Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 17, 2021

PT. Bank Bumi Arta Tbk Akan Lakukan Rights Issue

PT. Bank Bumi Arta Tbk . (BNBA) berencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. "BNBA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 750 juta saham atau sebanyak 32,47% dari total modal ditempatkan atau disetor dengan nilai nominal Rp100 per saham,"tutur Direksi BNBA di keterbukaan Informasi, Kamis (16/9). Saham baru yang ditawarkan dalam PHMETD I ini mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan seluruh saham lama Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak atas dividen. Pengeluaran saham-saham Perseroan melalui PMHMETD I tersebut akan dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat dan harga pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di pasar modal. Pelaksanaan rights issue tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB. Pelaksanaan rights issue ini bertujuan untuk memenuhi modal inti minimum untuk tahun 2021 yang diatur dalam POJK 12/2020, sehingga modal int

PT Telefast Indonesia Tbk Raih Apresiasi di Bisnis Indonesia Award 2021

PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), anak perusahaan dari PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), mendapatkan apresiasi dalam ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021 untuk kategori emiten terbaik pada sektor jasa perindustrian atas keberhasilan mempertahankan kinerja bisnis yang positif di tengah masa pandemi. Telefast Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai emiten terbaik sektor jasa perindustrian karena dinilai di tengah pandemi ini berhasil mempertahankan laporan kinerja keuangan dan bisnis perusahaan dengan baik, bahkan juga berhasil meraih pertumbuhan berkat kerja keras dan penerapan strategi yang tepat. Momentum pertumbuhan yang eksplosif ini sejalan dengan pertumbuhan drop point dan perluasan jaringan merchant yang berkelanjutan ditambah dengan tingkat penerimaan yang sehat dari layanan Perseroan oleh pasar luas. Sejak pertama kali diluncurkan, jaringan drop point dan jumlah transaksi bulanan terus mengalami peningkatan yang signifikan, dari 940+ jaringan drop point dengan total 2.000+

Indosat Umumkan Peluncuran Layanan 5G di Surabaya

Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, hari ini mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial di Surabaya. Peluncuran ini merupakan kelanjutan revolusi 5G di Indonesia, menyusul peluncuran layanan 5G di Solo dan Jakarta sebelumnya, untuk mendorong inovasi dan pengembangan konten dan use case 5G lokal yang meningkatkan kehidupan masyarakat. Bertepatan dengan peluncuran layanan 5G ini, sebuah Nokia 5G Experience Center baru telah dibuka di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui kemitraan dengan Nokia, ITS, dan Universitas Oulu Finlandia. Fasilitas ini akan fokus menyediakan pendidikan, pengembangan, dan kemampuan pengujian di bidang 5G, dalam rangka membantu memperkuat talenta digital lokal, mempercepat pengembangan konten dan use case 5G lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan keunggulan teknologi 5G. Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, mengumumkan peluncuran 5G di Surabaya dalam sebuah acar

PT. Itama Ranoraya Tbk Akan Lakukan Penjualan Kembali Saham Hasil Buy Back

PT. Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) berencana untuk melaksanakan pengalihan/penjualan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang akan dilakukan dengan cara penjualan di luar Bursa Efek. "Pembeli Saham treasuri adalah PT Global Dinamika Kencana (GDK) yang berkedudukan di Bandung dengan waktu pelaksanaan dimulai pada tanggal 30 September 2021,"tutur Pratoto Satno Corporate Secretary IRRA, Kamis (16/9). Lebih lanjut Pratoto memaparkan jumlah saham yang dijual kembali sebanyak 100 juta lembar saham dan sebagai informasi GDK adalah pihak terafiliasi dengan IRRA bergerak di bidang distribusi dan industri, serta merupakan pemegang saham mayoritas dari Perseroan (Holding Company). "Penggunaan dana hasil penjualan kembali saham treasuri akan digunakan unfuk pembayaran uang muka rencana aksi korporasi pengambilalihan saham (Akuisisi) sister conpany dari IRRA yaitu PT Oneject lndonesia,"pungkas Pratoto. (end/ar) Sumber: IQPLUS

PT Indosat Tbk dan Tri Indonesia Resmi Merger

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dan Tri Indonesia akhirnya resmi merger, dan membentuk PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison). Hal itu tertuang dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9). Dalam keterangan tersebut disampaikan bahwa Ooredoo Group dan CK Hutchison Holdings Limited telah mencapai kesepakan untuk melakukan merger antara PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I/ Tri). Penggabungan Indosat Ooredoo dan Tri diharapkan akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial. Dengan demikian, diperkirakan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) akan menjadi perusahan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia dengan perkiraan pendapatan tahunan 3 miliar dollar AS (Rp 42,8 triliun). Jika berjalan lancar, maka penggabungan ini diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2021. Adapun yang bertindak selak

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Bidik KPR bagi MBR di Sumatera Utara

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membidik pembiayaan perumahan atau kredit pemilikan rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR di wilayah Sumatera Utara. Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan, potensi pembiayaan KPR di Sumatera Utara relatif besar. Pertumbuhan KPR Subsidi Bank BTN di Pulau Sumatera sendiri tercatat yang tertinggi di Indonesia. "Potensi Sumatera Utara luar biasa besar. Sumatera Utara itu bisa dibilang paling besar di Sumatera walaupun memang Sumatera sendiri sekarang nomor tiga setelah Jabotabek dan Jawa Timur," ujar Nixon usai menyerahkan bantuan CSR secara simbolis kepada Kementerian Agama Kota Pematang Siantar dan IAKN Tarutung di Medan, Sumatera Utara. Nixon mengatakan, potensi pembiayaan rumah di Sumatera Utara yang tinggi tersebut juga didorong oleh banyaknya angka pernikahan baru. Di Indonesia angkanya mencapai 400.000 sampai 1 juta pernikahan baru. Kemudian angka backlog

Rekomendasi Saham BRPT dan JSMR oleh HP Financials | 17 September 2021

HP Financials Technical View & Key Calls 17 September 2021 Saham BRPT Buy on Break BRPT ketika mampu menghadapi MA10 di 1005 , dan Average Up di atas MA20 @ 1035 . Setelah kedua area ini berhasil dilewati, BRPT berpeluang untuk lanjut ke utara menuju titik previous High sekaligus Target Double Bottom biru di seputaran 1120-1165 .  Rekomendasi Buy on Break, Entry Level: 1005 ; Target: 1120-1165 ; Stoploss : 975 Saham JSMR JSMR menghadapi uji Support Trendline pendek biru di sekitar 3910 . Specilative Buy di sekitar area ini, dan Average Up ketika JSMR berhasil bergerak di atas MA10 @ 3970 . JSMR berpeluang untuk melanjutkan penguatan menuju area previous High 4090-4130 , disusul Target Parallel Channel merah di s eputaran 4250-4260 . Rekomendasi Speculative Buy, Entry Level: 3930-3910 ; Target: 4090-4130 / 4250-4260 ; Stoploss : 3870 .

Rekomendasi Saham PGAS, PTBA, TINS, ANTM, BBNI dan JSMR oleh Valbury Sekuritas | 17 September 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA Daily News 17 Sep 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (17/09), ditengah bauran dari katalis baik dari internal maupun ekstenal bagi pasar BEI, yakni : Sentimen dalam negeri ; 1) Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2021 tumbuh melambat (+/-), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kehadiran para delegasi akan berdampak baik bagi perekonomian Indonesia (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis  (15/09) ditutup variatif (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Rencana rapat Federal Reserve pekan depan, yang memberi kejelasan soal tapering (-). 2) US, Total Net TIC Flows, Jul, naik menjadi $126.0b dari $31.5b (+) dan, 3) US, U. of Mich. 1 Yr Inflation, Sep P, diperkirakan naik men

Rekomendasi Saham BRIS, JPFA, INDF dan SMRA oleh Indopremier | 17 September 2021

IHSG (6.070 – 6.150) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.070 dan 6.030 dengan resist di level 6.150  kemudian 6.190. BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.170 kemudian 2.190 dengan support di level 2.130, cut loss jika break 2.110. JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.935 kemudian 1.955 dengan support di level 1.895, cut loss jika break 1.875. INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.150 dengan resist di level 6.300 kemudian 6.375. SMRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 845 dengan resist di level 870 kemudian 885. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbwfm

Analisa Saham MCAS | 17 September 2021

Analisa Saham MCAS Saham MCAS pada tanggal 16 September 2021  ditutup melemah pada harga 11750, turun -2,28%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 107% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 12325 Jika naik di atas 13950 maka berpeluang ke 15000 Jika turun di bawah 11525 maka berpeluang ke 11450 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook.com/sa

Analisa Saham MEDC, JSMR dan IMAS | 17 September 2021

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) MEDC secara teknikal nampak bergerak konsolidasi tertahan di level MA50 pada level 510.  Ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata volume transaksi 5 hari perdagangan. Indikator stochastic juga nampak hampir memasuki areal overbought yang mengindikasikan ada potensi aksi profit taking. Rekomendasi: Sell on Strength  Support: Rp 490 Resistance: Rp 530 Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) JSMR secara teknikal memperlihatkan pergerakan indikator MACD yang masih turun. Indikator stochastic terpantau berada di level 43 yang mengindikasikan akan terjadinya golden cross. Sementara candle berada di garis tengah bollinger band. Rekomendasi: Buy Support: Rp 3.850 Resistance: Rp 4.050 Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) Pergerakan IMAS membentuk candle shooting star yang mengindikasikan adanya tekanan jual. Sementara MACD terlihat neg

Rekomendasi Saham WIKA, PWON, dan KLBF oleh Artha Sekuritas | 17 September 2021

Artha Sekuritas Indonesia  17 September 2021 Dennies Christoper Jordan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) WIKA Mengalami koreksi dan breakdown level support. Rekomendasi sell atau take profit. Adapun investor bisa masuk lagi saham ini di harga Rp 1.100-Rp 1.120 per saham.  Stop loss di Rp 1.080 per saham.  Target harga WIKA berada di Rp 1.180-Rp 1.200 per saham.  PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) PWON breakout resistance dengan volume yang tinggi, berpotensi melanjutkan penguatan. Analis menyarankan masuk saham ini di harga Rp 480-Rp 486 per saham.  Stop loss di Rp 476 per saham.  Adapun target harga PWON dipatok Rp 500-Rp 510 per saham. PT  Kalbe Farma Tbk (KLBF) KLBF mengalami koreksi namun masih tertahan di atas level . Investor disarankan masuk di harga Rp 1.410 - Rp 1.440 per saham.  Stop loss di Rp 1.400 per saham.  Untuk target harganya berada di kisaran Rp 1.500-Rp 1.530 per saham.

Rekomendasi Saham MLPL, RALS, BANK dan LSIP oleh MNC Sekuritas | 17 September 2021

MNC Daily Scope Wave 17 September 2021 IHSG ditutup cenderung flat di level 6,109 pada perdagangan kemarin (16/9), pergerakan IHSG kemarin pun masih diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Support terdekat IHSG saat ini berada di level 5,982 dan kami perkirakan pergerakan IHSG akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji area 6,050-6,080, namun demikian selama IHSG masih mampu bertahan di atas level supportnya maka koreksi akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali ke 6,140-6,150. Tetap waspadai, bila IHSG kembali terkoreksi ke bawah support-supportnya, maka IHSG akan membentuk wave [y] dari wave E dari wave (X) ke area 5,850-5,900. Support: 5,982, 5,938 Resistance: 6,150, 6,263 MLPL - Buy on Weakness (580) Pada perdagangan kemarin (16/9), MLPL ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,5% ke level 580, pergerakan MLPL pun diikuti dengan meningkatnya tekanan beli. Kami perkirakan, saat ini pergerakan MLPL sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B)

Bandarmologi Saham UNTR, PGAS, ITMG, SRTG dan TPIA | 17 September 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (17/09/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,054 - 6,146 SUMMARY: BUY!! 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): NEUTRAL STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): NEUTRAL CCI (14): *NEUTRAL HIGHS/LOW (14): NEUTRAL UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: BUY!! BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: UNTR 21,350 - 22,150 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 21,650 TARGET PRICE: 22,150 STOP-LOSS: 21,350 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION PGAS 1,100 - 1,190 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 1,130 TARGET PRICE: 1,190 STOP-LOSS: 1,100 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ ITMG 17,950 - 18,750 TECHN

Update Harga Komoditas dan Indeks | 17 September 2021

Stock futures were steady in overnight trading on Thursday as investors remain cautious about the month of September. Dow.......34751   -63.1       -0.18% Nasdaq.15182   +20.4      +0.13% S&P 500..4474    -6.95       -0.16%. FTSE.......7028    +10.99    +0.16% Dax........15652   +35.8       +0.23% CAC........6623    +38.97     +0.59% Nikkei...30323     -188.4       -0.62% HSI........24668    -365.4       -1.46% Shanghai..3607   -49.1         -1.34% ST Times..3065  +5.9          +0.19% IDX.....  6109.94   -0.29          0.00% LQ45.....862.70    -3.43         -0.40%   Indo10Yr..6.2868  +0.0140     +0.22% ICBI.....328.6852   -0.1987      -0.06% US10Yr...1.3310    +0.0270    +2.07% VIX.............18.69   +0.51       +2.81%    USDIndx .....92.9320   +0.4970  +0.54% Como Indx.....223.94   -1.52        -0.67% (Core Commodity CRB)I BCOMIN........165.06   -2.59        -1.55% IndoCDS..67.4097   +0.1998   +0.30%  (5-yr INOCD5)     IDR.....14252.50     +10           +0.07% Jisdor..14238.00   

Saham Online di Facebook