Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 22, 2021

PT MD Pictures Tbk Umumkan Tencent Jadi Pemegang Saham FILM

PT MD Pictures Tbk (FILM) hari ini mengumumkan bahwa Tencent Holdings Ltd., telah menjadi salah satu pemegang saham minoritas di MD Pictures. Investasi ini menunjukkan bahwa Tencent memiliki pandangan positif atas industri konten di Indonesia serta keyakinan kuat terhadap market leadership dan potensi pertumbuhan MD Pictures. "Kami antusias menyambut Tencent sebagai investor baru diFILM,. kata Manoj Punjabi,Founder & CEO, MD Pictures,"Investasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Tencent sebagai perusahaan teknologi yang mutakhir untuk mengembangkan industri konten secara global".(end) Sumber: IQPLUS

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Berpotensi Raih Kredit IDR 700 Miliar dari SMI

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) telah melakukan transaksi afiliasi. Transaksi itu dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2021. Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menjelaskan, Objek Transaksi adalah Pemberian Fasilitas Pembiayaan Modal Kerja dan Pemberian Jaminan berupa tagihan atau piutang (sisa termin) atas proyek yang akan dibiayai (Jaminan). "Nilai maksimum fasilitas yang diberikan adalah sebesar Rp700 miliar dengan nilai jaminan sebesar Rp1,66 triliun. Transaksi ini merupakan transaksi pinjaman dan pemberian jaminan yang diterima secara langsung dari perusahaan pembiayaan infrastruktur sehingga transaksi ini cukup dilakukan pelaporan sebagaimana dalam ketentuan Pasal 6 POJK 42/2020,"katanya. Lebih dalam ia menjelaskan, pertimbangan dilakukannya transaksi ini adalah untuk keperluan pembiayaan modal kerja dalam rangka melaksanakan atau menyelesaikan pembangunan atau pekerjaan beberapa proyek infrastruktur Persero

Anak Usaha PT. ABM Investama Tbk Jual Saham Media Djaya Bersama

Anak usaha PT. ABM Investama Tbk (ABMM) yaitu PT Reswara Minergi Hartama (RWA) telah menandatangani perjanjian jual beli saham pada tanggal 18 Oktober 2021 Menurut keterangan tertulis Rindra Donovan Corporate Secretary ABMM Kamis menyampaikan bahwa saham yang diperjual belikan yaitu saham PT Media Djaya Bersama (MDB) dengan pemegang saham lainnya dalam MDB yaitu PT Inti Murni Kencana (IMK), dimana RWA mengalihkan sejumlah 15.500 lembar saham MDB, atau setara dengan 20% dari seluruh saham yang ditempatkan MDB kepada IMK. Lebih lanjut Rindra memaparkan nilai transaksi jual beli saham tersebut sebesar USD8,5 juta. Dengan pengalihan saham ini, keterlibatan pemegang saham lain di MDB dapat meningkatkan sinergi, membagi risiko dan kerjasama yang lebih aktif bagi para pemegang saham untuk memajukan anak usaha MDB. "Tidak ada dampak material dari transaksi ini, baik dari kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha ABMM,"pungkasnya.(end/ar) Sumber: IQPLUS

Kredit PT Bank Jago Tbk Alami Pertumbuhan 502%

Fokus melayani segmen ritel dan mass market dengan menggunakan teknologi, PT Bank Jago Tbk (Jago) membukukan kinerja positif. Setelah enam tahun terakhir mencatatkan kerugian, pada kuartal ini Jago berhasil meraih laba bersih. Pencapaian di kuartal III-2021 ini ditopang oleh pertumbuhan kredit yang solid, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di level sangat rendah dan efisiensi biaya dana berkat peningkatan dana murah (current account saving account/CASA). Penyaluran kredit hingga akhir September 2021 mencapai Rp3,73 triliun, melonjak 502% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Pertumbuhan kredit terutama terjadi di kuartal III dengan kenaikan sebesar Rp1,56 triliun dari posisi kuartal sebelumnya (Q to Q). "Prosentase kenaikannya terlihat tinggi karena kami berangkat dari baseline yang rendah. Tapi kami melihat kemajuan bisnis yang konsisten dari waktu ke waktu. Kami akan menjaga momentum ini dengan terus memperluas kolaborasi dan integrasi dengan ekosi

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Keluarkan IDR 128,02 Miliar untuk Buy Back Saham BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah mengeluarkan dana sebesar Rp128,02 miliar. Dana tersebut dikeluarkan demi melancarkan aksi korporasinya di pasar modal yakni pembelian kembali saham perseroan (buy back). Corporate Secretary BBNI, Mucharom menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk buy back saham BBNI sebanyak 24,68 juta lembar saham pada periode Juli - 21 Oktober 2021. Ia menegaskan kembali, aksi buy back saham tersebut dilakukan seiring kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Oleh karena itu, pembelian saham perseroan dinilai perlu guna menjaga saham BBNI di Pasar. (end/as) Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham CPIN dan EMTK oleh HP Financials | 22 Oktober 2021

HP Financials Technical View & Key Calls 22 Oktober 2021 Saham CPIN CPIN jelas ditutup makin mantap di atas MA50,20,10 dengan Volume yang meningkat, mengindikasikan masih tersimpan tenaga penguatan pendek demi menuju TARGET 6750 -6800. Average Up sebaiknya dilakukan di atas level 6550. Rekomendasi Buy, Entry Level: 6500 -6450; Target: 6750-6800; Stoploss: 6325. Saham EMTK EMTK finally mampu ditutup kembali di atas MA20 setelah menjalani nubuat penurunannya ke Target 1550-1500. Jika trend reversal ini membentuk pola Inverted Head & Shoulders, maka selain TARGET terdekat : MA50 / 1900, maka tersimpan potensi menuju level 2000-2050 juga yang mana sesuai dengan FR38.2. Average Up best done above 1745. Rekomendasi Buy, Entry Level: 1730; Target: 1900 / 2000-2050; Stoploss: 1650.

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook

Rekomendasi Saham AGRO, EXCL dan TLKM oleh Mirae Asset Sekuritas | 22 Oktober 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Oktober 22, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,632.97(-0.35%), consilidation. trading range 6,608 – 6,685. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized masih cenderung bergerak turun. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik dalam pola terbatas . Daily support di 6,608 dan daily resistance di 6,685. Cut loss level di 6,582. AGRO Daily, 2,030 (+2.01%),trading buy,  trading range 2,000 – 2,100. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 2,000 dan daily resistance di 2,100. Cut loss level di 1,950. EXCL Daily, 3,080 (0.00%), buy on weakness, trading range 3,030 – 3,150. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan indikator RSI optimized turun terbtaas. Daily support di 3,030 dan daily resistance di 3,150. Cut loss level di 3,000. TLKM Daily, 3,850 (+2.94%), trading buy, trading range 3,800 –

Rekomendasi Saham AALI, ACES, RALS dan PWON oleh Indopremier | 22 Oktober 2021

IHSG (6.595 – 6.675) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.595 dan 6.555 dengan resist di level 6.675 dan 6.715. AALI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 10.325 kemudian 10.400 dengan support di level 10.175, cut loss jika break 10.100. ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.470 kemudian 1.485 dengan support di level 1.440, cut loss jika break 1.425. RALS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 735 dengan resist di level 760 kemudian 770. PWON (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 515 dengan resist di level 530 kemudian 535. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx8s

Rekomendasi Saham INKP, WIKA dan SMGR oleh Artha Sekuritas | 22 Oktober 2021

Artha Sekuritas Indonesia Daily Insight 22 Oktober 2021 Dennies Christoper Jordan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Mengalami koreksi dan breakdown support. Investor dapat sell/take profit. Analis menyarankan masuk lagi di harga Rp 8.950-Rp 9.100 per saham. Stop loss di Rp 8.900 per saham. Adapun target harganya berada di Rp 9.350- Rp 9.500 per saham.  PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Mengalami koreksi dan breakdown support. Analis menyarankan sell/take profit. Investor bisa masuk saham WIKA harga Rp 1.440-Rp 1.470 per saham. Stop loss di Rp 1.420 per saham. Target harga saham ini di Rp 1.520-Rp 1.550 per saham.  PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Analis menyarankan masuk di harga Rp 8.850-Rp 900 per saham. Stop loss di Rp 8.750 per saham. Target harga SMGR berada di Rp 9.200-Rp 9.350 per saham. 

Rekomendasi Saham MPPA, CENT, BIRD dan DOID oleh MNC Sekuritas | 22 Oktober 2021

MNC Daily Scope Wave 22 Oktober 2021 Pada perdagangan kemarin (21/10), IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,632 diikuti dengan meningkatnya tekanan jual. Kami perkirakan, saat ini IHSG sedang berada di awal fase koreksi wave [iv], sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke rentang 6,457-6,545. Support: 6,573, 6,451 Resistance: 6,680, 6,690 MPPA - Spec Buy (610) Pada perdagangan kemarin (21/10), MPPA ditutup menguat signifikan sebesar 9,9% ke level 610 diikuti dengan besarnya tekanan beli. Kami perkirakan, saat ini posisi MPPA sedang berada di awal wave 1 dari wave (C). Hal ini berarti, MPPA berpeluang melanjutkan penguatannya selama tidak terkoreksi ke bawah 540. Spec Buy: 570-610 Target Price: 665, 820 Stoploss: below 540 CENT - Buy on Weakness (326) Kemarin (21/10), CENT ditutup menguat 3,8% ke level 326 diikuti dengan munculnya tekanan beli yang besar. Posisi CENT saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [i] dari wave C dari wave (B), sehingga CENT rawan terkoreksi terlebih

Bandarmologi Saham BRPT, SRTG, EMTK, TLKM dan BBNI | 22 Oktober 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (22/10/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. Bonne Soirée Coal Price..ARB Lagikah Saham Coal??‼️‼️️‼️ IDX Composite 6,578 - 6,673 SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): OVERBOUGHT STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILE ADX (14): OVERBOUGHT CCI (14): *OVERBOUGHT HIGHS/LOW (14): BUY!! UO: BUY!! ROC: OVERBOUGHT WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: BRPT 940 - 1,040 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 990 TARGET PRICE: 1,040 STOP-LOSS: 940 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION SRTG 2,270 - 2,510 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 2,390 TARGET PRICE: 2,510 STOP-LOSS: 2,270 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10

Update Harga Komoditas dan Indeks | 22 Oktober 2021

The S&P 500 touched a new record on Thursday, joining the Dow Jones Industrial Average in wiping out a two-month swoon amid strong profits and year-end optimism. Dow.......35603   -6.3           -0.02% Nasdaq.15216   +94.02    +0.62% S&P 500..4550   +13.6       +0.30% FTSE.......7190    -32.8        -0.45% Dax........15473   -50.4        -0.32% CAC........6686     -19.4       -0.29%    Nikkei...28709    -546.97   -1.87% HSI........26018    -118.5     -0.45% Shanghai..3595  +7.8         +0.22% ST Times..3189   -9.6         -0.30% lDX.....  6632.97  -23.03      -0.35% LQ45.....968.16   -7.00        -0.72%   Indo10Yr..6.4035   +0.0113  +0.18% ICBI.....329.0921     -0.1761   -0.05% US10Yr...1.6760     +0.0400  +2.44% VIX............15.01    -0.48        -3.10%👍    USDIndx .........93.7700  +0.2120 +0.23% Como Indx.....236.60      -3.75       -1.56% (Core Commodity CRB)I BCOMIN...........173.55  -7.92     -4.37% IndoCDS..82.967   +0.3754   +0.45%  (5-yr INOCD5)     IDR......14222.5

Saham Online di Facebook