Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 25, 2019

Saham PNBS | PANIN DUBAI SYARIAH ALAMI PENURUNAN LABA JADI Rp8,27 MILIAR

PT Panin Bank Dubai Syariah Tbk (PNBS) alami penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 30 September 2019 menjadi Rp8,27 miliar dari laba Rp11,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan setelah distribusi bagi hasil turun menjadi Rp105,47 miliar dari pendapatan Rp159,59 miliar tahun sebelumnya dan laba operasional turun menjadi Rp7,96 miliar dari laba operasional Rp15,82 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat Rp11,03 miliar turun dari laba Rp15,69 miliar tahun sebelumnya. Total aset hingga periode 30 September 2019 mencapai Rp9,52 triliun naik dari total aset Rp8,77 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/pnbs-panin-dubai-syariah-alami-penurunan-laba-jadi-rp8-27-miliar,97075851.html

Saham INCO | Laba Bersih Vale Indonesia Anjlok

Kinerja keuangan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun imbas dari penurunan kinerja operasional.

Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, produksi nikel dalam matte INCO tercatat 50.531 metrik ton, turun 6,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 54.227 metrik ton.

Volume penjualan tercatat mencapai 50.831 metrik ton. Angka ini turun sekitar 6,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 54.569 metrik ton.

Selain itu, rata-rata harga jual atau average selling price (ASP) juga mengalami penurunan. Berdasarkan laporan INCO, Kamis (24/10), ASP turun sebesar 6,4% menjadi US$ 9.963 per ton.

Imbasnya, pendapatan INCO selama periode tersebut mengalami penurunan sebesar 12,6% menjadi US$ 506,46 juta. Di tengah penurunan ini, INCO mencatat kenaikan beban pokok sekitar 0,4% menjadi US$ 485,44 juta.

Meski beban hanya naik tipis, namun kenaikan tersebut sudah cukup membuat laba kotor INCO menyusut 78% menjadi US$ 21,02 juta dari sebelumnya US$ 96,54 juta.

Beban usaha dan beban lain-l…

Saham AGRO | LABA BANK BRI AGRO TURUN JADI Rp15,29 MILIAR HINGGA SEPTEMBER

PT Bank BRI Agro Tbk (AGRO) alami penurunan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp15,29 miliar hingga periode 30 September 2019 turun tajam dari laba bersih Rp166,57 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan bunga bersih naik menjadi Rp510,93 miliar dari pendapatan bunga bersih Rp496,73 miliar dan beban operasional selain bunga bersih naik tajam menjadi Rp492,22 miliar dari Rp282,98 miliar.

Laba operasional turun menjadi Rp18,71 miliar dari laba operasional Rp213,75 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp24,27 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp225,07 miliar.

Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp24,92 triliun hingga periode 30 September 2019 naik dari total aset Rp23,31 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/agro-laba-bank-bri-agro-turun-jadi-rp15-29-miliar-hingga-september,9707…

Saham BNGA | Bunga Acuan Terus Turun, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham Bank CIMB Niaga

Tren penurunan suku bunga acuan diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Terlebih secara valuasi, harga saham Bank CIMB Niaga (BNGA) masih murah.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan, walau mendapat suntikan tenaga dari pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia 7-day repo rate (BI 7-DRR), harus diakui, return on equity (ROE) perbankan yang memiliki kode emiten BNGA ini tergolong rendah dibandingkan dengan Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 4 lainnya.

Menurut Suria, return BNGA terhadap equity masih kurang maksimal. Padahal, Bank CIMB Niaga cenderung memiliki modal besar. "Tapi valuasi harga saham BNGA masih murah," kata dia, kemarin.

Dengan BI 7-DRR yang kini berada di level 5%, ada peluang perbankan di tanah air, termasuk Bank CIMB Niaga , menekan cost of fund. Jika biaya berhasil diturunkan, harapannya suku bunga kredit juga berpeluang untuk kembali turun, sehingga bisa memperbaiki permintaan kredit.

Namun,…

Saham LCGP | RUGI EUREKA PRIMA JAKARTA NAIK JADI Rp3,41 MILIAR HINGGA SEPTEMBER

PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) mencatat rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp3,41 miliar hingga periode 30 September 2019 naik dari rugi bersih Rp2,47 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, penjualan bersih turun menjadi Rp1,76 miliar dari Rp8,51 miliar dan beban pokok turun menjadi Rp495,25 juta dari Rp2,78 miliar dan laba kotor turun menjadi Rp1,27 miliar dari laba kotor Rp5,73 miliar.

Rugi sebelum beban pajak penghasilan tercatat dideritang Rp3,79 miliar naik dari rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp1,85 miliar tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai Rp1,642 triliun hingga periode 30 September 2019 relatif sama dengan jumlah aset Rp1,648 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/lcgp-rugi-eureka-prima-jakarta-naik-jadi-rp3-41-miliar-hingga-september,97084114.html

Analisis Saham EXCL | Melemah dalam Uptrend

Analisis Saham EXCL
Analisis Teknikal Saham EXCL pada tanggal 25 Oktober 2019 ditutup melemah pada harga 2450, turun -0,84%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 67% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat ada pelemahan. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke bawah.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan melemah.
Informasi Terbaru Perusahaan Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) memiliki kewajiban untuk membayar utang yang akan jatuh tempo pada 26 Oktober mendatang, dana bersumber dari kas internal. EXCL sudah menyiapkan dana sebesar Rp 702,72 miliar guna membayar utang serta bunga utang yang akan jatuh tempo 26 Oktober 2019. (qq) Sumber Informasi: https://investasi.kontan.co.id/news/bayar-utang-jatuh-tempo-xl-axiata-excl-akan-gunakan-kas-internal
Rekomendasi SELL if Breakdown 3440, atau Hindari jika belum punya. Support : 3440 - 3350 R…

Analisa Saham MAPI | Di Ujung Penentuan

Analisis Saham MAPI
Analisis Teknikal Saham MAPI pada tanggal 25 Oktober 2019 ditutup menguat pada harga 1135, naik 1,33%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 110 % dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat masih baik dan saat ini membentuk pola bendera yang menandakan ada peluang akumulasi di sana. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke atas.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi BUY if Breakout 1150 Support : 1120 - 1110 Resisten : 1150
by Abduh - www.sahamonline.id Disclaimer ON

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | ASRI, BBNI, BBRI, ICBP

Daily Technical 25 Oktober 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 25 Oktober 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar 81,84 poin (+1.30%) menuju 6.339,64 pada perdagangan hari Kamis 24 Oktober 2019 kemarin. End of downtrend terkonfirmasi. Namun pada perdagangan kemarin IHSG mengalami gap up pembelian asing yang tinggi setelah sekian lama net sell. Umumnya diperlukan konfirmasi level 6.300 sebagai support baru sebelum IHSG melanjutkan penguatan, karena itu hari ini peluang aksi profit taking diperkirakan cukup besar untuk terjadi.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.300 s/d 6.350.

ASRI
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dan MA20, mengindikasikan penguatan.
Rekomendasi: Buy 284 s/d 290, TP 300 s/d 312, stop loss <280 .="" p="">
BBNI
Failed To Breakout: Gagal menembus resistance downtrend line sehingga arah tren kembali menurun.
Rekomendasi: Sell on strength.

BBRI
Makin New Support: Menguji ar…

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | APLN, ANTM, BBRI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Okt  25, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,339 (+1.31%), limited upside, trading range 6,286– 6,362. indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik namun mulai tertahan. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,289 dan resistance di 6,360. Cut loss level di 6,185.

APLN Weekly  234 (+4.43%) trading buy, trading range 220 – 244. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized terlihat masih cenderung naik. Weekly support  di 6,750 sementara itu weekly  resistance  di 7,175. Cut loss level  di 6,325.

ANTM Weekly  975 (+4.28%), trading buy indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan RSI optimized  mulai bergerak naik. Weekly support  di 915 sementara itu weekly resistance  di 1,000. Cut loss level  di  875.

BBRI Weekly, 4,300 (+3.12%), …

Analisa Saham ANTM dan PWON

ANTM
Berdasarkan price action average broker pattern. ANTM potensi double bottom, dengan didukung volume small distribution dan avg volume demand lebih dominant dibanding avg volume supply, sehingga potensi terjadi pembalikan harga downtrend. Harga relatif diskon, karena Harga sekarang masih dibawah
Avg price demand 995 & Avg price supply 1030.
Target 1135.
Stop loss -8%

PWON
Berdasarkan price action average broker pattern. PWON sudah BO dari pattern falling wedge. Harga sekarang cenderung akumulasi di antara avg price demand 620 dan avg price supply 640. Akumulasi ini dikategorikan positif karena volume cenderung meningkat dan avg volume demand lebih dominant dibanding avg volume supply walaupun belum signifikan.
Target 705.
Stop loss -8%

Stock Market Info

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | ACES, AKRA, HMSP, PGAS, RALS, TOWR

IHSG Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini bakal melanjutkan tren bullish, setelah kemarin kembali mempertahankan posisi di zona hijau dengan penguatan sebesar 1,31 persen ke level 6.339. Indikator MACD berhasil memasuki area positif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI tetap menunjukkan sinyal positif. Terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju level resistance terdekat. Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.304 dan 6.276, sedangkan resistance pertama dan kedua berada di posisi 6.369 dan 6.398. Rekomendasi Saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Daily (Rp1.795) (RoE: 21,23%; PER: 31,99x; EPS: 55,48; PBV: 6,81x; Beta: 1,52). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran R…