google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 11, 2018

Saham IKAI | PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. Operasikan Kembali Pabrik Keramik

PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. menyebut akan kembali mengoperasikan pabrik keramik perseroan yang dilaksanakan oleh entitas anak yaitu PT Internusa Keramik Alamasri, pada Januari—Februari 2019 mendatang. Direktur Utama Intikeramik Alamasri Industri Teuku Yohas Raffli menyampaikan bahwa perseroan sempat melakukan penutupan pabrik karena sulit bersaing dengan produk keramik impor asal China. Kendati demikian, pasar keramik saat ini mulai membaik. “Saat ini kami diuntungkan dengan adanya import barrier yaitu pajak pemasukan yang menjadi 7,5%, dengan safeguard-nya sebesar 23% sehingga ada peluang untuk prouk di Indonesia ini memiliki competitive advantage karena China melakukan dumping,” ungkap Yohas di Jakarta, Rabu (10/10). Yohas menjelaskan kebijakan pemerintah yang mulai akomodatif diyakini akan membuat kinerja lini keramik perusahaan lebih baik. Meski tetap menjalankan bisnis trading keramik dengan mengimpor dari China, kebijakan tersebut dihrapkan dapat kembali memper

Saham MYTX | PT Asia Pacific Investama Tbk Akan Terbitkan HMETD

PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) akan melakukan Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue) dengan menerbitkan HMETD sebanyak-banyaknya 7 miliar saham dengan harga nominal Rp100. Menurut informasi perbaikan prospektus Kamis, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD maka akan mengalami dilusi kepemilikan maksimal 82,68%. Perseroan berencana menggunakan dana hasil PUT III ini untuk pelunasan pinjaman yang dimiliki perseroan dan afiliasinya serta penambahan kepemilikan saham entitas anak serta modal kerja. Perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa pada 1 November 2018 mendatang guna meminta persetujuan pemegang saham. (end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/mytx-asia-pacific-investama-akan-tambah-modal-dengan-hmetd,83080426.html

Saham ANTM | PT Aneka Tambang Tbk Umumkan MoU dengan Politeknik Negeri Malang

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan pelaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman masing-masing dengan Politeknik Negeri Malang perihal Pengembangan Program Studi Diploma III dan dengan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh perihal Pengembangan Akademik pada tanggal 3 Oktober 2018 di acara Indonesia Business & Development Expo 2018 Surabaya. Direktur Human Capital & CSR Perseroan, Johan N.B Nababan mengatakan dalam keterangan yang diperoleh Kamis, sebagai perusahaan yang memiliki tata kelola pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang baik, ANTAM senantiasa berupaya mengembangkan potensi Universitas sebagai wujud pelaksanaan tanggung jawab sosial Perusahaan. ANTAM berharap kerjasama ini mampu memberikan dukungan yang positif dalam pengembangan kualitas pendidikan khususnya di Politeknik Negeri Malang dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Kerjasama antara ANTAM dengan Politeknik Negeri Malang berlaku selama 5 tahun dan memiliki ruang lingkup Pengembangan Pro

Saham GMFI | Komisaris PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) Mundur

Komisaris Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) yakni Helmi Imam Satriyono telah mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Kamis disebutkan bahwa permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan diselenggarakan sesuai ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan. Helmi Imam Satriyono diangkat sebagai Presiden Komisaris GMF sejak Mei 2017 lalu dimana dirinya juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Tbk. end) http://www.iqplus.info/news/stock_news/gmfi-komisaris-utama-gmfi-mengundurkan-diri,83074208.html

Saham BMRI dan JSMR | Grup Bank Mandiri berkerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan KIK-DINFRA

Grup Bank Mandiri berkerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA) untuk mendukung pembangunan infrastruktur melalui pembiayaan inovatif di pasar modal. "Inisiatif ini juga akan membantu pendalaman pasar keuangan domestik melalui penambahan produk investasi berbasis proyek infrastruktur," kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 melalui siaran pers yang diterima di Bali, Rabu. KIK-DINFRA akan memperoleh pernyataan efektif dari OJK dan akan segera diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun. Alternatif pembiayaan infrastruktur melalui pasar modal ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang efektif dengan biaya yang terukur. Produk investasi itu rencananya akan menyasar investor lokal dan global. Sebelumnya, Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas telah membantu Jas

Analisa Saham WOOD | 11 Oktober 2018

Samuel Sekuritas on Integra Indocabinet (WOOD) 10/08/2018 A Fairly Valued Stock - Memanasnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan China membawa keuntungan tersendiri, di mana hal tersebut memacu China untuk, mencari alternatif negara lain untuk menjalin kerjasama manufaktur agar terhindar dari tarif impor yang diberlakukan AS, salah satunya termasuk Indonesia, di samping mendapatkan sumber bahan baku yang lebih murah di mana Indonesia memiliki ketersediaan sumber kayu yang melimpah. Saat ini, manajemen sedang menjajaki kerjasama berbentuk JV dengan salah satu perusahaan di China untuk memproduksi barang – barang furniture. - 70% penjualan WOOD berasal dari pasar ekspor, di mana penjualan ke AS masih mendominasi yakni sebesar 42%. Sehingga dengan keadaan melemahnya nilai tukar Rupiah, kami melihat menjadi katalis positif bagi kinerja perusahaan. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pertumbuhan penjualan mencapai 31.1%YoY, maka target tersebut cenderung ko

Analisa Saham ACES | 11 Oktober 2018

Ciptadana Sekuritas on Ace Hardware (ACES) 10/09/2018 Strong 9M18 sales results to meet expectations - Ace Hardware (ACES) mencatat penjualan sebesar Rp 583 miliar pada September 2018 (+ 19,4% YoY / + 4,4% MoM). Secara total, ACES membukukan Rp 5,1 tn dari penjualan bruto hingga 9M18 (+ 23,1% YoY), mewakili 68% dari perkiraan akhir tahun kami, di belakang 13,3% SSSG (vs 11,1% di 9M17). Berdasarkan angka SSSG, perusahaan berhasil mempertahankan kinerja yang baik dengan mencapai SSSG dua digit yang solid dan stabil sejak awal tahun. Hingga 9M18, wilayah luar Jawa masih menjadi penyumbang angka SSSG tertinggi sejak Januari 2018 dengan 16,7%, disusul oleh Jawa dan Jakarta masing-masing 13,1% dan 10%. Pada bulan September 2018 saja, SSSG berdiri di 11,3%, karena wilayah luar Jawa mendominasi SSSG dengan 13,9%, diikuti oleh Jawa dan Jakarta pada 11,6% dan 8,4% secara bersamaan. - ACES membuka 3 toko baru selama bulan September 2018, dua toko adalah Ace Xpress (ukuran lebih kecil) yan

Analisa Saham UNTR, HOKI dan ERAA | 11 Oktober 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Okt 11, 2018 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,820.67 (+0.412% ) test support at 5,820, trading range hari ini 5,788 – 5,845. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik namun sementara akan tertahan di resistance line. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan RSI  optimized  masih cenderung turun menguji support trend line. Daily resistance terdekat di 5,845 dan support di 5,788.Cut loss level di 5,742. UNTR Weekly, 32,300 (-0.92%), trading buy, trading range 31,100 – 33,325. indikator MFI  optimized dan indikator RSI  akan menguji support trendline. Weekly support di 31,100 dan resistance di 33,325. Cut loss level di 31,400. HOKI Weekly, 845 (+0.60%), buy on weakness,  800 – 890. Indikator MFI optimized dan indikator  Stochastic %D optimized akan menguji support trendline. Daily dan Weekly resistance di 865  dan 890. Sementara itu daily dan weekly support di 825 dan 800.

Watchlist Saham PacificTrader | 11 Oktober 2018

Selamat pagi Rekomendasi 11/10/2018 Highlight hari ini yang bisa di perhatikan - IHSG closing di level 5820 potensi ke target terdekat di level 5850, volume mulai banyak diatas rata2 harian, masih bisa perhatikan saham blue chip saat IHSG rebound, banking contohnya Watchlist for today: AKRA MEDC INCO INKP KREN BBRI silahkan share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis.

Analisa Saham HMSP dan BBCA | 11 Oktober 2018

HP Key Calls HMSP HMSP berada pada area Resistance dari titik previous High 3910. Kemungkinan hari ini dapat berpindah peran menjadi pemberat market manakala HMSP harus konsolidasi dulu menuju Support terdekat yaitu lapisan Moving Average di kisaran 3800-3780. Kami menyarankan untuk tetapkan Trailing Stop, atau bahkan Sell on Strength terlebih jika harga mendekati upper channel (pink) di area 3970 . Rekomendasi Sell on Strength Exit Level:  3900-3970 Target: 3800-3780 Stoploss : 4000 BBCA BBCA menunjukkan continuation pattern dari trend turun yang tengah berlangsung, di mana BBCA masih menyimpan ancaman turun ke area 22000 dari pola Descending Triangle yang telah runtuh. Namun sebelum itu BBCA akan menguji lapisan-lapisan Support berikut dahulu:  titik previous Low 22975, disusul next previous Low di 22650. Rekomendasi Sell Exit Level: 23375-23700 Target: 22975/22650/22000 Stoploss:  24100 LQ45 LQ45 hampir sampai pada area Resistance 921. Namun demikian situasi

Trading Plan Saham ADRO, BMRI dan ACES | 11 Oktober 2018

IHSG (5.790-5.850) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.790 kemudian 5.760 dengan resist di level 5.850 dan 5.880. ADRO (BUY) : Target kenaikan harga pada level 1.820 kemudian 1.860 dengan support di level 1.740, cut loss jika break 1.700. BMRI (BUY) : Target kenaikan harga pada level 6.575 kemudian 6.650 dengan support di level 6.400, cut loss jika break 6.300. ACES (BUY) : Target kenaikan harga pada level 1.420 kemudian 1.440 dengan support di 1.380, cut loss jika break 1.360. Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5hoe

Watchlist Saham TetraXChange | 11 Oktober 2018

IDX DIRECTION 11 Oktober 2018 Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Ada Kecenderungan Over Psikologis Menyikapi Penurunan Bursa Global Potensi Pergerakan Index : 5730-5835 Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini : Swing Trade :  BRPT GJTL INCO INDY INTP JSMR KAEF KREN LCGP PGAS PTPP TRAM VIVA WSBP  (cross over MA20 kemarin) Fast Trade : SMCB GMFI FPNI GJTL DOID PTPP BGTG MAIN POLY KAEF WSBP INDY (hanya berlaku hari ini) Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20 Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle Untuk detail chart & action plan dapat dilihat di  aplikasi TETRA X CHANGE pada bagian DETAIL SAHAM atau ASK ARVITA http://temantrader.com/2018/10/11-okt-2018/ Terima kasih TETRA X CHANGE

Update Harga Penting Saham | 11 Oktober 2018

Dow plunges more than 800 points in worst drop since February, Amazon and tech shares lead the rout The tech sector had its worst day in seven years, leading the Dow to its worst day in eight months. *Dow.......25599   -831.8    -3.2%!!* *Nasdaq...7422   -315.97  -4.08%!!* *S&P 500..2786   -94.7      -3.29%!!* FTSE........7146   -91.9        -1.27% Dax........11713   -264.7      -2.21% CAC.........5206   -112.3      -2.11% Nikkei.....23506   +36.7      +0.16% HSI.........26193   +20.2      +0.08% Shanghai..2726   +4.8        +0.18% ST Times..3132   -35.1       -1.11% Indo10Yr..8.6384     +0.0385    +0.45% INDOBex230.9331  +0.0644    +0.03% US10Yr......3.225      +0.017      +0.53% *VIX...........22.96      +7.01        +43.95%!!* USDIndx .....95.5080   -0.187    -0.20% Como Indx..198.12     -2.26       -1.13% (Core Commodity CRB) *DJUSCL.......59.19     -2.61       -4.22%* (Dow Jones US Coal Index) IndoCDS...146.82     +0.18        +0.12%    (5-yr IN

Prospek Menarik Saham DUCK dan GOOD

PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) telah berhasil melantai di bursa pada Rabu (10/10). DUCK menawarkan 513,33 juta saham dengan harga IPO Rp 505 per saham melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Nilai tersebut, setara dengan 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Jaya Bersama Indo setelah IPO. Penawaran saham perdana ini laris manis dengan oversubscribed pooling yang mencapai lebih dari 80 kali. OJK tetapkan saham Jaya Bersama (DUCK) dan Garudafood (GOOD) sebagai efek syariah Lewat IPO, Jaya Bersama Indo meraup dana Rp 259 miliar. DUCK akan mengalokasikan sebesar 80% dana hasil IPO untuk ekspansi bisnis, membuka gerai baru dan merenovasi gerai yang ada. Sedangkan sisanya sebesar 20% untuk modal kerja. Analis Phitraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, saham DUCK yang laris manis di awal pencatatan di BEI belum bisa diindikasikan akan dimasukan dalam daftar UMA. "Itu adalah sesuatu yang wajar bila saham menguat signifikan

Analisa Saham PTRO | 11 Oktober 2018

PTRO berhasil rebound setelah menguji support uptrend line di 1870. Indikator teknikal bergerak mixed, dimana Stochastic telah golden cross di area over sold, sedangkan MACD masih bergerak turun tapi masih di area positif (diatas centreline). Diharapkan penurunan MACD tertahan dan mampu berbalik arah sehingga kembali terjadi golden cross. Selama PTRO bertahan diatas support uptrend line, maka saham ini berpeluang menguat kembali menuju target di level 2160, dengan target selanjutnya berada di 2350. Rekomendasi: Buy. Stoploss jika turun dan gagal bertahan di 1870. http://step-trader.com/2018/10/10/another-step-forward-for-ptro/

Analisa Saham JPFA | 11 Oktober 2018

JPFA Daily   :   Buy on Weakness, beli jika harga mendekati support Berdasarkan  Peak & Trough Analysis , Demand side : 1. Support : 1,915, 1,905 2.Net Avg Buy : 2,088.71 3 Net Avg Buy (broker dominant) : 2,119.6 4.Volume transaksi terbanyak sisi demand(VAP Demand) :  2,210 -2,215 Supply  side : 5. Resistance:  2,000 6. Net Avg Sell : 2,064 7 Net Avg Sell (broker dominant) : 2,218.71 8.Volume transaksi terbanyak sisi supply (VAP Supply)  : 2,200 -2,220 Harga saat ini secara umum berada diatas support point  1 dan di bawah point 2-8 Hal ini berari harga lagi konsolidasi dengan kecenderungan koreksi makin terbatas. Saat ini dari transaction summary relative dan dari trade book menunggu transaksi banyak terjadi daiatas rata-rata (saat ini masih di bawah) . Sementara itu sisi lain volume rata-rata sisi demand  < sisi supply sehingga diperkirakan tekanan jual masih terlihat namun mulai terbatas. Satu hal yang menarik disini adalah VAP (green line) relative jauh ber

Saham Online di Facebook