Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 1, 2021

PT Bank Jago Tbk Klaim Aplikasi "kantong" permudah nasabah

PT Bank Jago Tbk mengklaim fitur "Kantong" (pocket) yang terintegrasi di dalam aplikasi bank digital perseroan itu akan mempermudah nasabah untuk mengelola keuangan dan kebutuhan finansialnya. Head of Product and Marketing Bank Jago Andy Djiwandono dalam acara Investasi Cerdas Ala Millennial di Jakarta, Kamis, mengatakan, untuk kebutuhan sehari-hari, nasabah bisa membuat kantong untuk dana akhir pekan, kantong untuk cicilan, kantong jajan GoFood, kantong untuk belanja harian dan lain sebagainya. Begitu pun kantong untuk investasi dan dana darurat, nasabah bisa bikin sebanyak mungkin dalam aplikasi Jago. Nasabah bahkan bisa membuat sampai 40 kantong berbeda, berdasarkan tujuan penggunaan dana yang diinginkan dan bisa dipersonalisasi sesuai profil si nasabah. Uniknya, tiap kantong tersebut memiliki nomor rekening tersendiri. "Jadi, dengan menggunakan aplikasi Jago, nasabah serasa punya 40 rekening berbeda beda tapi tersaji dalam satu aplikasi, dalam satu genggaman. Terobos

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk Alami Penurunan Pendapatan periode 30 Juni 2021

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) mencatat pendapatan bersih Rp22,87 miliar hingga periode 30 Juni 2021 turun dibandingkan pendapatan bersih Rp48,40 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba Kotor tercatat sebesar Rp7,21 miliar turun dari laba Kotor Rp16,75 miliar tahun sebelumnya. Laba usaha turun menjadi Rp1,09 miliar dari laba usaha Rp10,09 miliar tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak tercatat Rp10,54 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp6,87 miliar. Rugi bersih tahun berjalan tercatat Rp10,34 miliar usai meraih laba bersih tahun berjalan Rp4,85 miliar. Jumlah aset perseroan mencapai Rp211,97 miliar hingga periode 30 Juni 2021 naik dari jumlah aset Rp117,26 miliar hingga periode 31 Desember 2020.(end/af) Sumber: IQPLUS

PT. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk Laksanakan Rights Issue

PT. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO) melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD IX) atau rights issue. "BRI AGRO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan akan dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 11 November 2021," tutur Manajemen AGRO dalam prospektus ringkas Kamis, (30/9). Jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD IX ini akan dicatatkan di BEI dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam PMHMETD IX memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan Saham Lama. Dalam hal pemegang saham mempunyai HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan Efek tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan. Pemegang saham utama Perseroan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) akan melaksana

PT Bumi Resources Tbk Raih 2 Penghargaan Wajib Pajak

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebagai Produsen Batubara Terbesar di Indonesia kembali meraih penghargaan melalui unit usaha PT Kaltim Prima Coal (.KPC.) dalam Subroto Award 2021 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Kali ini meraih dua penghargaan sekaligus, yakni dalam bidang Wajib Pajak dengan Kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar untuk PKP2B dan Efisiensi Energi. Dua penghargaan ini telah diterima KPC pada acara virtual penganugerahan Subroto Award, Selasa (28/9/2021). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan diterima oleh Chief Executive Officer (CEO) Ido Hotna Hutabarat. Penghargaan Subroto tahun 2021 merupakan penghargaan kali ke empat sejak diadakan pada tahun 2017. Penghargaan ini merupakan yang tertinggi di bidang energi dan sumber daya mineral, yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja terbaik di sektor tersebut. Penghargaan Subroto sekaligus digelar dalam rangka menyambut Hari Pertambangan dan Energi ke

Indosat Ooredoo Lanjutkan Perluasan Jaringan 4G di Desa Terpencil di Indonesia

Perusahaan telekomunikasi digital Indosat Ooredoo melanjutkan perluasan jangkauan jaringan dengan memperluas layanan 4G/LTE di 124 desa terpencil dalam upaya mendukung program pemerintah memenuhi cakupan 4G di seluruh daerah di Indonesia. "Penambahan site baru 4G/LTE telah dilakukan sejak Agustus lalu dan akan terus menjangkau 645 desa terpencil hingga akhir tahun 2022," kata Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo Arief Musta'in dalam siaran pers di Jakarta, Kamis. Melalui perluasan jaringan berkualitas video, yang diperkuat dengan berbagai produk dan layanan yang simpel, transparan, relevan, dan bebas khawatir, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan. Perusahaan saat ini telah memperluas jangkauan layanan 4G/LTE di 124 desa terpencil, dengan Kabupaten Mamuju dan Banggai di Sulawesi mendapatkan lebih banyak site tambahan untuk mendukung kebutuhan penduduk desa yang semakin menuntut ko

Rekomendasi Saham ERAA, SMRA dan ARTO oleh Mirae Asset sekuritas | 1 Oktober 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Oktober 1, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,286.94(+0.81%), Consolidation 6,314, trading range 6,235 – 6,314. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized konsolidasi dan indikator RSI optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,235 dan daily resistance di 6,314. Cut loss level di 6,100. ERAA Daily, 605 (+0.83%), Buy on weakness,  trading range 590 – 615. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 590 dan daily resistance di 615. Cut loss level di 580. SMRA Daily, 845 0(+2.42%), Buy on weakness,  trading range 830 –890. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 830 dan daily resistance di 890. Cut loss level di 815. ARTO Daily, 15,100 (1.00%), Buy on weakness, trading range 14,700 – 15,350. Indikator MFI Optim

Rekomendasi Saham BBRI, MLPL, ASII dan DOID oleh MNC Sekuritas | 1 Oktober 2021

MNCS Daily Scope Wave  1 Oktober 2021 Menutup bulan September (30/9), IHSG ditutup menguat cukup signifikan sebesar 2% ke level 6,286 dan telah break dari beberapa level resistancenya di 6,170 dan 6,263. Kami memperkirakan, penguatan IHSG akan relatif terbatas dan rentan untuk terkoreksi dahulu. Adapun level koreksi IHSG kami perkirakan berada pada rentang 6,180-6,240, koreksi ini merupakan koreksi yang wajar dan IHSG kami perkirakan akan menguat kembali untuk mengarah ke 6,400, selama tidak terkoreksi ke bawah 6,086. Support: 6,086, 5,996 Resistance: 6,356, 6,394 BBRI - Buy on Weakness Pada perdagangan kemarin (30/9), BBRI ditutup menguat 2,9% ke level 3,850 diikuti dengan peningkatan volume beli, pergerakan BBRI pun sudah menembus MA60-nya. Kami perkirakan, selama BBRI mampu bertahan di atas 3,690 sebagai supportnya, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave A dari wave (B). Buy on Weakness: 3,760-3,850 Target Price: 4,050, 4,200 Stoploss: below 3,690 MLPL

Analisa Saham MCAS | 1 Oktober 2021

Analisa Saham MCAS Saham MCAS pada tanggal 30 September 2021 ditutup menguat pada harga 10200, naik 2,51%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 186% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 11325 Jika naik di atas 12000 maka berpeluang ke 13825 Jika turun di bawah 9500 maka berpeluang ke 9250 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook.com

Analisa Saham AKRA, BBCA dan BOGA | 1 Oktober 2021

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) Menguji Three white soldiers pattern dengan RSI menguat dan ditutup di atas MA20 meski volume perdagangan menurun. Rawan profit taking jika gagal break Rp 1.450-Rp 1.465. Rekomendasi: Trading buy Support: Rp 1.345 Resistance: Rp 1.525 Achmad Yaki, BCA Sekuritas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) BBCA secara teknikal membentuk pola bullish breakway dengan volume transaksi yang cukup ramai. Indikator stochastic juga nampak berpotensi terjadi goldencross. Serta indikator MACD yang juga sudah bergerak pada zona positif. Rekomendasi: Hold Support: Rp 33.850 Resistance: Rp 35.800 per sahan Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Indikator Relative Strength Index (RSI) yang telah memasuki area Overbought kemungkinan memperkirakan potensi pullback demi uji Support upper channel di 4240. Jika AKRA masih mampu bertahan di atas angka ini maka bullish trend niscaya akan utuh sampai target 4600. Rekomendasi: Buy atau average up ; atau buy on

Bandarmologi Saham BBCA, UNTR, ASII, ITMG dan BBNI | 1 Oktober 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (01/10/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,243 - 6,336 SUMMARY: STRONG BUY BUT OVERBOUGHT‼️‼️ 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY!! ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *OVERBOUGHT HIGHS/LOW (14): BUY!! UO: OBERBOUGHT ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: BBCA 33,950 - 36,500 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 35,000 TARGET PRICE: 36,500 STOP-LOSS: 33,950 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION UNTR 25,500 - 27,000 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT!!, BUY 26,000 TARGET PRICE: 27,000 STOP-LOSS: 25,500 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET

Update Harga Komoditas dan Indeks | 1 Oktober 2021

U.S. stocks pulled back on Thursday as Wall Street wrapped up its worst month of the year on a sour note. The weakness for the market came on the final day of what has been a rough month for equities, as rising rates, inflation fears and concerns about the Chinese property market have roiled stocks. The S&P 500 finished September down 4.8% for its worst month since March 2020, when the pandemic caused a major market sell-off. The index also closed 5% below its record high for the first time this year. Dow.......33844   -546.8     -1.59% Nasdaq.14449    -63.9      -0.44% S&P 500..4308    -51.9      -1.19% FTSE.......7086   -21.7         -0.31% Dax........15261  -104.6       -0.68% CAC........6520   -40.8          -0.62% Nikkei...29453     -91.6         -0.31% HSI........24576    -87.9         -0.36% Shanghai..3568  +31.9        +0.90% ST Times..3087  +12.4        +0.40% IDX.....  6286.55  +124.39   +2.02% LQ45.....894.68   +24.34      +2.80%   Indo10Yr..6.4266  +0.0226    +0.35%

Saham Online di Facebook