Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 19, 2019

Cara Beli Saham Online Indonesia | Panduan Lengkap

Bagaimana cara beli saham? Banyak orang ingin melakukan investasi saham, tetapi tidak tahu cara beli saham itu bagaimana. Pada dasarnya, membeli saham itu adalah sebuah hal yang cukup mudah dilakukan. Hanya saja bagi sebagian orang awam, investasi saham terlihat begitu rumit, butuh modal yang tidak sedikit dan sering mendapatkan kerugian dibandingkan keuntungan investasi saham. Cara membeli saham bisa dipahami dengan cara belajar yang sederhana. Silahkan memahami terlebih dahulu, baru setelah itu bisa melakukan aplikasi daftar saham online. Berikut ini adalah panduan lengkap cara membeli saham bagi pemula.
1. Buka Rekening Dana Investor (RDI)


Hal pertama yang harus dilakukan seorang investor untuk membeli saham adalah membuka Rekening Dana Investor. Pertama harus punya rekening tabungan biasa dulu, baru setelah itu daftar RDI melalui jasa perusahaan sekuritas atau broker.
Baca juga : Investasi Saham di Pasar Modal Indonesia
Untuk membuka rekening investor ini juga bisa dilakukan secar…

Saham MEDC | Niat Grup Salim dan Medco Mengakuisisi Hyflux Terancam Batal

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah Grup Salim dan Grup Medco mengakuisisi perusahaan pengolahan air asal Singapura, Hyflux Ltd, terancam batal.
Melalui SM Investment Pte Ltd, Grup Salim dan Grup Medco mengisyaratkan hak untuk mengakhiri perjanjian restrukturisasi yang telah diteken bersama Hyflux pada 18 Oktober 2018 lalu.
SM Investment akan mengakhiri perjanjian restrukturisasi jika Hyflux tidak mengatasi wanprestasi anak usahanya, Tuaspring Pte Ltd, dalam dua minggu. Jika perjanjian berakhir, itu artinya berakhir pula rencana Grup Salim dan Medco mengakuisisi Hyflux.
Kemarin, Senin (18/3), Hyflux telah menerima pemberitahuan dari SM Investment. Surat tersebut mengacu pada pemberitahuan Public Utilities Board (PUB) kepada Hyflux pada 5 Maret 2018.
Dalam pemberitahuannya, badan pengelola air Singapura itu menegaskan wanprestasi Tuaspring dalam memenuhi perjanjian pembelian air yang telah diteken pada 6 April 2011 silam.
Berdasarkan perjanjian, Tuaspring memiliki waktu 30 hari hingga 6 M…

Saham VIVA | Bayar Utang dan Cari Modal Kerja, Visi Media (VIVA) Gelar Private Placement

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) mencari dana segar untuk membayar utang dan menambah modal kerja. Perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie ini akan menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).
Sesuai ketentuan, VIVA dapat menerbitkan maksimal 10% saham baru dari modal ditempatkan dan disetor penuh, atau sekitar 1,65 miliar saham. Nantinya, dana dari private placement itu akan digunakan untuk membayar sebagian utang anak usaha VIVA, PT Lativi Mediakarya yang jatuh tempo pada Oktober 2019 mendatang. Nilainya mencapai US$ 9,41 juta. 
Utang tersebut merupakan bagian dari senior facility agreement tahun 2017 yang sebesar US$ 173,60 juta. Utang ini dijamin oleh VIVA. Selain untuk membayar utang, hasil private placement juga digunakan untuk pengembangan usaha VIVA di tahun ini. 
Berdasarkan prospektus VIVA yang terbit Senin (18/3), perusahaan berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk aksi korporasi ini pa…

Saham AKRA | Laba 2018 Tumbuh 36,88 Persen, Ini Komentar Bos AKR Corporindo (AKRA)

Bisnis.com, JAKARTA — PT AKR Corporindo Tbk. menyebut terjadi perbaikan kondisi pasar sepanjang 2018 yang berimbas kepada perbaikan volume perseroan.
Haryanto Adikoesoemo, President Director AKR Corporindo menjelaskan bahwa juga terjadi kenaikan rerata harga jual baik untuk bahan bakar minyak (BBM) dan kimia dasar pada 2018. Sebagai gambaran, perseroan menyebut rerata harga jual minyak mentah Brent naik dari US$54,1/bbl pada 2017 menjadi US$72,3/bbl pada 2018.
Dia memaparkan bahwa pendapatan dari bisnis perdagangan dan distribusi BBM tumbuh 43% secara tahunan pada 2018. Pencapaian itu didorong oleh volume dan rerata harga jual yang lebih tinggi.
Untuk pendapatan dari bisnis perdagangan dan distribusi kimia dasar, sambungnya, tercatat terjadi pertumbuhan 16% secara tahunan pada 2018. Jumlah yang dikantongi naik dari Rp4,54 triliun pada 2017 menjadi Rp5,28 triliun tahun lalu.
“Kami melihat membaiknya kondisi pasar selama 2018 yang berdampak pada pemulihan volume kami,”  kata Haryanto m…

Saham HKMU | HK Metals Utama (HKMU) Menanti Kedatangan Tiga Mesin Baru

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa produksi PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) pada tahun ini bakal lebih gesit. Perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan serta manufaktur besi, baja serta aluminium ekstrusi itu memastikan ada tambahan empat mesin produksi baru di sepanjang 2019.
Satu mesin produksi anyar sudah masuk pabrik sejak Februari kemarin. Selanjutnya, perusahaan berkode saham HKMU di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut menjadwalkan tiga mesin produksi lain akan memperkuat operasional pabrik pada April dan Juni nanti.
Sekadar mengingatkan, Oktober tahun lalu HK Metals mengantongi dana segar dari aksi pencatatan saham melalui initial public offering (IPO) sekitar Rp 235 miliar. Sebanyak Rp 90 miliar di antaranya mereka alokasikan untuk dana belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini. Tujuan untuk membeli mesin produksi baru.
Dengan tambahan mesin produksi, HK Metals ingin meningkatkan volume penjualan ekspor. "Target ke depan mudah-mudahan setelah mesin terpas…

Saham JSMR | Kantongi Laba Bersih Rp2,2 Triliun, Mampukah Saham JSMR Tembus Rp6.000?

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. diproyeksi masih menguat usai melaporkan capaian kinerja keuangan 2018.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham emiten berkode JSMR itu ditutup stagnan pada sesi perdagangan, Senin (18/3/2019). Saham tersebut kembali mendarat di harga penutupan Rp5.325, sama dengan harga penutupan pada akhir pekan lalu.

Tetapi, laju saham JSMR tercatat berada di tren positif untuk periode berjalan 2019 dengan menguat 24,42%. Saham perseroan tol milik negara itu diperdagangkan dengan Price Earning Ratio (PER) 17,57 kali dan total kapitalisasi pasar Rp38,65 triliun.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio menjelaskan apabila dilihat dari sisi laba usaha, JSMR masih mencatatkan pertumbuhan 16,5% secara tahunan. Nilai laba usaha yang dibukukan naik dari Rp4,6 triliun pada 2017 menjadi Rp5,4 triliun pada 2018.

Namun, sambungnya, pencapaian itu disertai dengan peningkatan biaya keuangan 44,98% secara tahunan pada …

Analisa Saham ANTM, BBKP dan PGAS

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (Mar 19, 2019) (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,509.45 (+0.75%), test resistance at 6,529. Indikator MFI optimized dan indicator W%R optimized masih cenderung naik. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  menguji support trend line dan indikator W%R optimized  masih cenderung naik. Daily resistance terdekat di 6,529 dan support di 6,469. Cut loss level di 6,464.
ANTM Daily, 975 (+1.04%),trading buy, trading range 940 –985. Indikator MFI optimized trendline dan W%R optimized akan menguji support trend line. Daily support 940 dan resistance di 985. Cut loss level di 920.
BBKP  Daily , 374 (+1.08%), trading buy, 370 – 384. indikator MFI optimized tdan W%R optimized cenderung naik. Daily resistance di 384 sementara itu daily support di 370. Cut loss level di 362.
PGAS Weekly, 2,490 (+1.22%), trading buy, trading range 2,390 – 2,610. Indikator MFI optimized dan indkator RSI  optimized akan cenderung naik. Dengan demikian diper…

Analisa Saham SMRA | Technical Rebound ?

Analisa Saham - SMRA - 19/03/2019 

SMRA - Saham SMRA dalam kurun waktu 4 hari belakangan selalu mengalami kenaikan dengan diikuti volume yang melebihi rata-rata volume selama 20 hari. Pada perdagangan senin kemarin candle SMRA berhasil breakout Trendline Downtrend Minor -nya , dengan diikuti dengan volume yang cukup signifikan besarnya. Jika dilihat dari rumus umum volume dengan price , maka kenaikan harga pada saham SMRA merupakan kenaikan yang valid , karena apa? Kenaikan harga diikuti dengan kenaikan Volume nya dari waktu ke waktu. yang Menarik adalah jika ditinjau dari validasi menggunakan Volume Price Analysis (VPA) , kenapa?  jika ditinjau dari VPA kenaikan harga pada saham SMRA terjadi sebuah "Anomali". 
Dimana Anomali tersebut? ya, jika anda perhatikan candle awal kenaikan Saham SMRA , ia memiliki Spread body candle yang lumayan besar namun volume yang dimiliki sangat kecil dari rata-rata, lalu dicandle selanjutnya dicandle ke 2 kenaikan, Candle yang terbentuk memil…

IHSG Uji Resistance Lagi

WH Project Outlook 19 Maret 2019
IHSG ditutup menguat sebesar 48,26 poin (+0.74%) menuju level 6509.44 pada perdagangan hari Senin 18 Maret 2019.
RESISTANCE 6520 DIUJI KEMBALI
Hari ini IHSG masih berpotensi menguat namun lebih terbatas karena akan berhadapan dengan resistance 6520 yang selama ini sangat sulit ditembus. Artinya penguatan hari ini sangat mungkin untuk disudahi setelah berhadapan dengan resistance ini.
Belum ada sentimen baru hari ini, kecuali suku bunga pada besok lusa. Dan jika beberapa hari sebelumnya pasar sudah menguat maka bisa dikatakan pasar “menyambut” keputusan suku bunga yang akan datang.

Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?
Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan sambil menguji kembali resistance 6520.
IHSG VIEW
IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6450 s/d 6520.
REKOMENDASI SAHAM
Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: BDMN, TLKM, ASII, dan BSDE.
Sumber : WH Project

Analisa Saham BSDE | Tembus Resistance

BSDE menguat menembus resisten konsolidasinya di 1375. Kemampuan saham ini menembus resisten 1375 akan membuka ruang kenaikan menuju 1665 dengan minor target 1510. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, saham ini berpeluang terus bergerak bullish hingga ke 1800. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini bergerak dalam fase positif.

Rekomendasi: Buy. Stoploss level 1300.
Disclaimer ON
Sumber : GaleriSaham 

Analisa Saham ERAA | Akumulasi Beli

ERAA Daily : Akumulasi Beli. Koreksi harga saham ini masih relatif wajar mengingat VAP Max sisi demand dibawah harga sekarang, namun perlu dicermati net avg buy all broker dan net avg buy dominant broker sekitar level 2.100. Dan yang menarik lagi meskipun foreign masih net sell sejak naik dari 12 Jan 2018 dimana komposisinya sebesar 26.2 %, net avg sell nya jauh diatas harga skrg yakni di 2,490.  
Sementara itu dari sisi supply terlihat net avg sell all broker dan net avg sell dominat dominant broker di level 2,100 -2,130. Sementara foreign malah net buy sejak turun dari tgl 20 Feb 2019 di harga 2,100 dengan komposisi 17.05 %.  Saat ini rata-rata volume sisi demand > sisi supply. Jadi potensi kenaikkan masih terlihat,  Strong support di 2,000 dan resistance terdekat di 2,100 dan berikutnya 2,130.

Analisa Saham ASII | BUY At Lower TP On Weaker HE Sales

ID - [ ASII IJ]: BUY At Lower TP On Weaker HE Sales Andrey Wijaya, Mutiara Nita - RHB Sekuritas
Stay BUY with new IDR9,000 TP from IDR9,300, 22% upside plus 4% FY19F yield. 
We cut Astra International’s earnings estimates driven by lower heavy equipment and overburden sales volumes.
We see Auto earnings improving on higher sales volume, lower sales discounts, and no one-off expenses. 
We raise Bank Permata’s valuation, driven by higher demand from potential M&A. 
Astra, which is attractively trading at 12.1x FY19F rolling P/E, ~1.4SD below its 5-year mean, remains our Country and Sector Top Pick.
Link to report: RHB

Analisa Saham SMGR, PWON, BUMI dan JSMR

MNC Daily Scope Wave 19 Maret 2019
Mengawali pekan, IHSG ditutup menguat 0.7% ke level 6,509. Kami perkirakan posisi IHSG saat ini berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave alt [2] (berwarna merah) ke area 6,450 dan 6,400. Skenario alternatif ini akan berlaku apabila IHSG tidak turun melebihi level 6,337. Support: 6,450, 6,380 Resistance: 6,550, 6,610
SMGR - Buy (13,300) Posisi SMGR sudah menyelesaikan wave [ii] dari wave 5 dan saat ini kami perkirakan SMGR sedang membentuk wave [iii] dari wave 5 ke arah 14,275. Buy: 13,175-13,300 Target Price: 13,500, 14,275 Stoploss: below 12,725
PWON - Buy on Weakness (675) Saat ini PWON kami perkirakan sedang membentuk wave [i] dari wave C. Dalam jangka pendek PWON berpotensi terkoreksi terlebih dahulu ke level 655 dan kemudian dapat menguat kembali ke area 720. Buy on Weakness: 655-665 Target Price: 695, 705, 720 Stoploss: 615
BUMI - Sell on Strength (129) Kami perkirakan posisi BUMI saat ini sudah berada pada akhir wave (iv)…

Bandarmologi Saham CTRA, BSDE, BBRI, PGAS dan ASII

Tuesday (19/03/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand. Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Seku ritas)
IDX Composite 6,465- 6,558 SUMMARY: STRONG  BUY
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6): SELL MACD(12,26): SELL ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): BUY CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY VO: SELL ROC: SELL WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

STOCKS PICK:
CTRA 890 - 970 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

BSDE 1320 - 1450 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

BBRI 3940 - 4120 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY…

Update Harga Penting Saham | 19 Maret 2019

Dow posts 4-day winning streak, but gains capped as Boeing slides
Stocks rose on Monday as Amazon and Apple outperformed, but gains were kept in check amid pressure from Boeing and Facebook, while investors braced for a busy week highlighted by a key Federal Reserve meeting.
Dow.....25914    +65.2          +0.25% Nasdaq..7715   +25.95        +0.34% S&P 500.2833   +10.5          +0.37%
FTSE.......7299    +70.9       +0.98% Dax........11657    -28.6        -0.25%  CAC........5413    +7.5          +0.14%
Nikkei....21585    +133.7   +0.62% HSI.........29409   +396.8   +1.37% Shanghai.3096    +74.7     +2.47% ST Times.3213    +12.8     +0.40%
Indo10Yr..7.8858    -0.0355      -0.45% INDOBex249.6370 +0.5085     +0.20% US10Yr....2.6020     +0.0090     +0.35% VIX.......... 13.10       +0.22          +1.71%
USDIndx .....96.5240   -0.0710   -0.07% Como Indx..184.86     +0.99       +0.54% (Core Commodity CRB) DJUSCL........55.10     +0.87        +1.60% (Dow Jones US Coal Index) 
IndoCDS.....…

Analisa Saham ASII dan ASRI

ASII 7350-7375 sedang coba BREAKOUT 7400 saham ASII saat ini sedang coba breakout dari resist 7400 (MA20) yg membuatnya berpeluang untuk capai MA berikutnya di 7950, dgn dikawal oleh support 7225.
ASRI 310 mantul. WATCH  | BOW ASRI berhasil bertahan diatas support 304, setelah tak berkenan tuk tembus support psikologis 300, saat ini ASRI ditopang naik oleh MA5-306, penembusan MA berikutnya di 320, berpeluang mengantarkan ASRI ke TP. 334.
Kafeinvestor

Analisa Saham BMRI, AKRA dan MNCN

BMRI ( Buy ) : Target kenaikan harga pada level 7.275 kemudian 7.450 dengan support di level 6.925, cut loss jika break 6.725.

AKRA ( Buy ) : Target kenaikan harga pada level 5.600 kemudian 5.750 dengan support di level 5.300, cut loss jika break 5.150.

MNCN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 895 kemudian 925 dengan support di level 835, cut loss jika break 805.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/e/3c7hho


Analisa Saham GGRM, KLBF, LPCK dan MAIN

GGRM membentuk pola pennant dengan 92300 sebagai breakout point untuk mengkonfirmasi pola ini. Rekomendasi: buy 92000 s/d 92300, TP 93000 s/d 94400, stop loss <90000 .="" p="">
KLBF mengakhiri sideways dan memulai penguatan. Rekomendasi: buy 1525 s/d 1550, TP 1575 s/d 1600 stop loss <1500 .="" p="">
LPCK menguji resistance MA60 (bagian dilingkari) yang menjadi penentu apakah penguatan akan berlanjut atau tidak. Resistance ini ada pada 2170. Rekomendasi: buy 2000 s/d 2080, TP 2170, stop loss <1900 .="" p="">
MAIN mengakhiri pelemahan sampai pada support 1570. Selama support ini tidak ditembus turun maka penguatan akan berlanjut. Rekomendasi: buy on support 1570, TP 1600 s/d 1650, stop loss <1530 .="" p="">
Panin Sekuritas

Analisa Saham GIAA | Passenger yield continue to improve

Ciptadana Sekuritas on Garuda Indonesia (GIAA) Passenger yield continue to improve
- Grup Garuda menerbangkan 2,67 juta penumpang di bulan Januari 19, penurunan 11,78% YoY, terbebani oleh FSC domestik Garuda (Operator Layanan Lengkap) dan Citilink yang mencatat pertumbuhan -24,74% YoY dan -2,7% YoY. Meskipun penumpang internasional Garuda FSC yang dibawa tumbuh 10,72% YoY, total penumpang yang dilayani selama musim sepi (Januari 19) masih miskin. Namun, di tengah kemunduran, GIAA berhasil memposting SLF gabungan yang lebih tinggi sebesar 1,19 pp menjadi 71,82%. Ini sebagian besar didukung oleh penurunan ASK yang lebih cepat (-4,15% YoY) dibandingkan dengan RPK (-2,54% YoY). Dengan demikian, ini bisa menjadi sinyal bahwa GIAA berupaya meningkatkan pemanfaatannya.
- Berdasarkan operasional yang dirilis oleh GIAA, hasil Januari 19 penumpang grup Garuda meningkat 15,58% menjadi 7,27 USc. Hal ini terutama disebabkan oleh hasil penumpang FSC dan LCC (Low Cost Carrier) domestik yang meningk…

Saham Online di Facebook