google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 12, 2017

Berita Saham BRPT | 12 September 2017

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ekspansif di bisnis energi. Selain menuntaskan akuisisi Star Energy Group Holding Pte Ltd (SEGHL), yang kini tercatat sebagai salah satu produsen listrik panas bumi terbesar di dunia, Barito Pacific juga tengah menyiapkan ekspansi besar-besaran di bisnis kelistrikan non-geotermal. Lewat kongsi dengan PT Indonesia Power, anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), BRPT membentuk usaha patungan guna membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-9 dan Jawa-10 dengan kapasitas 2x1.000 megawatt (MW). Langkah ini menjadi realisasi diversifikasi bisnis perusahaan yang dibangun oleh pengusaha Prajogo Pangestu itu. Lini bisnis energi pula yang diproyeksikan akan menyeimbangkan sumber utama pemasukan Grup Barito selama ini dari bisnis petrokimia. Selama ini, bisnis petrokimia yang digeluti anak usahanya, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), menjadi penyumbang terbesar pendapatan emiten yang berdiri sejak tahun 1979 itu. Kepala Riset PT Mirae Asset Se

Berita Saham INTA | 12 September 2017

Anak usaha PT Intraco Penta Tbk (INTA) yakni PT Intraco Penta Prima Service optimistis bisa mencatatkan performa yang apik pada tahun ini. Perusahaan menargetkan pertumbuhan sebesar 60% pada tutup tahun 2017. "Target pendapatan Intraco Penta Prima Service tahun ini Rp 1,7 triliun, dengan asumsi pertumbuhan 60% hingga akhir tahun," kata George Setiadi, Direktur Utama Intraco Penta Prima Services, Selasa (12/9). Pendapatan perusahaan sebesar 50% akan berasala dari penjualan articulated dum truck. Sementara, layanan purna jual diprediksi menyumbang sebesar Rp 580 miliar bagi seluruh pendapatan Intraco Penta Prima Services. Tahun lalu, pendapatan Intraco Penta Prima Service sebesar Rp 1,1 triliun dengan kontribusi layanan purna jual sebesar Rp 380 miliar. KONTAN

Berita Saham BNBR | 12 September 2017

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) telah mencatatkan tambahan saham hasil konversi obligasi wajib konversi (OWK). Dalam keterbukaan informasi BNBR di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/9), BNBR menyatakan saat ini memiliki sebanyak 113,53 miliar saham. BNBR menambah sebanyak 55,75 juta saham melalui pelaksanaan obligasi wajib konversi. Saham ini dicatat pada Selasa (12/9). Saham-saham hasil penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) tersebut tidak akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, minimal setahun sejak saham-saham tersebut dicatat. "Hal ini berdasar pada surat pernyataan yang dibuat oleh pemegang saham perusahaan," terang I Gede Nyoman Yetna Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI, dalam keterbukaan, Senin (12/9). KONTAN

Berita Saham TRAM | 12 September 2017

PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dan PT Lautan Rizki Abadi (LRA) telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham pada 8 September 2017. Menurut keterangan Asnita Kasmy, Direktur TRAM Selasa, perseroan setuju untuk membeli 6.262.578.065 lembar saham PT SMR Utama Tbk yang dimililiki oleh LRA. "Penyelesaian transaksi ini dilaksanakan dalam hal seluruh syarat-syarat pendahuluan dalam PPJB telah terpenuhi," ujar Asnita. Pengambilalihan yang dilakukan kata Asnita merupakan pengambilalihan secara langsung oleh perseroan dari LRA yang saat ini merupakan pemegang saham mayoritas SMRU dengan total kepemilikan 50,10% dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh SMRU. (end) IQPLUS

Berita Saham AMRT | 12 September 2017

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membeli saham PT Amanda Cipta Persada (ACP) di PT Sumber Trijaya Lestari (STL) pada 8 September 2017. Menurut keterangan Tomin Widian, Sekretaris Perusahaan Perseroan Selasa, AMRT membeli sebanyak 1.273.480 lembar saham ACP di STL atau mewakili 48,98% dari modal ditempatkan dan disetor. Nilai transaksi pembelian saham sebesar Rp1 miliar. Dengan demikian maka kepemilikan saham AMRT di STL menjadi 2.598.700 lembar saham atau mewakili 99,95% dari modal ditempatkan dan disetor STL. (end) IQPLUS

Berita Saham BTPN | 12 September 2017

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus menggenjot kinerja Bancassurance perseroan untuk menjaga pertumbuhan positif yang dicatatkan di lini bisnis tersebut, sekaligus mencapai target pada akhir tahun nanti. Salah satu langkah strategis perseroan untuk menggenjot lini bisnis tersebut yakni berpartisipasi dalam ajang Padang KulineRUN 2017 untuk mendukung promosi produk bancassurance yang akan segera dirilis. Managing Director Distribution Network Bank BTN, Budi Satria mengatakan Bank BTN bersama PT FWD Life Indonesia akan meluncurkan produk Bancassurance bernama Bebas Rencana Plus. Produk anyar ini merupakan produk asuransi dengan keunggulan memberikan perlindungan untuk extreme sport yang sesuai dengan konsep ajang lari di Padang KulineRUN 2017. Sehingga, lanjut Budi, partisipasi Bank BTN dalam acara Padang KulineRUN 2017 sebagai Official Bank Partner tersebut menjadi salah satu langkah perseroan meningkatkan promosi atas produk Bebas Rencana Plus. Ia menambahkan langkah

Berita Saham WSKT | 12 September 2017

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) pada triwulan II/2017 berencana melakukan divestasi atas 10 ruas jalan tol. Namun menurut keterangan perseroan Selasa, setelah dilakukan penilaian terhadap beberapa penawaran yang masuk dari calon investor, belum ada yang memenuhi target dan diharapkan oleh manajemen PT Waskita Toll Road (WTR). Selanjutnya, sebagai salah satu alternatif untuk memenuhi pendanaan proyek-proyek infrastruktur terutama jalan tol, Waskita dan Waskita Toll Road tetap berencana untuk melakukan divestasi ruas jalan tol dimaksud. Skema atas divestasi tersebut masih dalam kajian manajemen. Sementara itu, nilai kontrak baru Waskita yang sudah diperoleh sampai dengan minggu pertama September 2017 sebesar Rp43 triliun yang masih didominasi oleh proyek infrastruktur khususnya jalan tol. (end) IQPLUS

Berita Saham MABA | 12 September 2017

PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan jumlah saham yang rencananya akan diterbitkan sebanyak 15 juta saham dengan nominal Rp100 per saham atau 253,16% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan usai PMHMETD. Menurut keterangan perseroan Selasa, pelaksanaan PMHMETD ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan RUPS Luar Biasa yang akan digelar 19 Oktober 2017. Perseroan berencana menggunakan dana hasil PMHMETD ini untuk mengambilalih 98,34% saham PT Anugerah Berkah Madani (ABMA) dari PT Saligading Bersama dan bisa terdapat sisa akan digunakan untuk modal kerja. PT Saligading Bersama adalah pemegang 79,20% saham perseroan. Sedangkan nilai akuisisi 98,34% saham ABMA diperkirakan mencapai Rp2,69 triliun. (end) IQPLUS

Berita Saham ANTM | 12 September 2017

PT Antam dan PT Pos Indonesia melanjutkan sinergitas penjualan emas yang ditandai dengan peluncuran kerja sama tahap II di Manado, Sulawesi Utara. "Peluncuran kerja sama tahap I sudah dilakukan pada Februari 2017 lalu dengan menyediakan 109 kantor pos yang bisa diakses masyarakat ingin membeli emas Antam," kata Direktur Jaringan, Ritel dan Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia Ira Puspa Dewi, Senin. Pada peluncuran kerja sama penjualan emas tahap II ini, lanjut dia, diperluas jangkauan penjualan menjadi 204 Kantor Pos Indonesia. "Kerja sama ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat membeli emas Antam di seluruh kantor pos di Indonesia dan menjadi sarana daya ungkit bisnis di masing-masing BUMN," katanya. Bagi Antam, kerja sama ini memperluas jaringan pemasaran produk penjualan emas dan menjadi salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada konsumen. PT Pos melihat kerja sama ini untuk meningkatkan pendapatan melalui bisnis layanan baru dengan segmen pasar pela

Analisa Saham BWPT | 12 September 2017

Overview BWPT mengakhiri trend turunnya, menembus MA50 dan memantapkan posisi di atas MA10&20 dengan volume tinggi. Dengan Fibonacci retracement, target-target BWPT selanjutnya: 255/280/300/325. Angka 300 merupakan retracement 50% sekaligus Resistance Neckline dari pola Double Top yang membawa BWPT turun ke 210. Rekomendasi Buy,  Entry Level: 244-232; Target: 255/280/300/325; Stoploss: 224 by Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham SMRA | 12 September 2017

Overview SMRA berada pada Support dari titik terendah sebelumnya. RSI positive divergence mengisyaratkan kemungkinan rebound. Resistance SMRA adalah level-level Moving Average sbb : 1020/1060/1090. Ketika SMRA lepas dari MA10,20,50; SMRA berpeluang menuju 1300. Rekomendasi Speculative Buy,  Entry Level: 1000-975; Target:  1090/1300; Stoploss : 960 by Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham TINS | 12 September 2017

BCA Sekuritas on Timah (TINS) 8/31/2017 Putting something aside for the future - TINS membukukan laba bersih 2Q17 sebesar IDR85 miliar (naik 28,7% QoQ namun turun 20% YoY) terhadap kerugian forex dan kenaikan biaya bunga. Ini berarti laba bersih 6M17 sebesar Rp151 miliar, sebuah perubahan haluan dari rugi bersih 6M16 sebesar IDR33 miliar. - Di balik level ASP yang lebih tinggi (+ 7% YoY) dan volume penjualan (+ 23% YoY) 2Q17 pertumbuhan pendapatan tetap solid di 48,6% YoY pada ASP yang lebih tinggi, mencapai IDR2.3tn (+ 10,1% QoQ). Ini berarti pendapatan 6M17 sebesar IDR4.3tn, melonjak 52,6% YoY. Posisi tunai TINS membengkak menjadi Rp455 miliar pada Jun-17 (Mar-17: IDR303 miliar), sementara posisi hutangnya masih lebih tinggi, mencapai Rp2,4 triliun. Hal ini mengakibatkan net gearing lebih tinggi sekitar 33,5% (Mar-17: 27,6%) - Valuasi: BUY dengan TP Rp1,540

Analisa Saham CTRA | 12 September 2017

BCA Sekuritas on Ciputra Development (CTRA) 9/4/2017 2H17 below, brighter days ahead - Laba 2Q17 tumbuh 5% YoY, membawa laba bersih 1H17 menjadi Rp340 miliar (+ 9,6% YoY). Ini agak di bawah daripada musim historis perusahaan. Lemahnya pendapatan 2Q17 berasal terutama dari opex dan pajak final yang lebih tinggi. Selain itu, marjin kotor 2Q17 yang lebih tinggi sebesar 51,4% (dari 47,5% di 1Q17) didukung oleh penjualan lahan residensial yang lebih baik, diimbangi oleh opex yang lebih tinggi dari beberapa proyek JO. - Lemahnya pendapatan 2Q17 sebesar Rp1.56 triliun (-1,2% YoY), terutama didorong oleh penjualan kantor dan petak yang lebih rendah. Hal ini membawa pendapatan 1H17 menjadi Rp2,8 triliun (- 1,8% YoY). Secara triwulanan, pendapatan 2Q17 dilaporkan kuat di IDR1.6tn, meningkat sebesar 22,4% QoQ didukung oleh pengakuan pendapatan yang kuat dari proyek yang baru diluncurkan di Cibubur dan Makassar. - Valuasi: buy dengan TP Rp1,400

Analisa Saham AKRA | 12 September 2017

Deutsche (DB) Wskt Buy TP 2950 from 3300 Toll divestment is off the table No deal for WSKT toll road divestment In today’s public disclosure, WSKT stated that there is no deal in any of its toll road divestment plans. Recall that in the initial plan of Apr-17, WSKT was slated to divest 10 toll sections before it got bids for only 6 sections by closing the deadline on 31-Aug. In our view, with no stream of new equity, WSKT will need to consider 3 options to keep its toll road projects on track, i.e. 1) selling sections at cheaper valuations, 2) merging toll assets with JSMR in the Trans- Java holding, and/or 3) a Waskita Toll Road IPO, which we believe could happen next year at the earliest.

Analisa Saham WIKA, CTRA dan TINS | 12 September 2017

IHSG (5.840-5.900) ; indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.900 kemudian 5.930 dengan support di 5.840 dan 5.810. WIKA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.010 kemudian 2.060 dengan support di 1.915, cut loss jika break 1.865. CTRA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.190 kemudian 1.220 dengan support di 1.130, cut loss jika break 1.110. TINS (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 970 kemudian 1.000 dengan support di 910, cut loss jika break 880.

Stock Split BMRI | 12 September 2017

Reminder Corporate Action Stock Split BMRI Hari ini 12 September 2017 adalah cum date stock split  PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan mulai memperdagangkan harga saham dengan nominal baru di pasar reguler/negosiasi pada 13 September 2017. Untuk perdagangan saham di pasar tunai baru akan dilakukan pada 18 September 2017 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melakukan pemecahan nilai nominal saham biasa (stock split) dengan rasio 1:2

Rekomendasi Saham Kresna Securities | 12 September 2017

Tren positif tengah melingkupi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Senin (11/9), indeks ditutup menguat 0,25% ke level 5871,88. Analis memperkirakan tren penguatan ini terjadi seiring dengan meredanya ketegangan di Semenanjung Korea. Kendati demikian, tim riset Kresna Securities menilai, IHSG masih terjebak di  sideways market 5.730-5.900 dan  stochastic goldencross mengindikasikan pembentukan momentum IHSG untuk kembali menguji resisten 5.900. "Selama bertahan di atas 5.730, kami masih memiliki pandangan positif terhadap laju IHSG. Pada hari ini, kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas di rentang 5.840-5.910," jelas Kresna Securities. Adapun trading idea hari ini dari Kresna antara lain: - DOID:  Trading buy,  dengan estimasi rentang: 950-1.000.  Stop loss  di 885 - ASII: Trading buy,  dengan estimasi rentang: 7.875-8.050.  Stop loss  di 7.800 - ADHI:  Trading buy,  dengan estimasi rentang: 1.980-2.100.  Stop loss  di 1.930 - SMRA: Trading buy,  deng

Rekomendasi Saham Danareksa | 12 September 2017

Mata uang garuda tengah perkasa. Nilai tukar rupiah kini punya posisi kuat berhadapan dengan dollar Amerika Serikat. Mengutip informasi dari situs Bank Indonesia, kurs tengah menunjukkan nilai tukar rupiah yakni Rp 13.154 pada Senin (11/9) pukul 16.30 WIB. Ini menjadi level terkuat rupiah sejak 11 November tahun lalu. Lucky Bayu Purnomo Analis Danareksa Sekuritas menyatakan pada dasarnya tren dollar AS saat ini berada dalam kondisi down tren. Sehingga pelemahan masih dapat dialami oleh mata uang Paman Sam terhadap mata uang garuda dengan target 13.100. Dia menambahkan, bahwa rupiah masih bisa melanjutkan penguatannya. "Target terendah 13.050," terang Lucky kepada KONTAN, Senin (11/9). Melihat rupiah yang sedang menguat, dia berpendapat sebaiknya investor menghindari emiten yang berbasis mata uang dollar AS. Diantaranya perusahaan yang memiliki kontrak dagang dan mitra kerja dengan basis mata uang asing. Diantaranya seperti pertambangan, perkebunan, dan industri dasar. &q

Rekomendasi Saham William Hartanto | 12 September 2017

WH Project Outlook 12 September 2017. IHSG ditutup menguat 14,76 poin atau +0.25% pada perdagangan Senin 11 September 2017 yang lalu. Sektor PROPERTY masih sangat kuat, perhatikan sektor properti perumahan karena belum menyusul sektor konstruksi. Saham pilihan: BSDE, CTRA, SMRA, dan PPRO. INCO sedang berada di support, jika tidak ditembus maka akan berlanjut naik. Volume perdagangan yang tinggi pada SIMP membuat saham ini jadi berpotensi naik, support 500. WTON dapat dikatakan mulai uptrend jika berhasil menembus resistance 600. Semoga bermanfaat, happy trading. by William Hartanto

Update Harga Penting Saham | 12 September 2017

Good morning, S&P 500 rallies to record close as Irma concerns decline; Dow jumps more than 250 points The S&P 500 also posted its biggest one-day gain since April 24.Hurricane Irma has gradually lost strength and has been downgraded to Category 1 as it continues to move its way across land.Storm surges were also much smaller than the National Hurricane Center expected. Dow........22057   +259.6 +1.19% Nasdaq....6432   +72.1    +1.13% S&P 500...2485   +26.7    +1.08% FTSE........7414    +35.96  +0.49% Dax........12475    +171.3  +1.39% CAC.........5177     +63.2    +1.24% Nikkei....19546    +270.95+1.41%  HSI.........27955    +286.7  +1.04% Shanghai.3376    +11.2    +0.33%  ST Times.3229     -0.05     -0.00%   Indo10Yr..6.5201     -0.163     -2.44% INDOBex237.7175  +1.3938  +0.59% US10Yr.......2.125     +0.064     +3.11% VIX..............10.73     -1.39         -11.47% USDIndx ....91.932     +0.580   +0.63% Como Indx181.6602  +0.4855 +0.27% (Core Commodi

Analisa Saham WSBP | 12 September 2017

Setelah berkonsolidasi dikisaran supportnya dilevel 420, WSBP akhirnya berhasil rebound sesuai ekspektasi. Target rebound terdekat di 450 telah berhasil dicapai. Jika rebound saham ini berlanjut, maka WSBP akan menguji area down trend resistennya dikisaran 468-474. Nantinya jika dapat melewati resisten tersebut, maka WSBP akan menuju target selanjutnya di 494-505. Indikator teknikal Stochastic telah golden cross diarea oversold, sementara MACD mulai berbalik arah dari penurunannya dan diharapkan dapat terjadi golden cross lagi. Kondisi ini menunjukan bahwa WSBP berpeluang untuk mengalami reversal dan melanjutkan reboundnya. Rekomendasi:  Hold. Stoploss jika gagal bertahan di 416. by StepTrader

Analisa Saham BNLI | 12 September 2017

BNLI masih bergerak naik di dalam up trend channelnya. Indikator teknikal Stochastic telah golden cross diarea oversold, sedangkan MACD bergerak mendatar diatas centreline, mengindikasikan bahwa saham ini sedang berkonsolidasi dengan kecenderung menguat. Target terdekat dikisaran 755-770. Apabila berlanjut, maka BNLI berpeluang menuju target berikutnya di level 795-800. Rekomendasi:  Buy. Stoploss jika gagal bertahan di 690. by StepTrader

Analisa Saham DOID | 12 September 2017

PT. Delta Dunia Makmur Tbk ( $DOID ) Melalui Analisis TA , Saya Menemukan Satu Candle Stick Yang Memiliki Akuratan  90% , Yaitu Morning Star Candle Stick Dan Berpeluang Untuk Menembus 1.000 Anda Bisa Melakukan Buy Pada Saham Satu Ini Jika Saham Ini Mampu Break Di 990   Kesimpulannya : Buy Jika Break : 990 Last Price : 975 TP 1 : 1.050 ( + 6.00 % ) TP 2 : 1.110 ( + 12.00 % ) CUT LOSS : 925 ( – 6.80 % )   NB : Rekomendasi Hanya Bisa Di Jadikan Informasi Trading Saja Dan Rekomendasi & Analisa Hanyalah Analisa Belaka , & Tidak Ada Analisa Yang 100 % Akurat , Semua Keputusan Kembali Lagi Di Tangan Anda. by SahamProIDX

Analisa Pasar Global | 12 September 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Sept 12, 2017) Investment Information Team (ayuningdyah@miraeasset.co.id) US Indeks pasar saham A.S. membukukan kenaikan satu hari terbesar dalam beberapa bulan, sementara S&P 500 mengakhiri sesi tersebut pada level tertinggi sepanjang hari pada hari Senin, dipimpin oleh saham finansial dan teknologi. Optimisme Wall Street ditopang oleh Badai Irma yang tidak memberikan tekanan yang terlalu besar ke Florida daripada perkiraan, serta Korea Utara gagal melakukan uji coba rudal nuklir akhir pekan ini, sehingga membangkitkan kembali minat investor terhadap aset yang dianggap berisiko, seperti ekuitas. Badai Irma diturunkan menjadi badai Kategori 1 Senin pagi setelah merusak jalan di Florida Selatan pada hari Minggu, mengakibatkan sekitar 6 juta penduduk tanpa listrik. Investor mungkin mendapat jeda lagi karena ketegangan geopolitik mulai mereda. Korea Utara gagal melakukan uji coba rudal selama akhir pekan, yang sebelumnya diprediks

Saham Online di Facebook