Saham BNGA | PT Bank CIMB Niaga Tbk Tawarkan Obligasi 2019


IQPlus,(13/12) - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melakukan Penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 dengan jumlah pokok Rp1.823.000.000.000 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019 dengan jumlah pokok Rp83.000.000.000.

Menurut informasi perseroan Jumat disebutkan, Obligasi ini terdiri dari tiga seri yakni Seri A dengan jumlah pokok Rp276.000.000.000 dengan bunga 6,50% per tahun dan jangka waktu 370 hari dan Seri B dengan jumlah pokok Rp1.066.000.000.000 dengan bunga 7,55% per tahun berjangka waktu 3 tahun serta Seri C dengan pokok Rp481.000.000.000 berbunga 7,80% per tahun dan jangka waktu 5 tahun.

Sedangkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan berbunga 8,05% per tahun dan jangka waktu 5 tahun. Masa Penawaran dilakukan 13 dan 16 Desember 2019 dengan pencatatan di BEI pada 20 Desember 2019. Pefindo memberikan peringkat idAAA untuk Obligasi dan idAA untuk Obligasi Subordinasi.

Penjamin Pelaksana Emisi PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas serta wali amanat Bank Permata. (end)

Saham PTBA | PT Bukit Asam Tbk Jadi Raih Penghargaan di Good Corporate Governance Award 2019


IQPlus, (13/12) - PT Bukit Asam Tbk meraih dua penghargaan sebagai perusahaan terbaik sekaligus dalam waktu yang bersamaan, Rabu (11/12). Pada Good Corporate Governance Award 2019 yang digelar di Jakarta, PT Bukit Asam Tbk berhasil meraih penghargaan sebagai Indonesia Most Trusted Companies. Dari seluruh perusahaan nasional yang mengikuti ajang ini, hanya 11 perusahaan terbaik yang meraih penghargaan Indonesia Most Trusted Companies termasuk PT Bukit Asam Tbk. Melalui penghargaan yang digelar oleh IICG dan Majalah SWA ini, Bukit Asam berhasil membuktikan pencapaiannya dalam penerapan GCG yang sesuai dengan aturan dan penerapan sistem manajemen perusahaan yang baik di perusahaan.

Tak hanya itu, PT Bukit Asam Tbk juga meraih penghargaan dalam gelaran Asia.s Most Trusted Company Award 2019 yang diselenggarakan oleh International Brand Consulting Corporation USA di Bangkok, Thailand. Pada acara ini, PT Bukit Asam Tbk berhasil meraih penghargaan sebagai Asia.s Most Trusted Coal Mining Company Category from Indonesia Region. Pencapaian prestasi ini didorong dengan penjualan yang baik di pasar ekspor serta penambahan pasar baru batu bara di tengah lesunya harga batu bara.

"Dengan diraihnya penghargaan yang bergengsi ini, PTBA mendapatkan pengakuan dari publik dan pihak eksternal atas kinerja perusahaan. Implementasi GCG perusahaan telah menjadi perhatian kita bersama, termasuk di dalamnya penerapan operasional hingga strategi perusahaan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan perusahaan," ujar Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin.

Melalui penghargaan ini, akan semakin memacu kinerja perusahaan untuk terus dapat mempertahankan dan meningkatkan pencapaian yang telah diraih. (end)

Saham WSKT | PT Waskita Karya (Persero) Tbk Pastikan Kualitas Tol Japek


IQPlus, (13/12) -  PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan bahwa desain proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated dibangun dengan konstruksi yang berkualitas.

Pernyataan itu diungkapkan Project Manager Japek II Elevated PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fathur Rozaq menanggapi pemberitaan foto di sejumlah media sosial yang menampilkan konstruksi jembatan Japek II Elevated yang meliuk-liuk.

"Foto yang beredar di media sosial adalah tidak benar, kami sudah melakukan pengecekan di lokasi," kata Rozaq dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan kriteria desain proyek Jalan Tol Japek II Elevated itu direncanakan untuk kecepatan kendaraan maksimal 80 km per jam, dengan jarak pandang 110 meter.

"Itu dituangkan dalam parameter "alignment vertikal dan horizontal" yang mengadopsi standar ukuran jari-jari tikungan, panjang lengkung, kelandaian maksimum dan lain-lain yang sifatnya teknis," katanya.

Ia menambahkan uji beban dan uji laik fungsi juga telah selesai dilaksanakan, sehingga jalan tol Japek Elevated II itu sudah dapat difungsikan untuk natal dan tahun baru 2019.

"Semua jembatan didesain ada expansion joinnya, sebagian besar sambungan pada proyek Japek II Elevated ada di setiap 180 meter dan sambungan (expansion join) ini didesain untuk tahan gempa," katanya.

Secara terpisah, Presiden Joko Widodo pembangunan jalan tol tersebut tergolong sangat rumit karena begitu banyak kendala.

"Ini kalau kita lihat betapa rumitnya kalau kita terlambat membangun infrastruktur. Seperti jalan tol ini. Itu kesempatan memasang glidernya hanya 3-4 jam per hari karena lalu lintas padat dan hanya malam hari," katanya.(end)

Saham TBLA | PT Tunas Baru Lampung Tbk Targetkan Peningkatan Penjualan Tahun Depan


IQPlus, (13/12) - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) menargetkan penjualan di tahun depan meningkat 10 persen dari proyeksi total penjualan di sepanjang tahun ini sebesar Rp9 triliun. Pada Kuartal III-2019, jumlah penjualan TBLA tercatat sebesar Rp6,34 triliun.

"Pada tahun 2020, kalau penjualan kami naik 10 persen saja, maka sudah bisa mencapai Rp10 triliunan," kata Deputi Presiden Direktur TBLA, Sudarmo Tasmin di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis.

Sudarmo mengatakan, sebelumnya perseroan memproyeksikan tingkat penjualan di 2019 sebesar Rp8,4 triliun, namun tren kenaikan harga kelapa sawit di Kuartal IV-2019 ini akan mendorong perkiraan penjualan TBLA menjadi Rp9 triliun.

Guna mendukung target tersebut, menurut Corporate Secretary TBLA, Hardy, perseroan menganggarkan belanja modal (capex) di 2020 sebesar SGD26 juta. Sebesar SGD6 juta untuk dibelanjakan bagi keperluan di dua pabrik baru, yakni Pabrik Refined Glycerin 120 TPD dan Pabrik Re-Esterification PFAD 100 TPD di Way Lunik, Lampung serta penanaman kebun tebu di Lampung.

Sementara itu, sebesar SGD20 juta dari anggaran capex di 2020 akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan di Pabrik Biodiesel 1.500 TPD dan Pabrik Refinery 2.500 TPD di Way Lunik, Lampung.

Ia menyebutkan, TBLA akan menambah kapasitas produksi biodiesel, karena ke depannya kebutuhan biodiesel akan semakin meningkat sejalan dengan kebijakan mandatory pemerintah terkait B30. Sehingga, lanjut dia, TBLA memutuskan untuk membangun pabrik biodiesel berkapasitas 1.500 ton per hari di Lampung.

Dengan demikian, jelas Hardy, total kapasitas produksi biodiesel menjadi 2.500 ton per hari pada 2020. TBLA juga akan membangun pabrik refinery berkapasitas 2.500 ton per hari di Lampung, maka pada 2021 diperkirakan TBLA bisa memproduksi 750.000 ton dengan kapasitas 2.500 ton per hari. "Kedua pabrik itu akan selesai pada awal Kuartal IV-2020," ucapnya. (end/fu)

Saham BNLI | Standard Chartered PLC dan PT Astra International Tbk Bersepakat Tentang Bank Permata


IQPlus, (13/12) - Standard Chartered PLC (Standard Chartered) dan PT Astra International Tbk (Astra) hari ini menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat untuk menjual saham mereka, masing-masing sebesar 44,56% di PT Bank Permata Tbk (PermataBank) kepada Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank).

Penyelesaian transaksi tersebut bergantung pada terpenuhinya persyaratan-persyaratan tertentu, termasuk diperolehnya persetujuan pemegang saham Bangkok Bank dan persetujuan-persetujuan yang dipersyaratkan oleh peraturan yang berlaku di Indonesia dan Thailand, yang diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun 2020.

Bangkok Bank sepakat mengakuisisi 89,12% saham PermataBank dari Penjual secara tunai. Nilai akuisisi tersebut adalah 1,77 kali dari nilai buku per laporan keuangan terakhir PermataBank sebelum penyelesaian transaksi.

Jika mengacu pada nilai buku PermataBank per 30 September 2019, total dana yang akan diterima Penjual sekitar US$2,6 miliar (Rp37 triliun), atau setara dengan harga Rp1.498 per saham PermataBank.

Group Chief Executive Standard Chartered Bill Winters mengatakan, .Pelepasan saham di PermataBank memungkinkan kami untuk fokus pada bisnis yang kami miliki sepenuhnya di pasar Indonesia yang besar dan strategis ini; dan selanjutnya kami akan menggunakan modal yang ada untuk diinvestasikan kembali atau dikembalikan kepada pemegang saham. Transaksi ini juga menunjukkan fokus kami dalam mengeksekusi dengan cepat prioritas-prioritas strategi baru yang kami umumkan pada awal tahun ini..

Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/12/2019) mengatakan, .Astra secara berkala meninjau strategi portofolio investasinya dan mengambil keputusan dengan memperhatikan kepentingan terbaik seluruh pemangku kepentingan. Keputusan kami terkait PermataBank telah mempertimbangkan kinerja PermataBank yang membaik, prospek positif industri jasa keuangan di Indonesia dan strategi kami untuk fokus memperkuat posisi Astra sebagai penyedia jasa keuangan di segmen ritel di Indonesia..

Prijono juga mengatakan, .Bangkok Bank merupakan salah satu bank terbesar di Thailand dan well-capitalised. Hubungan bisnis yang ada saat ini antara Grup Astra dan PermataBank akan berjalan seperti biasa dan kami akan menjajaki kerja sama bisnis lainnya..

J P Morgan bertindak sebagai penasihat keuangan Astra and Standard Chartered. (end/fu)

Rekomendasi Saham IPOT | WIKA, LPPF, JSMR


IHSG (6.090 - 6.185) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.090 kemudian 6.050 dengan resist di level 6.185 dan 6.240.

WIKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.040 kemudian 2.080 dengan support di level 1.985, cut loss jika break 1.955.

LPPF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.780 kemudian 3.850 dengan support di level 3.640, cut loss jika break 3.570.

JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.150 kemudian 5.225 dengan support di level 5.000, cut loss jika break 4.930.

XBNI (SELL) : Target pelemahan harga pada level 1.071 kemudian 1.061 dengan resist di level 1.091 dan 1.100.

XPSG (SELL) : Target pelemahan harga pada level 439 kemudian 435 dengan resist di level 446 dan 450.

R-LQ45X (SELL) : Target pelemahan harga pada level 1.007 kemudian 999 dengan resist di level 1.023 dan 1.032.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7oea

Analisis Saham WSBP | Beautiful Breakout, Akankah Sustainable?


Analisis Teknikal

Saham WSBP pada tanggal 13 Desember 2019 ditutup menguat pada harga 332, naik 3,75%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 226% dari hari sebelumnya. Area akumulasi terbesar dalam 3 bulan terakhir ada pada harga 320-330. Akumulasi ini bisa jadi pijakan yang baik untuk breakout kali ini.
Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought ke atas. 
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan naik.

Rekomendasi

BUY
TARGET : 352
STOP LOSS : 316

by Abduh - www.sahamonline.id
Disclaimer ON

Rekomendasi Saham Mirae Asset | BBTN, CTRA, DMAS


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Dec 13, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,139.4 (-0.66%), Consolidation at 6,237, trading range 6,131 – 6,237. Indikator MFI optimized ,W%R optimized  dan indikator RSI optimized mulai bergerak turun. Pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,131 dan daily resistance di 6,181. Cut loss level di 6,089.

BBTN Daily, 2,110 (+0.48%) trading buy, trading range 2,080 – 2,160. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized akan menguji support trend line dan indikator RSI optimized  mulai bergerak naik. Daily support  di 2,080 sementara itu daily resistance 2,160. Cut loss level  di 2,070.

CTRA Weekly, 1,050(+5.00%), trading buy, trading range 990 – 1,100. Indikator MFI optimized  , indikator W%R optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Weekly support  di 990 sementara itu weekly resistance  di 1,100. Cut loss level  di 970.

DMAS Weekly,314 (+8.28%) trading buy, trading range 292 – 326. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik Perkiraan weekly support di 292 dan weekly resistance di 326.Cut loss level di 274.

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BIRD, DOID, NRCA, SCMA


Daily Technical 13 Desember 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 13 Desember 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -40,70 poin (-0.65%) menuju level 6.139,39 pada perdagangan hari Kamis 12 Desember 2019 kemarin. IHSG gagal rebound, pada sesi 2 perdagangan kemarin IHSG tertekan oleh saham-saham perbankan dan consumer sehingga penurunan bertambah dalam. Di sisi lain pelaku pasar nampak sedang menanti keputusan dagang AS – China tanggal
15 Desember yang akan datang. Penurunan masih bersifat wajar dan merupakan bentuk kewaspadaan saja.
Hari ini IHSG berpotensi menurun dalam range 6.100 s/d 6.180.

BIRD
Resistance Breakout: Menguat menembus resistance pada 2220, telah mengkonfirmasi uptrend.
Rekomendasi: Buy and hold >2220, TP 2500 s/d 2600.
Support: 2220.
Resistance: 2500.

Stock Warning [DOID]
Technical Pattern: Membentuk pola bearish evening star yang merupakan indikasi penurunan harga.
Rekomendasi: Sell on strength.
Support: 276.
Resistance: 310.

NRCA
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 yang merupakan indikasi penguatan pada harga 378.
Rekomendasi: Buy 378 s/d 384, TP 400 s/d 410, stop loss <370 .="" p="">Support: 370.
Resistance: 386.

SCMA
Testing Support: Menguji support trend line pada 1365, selama tidak ditembus maka penguatan akan berlanjut.
Rekomendasi: Buy 1365 s/d 1400, TP 1500, stop loss <1350 .="" p="">Support: 1365.
Resistance: 1450.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Analisa Saham TLKM dan SMGR

Saham TLKM



Daily (Rp3.950) (RoE: 18,20%; PER: 17,93x; EPS: 221,44; PBV: 3,26x; Beta: 0,57). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.930-3.950, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.040, 4.130, 4.210 dan 4.530. Support: Rp3.890 dan 3.750.

Saham SMGR



Daily (Rp12.000) (RoE: 5,19%; PER: 41,01x; EPS: 292,64; PBV: 2,14x; Beta: 1,71). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp11.850-12.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp12.400, 13.125 dan 13.850. Support: Rp11.850, 11.300 dan 10.950.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama




Analisa Saham MEDC dan ANTM

Saham MEDC



Daily (Rp830) (RoE: 3,86%; PER: 18,78x; EPS: 44,20; PBV: 0,73x; Beta: 2,12). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham.

Rekomendasi:
"Sell" pada kisaran Rp830-845, dengan target harga di level Rp800. Resistance: Rp855.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Saham ANTM



Saham ANTM berhasil menembus keatas downtrend resistance line, sehingga berpeluang mengakhiri tren turunnya. Indikator teknikal MACD bergerak naik, mengindikasikan bahwa saham ini mulai bergerak positif. Target penguatan terdekat di level 905-915. Apabila rebound saham ini kuat dan dapat berlanjut, maka ANTM berpotensi menuju target selanjutnya di 1010, dengan minor target di 955.

Rekomendasi
BOW selama diatas 800. 
Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 770, karena akan membatalkan kenaikan dan mengkonfirmasi pola false break out.
https://step-trader.com/2019/12/12/antm-tendency-to-reversal/

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | AALI, WSKT, INCO, MEDC


MNC Daily Scope Wave

13 Desember 2019

IHSG kemarin (12/12) ditutup terkoreksi 0,7% ke level 6,139 diikuti dengan volume penjualan yang besar. Kami perkirakan IHSG saat ini berada pada fase koreksi wave (b) dari wave [x] atau wave alt [ii]. Arah koreksi IHSG berada pada level 6,040-6,080.
Support: 6,100, 6,050
Resistance: 6,200, 6,275

AALI - Buy on Weakness (13,250)

Koreksi yang terjadi pada AALI kemarin (12/12), diperkirakan merupakan bagian dari wave iv dari wave (iii) dari wave [v]. Dimana koreksi tersebut merupakan koreksi wajar, dan selanjutnya setelah mengkonfirmasi wave iv maka AALI dapat berbalik menguat untuk membentuk wave v dari wave (iii).
Buy on Weakness: 13,000-13,200
Target Price: 13,800, 14,000, 14,400
Stoploss: below 12,800

WSKT - Buy on Weakness (1,425)

Kami perkirakan WSKT sudah berada di akhir wave (iv) dari wave [i], sehingga WSKT berpotensi menguat untuk membentuk wave (v) dari wave [i].
Buy on Weakness: 1,410-1,425
Target Price: 1,500, 1,550, 1,570
Stoploss: below 1,390

INCO - Sell on Strength (3,360)

Posisi INCO saat ini kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [i] dari wave 3, dimana INCO rawan terkoreksi untuk membentuk wave [ii] terlebih dahulu. Level koreksi INCO kami perkirakan berada pada area 3,230 dan 3,120.
Sell on Strength: 3,360-3,400

MEDC - Sell on Strength (830)

Pergerakan MEDC kami perkirakan sudah berada pada akhir dari wave (c) dari wave [iii], sehingga saat ini MEDC rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv]. Adapun level koreksi MEDC kami perkirakan minimal berada pada area 785 dan idealnya berada pada 730.
Sell on Strength: 830-860

Disclaimer On

Analisa Saham BSDE dan SSIA

Saham BSDE



Indikator stochastic menggambarkan pola death cross dan mengindikasikan harga saham akan terkoreksi.   
Indikator RSI menurun, tetapi indikator MACD membentuk pola golden cross. Disimpulkan koreksi ini masih terbilang wajar dan sudah mengindikasikan penguatan jika menengah terlihat dari MACD. 

Rekomendasi
Buy 
Support: Rp 1.250
Resistance: Rp 1.300
William Hartanto, Panin Sekuritas

Saham SSIA



Muncul pola dragonfly doji candle dengan MA5 berpotongan dengan golden cross. Indikator RSI menguat. Namun, indikator stochastic berpotensi membentuk pola death cross. Volume perdagangan menuru SSIA tercatat menurun. 

Rekomendasi
Buy 
Support: Rp 660
Resistance: Rp 730
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham JPFA dan GGRM

Saham JPFA



JPFA secara teknikal masuk dalam fase bearish. Hal ini terlihat dari harga saham yang sudah berada di bawah MA20 dengan MACD<0 adanya="" cross="" dan="" juga="" menunjukan="" p="" sell.="" sinyal="" stochastic="">
Rekomendasi:
Sell
Support: Rp 1.500
Resistance: Rp 1.590
Chris Apriliony, Jasa Utama Capital Sekuritas

Saham GGRM


Baca dulu: Memahami PER

Daily (Rp51.850) (RoE: 19,64%; PER: 10,27x; EPS: 5082,99; PBV: 2,04x; Beta: 0,89). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp51.500-52.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp54.000, 59.050 dan 65.500. Support: Rp50.000 dan 49.000.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham SMRA dan CTRA

Saham SMRA



Daily (Rp1.015) (RoE: 4,50%; PER: 34,84x; EPS: 29,13; PBV: 1,57; Beta: 2,19). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.000-1.020 dengan target harga secara bertahap di level Rp1.055, 1.090, 1.245, 1.400 dan 1.555. Support: Rp935.

Saham CTRA



Daily (Rp1.050) (RoE: 3,20%; PER: 35,45x; EPS: 29,33; PBV: 1,13x; Beta: 1,78). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 

Rekomendasi:
"Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.020-1.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.065, 1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.020 dan 920.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama