adalah selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan menyatakan bahwa pemilik kertas yang namanya tercantum dalam surat tersebut adalah pemilik perusahaan sesuai dengan porsi berapa persen atau berapa banyak penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut. Jika perusahaan tersebut sehat, maka saham akan punya nilai jual yang tinggi karena bisa menghasilkan laba yang …

GIAA | GARUDA-INDOSAT SINERGI OPTIMALISASI TRANSFORMASI DIGITAL

IQPlus, (24/07) - Maskapai nasional Garuda Indonesia dan Indosat Ooredoo menjalin kerja sama dalam upaya optimalisasi transformasi digital melalui pengembangan teknologi di lini layanan dan operasional maskapai penerbangan itu

Siaran pers Indosat Ooredoo yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan, sinergi ditandai penandatanganan kerja sama oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara bersama dengan Direktur dan Chief Innovation & Regulatory Officer PT Indosat Tbk Arief Musta'in.

Ari Askhara menjelaskan penandatanganan ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam mewujudkan komitmen transformasi digital khususnya untuk peningkatan efisiensi, produktivitas, dan layanan kepada pelanggan melalui pengembangan teknologi yang saat ini gencar dijalankan oleh seluruh lini bisnis perusahaan.

"Kami optimistis dengan hadirnya layanan teknologi yang dikembangkan oleh Indosat Ooredoo akan menjadi langkah inovasi bagi Garuda Indonesia dalam menyesuaikan kebu…

BBNI | BNI MULAI MITIGASI RISIKO KREDIT DARI DUNIATEX

IQPlus, (24/07) - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) menyatakan mulai memitigasi risiko kredit yang disalurkan kepada anak usaha dari Duniatex Group, sebuah konglomerasi besar dari Indonesia di bidang tekstil.

Perseroan ingin mengantisipasi potensi kredit yang dipinjam Duniatex masuk dalam kategori kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL).

Direktur Manajemen Risiko BNI Bob Tyasika Ananta di Jakarta, Kamis mengatakan saat ini kredit kepada anak usaha Duniatex yang telah disalurkan sebesar Rp459 miliar. Pinjaman itu terdiri dari kredit sindikasi Rp301 miliar dan juga kredit bilateral sebesar Rp158 miliar.

Adapun hingga jangka waktu kewajiban Duniatex periode Juni 2019, pembayaran angsuran kredit masih normal atau tergolong kolektibilitas tahap pertama.

"Adanya kejadian ini, BNI lakukan antisipasi pada Juli 2019 pembayarannya seperti apa,"kata Bob.

Kejadian yang dimaksud Bob adalah informasi dari pasar keuangan internasional bahwa anak usaha Duniatex, Delta Dunia Sa…

ZINC | PENJUALAN KAPUAS PRIMA COAL NAIK 16,16% HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (24/07) - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) meraih penjualan sebesar Rp432,74 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik 16,16% jika dibandingkan dengan penjualan Rp372,53 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp217,59 miliar dari beban pokok Rp195,30 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp215,15 miliar dari laba bruto Rp177,23 miliar.

Sedangkan beban usaha tercatat Rp50,17 miliar naik dari beban usah Rp40,49 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha naik menjadi Rp164,98 miliar dari laba usaha Rp136,74 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp143,12 miliar naik dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp111,44 miliar. Laba tahun berjalan naik menjadi Rp112,93 miliar dari laba tahun berjalan Rp83,01 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga 30 Juni 2019 mencapai Rp1,30 triliun turun tipis dari Rp1,32 triliun aset yang tercatat hingga 31 Desember 2018.(e…

SMGR | SEMEN INDONESIA RAIH PINJAMAN Rp9,35 TRILIUN

IQPlus, (24/07) -PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) telah menandatangani akta perjanjian kredit pada 22 Juli 2019 yang dibuat dihadapan Ariani L. Rachim SH, notaris di jakarta dengan beberapa bank.

Menurut keterangan perseroan disebutkan, bank tersebut antara lain BNI, Mandiri, BTPN, HSBC Indonesia, BCA, Citibank cabang Jakarta dan MUFG Bank Jakarta. Dimana BNI sebagai agen penampungan dan agen fasilitas.

Nilai pinjaman yang diraih Semen Indonesia sebesar Rp9,35 triliun dimana pemberian dana dalam perjanjian kredit dilakukan dalam rangka pembiayaan kembali utang yang digunakan perseroan dalam rangka pengambilalihan PT Holcim Indonesia.

Adapun jangka waktu kredit selama 7 tahun sejak penandatangan perjanjian kredit. Pembayaran kembali dilakukan secara semester pada bulan Januari dan Juli dan dimulai pada Januari 2020. (end)

CLEO | SARIGUNA PRIMATIRTA CATAT PERTUMBUHAN LABA 130%

IQPlus, (24/07) - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatat pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 130,55% hingga periode 30 Juni 2019 menjadi Rp63,94 miliar dari laba Rp27,73 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, penjualan bersih naik menjadi Rp491,98 miliar dari penjualan bersih Rp362,21 miliar tahun sebelumnya dan beban pokok penjualan naik menjadi Rp318,96 miliar dari beban pokok penjualan Rp238,34 miliar.

Laba bruto naik menjadi Rp173,02 miliar dari laba bruto Rp123,87 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum beban pajak naik menjadi Rp83,92 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp35,55 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp1,06 triliun hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp833,93 miliar yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

Analisa Saham WSBP, PTPP dan WIKA

Analisa Saham WSBP, PTPP dan WIKA
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(Juli 24, 2019)
(tasrul@miraeasset.co.id)

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,403.81 (-0.46%), test resistance at 6,448, trading range 6,391 – 6,448. indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized akan menguji support trendline. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized  Daily masih cenderung turun. Support di 6,391 dan resistance di 6,448. Cut loss level di 6,359.

WSBP Daily, 402 (-0.99%),trading buy, trading range 400 – 410 . indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun terbatas. Daily support 400 dan resistance di 410. Cut loss level di 396.

PTPP Daily, 2,110 (-0.94%), buy on weakness, trading range 2,080– 2,160 indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trend line. Daily  support  di 2,080 sementara itu daily resistance  di 2,160. Cut loss level di 2,070.

WIKA Daily…

Analisa Saham INDF, INCO, UNTR, ASII, SMGR dan SMRA

Analisa Saham INDF, INCO, UNTR, ASII, SMGR dan SMRA
Prediksi IHSG :  Bauran sentimen di atas yang variatif baik dari dalam negeri dan luar negeri, namun muncul katalis positif dari pasar AS atas kenaikan saham pada perdagangan Selasa, membuka peluang bagi pasar Asia dan juga dapat menjadi dorongan bagi pasar saham di BEI dengan indeks acuan IHSG untuk menguat pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    6382/6361/6325
Resistance Level :   6440/6476/6497
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS :  These recommendations based on technical and only intended for one day trading

INDF: Trading Buy
• Close 7075, TP 7100
• Boleh buy di level 7000-7075
• Resistance di 7100 & support di 7000
• Waspadai jika tembus di 7000
• Batasi resiko di 6925

INCO: Trading Buy
• Close 3050, TP 3110
• Boleh buy di level  3010-3050
• Resistance di 3110 & support di 3010
• Waspadai jika tembus di 3010
• Batasi resiko di 2980

UNTR : Trading Buy
• Close 27000…

Analisa Saham ERAA, GGRM dan PGAS

Analisa Saham ERAA, GGRM dan PGAS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim riset Kresna Sekuritas hari ini, Selasa (23/7) memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak direntang 6.350-6.450, setelah hari sebelumnya ditutup melemah 0,36% ke posisi 6.433. Dari rekomendasi teknikal, Kresna Sekuritas merekomendasikan speculative buy (spekulasi beli) untuk saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) & PT  Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Dalam riset hariannya, Kresna Sekuritas menyebut saham PWON, harganya saat ini sudah berada di area support. Indikator stochastic yang oversold, berpotensi mendorong rebound (pembalikan arah) PWON menguji resistance di posisi Rp 740 hingga Rp 755. Ingat, stop loss PWON apabila harga saham ini turun ke bawah support Rp 675 per saham.

Sementara saham ERAA memiliki resistance di rentang Rp 1.995-Rp 2.010 per saham, breakout level sampai dengan Rp 2.160-Rp 2.260. Kresna Sekuritas merekomendasikan stop loss jika saham ERAA turun ke baw…

Analisa Saham LSIP dan PGAS

Analisa Saham LSIP dan PGAS
1. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP),  Daily (Rp1.085) (RoE: 1,84%; PER: 47,76x; EPS: 22,72; PBV: 0,88x; Beta: 0,81). Saat ini pergerakan harga bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  bullish homing pigeon candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.050-1.090, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.140, 1.200, 1.280, 1.470 dan 1.660. Support: Rp1.050 dan 990.

2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS),  Daily (Rp2.050) (RoE: 7,79%; PER: 13,65x; EPS: 153,12; PBV: 1,06x; Beta: 1,9). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  upward bar  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.030-2.060, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.080, 2.120, 2.220 dan 2.320. Support: Rp2.020 dan 2.000.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BSDE dan ELSA

Analisa Saham BSDE dan ELSA
1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE),  Daily (Rp1.460) (RoE: 7,83%; PER: 11,37x; EPS: 128,80; PBV: 0,89x; Beta: 1,62). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  bullish homing pigeon candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.450-1.470, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.500, 1.690 dan 1.880. Support: Rp1.420 dan 1.350.

2. PT Elnusa Tbk (ELSA),  Daily (Rp366) (RoE: 8,84%; PER: 8,85x; EPS: 41,56; PBV: 0,78x; Beta: 0,49). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  upward bar  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp362-370, dengan target harga secara bertahap di level Rp378, 416 dan 454. Support: Rp362 dan 350.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham AALI dan ADRO

Analisa Saham AALI dan ADRO
1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI),  Daily (Rp10.050) (RoE: 0,77%; PER: 133,95x; EPS: 78,76; PBV: 1,04x; Beta: 1,1). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  tweezer bottom candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp9.900-10.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp10.275, 10.450 dan 10.750. Support: Rp9.900 dan 9.800.

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO),  Daily (Rp1.275) (RoE: 10,54%; PER: 6,76x; EPS: 211,32; PBV: 0,67x; Beta: 1,71). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  bullish spinning top candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.260-1.280, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.315, 1.360, 1.460 dan 1.560. Support: Rp1.260 dan 1.235.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham ESSA dan NIKL

Analisa Saham ESSA dan NIKL
ESSA – BUY

Harga membentuk candlestick bullish sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp312 dengan target keuntungan di level Rp330.

NIKL – BUY

Harga membentuk candlestick bullish sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp1,365 dengan target keuntungan di level Rp1,460.

UOBKH