Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 25, 2020

Saham URBN | URBAN JAKARTA BELI 51,01% SAHAM JAKARTA RIVER CITY

IQPlus, (25/02) -  PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana mengambilalih 576.878 lembar saham atau setara 51% saham milik PT Ciptaruang Persada property (CPP) di PT Jakarta River City.

Menurut keterangan yang diperoleh Selasa disebutkan, nilai transaksi mencapai Rp633 miliar untuk 576.878 saham atau setara 51,01% saham di JRC.

Perseroan dan CPP dimiliki dan dikendalikan secara tidak langsung oleh Robert Soeharsono dan Yongki Widjaya.

Jakarta River City merupakan pengembang properti dengan konsep transit oriented development (TOD) di M.T Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Sementara itu Urban jakarta Propertindo berencana melakukan ekspansi dengan menjalankan proyek baru. (end)

Saham PGAS | PGN JAGA PASOKAN GAS JAWA TIMUR

IQPlus, (25/02) -  Perusahaan Gas Negara (PGN) berkomitmen untuk menjaga ketahanan pasokan energi gas di Jawa Timur untuk tetap terpenuhi.

Jaringan pipa gas di Jawa Timur untuk menyalurkan gas bumi telah mencapai lebih dari 1.900 Km. Di Jawa Timur terdapat pusat-pusat industri dan populasi rumah tangga yang cukup padat sehingga pemakaian energi gas bumi cukup tinggi.

"Volume kebutuhan gas Jawa Timur 150 - 160 BBTUD, namun di 2019 pasokan yang bisa disalurkan sekitar 130 BBTUD,. ungkap Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama melalui informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur gas bumi juga akan ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur. PGN juga akan meningkatkan sumber energi primer dalam upaya pemenuhan kebutuhan energi tersebut.

Selama ini pasokan gas di Jawa Timur bersumber dari beberapa lapangan KKKS. Sejak 3 tahun ini, kondisi lapangan beberapa kali mengalami gangguan dan penurunan alam…

Saham KRAS | RESTRUKTURISASI BISNIS KRAS DIHARAPKAN TUNTAS SEPTEMBER 2020

IQPlus, (25/02) - Direktur Utama PT Krakatau Steel (persero) Tbk, Silmy Karim, berharap restrukturisasi bisnis perusahaan pelat baja merah tersebut dapat rampung pada September 2020.

"Kita pada bulan September 2020 untuk restrukturisasi bisnis Krakatau Steel harus sudah tuntas. Semua opsi akan terlaksana, apakah itu jadi terwujud atau tidak pada September 2020," ujar dia di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, menyangkut skema restrukturisasi bisnis di Krakatau Steel, terdapat opsi-opsi yang saat ini sedang dikaji oleh pihaknya baik itu investasi langsung, kemitraan strategis, initial public offering (IPO), dan sebagainya.

"Kita juga sudah mengundang konsultan baik itu untuk kemitraan strategis, divestasi, maupun IPO juga sedang kita kaji dan terus mendiskusikannya," katanya.

Namun Karim menilai bahwa kondisi perekonomian saat ini agak terganggu oleh wabah virus Corona, walaupun tidak terlalu ada hubungannya namun tentu dengan orang-orang menghindari perjalanan antarneg…

Saham BEEF | KIBIF RAIH PENGHARGAAN TOP BRAND AWARD 2020

IQPlus, (25/02) - PT Estika Tata Tiara Tbk meraih penghargaan di bidang pemasaran .Top Brand Award 2020. untuk Kategori Daging Sapi Olahan versi Majalah Marketing yang digelar di Jakarta.

Perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode perdagangan BEEF itu menerima penghargaan yang diserahkan CEO Frontier Group Handi Irawan kepada Direktur Pemasaran PT Estika Tata Tiara Tbk Grace Adoe.

"Konsumen Indonesia telah memilih KIBIF dalam kesehariannya dan mempercayakan produk-produk KIBIF untuk menjadi asupan keluarga yang halal, enak, dan berprotein tinggi," kata Grace melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Grace mengatakan, survei Top Brand Award melibatkan 15.000 responden yang tersebar di 15 kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Manado, Denpasar, Banjarmasin, dan Samarinda.

Selain itu, penilaian berdasarkan Top Brand Index dilakukan melalui proses wawancara secara tata…

Saham BMRI | MANDIRI AKAN PELAJARI PENURUNAN SUKU BUNGA ACUAN BI

IQPlus, (25/02) -  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengkaji dan mempelajari kebijakan penurunan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate menjadi sebesar 4,75 persen oleh Bank Indonesia.

"Kita coba nanti, kita lihat bulan depan bagaimana perkembangan terkait suku bunga," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar di Jakarta, Senin.

Royke mengatakan bahwa kemungkinan dampak dari penurunan BI 7-Day Reverse Repo Rate belum terlihat saat ini, dan mungkin baru terlihat pada satu atau dua bulan ke depan.

Selain itu, menurut dia, pertumbuhan kredit juga lagi melambat dan permintaan akan kredit juga sedang tidak terlalu tinggi.

Kendati demikian sejauh ini pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK saat ini masih terbilang aman.

Sebelumnya Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin menjadi sebesar 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur periode 19-20 Februari 2020.

Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan suku b…

Rekomendasi Saham IPOT | BMRI, BBCA, BBNI

IHSG (5.759 - 5.850) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.750 kemudian 5.700 dengan resist di level 5.850 dan 5.900.
BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.675 dengan resist di level 7.900 dan 8.000.
BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 32.275 dengan resist di level 32.975 dan 33.300.
BBNI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.450 dengan resist di level 7.700 dan 7.875.
XPSG (SELL) : Target pelemahan harga pada level 414 kemudian 407 dengan resist di level 428 dan 436.
R-LQ45X (SELL) : Target pelemahan harga pada level 961 kemudian 945 dengan resist di level 993 dan 1.010.
XIIT (SELL) : Target pelemahan harga pada level 521 kemudian 513 dengan resist di level 537 dan 547.
Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9lxm

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | CSRA, ITMG, TAMA, TPIA

IHSG ditutup menurun sebesar -75,20 (-1.27%) menuju level 5.807,04 pada perdagangan hari Senin 24 Februari 2020 kemarin. Menurun kembali karena status negara maju dan pelemahan rupiah, IHSG bahkan menembus support 5.820, dengan kondisi seperti ini, dimana indikator Stochastic juga sudah kembali death cross, IHSg berpotensi menurun kembali menguji support 5.676 mengikuti lowest level pada tahun lalu. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.767 s/d 5.840.
[CSRA] Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer mengindikasikan potensi terjadinya rebound dalam jangka pendek, masih menguji resistance 595. Rekomendasi: Buy on breakout 595, TP 620 s/d 670, stop loss <500 .="" p=""> Support: 595. Resistance: 500.
[ITMG] Testing Support: Menguji support pada 10000 yang bilamana mampu dipertahankan makan akan terjadi rebound. Rekomendasi: Wait and see, buy apabila bertahan di atas 10050 setelah level ini dihampiri. Support: 10050. Resistance:…

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | AALI, BBNI, ISAT, ASII

MNC Daily Scope Wave 25 Februari 2020
Kemarin (24/2), IHSG dibuka gap down dan ditutup terkoreksi agresif sebesar 1,28% ke level 5,807, menembus level support terdekat di 5,842. Hal ini kami perkirakan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan koreksinya ke area 5,720-5,800 untuk membentuk wave [v] dari wave C. Setelah terkonfirmasi membentuk wave [v] dari wave C, maka IHSG berpeluang berbalik arah ke area 6,000. Support: 5,780, 5,720 Resistance: 5,850, 6,000
AALI - Buy on Weakness (10,575) Terkoreksi 2,3% dengan volume yang tidak begitu besar, diperkirakan AALI saat ini sudah berada pada akhir dari wave C dari wave (B), dimana koreksi AALI diperkirakan sudah relatif terbatas. Selanjutnya, AALI berpotensi menguat kembali. Skenario ini berlaku apabila AALI tidak terkoreksi melebihi 9,500. Buy on Weakness: 10,200-10,500 Target Price: 11,325, 11,950, 12,500 Stoploss: below 9,500
BBNI - Buy on Weakness (7,575) Tekanan jual masih nampak pada BBNI, walaupun tidak terlalu besar dan koreksi BBNI ter…

Analisa Saham JSKY | 25 Februari 2020

Saham JSKY pada tanggal 24 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 130, naik 14,03%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 241% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Berpeluang ke 163 Jika turun di bawah 126 maka berpeluang ke 111
www.sahamonline.id Disclaimer ON

Saham Online di Facebook