Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 19, 2020

PT KMI Wire and Cable Tbk Alami Pelemahan 50,55 persen Pendapatan

PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp1,328 triliun. Angka ini melemah sekitar 50,55 persen jika dibanding dengan periode yang sama tahun 2019, yakni sebesar Rp2,686 triliun. Meski beban pokok pendapatan tercatat menurun sekitar 40,87% menjadi sebesar Rp1,296 triliun, namun tetap saja laba kotor pada akhir kuartal III 2020 sebesar Rp32,87 miliar, atau turun 93,52 persen dibandingkan dengan akhir kuartal III 2019, yang mencatat laba kotor sebesar Rp494 miliar. Alhasil di kuartal III 2020, KBLI mencatat rugi bersih sebesar Rp90,66 miliar, dibanding akhir kuartal III 2019, yang berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp259,87 miliar. Pada posisi ekuitas, di periode Januari-September 2020, tercatat senilai Rp2,267 triliun atau turun 4,82 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,382 triliun. Sementara aset perseroan, tercatat senilai Rp2,858 triliun atau turun 19,62 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp3,556 triliu

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk Alami Penurunan Penjualan 12,55 persen

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan penjualan bersih sebesar Rp67,77 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2020. Angka ini turun sekitar 12,55 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp77,5 triliun. Meski beban pokok penjualan turun 8,65 persen menjadi sebesar Rp53,54 triliun, namun laba kotor emiten rokok ini juga tetap saja ikut melemah pada akhir kuartal III 2020 sebesar Rp14,23 triluun, atau turun 24,66 persen dibandingkan dengan akhir kuartal III 2019, yang mencatat laba kotor Rp18,89 triliun. Alhasil, laba bersih HMSP menjadi sebesar Rp6,91 triliun di triwulan III 2020, atau turun 32,25 persen dibanding akhir kuartal III 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,2 triliun. Untuk ekuitas, HMSP mencatat senilai Rp28,65 triliun di triwulan III 2020, atau turun 19,68 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp35,67 triliun. Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp44,74 triliun atau turun 12,1 persen dibanding

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Optimis Ada Peluang Besar di Masa Depan

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Silmy Karim optimistis industri baja nasional memiliki peluang besar ke depannya. "Industri baja nasional masih memiliki peluang besar untuk ke depannya, karena konsumsi baja per kapita nasional masih relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara lain," ujar Silmy Karim dalam seminar daring di Jakarta, Rabu. Dalam paparannya, Silmy menyampaikan bahwa konsumsi baja per kapita Indonesia pada tahun 2018 sebesar 68 kg, masih di bawah Singapura sebesar 630 kg, Malaysia 361 kg, Thailand 322 kg dan Vietnam sebesar 262 kg. Ia juga mengakui bahwa pandemi COVID-19 membuat konsumsi baja Indonesia pada semester I 2020 tercatat sebesar 5,9 juta ton, turun 18 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya 7,2 ton. Terkait konsumsi baja per sektor, sektor konstruksi masih mendominasi dengan persentase sekitar 78 persen dari seluruh konsumsi baja nasional. Kemudian, disusul sektor transportasi sekitar 8 persen, minyak dan gas 7 persen, pe

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Daparkan Proyek di UIN Makassar

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melakukan penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Rumah Sakit Pendidikan UIN Alauddin Makassar senilai Rp132 miliar. Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan oleh Direktur Operasi II WEGE Mochamad Yusuf dan PPK PSP-POP M. Yamin, Paket pekerjaan yang ditandatangani meliputi pekerjaan; struktur, arasitektur, MEP, sarana dan prasarana, serta site development. Proyek ini rencananya akan selesai pada November 2021 dengan masa pemeliharaan 180 hari. "Sebagai total solution contractor, WEGE akan mengerjakan proyek ini tepat waktu dengan selalu mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan," ujar Yusuf optimis. Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya memberikan kepercayaannya kepada WEGE untuk melakukan upaya percepatan Pembangunan, Rehabilitasi atau Renovasi Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat, salah satunya melalui terlaksananya pembangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan UIN A

PT Metrodata Electronics Tbk. Siapkan Rencana Peningkatan Kinerja Tahun 2021

PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) menyiapkan sejumlah strategi untuk menopang kinerja perseroan pada 2021 mendatang. Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan bahwa salah satu fokus utama bisnis perseroan adalah unit bisnis Solusi dan Konsultasi, khususnya pada pendapatan berulang (recurring) dari segmen bisnis ini. Dia menuturkan, sejak 2016 perseroan hanya memiliki pendapatan recurring pada unit bisnis Solusi dan Konsultasi sebesar 30 persen. Namun, saat ini segmen pendapatan tersebut bertumbuh menjadi 40 persen. Ke depan, kata Susanto, MTDL akan meningkatkan pendapatan recurring hingga 50 persen di unit bisnis Solusi dan Konsultasi. Adapun salah satu pendorongnya adalah peningkatan minat konsumen atas solusi komputasi awan atau cloud. “Solusi cloud yang saat ini banyak dibutuhkan di masa Covid-19 dengan adanya WFH. Kami ingin menjadi digital transformation enabler bagi para pelaku bisnis dengan menawarkan tren-tren terbaru, salah satunya sebagai reseller dan implementer unt

Bank BJB Mendukung Digijatilasi Pasar Rakyat

Agenda digitalisasi pasar rakyat yang dicanangkan pemerintah semakin mendesak untuk diperluas dengan mewabahnya pandemi COVID-19. Kehadiran pandemi membuat pola transaksi konvensional nirteknologi menghadirkan potensi kerentanan tersendiri, dalam bentuk penyebaran virus yang semestinya dapat dihindari. Di sisi lain, tantangan zaman yang terus bergerak dan berubah secara dinamis mengharuskan berbagai rupa percepatan pemanfaatan teknologi segera segera dieksekusi. Dalam merespon kebutuhan tersebut, bank bjb ikut serta terlibat dalam upaya transformasi menuju arah digitalisasi pasar di seantero negeri. Salah satu wujud keterlibatan bank bjb tersebut direalisasikan melalui sinergi kolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo). Bertempat di Menara bank bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (18/11/2020), bank bjb dan Asparindo menyepakati kerja sama digitalisasi pasar serta pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan bagi anggota Asparindo & pedagan

PT Sillomaritime Perdana Tbk Beli Satu Unit Kapal Oil Tanker

Emiten pelayaran PT Sillomaritime Perdana Tbk. membeli satu unit kapal oil tanker melalui anak usaha PT Petrocean Indo Pasifik. Direktur Utama Sillomaritime Perdana Herjati melaporkan Petrocean Indo Pasifik (PIP) membeli satu unit kapal dari Sembrani Maritime Ltd. Keduanya tidak memiliki hubungan afiliasi. “Estimasi nilai transaksi US$18,50 juta,” tulisnya melalui keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/11/2020). Herjati mengungkapkan sumber pendanaan transaksi berasal dari modal sendiri. Selain itu, emiten berkode saham SHIP itu mendapatkan pembiayaan kredit dari PT Bank Mandiri (Pesero) Tbk. (BMRI). “[Dampak kejadian] meningkatkan total nilai aset perseroan dan menunjang kegiatan operasional secara langsung,” jelasnya. Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Sillomaritime Perdana Nadya Victaurine mengatakan perseroan telah merealisasikan belanja modal US$5 juta sampai dengan akhir kuartal III/2020. Alokasi capital expenditure (capex) itu menurutnya digunakan unt

PT. Tudung Putra Putri Jaya Divestasi Saham GOOD pada 12 November 2020

PT. Tudung Putra Putri Jaya selaku pemegang saham PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) telah melakukan divestasi sahamnya pada tanggal 12 November 2020. Menurut keterangan tertulis dari Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Johny Sugiarto pada keterbukaan Informasi Rabu mengatakan bahwa PT. Tudung Putra Putri jaya telah melepas saham GOOD sebanyak 900.000 lembar saham di harga Rp825. "Adapun tujuan transaksi tersebut adalah untuk Divestasi", kata Johny. Dengan transaksi tersebut PT Tudung Putra Putri Jaya meraih dana sebesar Rp742,5 juta. Sebagai informasi Tudung Putra Putri Jaya juga telah melakukan divestasi saham GOOD tanggal 3 November sebanyak 4.800.000 lembar di harga Rp825. Dengan demikian, kepemilikan saham PT Tudung Putra Putri Jaya di GOOD menjadi 1.578.355.300 lembar saham atau setara dengan 21,39% dari sebelumnya 1.579.255.300 lembar saham atau setara dengan 21,40% (end/ar) Sumbr: IQPLUS

Rekomendasi Saham BJBR, BRIS dan SMGR oleh IPOT Indopremier | 19 November 2020

IHSG (5.520 – 5.600) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.600 kemudian 5.640 dengan support di level 5.520 dan 5.480. BJBR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.285 dengan resist di level 1.315, kemudian 1.330. BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.390 kemudian 1.430 dengan support di level 1.310 cut loss jika break 1.270. SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 11.325 kemudian 11.500 dengan support di level 10.975 cut loss jika break 10.800. XIID (Buy) : Target kenaikan harga pada level 487 kemudian 490 dengan support di level 481 cut loss jika break 478. XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 371 kemudian 375 dengan support di level 363 cut loss jika break 359. XPSG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 397 kemudian 401 dengan support di level 389 cut loss jika break 385. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9sty

Rekomendasi Saham ASII, ARNA dan BBKP oleh Mirae Asset Sekuritas | 19 November 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight November 19, 2020 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 5,557.52(+0.50%), test resistance at 5,586, trading range 5,539 – 5,586. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Pada periode  weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut namun mulai terbatas.Daily support di 5,539 dan daily resistance di 5,586. Cut loss level di 5,510. ASII Daily, 5,775 (-0.43%),buy on weakness, trading range 5,725 – 5,900. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line dengan kecenderungan menguat. Daily support di 5,725 dan daily resistance di 5,900. Cut loss level di 5,700. . ARNA Daily, 520 (+1.96%), trading buy, trading range 510 – 535. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support  di 510 dan daily resistance di 535. Cut loss level di 498. BBKP Daily, 268 (+3.08%), sell on

Analisa Saham BJBR | 19 November 2020

Analisa Saham BJBR Saham BJBR pada tanggal 18 November 2020 ditutup melemah pada harga 1300, turun -0,38%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 65% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish. Rekomendasi Saham: Beli jika di atas 1350 Jika naik di atas 1430 maka berpeluang ke 1600 Jika turun di bawah 1290 maka berpeluang ke 1260 Disclaimer ON Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini: Pola Chart Pattern Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc Pola Candlestick Saham Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB Indikator Saham Lengkap https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk Dasar-dasar Investasi Saham : https://www.youtube.com/playlist?li

Bandarmologi Saham BRIS, PGAS, ANTM, BBTN dan GGRM | 19 November 2020

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives  (Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas)  Thursday (19/11/2020)  IDX Composite 5,513 - 5,600 SUMMARY: STRONG BUY 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): OVERBOUGHT STOCH (9,6): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY ATR (14): LESS VOLATILE ADX (14): STRONG TREND BUY CCI (14): BUY HIGHS/LOW (14): BUY VO: BUY ROC: BUY WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): OVERBOUGHT BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: BRIS 1,300 - 1,395 TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,310 TARGET PRICE: 1,395 STOP-LOSS: 1,300 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION PGAS 1,275 - 1,420 TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,315 TARGET PRICE: 1,420 STOP-LOSS: 1,275 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUM

Rekomendasi Saham GGRM, ITMG, BBRI dan GIAA oleh MNC Sekuritas | 19 November 2020

MNC Daily Scope Wave 19 November 2020 Pada perdagangan kemarin (18/11), IHSG kembali ditutup menguat 0,5% ke level 5,557 dan telah mengenai target penguatan yang telah kami informasikan. Agar dapat diperhatikan, bahwa saat ini IHSG kami perkirakan sudah berada di area wave v dari wave (v) dari wave [iii] dengan target berada pada rentang 5,570-5,650. Setelahnya, IHSG akan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dengan target koreksi 5,350-5,470. Support: 5,381, 5,250 Resistance: 5,570, 5,600 GGRM - Buy on Weakness (42,875) Pada perdagangan kemarin (18/11), GGRM ditutup menguat 1,1% ke level 42,875. Kami perkirakan saat ini, posisi GGRM sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C) pada skenario biru. Hal tersebut berarti, GGRM masih berpotensi melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 41,200-42,100 Target Price: 45,000, 48,000 Stoploss: 40,000 ITMG - Buy on Weakness (9,200) Kemarin (18/11), ITMG ditutup menguat tipis 0,5% ke level 9,200 dengan volume yang lebih kecil dibandi

Update Harga Komoditas dan Indeks | 19 November 2020

Dow falls more than 300 points for a second day of losses as rally to records pauses U.S. stocks fell for a second straight day on Wednesday as the market’s recent rally to new records took a pause. Dow........29438   -344.9      -1.16% Nasdaq..11801    -97.7        -0.82% S&P 500..3568     -41.7        -1.16%   FTSE...... .6365   +19.9       +0.31% Dax........13202   +65.4       +0.52% CAC........5515    +28.5       +0.52% Nikkei....25728    -286.5     -1.10% HSI.........26544   +129.2    +0.49% Shanghai .3347   +7.4        +0.22% ST Times..2789   +10.04   +0.36% IDX....5557.52    +27.58     +0.50% LQ45...885.65    +3.84        +0.44% JAKMIND....1011.45    -2.44       -0.24% JAKCONS....1853.96   +5.14     +0.28% JAKTRADE....659.61     -2.25      -0.34% JAKBIND.......832.47    +3.00     +0.36% JAKAGRI......1226.76   -11.91    -0.96% JAKFIN.....  ..1273.59   +11.89  +0.94% JAKPROP......347.52     -0.17      -0.05% JAKINFR.......924.91     +4.77    +0.52% JAKMANU....1276.37   +2.89 

Saham Online di Facebook