Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 22, 2019

Investasi Saham Menurut Hukum Islam

Jual Beli Saham Dalam Islam Tentang hukum pasar modal -atau investasi saham secara khusus-, Dewan Syariah Nasional MUI telah menelitinya dan membuat fatwa terkait pasar modal. Fatwa tersebut adalah Fatwa DSN No. 40.
Menurut MUI, Pasar Modal dibutuhkan karena hal berikut:
Perkembangan ekonomi suatu negara dipengaruhi dengan perkembangan pasar modal.Pasar modal syariah telah dikembangkan di beberapa negara.Umat Islam membutuhkan Pasar Modal yang sesuai prinsip syariah.

Oleh karena kebutuhan akan pasar modal itulah DSN MUI memandang perlu menetapkan halal haram pasar modal. Alias, bagaimana cara membentuk pasar modal yang sesuai syariah.
Bagaimana Pendapat Ulama tentang Hukum Saham dalam Islam? Sebenarnya, secara umum, investasi saham itu halal. Dalam Islam, investasi saham disebut dengan istilah musahamah (saling bersaham). Musahamah ini adalah salah satu bentuk turunan dari musyarakah.
Aduh, apalagi tuh musyarakah?
Musyarakah sederhananya adalah urunan modal dari dua orang atau lebih u…

BBCA | PERLAMBATAN LAJU KREDIT BCA DIPICU OLEH KETIDAKPASTIAN EKONOM GLOBAL

IQPlus, (22/08) - Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyampaikan bahwa ketidakpastian ekonomi global menjadi salah satu pemicu perlambatan laju kredit. Demikian disampaikam Direktur BBCA, Rudy Susanto di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu.

Meski demikian, kata Rudy, kalau dilihat secara umum kondisi perekonomian Indonesia masih relatif lebih baik. "Kami bukan mengerem (penyaluran) kredit, tetapi situasi yang membuat kami tidak bisa mengejar penyaluran kredit secara cepat. Karena, kami melihat kondisi ekonomi global,"ungkapnya.

"Kami akui kondisi global sedang jelek. Jad, otomatis kami tidak bisa mengejar penyaluran kredit seperti tahun lalu yang bisa bertumbuh sekitar 12-14 persen," tutur Rudy.

Dia mengaku, hingga saat ini kondisi likuiditas BBCA masih memadai untuk melakukan penyaluran kredit, bahkan tingkat loan to deposit (LDR) perseroan masih sebesar 80%. "Jadi, kami tidak terlalu mengejar likuiditas, misalnya mengejar dari deposito. B…

EXCL | XL UJI TEKNOLOGI 5G DAN GENCARKAN FIBERISASI JARINGAN

IQPlus, (22/08) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mematangkan persiapan untuk menggelar layanan 5G di masa mendatang dengan menyiapkan ekosistem pendukungnya.

"Berbagai persiapan telah dilaksanakan sejak dua tahun terakhir, terutama dalam menyiapkan ekosistem pendukungnya. Salah satunya adalah menyiapkan jaringan data berkapasitas besar dengan cara melakukan fiberisasi di seluruh jaringan," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandarlampung, Rabu.

Ia menyebutkan, fiberisasi akan mampu meningkatkan kapasitas transpor jaringan hingga lebih dari 5 kali lipat dibandingkan transport bukan fiber.

Selain itu, uji coba teknologi 5G di jaringan XL Axiata kembali dilaksanakan untuk menguji berbagai aspek teknis dan teknologi. Pihaknya terus bersiap diri mengadopsi teknologi 5G yang merupakan teknologi jaringan yang tercanggih saat ini.

"Persiapan kami sangat serius di semua aspek, dan saat ini kami terus membangun eko…

JSMR | JASA MARGA TARGETKAN JAPEK ELEVATED BEROPERASI NATAL 2019

IQPlus, (22/08) - - PT Jasa Marga Tbk (Persero) menargetkan proyek jalan tol layang Jakarta - Cikampek atau Japek Elevated akan rampung dan bisa dioperasikan pada Natal dan Tahun Baru 2019.

"Untuk Tol Jakarta - Cikampek Elevated kita rencanakan pada Natal dan Tahun Baru ini sudah bisa dioperasikan," ujar Direktur Keuangan PT Jasa Marga Donny Arsal dalam konferensi pers Public Expose 2019 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta pada Rabu.

Donny juga menambahkan bahwa terkait besaran tarif tol yang akan diberlakukan untuk tol layang tersebut nantinya sesuai dengan keputusan dari pemerintah.

Saat ini rencana pemberlakuan tarif untuk tol Jakarta-Cikampek Elevated masih dikaji oleh pemerintah dan Jasa Marga sendiri menunggu sedang menunggu keputusan pemerintah terkait hal itu.

"Rencananya Jakarta - Cikampek Elevated, kemudian tol Balikpapan - Samarinda, dan Sesi IV serta V Tol Pandaan - Malang ditargetkan akhir tahun ini selesai," kata Donny.

Sebelumnya PT Jasa Marga menyatak…

WTON | SAMBUT PEMINDAHAN IBU KOTA, WTON PERTEBAL NILAI CAPEX

IQPlus, (22/08) - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) bakal meningkantkan nilai belanja modal atau Capital Expenditure (CAPEX) dari Rp428 miliar menjadi Rp779 miliar. Hal tersebut seiring dengan rencana keikutsertaan perusahaan di dalam proyek pemindahan Ibu Kota Indonesia.

Menurut Direktur Operasi WTON I Ketut Pasek Senjaya Putra, perusahaan akan mempergunakan dana tersebut salah satunya untuk membangun plant (pabrik) baru di beberapa daerah diantaranya di Balikpapan.

"Kami ingin tambah kapasitas produksi readymix, dan pembangunan pabrik ini juga salah satu stratagi kita menambah kapasitas,"katanya, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu.

Ia juga menyebutkan, bahwa perusahaan juga berencana membangun pabrik di Pekanbaru. Pasalnya, hal ini untuk mendukung proyek jalan tol Pekanbaru-Padang yang diketahui kontraktornya di pegang oleh induk usaha WTON yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

"Ya, kami akan bangun pabrik di Balikpapan dan Pekanbaru seiring dengan per…

BTPN | LABA BANK BTPN TUMBUH 13% HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (22/08) - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) meraih pertumbuhan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 13,03% hingga periode yang berakhir 30 Juni 2019 menjadi Rp1,23 triliun dari laba Rp1,09 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan bunga dan syariah bersih naik menjadi Rp5,18 triliun dibandingkan Rp4,81 triliun tahun sebelumnya dan beban operasional lainnya bersih mencapai Rp4,11 triliun naik dari Rp3,46 triliun.

Laba operasional meningkat menjadi Rp1,91 triliun dibandingkan laba operasional Rp1,68 triliun tahun sebelumnya. Sedangkan laba sebelum pajak diraih sebesar Rp1,90 triliun naik dari laba sebelum pajak Rp1,66 triliun tahun sebelumnya.

Total aset bank ini mencapai Rp186,69 triliun hingga periode 30 Juni 2019 naik tajam dari total aset yang tercatat hingga periode 31 Desember 2018 yang Rp101,92 triliun. (end)


Analisa Saham ANTM, EXCL dan MNCN

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Aug 22, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,252.97(-0.68%), consolidation, trading range 6,240 – 6,392. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized koreksi terbatas. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  masih bergerak naik dan indikator RSI optimized masih akan menguji support trendline. Daily support di 6,240 dan resistance di 6,392. Cut loss level di 6,181.

ANTM, 1,070 (+1.90%),trading buy, trading range 1,040 – 1,110 . indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily  support  di 1,040 sementara itu daily resistance  di 1,110. Cut loss level  di  1,020.

XL Axiata Daily, 3,270(+0.62%), trading buy, trading range 3,180 – 3,310. indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan W%R optimized masih cenerung naik. Daily  support  di   3,180 sementara itu daily resistance  di 3,310. Cut loss level  di 3,170.

MNCN  Weekly , 1,295(-0.77%), trading buy, trading range 1,200 – …

Rekomendasi Saham Tetra X Change | 22 Agustus 2019

Hari ini menjadi penentuan kegalauan investor terhadap bursa Indonesia : apakah BI akan pangkas suku bunga acuan 25 basis poin lagi seperti bulan lalu atau tetap di level 5.75%. Analis memproyeksikan BI akan tetap jaga bunga acuan sama, namun kecenderungan banyaknya bank sentral global yang menurunkan suku bunga bisa saja ada ‘kejutan’ dari Bank Indonesia.

Penurunan suku bunga dapat menjadi stimulus ekonomi khususnya untuk sektor sektor perdagangan, retail, konsumsi dan property apalagi bila diikuti dengan penurunan suku bunga kredit oleh perbankan. Namun rate cut akan membuat potensi pendapatan perbankan menjadi turun dan bisa mempengaruhi performansi saham saham perbankan.

Hari ini perhatikan 3 sektor : PROPERTY, TRADE dan CONSUMER yang berpeluang menguat bila BI pangkas suku bunga mendahului The FED (yang diproyeksikan akan kembali pangkas rate di bulan September). Trend pemberian stimulus di EuroZone serta Amerika akan menjadi katalis positif tambahan bagi IHSG sehingga bisa kemb…

Analisa Saham MAPI | Stability is priority

MAPI mencatatkan pendapatan di 1H19 sebesar Rp10,0 triliun (+10,2% YoY), inline dengan estimasi (PANS: 44,7%; Cons: 46,2%), serta laba operasi sebesar Rp969 miliar (+34,3% YoY) diatas estimasi (PANS: 51,1%; Cons: 53,9%). Sejalan dengan hal ini, marjin laba kotor dan laba operasi di 1H19 tercatat meningkat ke level 49,3% (1H18: 47,3%) dan 9,7% (1H18: 7,9%) secara berturut-turut. Marjin keuntungan masih meningkat meskipun untuk segmen F&B marjin keuntungan tercatat menurun seiring dengan meningkatnya persaingan dan dampak dari fluktuasi mata uang Rupiah. Selain itu, posisi keuangan MAPI di 1H19 lebih solid dengan net gearing tercatat turun ke level 6% (FY18: 9%) sejalan dengan target manajemen untuk mempertahankan net gearing di bawah level 20%. Kami masih positif untuk MAPI didukung oleh: 1) posisi neraca yang lebih solid didukung penurunan net gearing, 2) meningkatnya free cash flow seiring dengan ekspansi yang lebih konservatif dan terfokus, 3) penambahan brand di segmen cosmeti…

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas | 22 Agustus 2019

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang berada di fase konsolidasi wajar akan dibayangi sentimen suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-day Reverse Repo Rate) yang akan diumumkan hari ini.
Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, memperkirakan BI akan menahan besaran BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 5,75, sehingga ini akan menjadi katalis positif bagi laju IHSG yang sedang berada dalam pola konsolidasi wajar.
"Stabilitas perekonomian terlihat dari data terlansir yang menunjukkan bahwa fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat. Sehingga, bursa saham masih mencatatkan capital inflow sepanjang 2019," kata William, di Jakarta, Kamis (22/8).
Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.123, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.372. "Hari ini IHSG berpotensi menguat," ujarnya.
Adanya potensi kenaikan IHSG pada perdagangan…

Rekomendasi Saham Reliance Sekuritas | 22 Agustus 2019

Pada perdagangan hari ini, laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan melanjutkan pola konsolidasi yang cenderung bergerak menguat, setelah kemarin kembali ditutup di zona merah.
Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, secara teknikal laju IHSG mengkonfirmasi pola pulled back Moving Averaga 50-Day (MA-50) dan false break MA-20 yang kembali turun menguji support lower bollinger bands.
Lanjar menyebutkan, indikator Stochastic dead-cross pada area jenuh beli dengan potensi melanjutkan pelemahan, meski tetap berupaya ke atas lower bollinger bands di levek 6.200. "Kami memperkirakan laju IHSG cenderung terkonsolidasi dan mencoba untuk menguat jangka pendek dengan kisaran support-resistance 6.200-6.270," kata Lanjar, di Jakarta, Kamis (22/8).
Dia menyebutkan, pada perdagangan kemarin bursa saham Asia ditutup bervariasi, tercermin dari pelemahan indeks Nikkei (-0,28 persen), Topix (-0,61 persen) dan Shanghai (-0,16 persen), s…

Analisa Saham BBCA, ADHI dan BBRI

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Daily (Rp29.875) (RoE: 15,49%; PER: 28,39x; EPS: 1054,24; PBV: 4,40x; Beta: 1,08). Pergerakan harga telah menguji garis MA-60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp29.600-29.900, dengan target harga secara bertahap di level Rp30.300, 30.725 dan 32.400. Support: Rp29.050.
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Daily (Rp1.390) (RoE: 6,62%; PER: 11,76x; EPS: 119,44; PBV: 0,77x; Beta: 1,68). Pergerakan harga telah menguji garis MA-10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.375-1.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.455, 1.550, 1.775 dan 2.000. Support: Rp1.330.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Daily (Rp4.050) (RoE: 16,25%; PER: 15,37x; EPS: 264,78; PBV: 2,50x; Beta: 1,64). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulas…

Analisa Saham MEDC, BIRD dan HMSP

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Daily (Rp770) (RoE: 3,86%; PER: 17,42x; EPS: 44,20; PBV: 0,67x; Beta: 2,18). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp765-775, dengan target harga secara bertahap di level Rp785, 820, 860 dan 895. Support: Rp745.
PT Blue Bird Tbk (BIRD) Daily (Rp2.700) (RoE: 5,93%; PER: 21,31x; EPS: 126,70; PBV: 1,27x; Beta: 0,53). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.660-2.700, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.740, 2.770 dan 2.930. Support: Rp2.590.
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Daily (Rp2.940) (RoE: 42,49%; PER: 25,25; EPS: 116,42; PBV: 10,73x; Beta: 0,83). Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA-10 dan 20 sehin…