Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 7, 2019

Price to Book Value (PBV)

Apa itu Price to Book Value (PBV)? Perusahaan menggunakan Price to Book Value untuk membandingkan nilai pasar perusahaan dengan nilai buku dengan membagi harga per saham dengan nilai buku per saham. Nilai buku aset sama dengan nilai tercatatnya di neraca, dan perusahaan menghitungnya dengan aset terhadap akumulasi penyusutannya.
Nilai buku juga merupakan nilai aset bersih perusahaan yang dihitung sebagai total aset dikurangi aset tidak berwujud (paten, niat baik) dan liabilitas. Untuk pengeluaran awal investasi, nilai buku mungkin bersih atau kotor dari pengeluaran, seperti biaya perdagangan, pajak penjualan, dan biaya layanan.
Beberapa orang mungkin mengetahui rasio ini dengan nama  Price-to-Book Ratio.
Cara Menghitung PBV Dalam persamaan ini, nilai buku per saham dihitung sebagai berikut: (total aset - total kewajiban) / jumlah saham beredar). Nilai pasar per saham diperoleh hanya dengan melihat kuotasi harga saham di pasar.
PBV yang lebih rendah bisa berarti saham tersebut underva…

Saham BJTM | BANK JATIM TARGETKAN SINDIKASI PEMBIAYAAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI

IQPlus, (07/05) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menargetkan turut membiayai kredit sindikasi Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai minimal Rp500 miliar.

"Bank Jatim akan terus menunjukkan komitmennya berperan menciptakan akses perekonomian daerah khususnya Jawa Timur secara berkelanjutan," kata Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha, dalam keterangan persnya di Surabaya, Jawa Timur, Senin

Ia mengatakan Tol Trans Jawa dari Surabaya hingga Merak yang telah tersambung dan dapat dilalui sejak akhir Desember 2018 memiliki manfaat positif, dan menjadi cikal bakal perkembangan perekonomian, serta dapat dirasakan langsung masyarakat.

Sebelumnya, Bank Jatim juga telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Jasamarga Solo Ngawi, untuk berkomitmen menjadi salah satu kreditur dengan dana sebesar Rp500 miliar dalam rangka memfasilitasi percepatan pembangunan ruas Tol Ngawi-Solo.

Melalui perjanjian kredit itu, Bank Jatim mendukung penu…

Saham JSMR | JASA MARGA OPERASIKAN TUJUH TOL BARU SEPANJANG 2018

IQPlus, (07/05) - PT Jasa Marga Tbk mengoperasikan sebanyak tujuh jalan tol baru sepanjang 318,75 km pada 2018 lalu.

"Tahun 2018 adalah tahun di mana kami melakukan investasi yang sangat masif. Kami menyelesaikan lebih dari 300 km ruas tol baru sehingga kondisi itu tentu membutuhkan capex (belanja modal) yang sangat tinggi," kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2018 di Jakarta, Senin.

Dengan total tujuh jalan tol baru sepanjang 318,75 km yang berhasil dioperasikan oleh Jasa Marga pada tahun 2018, perusahaan pelat merah itu telah mengoperasikan total 1.000 km jalan tol.

Ketujuh jalan tol baru tersebut yakni Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Segmen Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan sepanjang 10,75 km; Bogor Ring Road Segmen Kedung Badak-Simpang Yasmin sepanjang 2,65 km; Batang-Semarang sepanjang 75,00 km; serta Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura sepanjang 32,65 km.

Selanjutnya, Solo-Ngawi sepanjang 90,43 km;…

Saham LPKR | GATEWAY PARTNERS, RAYMOND ZAGE DAN CHOW TAI FOOK INVESTASI DI LPKR

IQPlus, (07/05) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menerima komitmen dari perusahaan private equity Gateway Partners LLC untuk berpartisipasi dalam right issue. Komitmen ini menyusul perjanjian yang telah ditandatangani George Raymon Zage III dan Chow Tai Fook Nominated Limited untuk membelri rights dan setuju membeli saham LPKR melalui rights issue.

Menurut keterangan yang diperoleh Selasa disebutkan, Berbasis di SIngapura dan Dubai, Gateway Partners dikelola oleh V.Shankar mantan CEO Standard Chartered Bank untuk Eropa, Timuer Tengah, Afrika dan Amerika.

Gateway memfokuskan investasinya pada perusahaan yang melayani kebutuhan masyarakat di negara-negara berkembang Asia dan Afrika.

John Riady, CEO LPKR mengatakan investasi Gateway Partners di Lippo Karawaci merupakan butki kepercayaan mereka terhadap kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan perumahan, dan layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia.

"Kami berterima kasih atas partisipasi Gateway Partner dan …

Saham PPRE | OPTIMIS LABA TEMBUS Rp600 MILIAR, SAHAM PPRE DIREKOMENDASIKAN

IQPlus, (27/05) - Manajemen PT PP Presisi Tbk (PPRE) menargetkan laba bersih mencapai Rp600 miliar sepanjang tahun ini. Kalangan analis optimistis, target laba tersebut bisa terealisasi.

Menurut Reza Priyambada, Senior Adviser CSA Research Institute, PPRE harus bisa menjaga momentum pertumbuhan kinerja yang berhasil dicapai pada kuartal I 2019, agar terus berlanjut pada kuartal-kuartal berikutnya.

"Bisa saja, dimungkinkan tercapai target laba Rp600 miliar. Dengan asumsi pertumbuhan tinggi tersebut dapat terjaga di sejumlah kuartal lainnya yang juga didukung oleh perolehan pendapatannya," ujar Reza, di Jakarta, Selasa (7/5).

Seiring tingginya target laba Perseroan, secara otomatis kata Reza, earning per share (EPS) PPRE akan meningkat. Untuk itu, kepada para investor, Reza merekomendasikan beli saham PPRE.

"Kalau melihat target tersebut, maka PPRE dapat direkomendasikan untuk beli," terang Reza.

Untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan dan laba, sebelumnya Benny…

Saham SOCI | SOECHI LINES RAIH LABA US$6,17 JUTA HINGGA MARET 2019

IQPlus, (07/05) - PT Soechi Lines Tbk (SOCI) meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$6,17 juta hingga periode 31 Maret 2019 naik dibandingkan laba US$1,34 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan neto meningkat menjadi US$40,29 juta dari pendapatan neto US$28,59 juta tahun sebelumnya dan laba bruto naik menjadi US$14,40 juta dari laba bruto US$9,57 juta.

Sedangkan laba usaha mencapai US$11,50 juta naik dari laba usaha US$6,07 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum beban pajak penghasilan menjadi US$6,73 juta dari laba sebelum beban pajak penghasilan tahun sebelumnya yang US$1,68 juta.

Sedangkan total aset perseroan mencapai US$680,39 juta hingga periode 31 Maret 2019 naik dari total aset US$669,87 juta hingga periode 31 Desember 2018. (end)


Analisa Saham EXCL, HOKI, JSMR dan WOOD

Daily Technical 7 Mei 2019
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 7 Mei 2019.
IHSG ditutup menurun sebesar -63,10 poin (-0.99%) menuju level 6.256,35 pada perdagangan hari Senin 6 Mei 2019 kemarin. IHSG dan bursa Asia kembali mendapatkan tekanan dari AS perihal perang dagang. Dengan demikian, posisi IHSG yang secara teknikal memungkinkan untuk rebound pun gagal. Pun, IHSG masih menjadi indeks pasar Asia dengan penurunan paling tipis dari indeks pasar Asia lainnya, dan IHSG masih berhasil mempertahankan support 6.250. Arah pergerakan pasar masih melemah, namun potensi rebound masih ada.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.200 s/d 6.280.
EXCL melanjutkan penguatannya seolah melawan arah IHSG, maka saham seperti lebih memungkinkan untuk trading jangka pendek. Rekomendasi: buy 2770 s/d 2830, TP 2900 s/d 3000, stop loss <2700 .="" p="">
HOKI menguji resistance Darvas Box pada 630. Berpotensi melanjutkan p…

Analisa Saham CTRA, SMRA dan JSMR

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (Mei 7, 2019) (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,256.35 (-0.86%), consolidation. Trading  range 6,211 – 6,293. Indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized masih akan menguji support trendline. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan indikator W%R optimized juga akan menguji support trendline. Daily resistance terdekat di 6,293 dan support di 6,211. Cut loss level di 6,200.
CTRA Daily , 1,020 (-1.92%), trading buy,  trading range 1,000 – 1,060. indikator MFI optimized dan W%R optimized  akan menguji support trendline. Daily support 1,000 dan resistance di 1,060. Cut loss level di 995.
SMRA Daily, 990 (-3.41%), trading buy, 970 – 1,020. indikator MFI optimized dan RSI optimized akan menguji support trend line. Daily support  970 dan resistance di 1,020. Cut loss level di 960.
JSMR Daily, 5,625 (-3.85%), trading buy, trading range 5,525– 5,775. Indikator MFI optimized  dan indkator W%R optimized akan menguji suppor…

Analisa Saham TLKM, BMRI, UNTR, INTP, WIKA dan PTBA

PT Valbury Sekuritas Indonesia Prediksi IHSG :  Pelaku pasar global diperkirakan masih mencemaskan pernyataan Trump berkenaan dengan negoisasi perdagangan dengan Cina yang mungkin bisa menjadi bumerang bagi AS. Sentimen ini kembali akan membawa indeks bursa dunia masih dalam tekanan. Faktor dari pasar global tersebut tentunya dapat menyulitkan bagi IHSG untuk bisa bergerak ke teritorial positif pada perdagangan saham hari ini.
Perspektif tenikal  Support Level :    6222/6187/6166 Resistance Level :   6277/6298/6333 Major Trend : Up Minor Trend : Down Pattern : Down to up
TRADING IDEAS :  These recommendations based on technical and only intended for one day trading
TLKM: Trading Buy • Close 3840, TP 3880 • Boleh buy di level 3760-3840 • Resistance di 3880 & support di 3760 • Waspadai jika tembus di 3760 • Batasi resiko di 3740
BMRI: Trading Buy • Close 7525, TP 7625 • Boleh buy di level  7375-7525 • Resistance di 7625 & support di 7375 • Waspadai jika tembus di 7375 • Batasi …

Global Market | 7 Mei 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (May 7, 2019) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)
Wall St. berakhir lebih rendah karena investor menimbang ancaman tarif China Trump
Saham AS turun pada hari Senin setelah Presiden Donald Trump mengancam untuk menaikkan tarif barang-barang Cina, meskipun mereka mengupas banyak kerugian awal mereka karena saham perawatan kesehatan naik dan beberapa investor tetap yakin akan berakhirnya kesepakatan perdagangan tersebut.
Dow Jones turun 66,47 poin atau -0,25% menjadi 26.438,48, S&P 500 kehilangan 13,17 poin atau -0,45% menjadi 2.932,47. Nasdaq turun 40,71 poin atau -0,5% menjadi 8.123,29.
Trump pada hari Minggu mengatakan bahwa tarif barang-barang Cina senilai $200 miliar akan meningkat menjadi 25% dari sebelumnya sebesar 10%, membalikkan keputusan yang dibuatnya pada bulan Februari untuk tetap pada 10% setelah Amerika Serikat dan Cina membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan.
Peningkatan saham perawata…

Rekomendasi Saham TetraXChange : Sentimen Global Negatif dan PDB Indonesia Dibawah Konsensus Tekan Index Kemarin

Hallo Trader dan Investor Nusantara 
Kemarin investor asing masih terus lanjutkan aksi jualnya di bursa dengan dengan total  – 836.81 milyar. Sepanjang 3 hari perdagangan di bulan Mei ini, investor asing sudah mencatatkan outflow net senilai lebih dari – 2 trilyun. Fenomena asing melakukan aksi jual di bulan Mei sudah tercatat sejak tahun 2011 yang hanya mencatatkan net buy sekali dalam kurun 2011-2018 yaitu di bulan Mei 2014 senilaii +8.08 trilyun. 
Secara teknikal index kemarin sudah break 3 level support daily yaitu 6321-6305-6282 dan memantul dari level support 6232. Bentuk candlestick penutupan menyerupai salib dengan long wick bawah dapat menjadi signal potensi rebound. Apalagi index sudah keluar dari area lower bolinger nya selama 2 hari. Index hari ini berpotensi untuk memantul karena sudah cenderung jenuh jual dan masuk kembali ke area 6282-6305. 
Tone dan Manner perdagangan hari ini : Sentimen Global Negatif dan PDB Indonesia Dibawah Konsensus Tekan Index Kemarin Potensi Pe…

Analisa Saham ELSA : Setelah Bagi Dividen, bagaimana?

Analisa Saham ELSA : Setelah Bagi Dividen, bagaimana? Pasca membagikan deviden sebesar Rp 9,47/lembar, saham ELSA gagal melanjutkan penguatannya, dan tertahan di kisaran area resistance level 408-416. Kegagalan ELSA menembus resistance-nya, membuat saham ini mengalami throw back dan bergerak turun dalam 8 hari berturut-turut dan mendekati kisaran area support level 348-354. Jika dapat bertahan di area support tersebut, terbuka peluang bagi ELSA untuk mengalami teknikal rebound ke target terdekat di 380. Apabila nantinya rebound saham ini berlanjut, maka ELSA berpotensi menuju area resistance-nya lagi di kisaran 408-416.
Rekomendasi: Trading Buy. Batasi resiko jika masih bergerak turun dan gagal bertahan di 348.

Sumber: StepTrader

Analisa Saham MIKA: Keeping the balance

MIKA: Keeping the balance MIKA mencatatkan kenaikan volume pasien yang signifikan pasca mengakuisisi Kasih Grup di tahun 2017 dan mengkonversi beberapa rumah sakit Mitra Keluarga untuk melayani pasien JKN. Meski volume pasien meningkat, pendapatan per pasien turun seiring dengan biaya perawatan pasien JKN yang lebih murah sekitar 60%-70% dibanding pasien non-JKN. Kami menginisiasi HOLD untuk MIKA dengan target harga di Rp2.000 (implied EV/EBITDA 24,8x di 2019) atau dengan potensi downside sebesar 8,26%, yang disebabkan oleh: (1) normalisasi marjin laba kotor, akibat program JKN serta (2) melemahnya perputaran kas karena defisit dari BPJS kesehatan. Kami menggunakan metodologi valuasi free cash flow to firm (FCFF), dengan asumsi cost of equity sebesar 8,5% dengan terminal growth sebesar 5%.
Ruang pertumbuhan industri yang tinggi didukung program JKN. Dibandingkan dengan berbagai negara di dunia, belanja kesehatan Indonesia relatif lebih rendah dengan rasio terhadap PDB hanya sebesar 3…

Analisa Saham WTON : Buy ON Weakness

WTON Daily , Buy on Weakness,  Tekanan jual pada saham ini diperkirakan mulai terbatas, sebagaimana terlihat dari hasil optimasi indikator yang secara umum sudah berada di oversold area, meskipun belum konfirm utk bottom reversal.  Dari peak and trough analysis terlihat support berikutnya sekitar 520 -530 dan resistance terdekat di 570-580. Dari sisi demand terlihat volume transaksi terbanyak antara level 520 -560 dengan transaksi terbanyak sekitar level 540. Sementara dari sisi suppy terlihat volume transaksi terbanyak antara level 600-650 dengan transaksi terbanyak sekitar level 570-580.

by Tasrul Tanar

Update Harga Penting Saham | 7 Mei 2019

Dow makes stunning comeback, recovering nearly all of 471-point plunge on hope trade deal not dead

Stocks drop after President Trump threatens more China tariffs — Four experts on what to whatch

Stocks recovered the bulk of their earlier losses on Monday as investors bet China and the U.S. will still strike a trade deal despite President Donald Trump’s threat to hike tariffs on Chinese imports over the weekend.

Dow.....26439     -66.5        -0.25%
Nasdaq..8123    -40.7        -0.50%
S&P 500.2933    -13.2        -0.45%

FTSE.......7381     closed    +0%
Dax........12287    -125.9     -1.08%
CAC........5484     -65.3        -1.18%

Nikkei....22259     closed    +0%
HSI.........29210     -871.7    -2.90%
Shanghai.2907   -171.9     -5.58%
ST Times.3291     -101.7     -3.00%

Indo10Yr..8.0797   +0.0819   +1.02%
INDOBex249.5449 -0.8804    -0.35%
US10Yr....2.5000     -0.0310    -1.22%
VIX...........15.44      +2.57        +19.97%

USDIndx .....97.5150   -0.0050    -0.01%
Como Indx..180.68 …

Analisa Saham BBRI, BMRI dan WTON

BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.450 kemudian 4.520 dengan support di level 4.310, cut loss jika break 4.260.

BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.575 dengan resist di level 7.700 dan 7.750.

WTON (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 560 dengan resist di level 590 kemudian 605.

Full report bisa diakses di : Ipot