Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 21, 2020

KURANGI BEBAN OPERASIONAL, WOM FINANCE TUTUP SEMENTARA 40 KSKC | SAHAM WOMF

IQPlus, (21/04)  - PT WOM Finance Tbk (WOMF) melalukan penutupan sementara 40 kantorlayanan selain kantor cabang perseroan (KSKC) akibat terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).
Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, dampak dari pandemi Covid-19 dimana terjadi penurunan signifikan dari kondisi pasar dan pembiayaan konsumen. Kebijakan penutupan sementara diambil untuk mengurangi besarnya biaya operasional yang tidak produktif dan menghindari potensi kerugian atas penurunan signifikan dari penyaluran pembiayaan konsumen.
Sementara itu, kegiatan pelayanan kepada konsumen dan penagihan tidak berpengaruh karena dialihkan ke kanto cabang induk yang lokasinya dekat dari KSKC tersebut.
Disebutkan perseroan, hingga saat ini tidak ada pengurangan karyawan atas penutupan sementara 40 KSKC karena karyawan dialihkan untuk sentralisasi dan membantu kegiatan operasional di kantor cabang induk.
Perseroan memperkirakan rencana pembukaan kembali 40 KSKC adalah bulan Agustus 2020 dengan meli…

ANCORA INDONESIA RAIH PENJUALAN NETO US$161,79 JUTA | SAHAM OKAS

IQPlus, (21/04) - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) meraih penjualan neto sebesar US$161,79 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik dari penjualan neto  US$137,73 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba bruto naik menjadi US$26,67 juta dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$19,90 juta dan laba usaha naik menjadi US$11,17 juta dari laba usaha US$2,18 juta.
Laba sebelum pajak diraih US$859,11 ribu usai mencatat rugi sebelum pajak US$6,20 juta tahun sebelumnya dan laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk US$135,14 ribu usai mencatat rugi US$5,37 juta tahun sebelumnya.
Total aset perseroan mencapai US$191,65 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset US$187,92 juta hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PENDAPATAN INDORAMA SYNTHETICS TURUN JADI US$767,75 JUTA | SAHAM INDR

IQPlus, (21/04) - PT Indorama Shyntetics Tbk (INDR) meraih pendapatan sebesar US$767,75 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan US$839,45 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan laba bruto turun menjadi US$44,34 juta dari laba bruto US$70,97 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi US$42,63 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$71,34 juta.
Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi US$41,63 juta dari laba US$61,78 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$753,56 juta hingga 31 Desember 2019 turun dari total aset US$809,96 juta hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PABRIK REFINARY MAHKOTA GROUP MULAI PRODUKSI | SAHAM MGRO

IQPlus, (21/04) - Pabrik Refinery baru dari PT Mahkota Group Tbk yang dibangun sejak akhir tahun 2018 dan berlokasi di Bengkalis, Riau sudah mulai beroperasi. Pada tahap awal ini produk yang dihasilkan adalah RBDPO, dengan total produksi sampai saat ini telah mencapai 3.000 ton. Dari jumlah tersebut sudah terjadi penjualan sebesar 2.500 ton.
Dengan dukungan ketersediaan bahan baku dari internal dan eksternal, beberapa jenis produk produk turunan lainnya juga akan segera menyusul dihasilkan dari pabrik tersebut. Selain itu kapasitas produksi juga akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai kapasitas penuh yakni 1.500 ton per hari. Hal ini menandakan awal dari komitmen PT Mahkota Group Tbk.
Hal ini menandakan awal dari komitmen PT Mahkota Group Tbk untuk fokus pada sektor hilirisasi yang juga merupakan salah satu sektor strategis yang didukung oleh pemerintah kita. Dengan memperkuat kinerja di sektor hilirisasi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Perseroan.(end)

BUKIT ASAM BERDAYAKAN UMKM PRODUKSI PULUHAN RIBU MASKER KAIN | SAHAM PTBA

IQPlus, (21/04) - PT Bukit Asam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memproduksi puluhan ribu masker, yang disalurkan ke warga Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.
Dalam rilis pers yang diterima ANTARA, Senin, disebutkan pemberdayaan ini menjadi komitmen Bukit Asam dalam mendukung pelaku UMKM dalam menghadapi pandemi virus corona (COVID-19).
Pada tahap awal, sedikitnya 30.000 masker telah disiapkan melalui kerja sama dengan 14 UMKM meliputi usaha konfeksi dan badan usaha milik desa di Kabupaten Muaraenim.
Masker yang diberikan merupakan masker dengan spesifikasi bahan kain yang nyaman digunakan oleh masyarakat saat beraktivitas di luar rumah.
Penyaluran masker ini menggandeng Forum Komunikasi RT/RW/Kadus se-Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Selasa (14/4/2020).
Sementara titik penyaluran diawali di Desa Lingga dan Kelurahan Pasar Tanjung Enim.
Ketua Forum Komunikasi RT/RW/Kadus se-Kecamatan Lawang Kidul Nesti Gestonaini mengatakan pembagian …

Bandarmologi Saham TOWR, MYOR, INCO, UNVR

Tuesday (21/04/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®️., CIB®️-MNC Sekuritas) 

IDX Composite 4,517 - 4,614 SUMMARY: STRONG SELL
11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): SELL STOCH (9,6): SELL MACD(12,26): SELL ATR (14): LESS VOLATILE ADX (14): STRONG SELL CCI (14): NEUTRAL HIGHS/LOW (14): NEUTRAL VO: NEUTRAL ROC: BUY WILLIAMS R: SELL BULLBEAR (13): SELL
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

STOCKS PICK:
TOWR 865 - 925 TECHNICAL INDICATORS: BUY 875 TARGET PRICE: 925 STOP-LOSS: 860
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

MYOR 1,980 - 2,200 TECHNICAL  INDICATORS: BUY 2,010 TARGET PRICE: 2,200 STOP-LOSS: 1,975
BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

INCO 2,430 - 2,750 TECHNICAL INDICATO…

Rekomendasi Saam Mirae Asset | INDY, KAEF, WEGE

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight April 21, 2019 (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 4,575.9 (-1.27%), test resistance at 4,727,trading range 4,539-4,727. Indikator MFI optimized dan  indikator W%R optimized cenderung naik dan indikator stochastic%D optimized akan menguji support trendline. Pada periode weekly  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized dan Stochastic %D optimized coba naik lebih lanjut. Daily support di 4,539 dan daily resistance di 4,727. Cut loss level di 4,460.
INDY Daily  , 795 (+2.58%), buy on weakness, trading range 780 - 860. Indikator MFI optimized, dan Stochastic%D optimized masih bergerak naik sementara indikator indikator W%R optimized akan menguji support trendline.Daily support  di 780 sementara itu daily resistance di  860. Cut loss level  di  750.
KAEF Daily, 1,265 (+0.80%), trading buy, trading range 1,200– 1,340. Indikator MFI optimized  dan Stochastic%D optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas. Indikator W%R o…

Pasar Global | 21 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (April 21, 2020) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)
U.S
Wall Street turun karena trader minyak tidak bisa memasok minyak mentah A.S.
Wall Street anjlok pada hari Senin setelah minyak mentah berjangka AS berubah negatif untuk pertama kalinya, dengan para pedagang dipaksa untuk membayar untuk menurunkan minyak mentah karena kontrak Mei berakhir selama kemerosotan ekonomi global yang dilepaskan oleh wabah coronavirus.
Dow Jones turun 2,44% menjadi berakhir pada 23.650,44 poin. S&P 500 kehilangan 1,79% menjadi 2.823,16. Nasdaq turun 1,03% menjadi 8.560,73.
Indeks energi S&P. SPNY anjlok 3,7% setelah bulan depan AS kontrak West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 benar-benar berubah negatif, dengan penjual yang menawarkan $37,63 per barel kepada setiap pedagang yang mau menerimanya. Dengan miliaran orang tinggal di rumah di seluruh dunia karena virus korona, permintaan fisik untuk minyak mentah telah mengerin…

Rekomendasi Saham IPOT | KLBF, UNVR, BJBR

IHSG (4.520-4.650) : indeks harga gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 4.520 kemudian 4.450 dengan resist di level 4.650 dan 4.725.
KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.235 kemudian 1.275 dengan support di level 1.165, cut loss jika break 1.130.
UNVR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.150 kemudian 7.250 dengan support di level 6.850, cut loss jika break 6.725.
BJBR (Sell on Strength) : Target harga jual pada level 975 dengan support di level 900 dan 870.
XPID (SELL) : Target pelemahan harga pada level 366 kemudian 360 dengan resist di level 379 dan 386.
XPFT (SELL) : Target pelemahan harga pada level 377 kemudian 370 dengan resist di level 390 dan 398.
XIHD (SELL) : Target pelemahan harga pada level 342 kemudian 337 dengan resist di level 352 dan 359.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9ng2

Saham Online di Facebook