Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 16, 2018

Saham BUMI | PT Bumi Resources Tbk. Bayar Utang USD 167Juta

Emiten pertambangan batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) berhasil melakukan pembayaran utang Tranche A sebesar US$167,48 juta.

Direktur & Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava menyampaikan, perseroan telah memproses pembayaran Tranche A ketiga sebesar US$52,88 juta melalui agen fasilitas pada 15 Oktober 2018. Perinciannya, pinjaman pokok sebesar US$42,02 juta dan bunga sejumlah US$10,86 juta.

“Dengan demikian, total pembayaran [Tranche A] yang sudah dibayar BUMI sejak 10 April 2018 mencapai US$167,48 juta,” jelasnya dalam pesan singkat kepada Bisnis, Senin (15/10/2018).

Perincian pembayaran utang US$167,48 juta ialah pembayaran pokok Tranche A sebesar US$91,07 juta dan bunga sejumlah US$76,41 juta. Bunga tersebut mencakup bunga akrual dan bunga yang belum dibayar.

Pembayaran Tranche A berikutnya akan jatuh tempo pada 8 Januari 2019. Dileep menyampaikan, angsuran itu  nilainya akan lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Sementara itu, perseroan juga…

Saham ACES | PT Ace Hardware Indonesia Tbk. Buka Gerai di Makassar

PT Ace Hardware Indonesia Tbk. membuka gerai ke-23 pada tahun ini, yang berada di Makassar, guna memperbesar penjualan.

Sekretaris Perusahaan Ace Hardware Indonesia Helen Tanzil mengatakan, gerai anyar yang berada di Makassar memiliki luas 1.700 meter persergi. Dengan demikian, gerai perseroan hingga saat ini mencapai 167 gerai.

"Perseroan membuka gerai baru Ace kedua puluh 3 tahun ini. Gerai ini berlokasi di Nipah Mall Makassar," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Senin (15/10/2018).

Adapun gerai-gerai anyar itu bertujuan untuk meningkatkan penjualan. Target penjualan emiten bersandi saham ACES pada akhir 2018 sekitar Rp6,81 triliun, atau naik 15% year on year.

Pada awal tahun, ACES hanya berencana untuk membuka sekitar 10-15 gerai baru, akan tetapi dalam realisasi, pembukaan gerai telah melampaui target yang ditetapkan. Helen mengatakan, ACES optimis untuk mencapai target yang ditetapkan.

Pada perdagangan Senin (15/10/2018), kinerja saham ACES turun 1,08% atau setara 1…

Saham SMGR | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Alami Kenaikan Penjualan

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) membukukan kenaikan penjualan sebesar 5% pada periode Januari—September 2018 menjadi 23,76 juta ton.

Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto menyampaikan, pada Januari—September 2018 grup Semen Indonesia mencatatkan penjualan semen sebesar 23,76 juta ton. Volume itu meningkat 5% year-on-year (yoy).

Perinciannya, penjualan di dalam negeri sejumlah 19,62 juta ton, naik 1,5% yoy, ekspor  2,22 juta ton, dan penjualan dari Thang Long Cement Company  Vietnam (TLCC) sebesar 1,92 juta ton.

“Jadi penjualan dari pabrik di Indonesia untuk pasar domestik dan ekspor mencakup 21,84 juta ton, naik 4,5% yoy,” tuturnya saat dihubungi, Jumat (12/10/2018).

Untuk pasar ekspor perusahaan menetapkan dua sistem penentuan harga, yakni spot dan kontrak. Komposisinya cenderung berimbang 50:50.

Agung menyebutkan, pada semester II/2018 penjualan semen lebih tinggi karena perusahaan konstruksi cenderung menggenjot operasional proyek. Periode sibuk ini diperkirak…

Saham MIKA | PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. Masih Kantongi 400an Milyar Hasil IPO

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. masih mengantongi sisa dana hasil penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) senilai Rp401,13 miliar.

Dalam keterbukaan informasi, Senin (15/10/2018), emiten bersandi MIKA itu memperoleh dana hasil IPO senilai Rp1,23 triliun. Sebagian dana tersebut telah digunakan perseroan untuk beberapa halk.

Pertama, biaya pembangunan rumah sakit baru yang menelan dana senilai Rp395,28 miliar, kemudian kedua untuk kebutuhan peralatan medis dan infrastruktur teknologi informasi senilai Rp218,67 miliar.

Ketiga, perseroan juga harus mengeluarkan dana untuk pembelian rumah sakit yang mencapai Rp193,35 miliar. Perusahaan tersebut juga akan terus melakukan ekspansi untuk memperlebar sayap bisnisnya.

Salah satu bentuk ekspansi adalah memperluas jaringan rumah sakit lama. Namun, ekspansi ini jajaran direksi MIKA belum merinci anggaran yang akan dialokasikan.
http://market.bisnis.com/read/20181015/192/849525/sisa-dana-ipo-mitra-keluarga-mika-masih-kan…

Saham TOWR | PT Sarana Menara Nusantara Tbk. Naikkan Batas Pinjaman dari JP Morgan Chase Bank

Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk. menaikkan batas pinjaman perseroan dari JPMorgan Chase Bank NA Cabang Jakarta dari sebelumnya Rp200 miliar, menjadi Rp300 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan sandi TOWR tersebut baru saja menandatangani Surat Perubahan Pertama atas Surat Penawaran pada 20 April 2018 dengan JP Morgan Bank.

Isi surat tersebut yaitu sehubungan dengan perubahan fasilitas pinjaman yang sebelumya Rp200 miliar menjdi Rp300 miliar. Adapun, pinjaman itu akan dialirkan pada entitas anak yang 99,99% sahamnya dimiliki TOWR yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Adapun, pada April 2018, perseroan menandatangani General Terms Agreement dengan JP Morgan Bank Cabang Jakarta sehubungan dengan pemberian fasilitas pinjaman pada Protelindo dengan jumlah Rp200 miliar.

“Kebutuhannya adalah untuk modal kerja dan/atau kebutuhan umum perusahaan,” ungkap Sekretaris Perusahaan Sar…

Saham TOTL | PT Total Bangun Persada Tbk Targetkan Kontrak Baru 4T Tahun 2019

PT Total Bangun Persada Tbk. menargetkan realisasi kontrak baru pada 2019 dapat mencapai Rp4 triliun, sama dengan target kontrak baru pada tahun ini.

Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo Warsana menuturkan, perseroan menargetkan perolehan kontrak baru pada 2019 dapat mencapai Rp4 triliun. Target kontrak baru pada tahun depan sama dengan tahun ini.

Adapun, target pendapatan pada tahun depan senilai Rp3,1 triliun, meningkat 19,23% dari target pendapatan pada tahun ini Rp2,6 triliun. Sementara itu, target laba bersih pada 2019 sebesar Rp245 miliar, naik 16,67% dari target tahun ini sebesar Rp210 miliar.

"Target perolehan kontrak baru 2018 juga Rp4 triliun, kebetulan sama saja. Target pendapatan Rp3,1 triliun dan target laba bersih Rp245 miliar," katanya kepada Bisnis.com, baru-baru ini.

Hingga kuartal III/2018, perseroan mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp2,95 triliun, terdiri dari proyek non-joint operation senilai Rp2,6 triliun dan proyek join…

Saham INCO | PT Vale Indonesia Tbk. Revisi Target Produksi 2018

Emiten pertambangan logam PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) merevisi target produksi nikel dalam matte pada 2018 menjadi 75.000 ton dari sebelumnya 77.000 ton akibat aktivitas pemeliharaan yang di luar rencana.

CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Nico Kanter menyampaikan, pada kuartal III/2018 perseroan memproduksi nikel dalam matte sejumlah 18.193 ton.

Volume itu menurun dari kuartal sebelumnya sebesar 18.893 ton dan kuartal III/2017 sejumlah 20.163 ton.

“Produksi pada kuartal III/2018 di bawah rencana kami karena aktivitas pemeliharaan yang di luar prediksi. Namun, langkah ini bertujuan mengatasi masalah operasional dan memastikan keselamatan,” tuturnya dalam siaran pers, Senin (15/10/2018).

Nico menyebutkan, karena aktivitas pemeliharaan pada kuartal III/2018 di luar rencana, perseroan merevisi target produksi 2018 menjadi 75.000 ton dari sebelumnya 77.000 ton.

Per September 2018, realisasi produksi mencapai 54.227 ton, menurun 5,68% year on year (yoy) dari sebelumnya 57.494 ton.

Saham SMCB | PT Holcim Indonesia Tbk. Targetkan Penjualan Naik 6% 2018

Emiten semen PT Holcim Indonesia Tbk. (SMCB) menargetkan pertumbuhan penjualan pada 2018 di atas 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Holcim Indonesia Gary Schutz menyampaikan, perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan 6% pada 2018. Untuk mencapainya, Holcim fokus pada strategi untuk memaksimalkan pendapatan melalui keunggulan produk.

Perusahaan juga meluncurkan solusi inovatif melalui jaringan distribusi yang dimiliki, dan meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. Efisiensi itu dengan dengan menggunakan limbah yang digunakan sebagai bahan bakar dan bahan baku alternatif.

"Holcim menargetkan pertumbuhan penjualan diatas 6% tahun ini. Peningkatan EBITDA [ Earnings before interest, tax, depreciation and amortization] juga akan terbantu oleh program-program efisiensi dengan mengoptimalkan saluran distribusi, produksi dan pemanfaatan bahan bakar alternatif," tutur melalui surat elektronik kepada Bisnis, Jumat (12/10/2018).

Gary menyampaikan, pada kuartal I…

Analisa Saham BBNI dan PGAS | 16 Oktober 2018

HP Key Calls

BBNI
BBNI saat ini sudah mampu kembali naik ke atas MA10 didukung oleh angka Net Buy Asing sebesar Rp 76.8 milyar kemarin. Potensi penguatan terlihat masih ada untuk target selanjutnya yaitu melewati MA20 di level 7200; dan kemudian menjumpai MA50 di area 7400.

Rekomendasi
Buy 
Entry Level: 7050-6975
Target: 7400
Stoploss :  6875

PGAS
PGAS saat ini berada pada trend naik mid-term sekaligus Support MA50. Situasi yang Speculative Buy sekali & membutuhkan Stoploss yang disiplin ketat bilamana memutuskan utk melakukan posisi pembelian.

Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 2040
Target: 2200/2320
Stoploss:  2020

LQ45
LQ45 membentuk candle serupa Dark Cloud setelah menyentuh Resistance pertama MA10, sungguh suatu view yang tidak memberikan optimisme thdp kondisi pasar hari ini. Sikap Wait & See tetap masih disarankan untuk sementara waktu.

Rekomendasi
Wait & See,
Support: 898
Resistance:  910

Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham WSKT | 16 Oktober 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia on WSKT – Short-term relief, long-term risks by Giovanni Dustin (giovanni@miraeasset.co.id)

- Cash payment from LRT Palembang provides short-term relief… - WSKT recently received IDR3.9tr from LRT Palembang. So far in 2018, WSKT has only received IDR4.5tr in CPF/turnkey payments, forming 23% of its 2018 target (IDR20tr).

- …but long-term risks linger - We continue to believe that WSKT’s huge exposure to CPF/turnkey projects poses risks for the company. Thus, we continue to see a possibility of slower new contract growth for WSKT going forward.

- Large order book remains a buffer (for now) - While we believe WSKT’s large order book serves as a buffer against the potential risk of slower new contract achievement, a plunge in new contract achievement could still derail its long-term growth trajectory.

- Maintain Hold with lower TP of IDR1,650 - Deleveraging through successful capital recycling programs (preferably toll road divestments) could serve as a k…

Analisa Saham BULL, ESSA, GMFI dan PNLF | 16 Oktober 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 16 OKTOBER 2018 (DAILY 0R SWING)

1. (BULL) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 158 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 161 dan 165 Stop Loss jika turun dibawah 144. Range Buy hari ini di 149-155.
2. (ESSA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 326 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 332 dan 340 Stop loss jika turun dibawah 310. Range Buy hari ini di 316 –324 .
3. (GMFI) Hari ini akan uji resisten terdekat di 312 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 318 dan 326 Stop loss jika turun dibawah 288. Range Buy hari ini di 296-308
4. (PNLF) Hari ini akan uji resisten terdekat di 284 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 294 dan 308 STOP  loss jika turun dibawah 264. Range Buy hari ini di 278 - 284.

SAHAM FAST TRADE (TRADING CEPAT)

1.MITI Buy jika break 79 Target di 80-90. Stoploss Jika turun dibawah 75 ( PASTIKAN DIBUKA HIJAU) HIGH RISK HANYA YANG BISA PANTAU DEPAN LAYAR

TETAP PERHATIK…

Analisa SAham SMGR, ERAA dan PGAS | 16 Oktober 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Okt 16, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,727.26 (-0.508% ) test support at 5,700, trading range hari ini 5,699 – 5,756. Indikator MFI optimized masih cenderung naik dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan RSI  optimized  masih cenderung turun menguji support trend line. Daily resistance terdekat di 5,756 dan support di 5,699.Cut loss level di 5,674.

SMGR Daily, 8,825 (-0.84%), buy on weakness, trading range 8,725 – 9,125. indikator MFI  optimized dan indikator W%R optimized  akan menguji support trendline. Daily support di 8,725 dan resistance di 9,125. Cut loss level di 8,700.

ERAA Weekly, 1,960 (-7.55%), buy on weakness, 1,920 – 2,020. indikator MFI optimized dan indikator  Stochastic %D optimized akan menguji support trendline. Daily dan Weekly resistance di 2,020 dan 2,190. Sementara itu daily dan weekly support di 1,920 dan 1,900. Cut loss level di …

Analisa Saham PNLF, BBNI, GMFI dan SMCB | 16 Oktober 2018

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical hari ini, Selasa 16 Oktober 2018.

IHSG ditutup menurun 29,23 poin (-0.5%) menuju level 5.727,25 pada perdagangan hari Senin 15 Oktober 2018 kemarin. Pada perdagangan kemarin, IHSG dibuka gap up menuju level tertingginya pada 5.816,04, kemudian menurun kembali karena antisipasi akan neraca perdagangan dan sekaligus menutup gap tersebut. Dan dengan masih minusnya ekspor migas, maka sektor MINING menurun. Secara teknikal IHSG akan menguji support 5.700 kembali, dan selama bertahan di atas itu, maka IHSG masih bisa menguat kembali.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 5.700 s/d 5.800.

PNLF menguat menuju resistance Fibo level 50%. Secara teknikal kondisi pembalikan arah ini merupakan indikasi positif untuk melanjutkan penguatan kembali menuju titik tertinggi yang pernah dicapai yakni 300.
Rekomendasi: buy 270 s/d 280, TP 300, stop loss <250 .="" p="">
BBNI  menguji support 6800, secara teknikal sud…

Analisa Saha BBRI, BBNI dan KLBF | 16 Oktober 2018

IHSG (5.675-5.780) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.780 kemudian 5.830 dengan support di level 5.675 dan 5.630.

BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.040 kemudian 3.090 dengan support di level 2.950, cut loss jika break 2.910.

BBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.150 kemudian 7.275 dengan support di level 6.950, cut loss jika break 6.825.

KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.300 kemudian 1.315 dengan support di 1.270, cut loss jika break 1.255.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5hps

Watchlist Saham PacificTrader | 16 Oktober 2018

Selamat pagi semuanya
Rekomendasi 16/10/2018

Highlight hari ini yang bisa di perhatikan
- IHSG close di level 5727, saham 2nd liner banyak ditutup melemah cukup dalam dan saham banking sempat menopang IHSG, diperkirakan IHSG akan menguji support di level 5673-5616

Watchlist for today:
SMCB
BBRI
DUCK
BBCA
MASA
INTP

silahkan share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis

Update Harga Penting Saham | 16 Oktober 2018

Stocks fall, led by tech, as Wall Street fails to bounce back from last week's rout
The Dow, S&P 500 and Nasdaq Composite fall again on Monday, adding to the steep losses from last week.
The major indexes alternate between gains and losses before ultimately closing lower.

Dow.......25251   -89.4        -0.35%
Nasdaq...7431   -66.2        -0.88%
S&P 500..2751   -16.3        -0.59%

FTSE........7029   +33.3      +0.48%
Dax........11614   +90.4      +0.78%
CAC.........5095    -0.9         -0.02%

Nikkei.....22271    -423.4   -1.87%
HSI.........25445    -356.4   -1.38%
Shanghai..2568   -38.8      -1.49%
ST Times..3046   -23.2      -0.76%

Indo10Yr..8.9310     +0.0783    +0.88%
INDOBex228.2741   -0.6179     -0.27%
US10Yr......3.163       +0.022      +0.70%
VIX.............21.30       -0.01         -0.05%

USDIndx .....95.0550   -0.1660  -0.17%
Como Indx..199.74     +1.80      +0.91%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.......60.99       +0.32      +0.53%
(Dow Jones US Coal Index)


IndoCDS..…

Watchlist Saham TetraXChange | 16 Oktober 2018

IDX DIRECTION 16 Oktober 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini :  Market Terkonsolidasi, Jinaknya Dollar & Surplus Perdagangan Menjadi Katalis Positif

Potensi Pergerakan Index : 5706-5876

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBCA BULL NASA RBMS TOWR  (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : RBMS SMCB GMFI DILD ESSA GDST NASA ASMI   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

https://tetraxchange.id/2018/10/16-okt-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE

Analisa Saham RALS | 16 Oktober 2018

Fr CGS-CIMB (YU) : Ramayana Lestari
9M18F preview: Robust fashion sales
RALS IJ / RALS.JK | ADD - Maintained | Rp1,195.00 tp:Rp1,500.00▼
Mkt.Cap:US$556.60m | Avg.Daily Vol:US$0.52m | Free Float:30.80%
Retail
Author(s): Kevie ADITYA +62 (21) 3006 1738,

--------------------------------------------------------------------------------

■   RALS’s 9M18 revenue of Rp6,678bn (+4.5% yoy) was likely in line at 79% of our FY18F forecast, with fashion division posting 10.9% yoy sales growth.
■   We estimate 9M18F GPM ofc.29% (+2.5% pts), although 3Q18F GPM may have contracted qoq to c.28% on seasonality.
■   We project a smaller Rp12bn pretax loss in 9M18 vs. Rp25bn in 9M17. We maintain Add on the back of strong 41.7% FY18F earnings growth estimates.

Rekomendasi Saham William Hartanto | 16 Oktober 2018

WH Project Outlook 16 Oktober 2018

IHSG ditutup menurun 29,23 poin (-0.5%) menuju level 5727.25 pada perdagangan hari Senin 15 Oktober 2018.

NERACA PERDAGANGAN MENGARAH PADA PERBAIKAN

Di luar dari dugaan bahwa neraca perdagangan akan defisit, rupanya neraca perdagangan Indonesia yang rilis kemarin malah surplus. Seolah Indonesia terlalu direndahkan, dan dana asing masuk kembali ke pasar modal merkipun IHSG ditutup menurun.

Sejauh ini, semuanya mengindikasikan hal baik. Semuanya semakin kuat dengan membaiknya rupiah setiap harinya. Namun bukan perbaikannya yang dipermasalahkan, namun kestabilannya. Karena kita sama-sama tahu bagaimana IHSG bisa menguat dengan iringan rupiah yang semakin melemah. IHSG telah mencapai level 6000 dengan rupiah yang tidak kunjung kembali di bawah 10000, artinya efek dari kurs selalu hanya temporary shock saja.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

IHSG VIEW

IHSG berpotensi menguat dalam range 5700 s/d 5800.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhati…

Analisa Saham TKIM, PNLF dan INDY | 16 Oktober 2018

Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (16/10).

1. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Kiswoyo Adi Joe, Analis Narada Asset Management melihat, indikator stochastic berada di level 14. MACD masih menunjukkan penurunan. Candle di bawah garis bawah bolinger band.

Rekomendasi: Hold
Support: Rp 9.500
Resistance: Rp 11.700

2. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas mengatakan, muncul Hammer candle dengan RSI menguat dan volume perdagangan meningkat. Berpotensi untuk tutup gap atas di 288-292

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 264
Resistance: Rp 298

3. PT Indika Energy Tbk (INDY)

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji menilai, penurunan harga saham INDY sudah memasuki fase oversold atau jenuh jual yang ditandai oleh indikator stochastic dan RSI.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 2.460
Resistance: Rp 2.600

https://investasi.kontan.co.id/news/simak-rekomendasi-tekni…

Rekomendasi Saham LPCK dan LPKR | 16 Oktober 2018

Investor disarankan untuk menjauhi saham-saham properti grup Lippo seperti PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) dan PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) untuk jangka pendek pascaoperasi tangkap tangan KPK di Kabupaten Bekasi yang terkait proyek Lippo Grup, yakni Meikarta.

OTT KPK terjadi pada Minggu (14/10/2018) dan menjaring 10 orang dalam dugaan suap perizinan proyek Meikarta. KPK menahan uang sekitar Rp1 miliar dalam pecahan rupiah dan dolar Singapura sebagai barang bukti.

Beredarnya berita ini segera merontokkan harga saham emiten properti Lippo pada perdagangan Senin (15/10/2018). LPKR mengalami koreksi 2,68% ke level Rp290 setelah sebelumnya sempat turun mencapai 7,4%, sedangkan LPCK anjlok mencapai 14,77% ke level Rp1.385.

Alfred Nainggolan, Kepala Riset Koneksi Capital, mengatakan bahwa adanya kasus OTT ini menambah daftar tekanan pada emiten properti Grup Lippo.

Secara sektoral, emiten-emiten properti di pasar saham masih belum menunjukkan pemulihan, baik secara fundamental maupun kinerja…

Analisa Saham TKIM | 16 Oktober 2018

TKIM  : Oversold

TKIM Daily : Secara umum diperkirakan koreksi juga mulai terbatas, harga tadi tembus net avg buy (dominant broker) di 11,819 dan  net avg buy (all broker) di 10,488 serta mendekati level 9,641 sebagai suppor berikutnya

TKIM Weekly : Berdasarkan hasil optimasi indikator terlihat saat ini suda berada di oversold area meskipun belum konfirm bottom reversal. Pergerakkan harga saham relative liar karena berada diluar pergerakkan normak  dan diperkirakan antara 9,950 -12,425

Tasrul Tanar

Analisa Saham INKP | 16 Oktober 2018

INKP Weekly
Oversold, meskipun masih ada tekanan jual dan belum konfirm bottom reversal diperkirakan koreksi mulai terbatas, hal ini terlihat dari hasil optimiasi beberapa indikator yang sudah berada di oversold area.

Dalam teknik optimasi pergerakkan harga diluar pergerakkan normal , harga akan cenderung bergerak liar spt saat ini anatar level 11,600 - 16,330, namun kejadian ini hanya berpeluang terjadi sebesar 12,35 % ( r -squaered = 0.8765) atau sekitar 8-9 barchat sejak harga saham ini terindkasi 71 minggu terakhir memulai uptrend nya dalam pergerakkan mingguannya sementara potensi kenaikkan terdekat di  13,625

Tasrul Tanar

Analisa Saham TLKM | 16 Oktober 2018

TLKM masih bergerak naik di dalam short term up trend channel-nya. Selama bergerak di dalam up trend channelnya tersebut, maka TLKM berpeluang menguat menuju area resistance gap dikisaran 3830-3890. Apabila nantinya penguatan saham ini dapat berlanjut, maka TLKM berpeluang menuju target berikutnya dikisaran level 4100. Indikator teknikal MACD yang cenderung bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak positif.

Rekomendasi: Hold. Trailing stop apabila kembali turun dan gagal bertahan di level 3500.
http://step-trader.com/2018/10/15/tlkm-the-trend-is-still-positive/