Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 18, 2019

Saham BBNI | BNI-BNI SYARIAH DORONG HALAL EKOSISTEM LEWAT HALAL PARK BUMN

IQplus, (18/04) - BNI bersama BNI Syariah berkontribusi maksimal untuk mendorong halal ekosistem. Hal ini dilakukan melalui partisipasi dalam Halal Park yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif BUMN di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. BNI dan BNI Syariah merupakan satu dari total 37 partisipan yang terlibat dalam Halal Park. Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan dalam kegiatan Halal Park ini, bank mendorong pengusaha UMKM untuk memperoleh sertifikasi halal. "Ada dua bidang industri halal halal yang didorong dalam acara ini, pertama adalah halal food dan halal fashion," kata Firman, Kamis.Pada kesempatan ini, Presiden RI Joko Widodo mengunjungi booth BNI dan mencoba salah satu produk UMKM binaan, yaitu Salaku. Salaku merupakan UMKM makanan dan minuman olahan buah salak dari Bekasi yang merupakan finalis Deureuham 2018.Selain Salaku, mitra binaan kedua yang berpartisipasi dalam Halal Park adalah Cake Salakilo dari Balikpapan yang merupakan salah satu pe…

Saham ERAA | ERAJAYA DIRIKAN PT DATA TEKNO INDOTAMA

IQPlus, (18/04) - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) telah mendirikan entitas anak di Indonesia dengan nama PT Data Tekno Indotama pada 12 April 2019.Menurut keterangan Amelia Allen, Sekretaris Perusahaan pada Kamis disebutkan, PT Data Tekno Indotama akan menjalankan perdagangan ritel piranti lunak (software) di Indonesia.Perseroan memiliki 99,99% saham di PT Data Tekno Indotaama. Dengan pendirian PT Data Tekno Indotama maka jumlah entitas anak perseroan per bulan April 2019 bertambah. Diharapkan berkembangnya entitas anak ini akan ikut mendorong pertumbuhan bisnis yang dijalankan oleh perseroan. (end)

Saham GIAA | GARUDA INDONESIA RAIH LABA US$20,48 JUTA HINGGA MARET 2019

IQPlus, (18/04) - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meraih laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$20,48 juta hingga periode 31 Maret 2019 usai mencatat rugi sebesar US$65,34 juta di periode sama tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi US$1,09 miliar dari US$983,00 juta tahun sebelumnya dan beban usaha turun menjadi US$1,05 miliar dari beban usaha US$1,06 miliar.Meski beban usaha lainnya diderita US$259,45 ribu dari pendapatan usaha lainnya US$10,81 juta tahun sebelumnya namun laba usaha bisa diraih sebesar US$49,47 juta dari rugi usaha US$66,08 juta tahun sebelumnya.Laba sebelum pajak tercatat sebesar US$29,92 juta usai mencatat rugi sebelum pajak US$83,76 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$4,53 miliar hingga periode 31 Maret 2019 naik dibandingkan total aset US$4,37 miliar yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

Saham BJTM | BANK JATIM : KINERJA TRIWULAN I NAIK DIDORONG INOVASI

IQPlus, (18/04) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menyebutkan peningkatan kinerja keuangan pada triwulan I 2019 didorong berbagai inovasi bank tersebut di awal tahun.Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso dalam keterangan persnya di Surabaya, Senin, mengatakan kinerja keuangan Bank Jatim triwulan I 2019 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year / YoY).Berdasarkan kinerja triwulan I, aset bank tersebut tercatat Rp63,1 triliun atau tumbuh 14,06 persen sedangkan laba bersih tercatat Rp405,5 miliar atau tumbuh 7,61 persen (YoY).Selama triwulan I Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 15,16 persen (YoY) yaitu sebesar Rp51,82 triliun.Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan itu menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim, katanya.Selain itu pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio sebesar 69,80 persen, lebih baik dibandingkan CASA rasio dalam 15…

Saham UNTR | UNTR BAGI DIVIDEN Rp4,5 TRILIUN KE PEMEGANG SAHAM

IQPlus, (18/04) - PT United Tractors Tbk (UNTR) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sepakat untuk mengalokasikan dana Rp4,5 triliun dari Rp11,1 triliun laba bersih sebagai dividen untuk diserahkan kepada para pemegang saham anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut.Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K Loebis mengatakan bahwa dividen tunai yang diterima para pemegang saham UNTR sebesar Rp1,193 per saham, yang termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp365 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp1,4 triliun yang telah dibayarkan pada tanggal 22 Oktober 2018.Sehingga sisanya sebesar Rp828 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp3,1 triliun akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 30 April 2019 pukul 16.00 WIB dan akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 17 Mei 2019,รข€� ujarnya, di Jakarta, Selasa.Menurut Sara, sisa laba bersih setelah dibagikan sebaga…

Analisa Saham PGAS | Akankah Rebound?

PGAS masih bertahan di atas support batas bawah dari channel naik jangka panjangnya. Tanda-tanda rebound terlihat dari keberhasilan saham ini bergerak menguat melewati resistance level 2340. Indikator teknikal MACD kembali golden cross, mengindikasikan peluang terjadinya reversal pada saham ini. Target rebound terdekat di level 2520, dengan target selanjutnya di level 2720.

Rekomendasi:Buy. Batasi resiko jika kembali bergerak turun dan close di bawah 2250

by StepTrader

Analisa Saham ASII, CTRA, LPKR dan MNCN

ASII menguji resistance MA60 untuk melanjutkan penguatan kembali. Perhatikan bahwa saham ini sudah membentuk golden cross MA5 dan MA20 artinya tinggal tersisa resistance MA60 saja untuk mengkonfirmasi uptrend.
Rekomendasi: buy 7550 s/d 7600, TP 7650 s/d 7750, stop loss <7400.CTRA membentuk support baru pada 1090, dapat buy and hold selama support ini tidak ditembus.
Rekomendasi: buy and hold >1090, TP 1300 s/d 1400.LPKR membentuk pola inverted head and shoulders yang mengindikasikan penguatan, saat ini memiliki neckline pada 318 yang perlu ditembus untuk mengkonfirmasi pola ini.
Rekomendasi: buy on breakout 318, TP 330 s/d 342, stop loss <300.
MNCN membentuk golden cross MA5 dan MA20, dengan resistance MA60 pada 850 yang akan diuji untuk menentukan apakah penguatan akan berlanjut atau tidak.
Rekomendasi: buy 820 s/d 830, TP 850 s/d 865, stop loss <800.

Rekomendasi Saham Credit Suisse

*CREDIT SUISSE :  INDONESIA MARKET STRATEGY*
*New report: Indonesia Election 2019 (17 April) – Summary Info Pack: What you need to know*• On 17 April, Wednesday, Indonesians will be voting for Indonesia’s 2019-24 leadership. We provide within this note, the timeline which we believe is of importance.• We further highlight to watch for the House of Representative (DPR) election conclusion as a substantial change in party seats may happen, given changes in seats allocation methodology and a higher minimum threshold.• Timeline 17 April – when can we know the results? (1) voting starts at 7.00 AM Jakarta Time (GMT + 7) and will end at 13.00 PM; (2) Votes' Quick Count will be done by 33 institutions and will start at 15.00 PM; (3) By 16.00-18.00 PM, it is likely that Quick Count will reveal if there is a clear presidential winner (assuming a wide enough margin between the candidates).• We are reiterating our 13% market earnings growth and index multiple target of 6,900 based on target f…

Analisa Saham GGRM, ASII dan WIKA

GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 81.600 kemudian 83.600 dengan support di level 77.300, cut loss jika break 75.700.ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.700 kemudian 7.800 dengan support di level 7.500, cut loss jika break 7.400.WIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada  level 2.330 kemudian 2.420 dengan support di level 2.150, cut loss jika break 2.060.Full report bisa diakses di : IPOT

Rekomendasi Saham RHB Sekuritas

*Indonesia Strategy: ID/SG/KL Marketing Feedback: Buy Infra Stocks*
(Henry Wibowo – RHB Sekuritas)*Expect sector rotation in 2H; Keep an eye on consumer space especially on fuel price hike scenario.* If Jokowi gets re-elected, we expect a similar strategy to 2015 where he will remove fuel-subsidy and pass on the recent oil price increase to consumers. This is especially important to narrow our Current Account Deficit. Based on history, fuel price hike is always a temporarily negative to consumer names as purchasing power will be impacted. Furthermore, valuations are also no longer cheap as the sector has been one of the best performing in 2018. *We expect sector rotation towards infra (WSKT, WIKA, PTPP, ADHI, JSMR, SMGR), property (CTRA, PWON, SMRA, BEST, SSIA), telco (EXCL, TLKM), automotive (ASII), metals (TINS), while banks remain a key OVERWEIGHT.*

Rekomendasi Saham Maybank (ZP)

Maybank (ZP) 18/4/19*Indonesia Strategy*
_Term two underway_Maintain positive stance
We think the election process so far has been peaceful, smooth and transparent. Preliminary counts suggest Jokowi will be re-elected as president. We expect some changes in economic policies, even though infrastructure will remain one of the key focuses. Meanwhile, the economy remains resilient supported by the large domestic base. We maintain our positive view on the market. *We are most positive on auto, cement, consumer and property sectors.* Our top picks are *ASII, BMRI, GGRM, HMSP, MAPI, MYOR, RALS, SMGR, SMRA and UNTR.*

Bandarmologi Saham ADHI, BBTN, WIKA, PGAS dan PPRO

Thursday (18/04/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand. Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas) *IDX Composite 6,438- 6,552*
SUMMARY: STRONG BUY*11 TECHNICAL INDICATORS:*
RSI (14): NEUTRAL
STOCH (9,6): NEUTRAL
MACD(12,26): SELL
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): NEUTRAL
HIGHS/LOW (14): BUY
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: BUY
BULLBEAR (13): BUY*BANDARMOLOGY:*
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTIONNET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
*STOCKS PICK:*

*ADHI 1700 - 1810*
*TECHNICAL INDICATORS*: STRONG BUY*BANDARMOLOGY:*
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTIONNET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
*BBTN 2430 - 2660*
*TECHNICAL INDICATORS*: STRONG BUY*BANDARMOLOGY:*
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATIONNET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
*WIKA 2220 - 2400*
*TECHNICAL INDICATORS*: STRONG BUY*BANDARMOLOGY:*
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACC…

Saham Online di Facebook