Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 14, 2019

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | BBRI, SMGR, WEGE

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Okt  14, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)


IHSG Daily, 6,105.8 (+1.36%), test resistance at 6,119, trading range 6,083 – 6,119. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized , indikator W%R optimized koreksi mulai terbatas namun indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6,083 dan resistance di 6,119. Cut loss level di 6,036.

BBRI Weekly  ,3,920 (-0.76%),trading buy, trading range 3,800 – 4,030. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Weekly support  di 3,800 sementara itu weekly  resistance  di 4,030. Cut loss level  di 3,740.

SMGR Weekly 11,825 (+2.60%), trading buy, trading range 11,100 – 12,050. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan RSI optimized  cenderung naik. Weekly support  di  11,100 sementara itu weekly resistance  di 12,050. Cut loss level  di …

Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas Indonesia | PGAS, GGRM, BBNI, BBTN, ADHI, PTPP

PT Valbury Sekuritas Indonesia Market Summary 14 October 2019
VIEW MARKET  
Sentimen pasar dari dalam negeri:  Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini dari 5,1% menjadi 5% dan tahun 2020 dari 5,2% menjadi 5,1%. Pemangkasan pertumbuhan ekonomi tersebut seiring dengan kondisi ekonomi global yang makin tidak pasti. Perselisihan perdagangan yang berlanjut antara AS dan Cina dapat membebani pertumbuhan regional dan harga komoditas. Keadaan tersebut, dapat berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi Indonesia serta neraca transaksi berjalan. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan ditopang oleh konsumsi swasta. Kuatnya konsumsi swasta diperkirakan karena inflasi rendah dan pasar tenaga kerja yang kuat.
Di pihak lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III 2019 berada di atas 5%. Pasalnya, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi. Apabila melihat data realisasi per…

Saham TBIG | Mainkan Sampai Habis [Analisis]

Analisis Saham TBIG
Informasi Fundamental PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. memilih untuk menggunakan kas internal guna melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada kuartal terakhir tahun ini.  Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan pihaknya akan menggunakan kas internal untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada bulan ini.  Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), emiten berkode saham TBIG itu memiliki obligasi yang jatuh tempo pada 28 Oktober 2019 dengan nilai Rp628 miliar.  Menurut Helmy, perseroan memilih untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo dengan kas internal karena arus kas yang masih memadai dan jumlahnya yang tak terlalu besar. (dk)
Sumber Berita: https://market.bisnis.com/read/20191010/192/1157520/lunasi-obligasi-rp628-miliar-tower-bersama-infrastruktur-tbig-pakai-kas-internal
Informasi Teknis Saham TBIG pada tanggal 11 Oktober 2019 ditutup menguat pada harga 6775, naik 4,23%. Hal ini disertai dengan kena…

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas untuk MEDC, BRPT, UNTR, dan INDF

MNC Daily Scope Wave
14 Oktober 2019

Pada penutupan pekan lalu (11/10), IHSG ditutup menguat 1,4% ke level 6,105. Kami memperkirakan IHSG sudah menyelesaikan wave (iii) dan saat ini sedang berada pada wave (iv), adapun target wave (iv) berada pada area 6,140-6,170. Namun, setelah wave (iv) selesai terbentuk, maka IHSG dapat kembali terkoreksi untuk membentuk wave (v) pada area 5,950-5,900
Support: 6,050, 5,950
Resistance: 6,140, 6,220


MEDC - Buy on Weakness (675)
Pekan lalu (11/10), MEDC menguat signifikan dan ditutup 7,1% ke level 675. Kami memperkirakan MEDC sedang berada pada awal wave (C), dimana MEDC berpotensi melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 650-675
Target Price: 720, 750, 785
Stoploss: below 610

BRPT - Buy on Weakness (935)
Penguatan BRPT sebesar 6,9% pada pekan lalu (11/10) kami perkirakan sedang berada pada awal wave 5 dari wave (5). Hal ini berarti BRPT dapat melanjutkan penguatannya kembali.
Buy on Weakness: 900-930
Target Price: 990, 1,065
Stoploss: below 810

UN…

Saham MEDC | Tarikan Pertama, Apakah Segurih Biasanya? [Analisis]

Analisis Saham MEDC
Informasi Fundamental PEFINDO telah menegaskan peringkat "idA+" untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Tahun 2016 Seri A PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp246 miliar, yang akan jatuh tempo pada 21 Desember 2019, dan Medium Term Notes (MTN) V Tahap I Tahun 2016 Seri A sebesar AS$55 juta, yang akan jatuh tempo pada 15 November 2019.  MEDC akan melunasi obligasi dan MTN yang jatuh tempo menggunakan dana hasil dari penerbitan obligasi global sebesar AS$500 juta pada bulan Januari 2018 lalu, yang salah satu tujuan penggunaannya adalah untuk melunasi obligasi dan MTN tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2019, hasil obligasi global yang belum digunakan ditempatkan pada deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada Bank Standard Chartered sebesar AS$276,7 juta, sementara MEDC juga memiliki kas dan setara kas sebesar AS$450,9 juta. (qq)
Sumber Berita: http://www.iqplus.info/news/stock_news/medc-pefindo-tegaskan-peringkat-obligasi-dan-mtn…

Saham HOKI | Optimalkan Tambahan Kapasitas Produksi [Analisis]

Analisis Saham HOKI
Informasi Fundamental PT Buyung Poetra Sembada Tbk. memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar 20 ton per jam di Pabrik Subang dan mulai beroperasi pada Oktober 2019. Perseroan dapat mengoptimalkan produksi beras kemasan seiring dengan tambahan kapasitas produksi di Pabrik Subang mulai kuartal IV/2019. Dengan demikian, biaya lembur karyawan juga dapat ditekan sehingga mengurangi beban umum perseroan. (dk)
Sumber Berita: https://market.bisnis.com/read/20190917/192/1149414/buyung-poetra-sembada-hoki-punya-kapasitas-baru-20-tonjam
Informasi Teknis Saham HOKI pada tanggal 11 Oktober 2019 ditutup naik pada harga 905, naik 5,84%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 342% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat menarik. Volatilitas saham ini berada pada area jenuh beli. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini dalam keadaan uptrend.
Rekomendasi BUY, ikuti trend dan siapkan Trailing Stop Support : (875) - 815 - 795  Resist…