Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 1, 2019

JSMR | JASA MARGA : PROYEK JALAN TOL LAYANG JAKARTA-CIKAMPEK CAPAI 86 PERSEN

(Baca juga: Pola Double Top dalam Analisa Saham)
IQPlus, (01/07) - PT Jasa Marga menyatakan pekerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek telah mencapai 86 persen hingga akhir Juni 2019.

Direktur Utama PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek Djoko Dwijono, Jumat, mengatakan, pekerjaan konstruksi jalan tol sepanjang 36,40 kilometer itu selesai pada akhir September 2019.

"Jadi pekerjaan fisiknya sudah mencapai 86 persen dan ditargetkan selesai konstruksinya pada akhir September 2019. Untuk selanjutnya dilakukan uji layak fungsi dan layak operasi," katanya, dalam siaran pers yang diterima di Cikampek.

Dikatakannya, pekerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II hingga kini masih menyisakan 139 "steel box girder" yang belum terpasang.

Sedangkan yang dibutuhkan dalam pekerjaan konstruksi itu mencapai 2.585 steel box girder.

Menurut dia, pemasangan steel box girder itu dilakukan setiap hari, pada pukul 22.00-05.00 W…

GIAA | GARUDA INDONESIA AKAN PATUHI KEPUTUSAN KEMENKEU-OJK

(Baca juga: Divestasi Saham )
IQPlus, (01/07) - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyatakan bakal mematuhi terhadap keputusan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk terkait dengan sanksi yang sudah dijatuhkan.

"Kita menghormati, kita bersikap positif dan kita akan terus berkomunikasi dengan pihak regulator dan melaksanakan sesuai dengan time frame atau batas waktu yang telah ditetapkan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara dalam jumpa pers yang dilakukan bersama-sama pihak direksi, perwakilan komisaris, dan Kementerian BUMN di Jakarta, Minggu.

Menurut Ari Askhara, pihaknya juga akan terus berkomunikasi dan mematuhi terhadap apa yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, termasuk dalam hal membayar denda.

Dirut Garuda mengemukakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan meminta agar laporan keuangan juga disajikan kembali, dan pihak Garuda juga akan melakukan audit internal dengan pemilihan kantor auditor publik b…

WSBP | WSBP RAIH KONTRAK BARU Rp3,04 TRILIUN HINGGA PERTENGAHAN JUNI 2019

(Baca juga: Pola Flag dan Pennant dalam Trading Saham)
IQPlus, (01/07) - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menunjukkan tren kinerja yang positif. Hingga pertengahan Juni 2019, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tersebut mengantongi kontrak baru senilai Rp 3,04 triliun atau naik 2,3% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,97 triliun.

Perolehan kontrak baru tersebut berasal dari beberapa proyek besar, antara lain Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Proyek Pantai Indah Kapuk II, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II, Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi II, dan proyek lainnya.

Adapun beberapa proyek utama yang tengah disuplai oleh WSBP adalah Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kp Melayu Seksi I, Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Depok-Antasari, Proyek Jalan Tol Kayu Agung Betung, Proyek Pantai Indah Kapuk II, dan Proyek Jembatan Patimban.

Sebagai produse…

SMGR | Begini Prospek Saham Perusahaan Semen Pasca Berakhirnya Ketidakpastian Politik

(Baca Juga : Pola Falling dan Rising Wedge)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten semen tampaknya masih harus menghadapi kesulitan dalam mencapai kinerja mengesankan tahun ini.

Meski permintaan diperkirakan meningkat, industri semen dalam negeri masih menghadapi tantangan.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin menyampaikan, konsumsi semen domestik diperkirakan kembali naik pada semester dua tahun ini. Alasannya, ketidakpastian politik berakhir.

Ini membuat proyek-proyek infrastruktur mesti dipercepat. “Kami juga meyakini ada peningkatan permintaan semen di sektor properti, di tengah ekspektasi penurunan suku bunga acuan di semester kedua,” tulis Mimi dalam riset per 21 Juni.

Kendati demikian, Mimi menilai pertumbuhan konsumsi semen domestik masih di level rendah, yakni 5% atau sekitar 73 juta. Sementara, jumlah pasokan tahun ini bisa mencapai 115 juta ton.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Yosua Zisokhi juga sepakat, potensi surplus pasokan semen domestik akan sulit dihindari.…

TINS | Timah Segera Operasikan Smelter Baru di Bangka Barat

(Baca juga : Pengertian Hawkish dan Dovish)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk sedang mengawal pembangunan dua fasilitas pemurnian konsentrat alias smelter di Muntok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Emiten berkode saham TINS yang juga merupakan anggota indeks Kompas100 tersebut menargetkan salah satu smelter beroperasi mulai bulan Juli ini.

PT Timah kini melakukan uji operasional secara riil untuk memastikan semua sistem berjalan sesuai harapan alias commisioning pada proyek fuming smelter. Menurut rancang bangun, teknologi fuming mampu memproses kembali terak timah yang saat ini tak bisa diambil dengan menggunakan tanur atau sejenis oven berukuran jumbo.

Nilai investasi fuming smelter sekitar Rp 55 miliar hingga Rp 60 miliar. Berdasarkan catatan KONTAN, investasi proyek itu memakan dana belanja modal atawa capital expenditure (capex) 2019 yang senilai Rp 2,58 triliun.

Sedangkan nilai investasi proyek lain yakni ausmelt smelter belum ketahuan. "Karena sekarang kan, ma…

ZINC | Penjualan Kapuas Prima Coal (ZINC) di Semester I 2019, Belum Separuh Jalan

(Baca juga: Strategi Buy On Breakout dalam Trading Saham)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Kapuas Prima Coal Tbk memperkirakan perolehan penjualan sebesar Rp 430 miliar selama semester I 2019 atau tumbuh 15,43% year on year (yoy). Sementara realisasi pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi alias EBITDA naik 45,52% yoy menjadi Rp 195 miliar.

Pencapaian penjualan Kapuas Prima Coal pada paruh pertama tahun ini masih jauh dari target sepanjang 2019. Berdasarkan catatan KONTAN, perusahaan berkode saham ZINC di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mengincar penjualan Rp 1,4 triliun dan laba bersih Rp 210 miliar pada tahun ini.

Namun Kapuas Prima Coal yakin bisa memenuhi target. Operasional fasilitas floatasi baru berpotensi menambah volume produksi konsentrat sebesar 1.926 ton seng dan 366 ton timbal.

Dalam lima bulan pertama tahun ini, Kapuas Prima Coal memproduksi 150.395 ton bijih timah atau 33,42% terhadap total target tahun ini yakni 450.000 ton bijih timah. Mere…

Analisa Saham EXCL, BSDE dan SMRA

Analisa Saham EXCL, BSDE dan SMRA  (Baca juga: Pola Triangle dalam Trading Saham)
Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 6,358.63(+0.09%), test resistance at 6,358.63, trading range 6,331 – 6,392. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized cenderung naik. Sementara indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized  juga masih cenderung naik. Daily resistance terdekat di 6,392 dan support di 6,331. Cut loss level di 6,236.

*XL Axiata Daily, 2,980 (+2.05%), trading buy, trading range 2,900 – 3,030 . indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support 2,900 dan resistance di 3,030. Cut loss level di 2,730.

*BSDE Daily  ,1,535(+0.0%), trading buy, trading range 1,510 – 1,570.  indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily support  di 1,510 sementara itu daily resistance  di 1,570. Cut loss level di 1,440.

*SMRA  Daily , 1,220 (+0.0%), trading buy, trading range 1,190 – 1,250. Indikator MF…

Rekomendasi Saham Temantrader | 1 Juli 2019

(Baca juga: Sell on Strength)
Secara teknikal index masih dalam koridor uptrend dan kemarin masih berada di atas level resisten horizontal 6357. Selain itu potensi upside antara level harga sekarang dengan upper bolinger cukup besar 6358 ke 6444 sehingga masih ada potensi penguatan hingga +84 point atau +1.3% akan menjadi target jangka pendek buat IHSG di minggu ini.

Sentimen positif dari bursa global yang akan berimbas ke dalam negeri diharapkan bisa bawa index dekati level 6400.
Hari ini BPS akan mengumumkan angka inflasi bulan Juni 2019. Konsensus analis inflasi Month on Month akan capai level 0.46% sedangkan Year of Year akan capai level 3.18% dari bulan lalu yang capai 3.32%. Sedangkan core inflation tetap di level 3.12%.

Selain itu kemarin KPU telah menetapkan pasangan Capres Cawapres Jokowi – KH Maruf Amin sebagai pemenang resmi Pilpres 2019 dan menunggu pelantikan di Oktober 2019.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Amerika – China Ke Meja Perundingan dan KPU Tetapkan Jok…

Analisa Saham PTBA, SCMA dan SHIP

Analisa Saham PTBA, SCMA dan SHIP (Baca juga: Strategi Buy On Weakness Saham)
1. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), Daily (Rp2.960) (RoE: 24,71%; PER: 7,51x; EPS: 395,56; PBV: 1,86x; Beta: 1,94). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-10 dan MA-20 sehingga peluang terjadinya  rebound  terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.920-2.970, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.990, 3.030, 3.090, 3.220 dan 3.360. Support: Rp2.920 dan 2.880.

2. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), Daily (Rp1.610) (RoE: 27,78%; PER: 14,60x; EPS: 109,56; PBV: 4,06x; Beta: 1,31). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  upward bar  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.590-1.610, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.650 dan 1.700. Support: Rp1.590 dan 1.580.

3. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP),Daily (Rp820) (RoE: 10,36%; PER: 15,15x; EPS: 54,14; PBV: 1,58x;…

Analisa Saham AUTO, DOID dan INTP

Analisa Saham AUTO, DOID dan INTP (Baca juga: Stop Loss dalam Saham)
1. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), Daily (Rp1.440) (RoE: 5,53%; PER: 10,96x; EPS: 132,80; PBV: 0,61x; Beta: 1,24). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat bullish harami candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.425-1.440, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.455, 1.580, 1.705 dan 1.830. Support: Rp1.425 dan 1.390.

2. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), Daily (Rp515) (RoE: 2,06%; PER: 56,11x; EPS: 9,00; PBV: 1,19x; Beta: 2,21). Terlihat pola  bullish doji star candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp500-515, dengan target harga secara bertahap di level Rp525, 555, 585 dan 620. Support: Rp492.

3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), Daily (Rp20.000) (RoE: 6,64%; PER: 46,32x; EPS: 429,12; PBV: 3,06x; Beta: 1…

Bandarmologi Saham WIIM, AGII, BBNI, CTRA dan SSIA

Bandarmologi Saham WIIM, AGII, BBNI, CTRA dan SSIA (Baca juga: Pengertian Dividen Saham)
Monday (01/07/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,315 - 6,408
SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): BUY
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: OVERBOUGHT
BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


STOCKS PICK:

WIIM 232 - 292
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


AGII 540 - 635
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


BBNI 8900 - 9400
TECHNICAL INDICATORS: STRONG…

Analisa Saham CTRA, PTPP dan SMRA

Analisa Saham CTRA, PTPP dan SMRA (Baca juga : Cara Cutloss Saham)
CTRA ( Buy ) : Target kenaikan harga pada level 1.160 kemudian 1.190 dengan support di level 1.090, cut loss jika break 1.050.
PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.270 kemudian 2.310 dengan support di level 2.190, cut loss jika break 2.150.
SMRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.230 kemudian 1.260 dengan support di level 1.180, cut loss jika break 1.160.

IPOT https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7jvs

Analisa Saham ELSA | Balik ke GAP?

(baca juga: Pola Akumulasi Saham)
Pada perdagangan jumat 28 April 2019 ELSA mengalami penurunan sebesar -0.53% dengan ditutup di harga 378. Pergerakan ELSA saat ini masih tertahan di resisten 380. Selama 1 minggu ini ELSA gagal menembus resisten 380 tersebut dan jika dilihat dari indikator-indikator yang saya gunakan terlihat ada tanda-tanda pelemahan pergerakan. Secara Trend ELSA saat ini secara Minor & Major masih uptrend.

Pada chart ELSA terdapat GAP UP yang dapat dijadikan sebagai area support terdekat saat ini, jika diperhatikan dari indikator-indkator yang ada seperti MACD yang histogram MACD nya selalu megalami pelemahan beberapa hari ini, pergerakan candle nya yang tidak mampu menembus resisten, volume perdagangan yang anomali bagi saya, dari semua itu menurut saya ELSA berpotensi menutup GAP UP nya terlebih dahulu sebelum melanjutkan kenaikannya.

Bagi yang sudah punya bisa dijaga dengan Trailling STOP untuk mengamankan profit yang sudah ada , dan bagi yang belum punya, b…

Analisa Saham MNCN | Getting deeper into digital business

MNCN: Getting deeper into digital business (baca juga: Pola Distribusi Saham)
MNCN mempertahankan posisinya sebagai market leader industri media di Indonesia dengan pangsa pasar periklanan mencapai 45% di 1Q19. Selain itu, MNCN juga berhasil melakukan penetrasi di media sosial mengungguli peers dengan jumlah subscribers (37,6 juta) dan viewers (13,7 miliar) terbanyak dibanding kompetitor. MNCN juga terus berekspansi dalam bisnis digital dengan rencana peluncuran RCTI+ di bulan Agustus 2019 mendatang. Kami masih mempertahankan outlook positif untuk MNCN didukung oleh: 1) perkembangan bisnis digital, meliputi iklan digital dan segmen konten, yang didukung oleh rencana peluncuran RCTI+ dan basis media sosial yang kuat seiring dengan meningkatnya penetrasi smartphone di Indonesia, 2) Struktur permodalan yang lebih solid setelah eksekusi dari rencana private placement. Dengan demikian, kami mempertahankan rekomendasi BUY untuk MNCN dengan target harga Rp1.150 (implied PE di 8,51x di 2019)…