Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 19, 2020

Saham SRIL | FITCH MENEGASKAN PERINGKAT SRITEX DI BB-

IQPlus, (19/02) - Fitch Ratings telah menegaskan Peringkat Issuer Default Rating Jangka Panjang (IDR) produsen tekstil dan garmen terintegrasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di 'BB-'. Fitch Ratings Indonesia juga telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang di 'A+(idn)'. Outlook adalah Stabil. Daftar lengkap tindakan pemeringkatan dapat ditemukan di akhir komentar ini.
Penegasan ini mencerminkan kinerja Sritex yang kuat, didorong oleh peningkatan skala operasionalnya r dan suksesnya integrasi operasional dan eksekusi untuk efisiensi biaya dalam dua perusahaan pemintal benang yang diakuisisi perusahaan di 2018, sehingga dapat meningkatkan margin laba. Hal-hal tersebut ditambah dengan pertumbuhan penjualan Sritex yang lebih tinggi dari ekspektasi mendorong pencapaian EBITDA hingga USD2019 juta dengan perhitungan 12-bulan terakhir pada akhir September 2019, 10% lebih tinggi dari proyeksi Fitch di 2019.
Profitabilitas yang lebih kuat juga membantu Sritex untuk mel…

Saham BNGA | BANK CIMB NIAGA RAIH LABA Rp3,64 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2019

IQPlus, (19/02) - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) meraih laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp3,64 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari laba Rp3,48 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan bunga bersih diraih Rp12,57 triliun naik dari Rp12,01 triliun dan beban operasional selain bunga bersih naik menjadi Rp7,63 triliun dari Rp7,22 triliun.

Laba operasional diraih sebesar Rp4,93 triliun naik dari laba operasional Rp4,79 triliun tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak diraih Rp4,95 triliun naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp4,85 triliun.

Total aset bank ini mencapai Rp274,47 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp266,78 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham BNII | LABA BANK MAYBANK INDONESIA TURUN JADI Rp1,84 TRILIUN

IQPlus, (19/02) - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) alami penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 16% hingga periode 31 Desember 2019 menjadi Rp1,84 triliun dari laba Rp2,19 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan bunga dan syariah neto naik menjadi Rp8,17 triliun dari Rp8,10 triliun tahun sebelumnya dan beban opeasional lainnya neto naik menjadi Rp5,59 triliun dari Rp5,07 triliun.

Laba operasional neto turun menjadi Rp2,58 triliun dari laba operasional neto tahun sebelumnya Rp3,03 triliun sedangkan laba sebelum beban pajak turun menjadi Rp2,60 triliun dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp3,03 triliun.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp169,08 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset Rp177,53 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham KINO | MANAJEMEN KINO BELUM BISA ESTIMASI KERUGIAN AKIBAT KEBAKARAN DI SUKABUMI

IQPlus, (19/02) - Manajemen PT Kino Indonesia Tbk (KINO) menyampaikan telah terjadinya kebakaran di salah satu bagian dari pabrik yang berlokasi di Sukabumi pada 14 Februari 2020.

Menurut keterangan Selasa sore, api pertama kali berkobar pada ja 14.30 WIB dimana karyawan langsung berupaya memadamkan api dengan bantuan dari dinas pemadam kebakaran setempat.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari percikan api. Besar kerugian yang dialami perseroan belum dapat diestimasi. Namun manajemen dan timi telah dan akan terus melakukan upaya maksimal untuk meminimalisir dampak dari terjadinya kebakaran.

Manajemen langsung mendatangi lokasi dan melakukan pertemuan untuk memulihkan kerusakan yang terjadi supaya pabrik dan seluruh karyawan dapat beroperasi kembali dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan semua karyawan berada dalam keadaan baik. Kejadian ini juga tidak berdampak signifikan terhadap operasional dan keuangan jangka panjang KINO karena semua aset p…

Saham AALI | ASTRA AGRO OPTIMALKAN KEUNGGULAN TEKNOLOGI DIGITAL

IQPlus, (19/02) - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terus melakukan inovasi operasional, salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan dan keunggulan teknologi 4.0.

"Saat ini AALI telah mengembangkan beberapa aplikasi berbasis digital untuk mempermudah dan meningkatkan kinerja perusahaan," kata Presiden Direktur AALi Santosa di Bogor, Selasa malam.

Dia menambahkan selain untuk memperkuat fungsi kontrol, digitalisasi dalam.operasional juga ditujukan agar analisa lebih cepat tepat dan akurat.

Aplikasi yang diberi nama MELLI (mil excellent indicator) misalnya sangat berguna memasok data yang cepat dan akurat mengenai indikator-indikator yang ada di pabrik kelapa sawit.

"Pasokan data tersebut sangat diperlukan mengingat kecepatan dan keakuratan data amat penting bagi manajemen untuk melakukan analisa pengambilan keputusan di pabrik," ujarnya.

Demikian pula dengan aplikasi AMANDA (aplikasi mandor astra agro). Aplikasi digital ini dirancang untuk menjawab tantangan pelaksan…

Saham FREN | SMARTFREN JADWAL ULANG UJI COBA 5G

IQPlus, (19/02) - Operator seluler Smartfren memundurkan uji coba jaringan 5G untuk konsumen yang semula dijadwal pada awal tahun ini karena mereka menggunakan perangkat dari perusahaan China ZTE, serta bertepatan dengan wabah virus corona (COVID-19).

"Senin kami sudah mau uji coba 5G, cuma karena peralatan kami dari ZTE. Karena ada virus corona, kami terpaksa jadwal ulang, supaya lebih aman," ujar Chief Brand Officer Smartfren, Roberto Saputra, usai konferensi pers "WOW Concert 2020" di Jakarta, Selasa.

Roberto mengatakan uji coba 5G berikutnya akan lebih menyasar konsumen, setelah dilakukan di industri.

Dari segi teknologi, menurut Roberto, Smartfren telah siap untuk menghadirkan 5G, ketika pemerintah nanti menggelar jaringan internet generasi kelima.

Telah menghadirkan 4G di seluruh jaringannya, Roberto melanjutkan, saat ini Smartfren terus meningkatkan kualitas jaringan, terutama di daerah-daerah tertinggal.

"Karena penambahannya cukup banyak, makanya kit…

Saham PTPP | DEWAN KOMISARIS PT PP TINJAU DUA PROYEK DI BANTEN DAN JAKARTA

IQPlus, (19/02) -  Dewan Komisaris PT PP (Persero) meninjau dua proyek yang dikerjakan perusahaan yaitu Proyek Revitalisasi Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dan Proyek Menara BRI Jakarta untuk melihat langsung kemajuan pembangunan.

Siaran pers PT PP (Persero) yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan, Dewan Komisaris yang melakukan peninjauan adalah Komisaris Utama Andi Gani Nena Wea bersama dengan empat anggota komisaris lainnya, yaitu Sumardi, Arie Setiadi Moerwanto, Nur Rochmad dan Ernadhi. Mereka didampingi oleh Kepala Divisi Gedung 2 Yuyus Juarsa dan GM Operasi Perseroan Yudi Setiawan.

Dewan Komisaris Perseroan melakukan kunjungan kerja pertamanya ke Proyek Revitalisasi Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta yang berlokasi di Tangerang, Banten. Proyek yang telah dikerjakan oleh Perseroan sejak bulan Februari 2019 tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2020.

Proyek yang dimiliki oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ini memiliki nilai kontrak sekita…

Saham BBRI | BRI SISIHKAN 60% DARI LABA BERSIH 2019 UNTUK DIVIDEN

IQPlus, (19/02) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui pembagian dividen sebesar 60% dari laba bersih tahun 2019.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan, pemegang saham telah menyepakati pembagian dividen tahun lalu senilai Rp20,6 triliun atau sebanyak 60% dari laba bersih tahun 2019 yang mencapai Rp34,41 triliun

"Dividen yang dibagikan BRI tahun ini sebesar Rp20,6 Triliun atau setara Rp168,1 per saham," kata dia, Selasa.

Adapun jumlah dividen tersebut naik 27,2% dibandingkan dengan dividen yang dibagikan BRI pada tahun lalu sebesar Rp16,2 Triliun atau sekitar Rp132,2 per lembar saham. Sedangkan Earning Per Share (EPS) perseroan di tahun 2019 sebesar Rp279, naik 6,1% dibandingkan EPS tahun 2018 sebesar Rp263.

Selain pembagian dividen, dalam RUPS juga memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi anggota Dewan Komisaris berupa besarnya tantiem untuk Tah…

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | ASRI, GGRM, LPCK, SIDO

Daily Technical 19 Februari 2020
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 19 Februari 2020.
IHSG ditutup menguat sebesar 19,43 poin (+0.33%) menuju level 5.886,96 pada perdagangan hari Selasa 18 Februari 2020 kemarin. Melanjutkan penguatan, IHSG ditopang oleh sektor PROPERTY dengan penjualan asing pada sektor perbankan, hal ini diduga sebagai bentuk antisipasi BI rate hari Kamis mendatang dan profit taking pada sektor perbankan. IHSG sendiri mulai tertahan pada resistance 5.900, dan masih menguji level resistance 5.940 sampai dengan akhir bulan ini. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.850 s/d 5.940.
[ASRI] Testing Resistance: Menguji resistance pada 180 untuk mengakhiri downtrend-nya. Rekomendasi: Buy on breakout 180, TP 190, stop loss <168 .="" p=""> Support: 168. Resistance: 180.
[GGRM] Technical Rebound: Memantul dari support MA60 yang menandakan penguatan lanjutan. Rekomendasi: Buy …

Rekomendasi Saham IPOT | ITMG, SMGR, WIKA

IHSG (5.850-5.920) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.920 kemudian 5.950 dengan support di level 5.850 dan 5.820. ITMG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 11.375 kemudian 11.775 dengan support di level 10.450, cut loss jika break 10.025. SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 12.000 kemudian 12.250 dengan support di level 11.550, cut loss jika break 11.350. WIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.100 kemudian 2.150 dengan support di level 2.000, cut loss jika break 1.945. XDIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 475 kemudian 477 dengan support di level 471, cut loss jika break 469. XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 461 kemudian 464 dengan support di level 454, cut loss jika break 451. XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 635 kemudian 640 dengan support di level 624, cut loss jika break 617. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9lvy

Analisa Saham CTRA | 19 Februari 2020

Saham CTRA pada tanggal 18 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 980, naik 5,37%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 233% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.
Rekomendasi : Beli Berpeluang ke 1075 Jika turun di bawah 975 maka berpeluang ke 910
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Analisa Saham MTDL | 19 Februari 2020

Saham MTDL pada tanggal 18 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 1740, naik 3,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 184% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas dan baru saja mengalami golden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Jika naik di atas 1750 maka berpeluang ke 1815 Jika turun di bawah 1675 maka berpeluang ke 1530 
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | ISAT, ITMG, BRPT, SMRA

MNC Daily Scope Wave 19 Februari 2020
IHSG kemarin (18/2), ditutup menguat ke level 5,886, meskipun diikuti oleh volume beli yang cukup tinggi, pergerakan IHSG tertahan oleh MA5. Kami pun memperkirakan pergerakan IHSG masih menjadi bagian dari wave [v] dari wave C, dimana IHSG rentan terkoreksi ke area 5,720-5,800. Skenario ini berlaku apabila IHSG masih belum mampu menguat menembus level 5,930 dan 6,014. Support: 5,830, 5,750 Resistance: 5,930, 6,020
ISAT - Buy on Weakness (2,710) Kami memperkirakan pergerakan ISAT saat ini sudah menyelesaikan fase koreksinya, sehingga ISAT berpeluang untuk berbalik menguat. Posisi ISAT saat ini sedang berada pada awal dari wave (C), dimana ISAT berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 2,090-2,140 Target Price: 2,430, 2,720 Stoploss: below 1,955
ITMG - Buy on Weakness (10,950) Pada perdagangan kemarin (18/2), ITMG menguat 4,3% dan disertai volume beli yang cukup agresif. Kami perkirakan ITMG sedang berada pada awal dari wave 1 dar…