Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 26, 2019

Apakah Saham Itu Haram ? Ini Jawabannya

Hukum Saham dalam Islam menjadi topik yang hangat dibicarakan. Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah Apakah Trading Saham Halal ? Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih beranggapan kalau saham itu barang haram. Anggapan ini menyebabkan mereka menjauhi saham. Mereka berkeyakinan saham tak layak dinikmati, meski saham yang dimaksud telah masuk dalam indeks saham syariah.
Mereka yang berpandangan bahwa saham itu haram berpendapat bahwa unsur  gharar  dan  jahalah  masih ada dalam transaksi pasar modal, kendati saham yang dimaksud sebenarnya sudah diberi label syariah.  Gharar  berarti pertaruhan, sedangkan  jahalah  berarti ketidakpastian.
Mereka yang berpandangan haram menilai bahwa membeli saham itu sama saja membeli pertaruhan dan ketidakpastian. Alasan yang kerap dikemukakan yakni nilainya yang fluktuatif. Mereka yang membeli bisa untung dan bisa rugi, tatkala saham itu dijual kembali.
Saham Syariah
Masyarakat belum paham betul kalau saham syariah yang ada di pasar modal se…

BDMN | BANK DANAMON RAIH LABA Rp1,91 TRILIUN HINGGA JUNI

IQPlus, (26/07) - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) meraih laba bersih periode berjalan sebesar Rp1,91 triliun hingga periode 30 Juni 2019 turun dari laba bersih Rp2,09 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan bunga bersih turun menjadi Rp7,10 triliun dari Rp7,22 triliun dan laba operasional turun menjadi Rp2,25 triliun dari laba operasional tahun sebelumnya yang Rp2,56 triliun.

Sementara laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp2,23 triliun turun dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp2,57 triliun. Total aset perseroan hingga 30 Juni 2019 mencapai Rp198,59 trilium naik dari total aset Rp186,76 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

DMAS | PENDAPATAN DAN LABA PURADELTA LESTASI MELONJAK HINGGA JUNI

IQPlus, (26/7) - PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), pengembang kawasan industri terpadu modern Kota Deltamas, mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp985 miliar dan laba bersih sebesar Rp626 miliar di semester pertama tahun 2019. Pendapatan usaha tersebut setara dengan empat kali pendapatan usaha Perseroan di semester pertama tahun 2018 sebesar Rp247 miliar atau meningkat sekitar 299,2%. Adapun laba bersih Perseroan meningkat sebesar 567,2% dibandingkan laba bersih Perseroan di semester pertama tahun sebelumnya sebesar Rp94 miliar.

Dari pendapatan usaha tersebut, segmen komersial memberikan kontribusi terbesar dengan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp598 miliar atau memberikan 60,6% kontribusi, sedangkan segmen industri menyumbang pendapatan usaha sebesar Rp374 miliar atau memberikan38,0% kontribusi. Adapun sekitar 1,4% pendapatan usaha disumbangkan dari segmen hunian, rental, dan hotel.

Tondy Suwanto, Direktur Independen Perseroan, menjelaskan bahwa kenaikan signifikan pendapatan…

BBRI | BRI AKAN TAMBAH ARMADA LAYANAN TERAS KAPAL

IQPlus, (26/07) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menambah kapal untuk layanan Teras Kapal BRI Bahtera Seva pada tahun ini yang salah satunya akan ditempatkan di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Direktur Utama BRI Suprajarto dalam kunjungan dua harinya ke wilayah operasi Bahtera Seva 2 di Labuan Bajo, Jumat, mengatakan saat ini ada tiga kapal Bahtera Seva yang masing-masing beroperasi di Kepulauan Seribu, Halmahera, dan Labuan Bajo.

Dia mengatakan dari tiga kapal yang beroperasi saat ini, hanya dua yang milik perseroan. Sedangkan satu lainnya yang beroperasi di Halmahera merupakan kapal sewa.

Ia menjelaskan BRI telah memesan dua kapal dari sebuah BUMN pembuat kapal. Satu kapal bank terapung itu nanti akan menggantikan kapal sewa itu, sementara yang satu lagi akan beroperasi di Kepulauan Anambas, Riau.

"Nanti pas hari ulang tahun BRI pada Desember akan kita luncurkan penggunaan kapal baru itu," katanya.

Dikatakannya, investasi untuk satu kapal tersebut…

WSKT | WASKITA KARYA ALOKASIKAN Rp20 MILIAR DANA TANGGUNGJAWAB SOSIAL

IQPlus, (26/07) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai salah satu badan usaha milik Negara (BUMN) mengalokasikan dana tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) sekitar Rp20 miliar setiap tahunnya.

"Tahun 2018 kita salurkan sekitar Rp20 miliar dan tahun 2019 juga seperti angka tersebut,"kata Director of Human Capital Management PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Hadjar Seti Adji seusai memberikan motivasi di Seminar Kebangsaan untuk 360 siswa se DKI Jakarta di aula Ahmad Yani, Kodam Jaya, Jakarta, Kamis.

Hadjar menjelaskan penyaluran dana sosial tersebut, tidak sekadar mempunyai program dan menyalurkan dana saja, tetapi pihaknya juga melihat perkembangan situasi terkait program apa yang akan dilaksanakan.

Hadjar menyontohkan di beberapa daerah mereka tidak hanya membantu menyalurkan dana saja, tetapi melakukan peningkatan kapasitas untuk peningkatan taraf hidup para penerima bantuan sosial.

"Kita tidak berikan ikan, tetapi kita berikan me…

GJTL | GAJAH TUNGGAL RAIH LABA Rp163,76 MILIAR HINGGA JUNI

IQPlus, (26/07) - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp163,76 miliar hingga periode 30 Juni 2019 usai menderita rugi Rp93,88 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, penjualan bersih meningkat menjadi Rp7,66 triliun dari penjualan bersih Rp7,18 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp1,28 triliun dari laba kotor Rp1,23 triliun tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp160,95 miliar usai mencatat rugi sebelum pajak tahun sebelumnya sebesar Rp97,58 miliar. Sementara total aset perseroan mencapai Rp19,30 triliun hingga 30 Juni 2019 turun dari Rp19,71 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Analisa Saham BSDE, CPIN dan BMRI

Analisa Saham BSDE, CPIN dan BMRI
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
July 26, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,401.37(+0.26%), consolidation, trading range 6,373 – 6,429. Indikator MFI optimized cenderung naikdan indikator W%R  optimized akan menguji support trendline. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized  Daily support masih cenderung turun. Support di 6,373 dan resistance di 6,429. Cut loss level di 6,362.

BSDE Daily, 1,400 (-0.71%),buy on weakness, trading range 1,380 – 1,430. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun terbatas. Daily support 1,380  dan resistance di 1,430. Cut loss level di  1,360.

CPIN Daily, 5,325 (+1.91%), buy on weakness, trading range 5,100– 5,500. indikator MFI optimized yang masih cenderung bergerak turun dan W%R optimized cenderung naik. Daily  support  di 5,100 sementara itu daily resistance  di 5,500. Cut loss level di 5,000.

BMRI Daily , 7,800 …

Analisa Saham ISAT dan PTSN

Analisa Saham ISAT dan PTSN
PT Indosat Tbk (ISAT) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 3.040 atau menguat Rp 310. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 3.100

PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 510 atau menguat Rp 40. Secara teknikal, candle terbentuk long white marubozu mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 595

Profindo Sekuritas Indonesia, Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham PTBA dan TINS

Analisa Saham PTBA dan TINS PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) Daily (Rp2.790) (RoE: 24,71%; PER: 7,43x; EPS: 395,56; PBV: 1,84x; Beta: 1,92). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  bullish doji star candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.760-2.790, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.850, 2.900 dan 3.100. Support: Rp2.700.
PT Timah Tbk (TINS) Daily (Rp1.045) (RoE: 8,15%; PER: 14,48x; EPS: 71,81; PBV: 1,19x; Beta: 1,51). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat pola  upward bar  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.040-1.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.095, 1.125, 1.240, 1.360 dan 1.475. Support: Rp1.005.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Rekomendasi Saham Tetra TemanTrader | 26 Juli 2019

Walaupun index kemarin kembali diatas MA20 namun adanya bentukan upper shadow yang gagal tembus area garis EMA7 menandakan dalam jangka pendek tekanan jual masih akan tinggi sehingga index bisa sideways.

 Perdagangan jelang akhir pekan ini akan membuat index selama sepekan masih bergerak di area 6375 -6456 seperti halnya candle di pekan lalu.

Beberapa sektor yang dapat diperhatikan hari ini dalam watchlist BASIC-IND (reject support EMA7)  AGRI (naiknya CPO dan masuk kembali ke area EMA7, namun masih dibawah MA20), INFRASTRUCTURE (kemarin tech rebuound masuk area lower bolinger kembali), MISC-IND (naiknya ASII dorong sektor ini kembali diatas EMA7 MA20), PROPERTY (menunggu breakout area resisten 501), dan TRADE (kembali masuk EMA7 dan lanjutkan uptrend). Perhatikan heavy weight dari saham saham sektor tersebut.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  :  Masuk Kembali Area MA20 6400, Index Masih Dalam Rentang Sideways Mingguan 6375 - 6456
Potensi Pergerakan Index : 6375 - 6456

Beberapa s…

Analisa Saham TKIM dan TINS

Analisa Saham TKIM dan TINS
TKIM TKIM berkonsolidasi sehat pasca mengalami rally yang signifikan dan ini adalah hal yang positif. Kemampuan TKIM bertahan di atas level 11800 menjadi hal yang positif karena menjadikan saham ini membentuk higher low. Jika Saham ini mampu mengakhiri konsolidasinya dengan menembus resisten 12550 – 12925, terbuka ruang kenaikan bagi saham ini untuk kembali ke level all time high di 18450 dengan minor target 16000 dan 14475. MACD yang masih menurun mengindikasikan saham ini masih akan melanjutkan konsolidasi untuk beberapa waktu kedepan.
Rekomendasi: Speculative Buy jika break 13300. Stoploss level 11825.

by Galeri Saham 

TINS Saham TINS masih bergerak dalam tren turun dan tertahan di area support psikologis 1000. Selama tidak bergerak melemah ke bawah support tersebut, terbuka peluang bagi saham ini untuk rebound ke area resistance 1090-1130. Apabila nantinya TINS dapat mempertahankan reboundnya dan bergerak naik melewati 1130, maka saham ini akan mengahi…

Analisa Saham MAPI dan ISAT

Analisa Saham MAPI dan ISAT
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 960 atau menguat Rp 20. Secara teknikal, pola terbentuk triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 995

PT Indosat Tbk (ISAT) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 3.040 atau menguat Rp 310. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 3.100

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham BSDE dan PGAS

Analisa Saham BSDE dan PGAS
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Daily (Rp1.400) (RoE: 7,83%; PER: 11,37x; EPS: 128,80; PBV: 0,89x; Beta: 1,62). Terlihat pola  bullish spinning top candle  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.390-1.410, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.420, 1.500, 1.690 dan 1.880. Support: Rp1.355.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Daily (Rp2.000) (RoE: 7,79%; PER: 13,65x; EPS: 153,12; PBV: 1,06x; Beta: 1,9). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  tweezer bottom candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.970-2.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.020, 2.120, 2.220 dan 2.320. Support: Rp1.970 dan 1.925.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham SSIA dan BEEF

Analisa Saham SSIA dan BEEF
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 850 atau menguat Rp 40. Secara teknikal, pola terbentuk break out rising wedge mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 865

PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 308 atau menguat Rp 30. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 350 dan stop loss kurang dari Rp 300

Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham ADRO dan BIRD

Analisa Saham ADRO dan BIRD 
1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), Daily (Rp1.250) (RoE: 10,54%; PER: 6,76x; EPS: 211,32; PBV: 0,67x; Beta: 1,71). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  tweezer bottom candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.240-1.260, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.285, 1.315, 1.360, 1.460 dan 1.560. Support: Rp1.235 dan 1.205.
2. PT Blue Bird Tbk (BIRD), Daily (Rp2.820) (RoE: 6,54%; PER: 20,49x; EPS: 142,00; PBV: 1,34x; Beta: 0,54). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah  bollinger  dan terlihat  tweezer bottom candlestick pattern  yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.800-2.830, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.870, 2.910 dan 2.960. Support: Rp2.800 dan 2.780.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham SMRA, WEGE, WSBP dan MNCN

Analisa Saham SMRA, WEGE, WSBP dan MNCN
1. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA),  dengan target  profit taking  di kisaran Rp1.390-1.490-1.590, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp1.240 dan Rp1.210, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp1.160.
2. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE),  dengan target  profit taking  di kisaran Rp358-368, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp334 dan Rp330, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp326.
3. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP),  dengan target  profit taking  di kisaran Rp405-425-445-465, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp380 dan Rp370, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp360.
4. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN),  dengan target  profit taking  di kisaran Rp1.510-1.610, memiliki duabarah masuk pembelian di level Rp1.380 dan Rp1.350, disarankan  cut-loss  pada posisi Rp1.290.
PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko