Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 11, 2022

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 11 November 2022

Dow pops 1,200 points, S&P 500 jumps 5% in biggest rally in two years after light inflation report Stocks mounted their biggest rally since 2020 after October’s reading of consumer prices raised investor hopes that inflation has peaked. October’s consumer price index rose just 0.4% for the month and 7.7% from a year ago, its lowest annual increase since January and a slowdown from the 8.2% annual pace in the prior month. Economists were expecting increases of 0.6% and 7.9%, according to Dow Jones. Excluding volatile food and energy costs, so-called core CPI increased 0.3% for the month and 6.3% on an annual basis, also less than expected. *Dow.......33715  +1201.4   +3.70%‼* *Nasdaq.11114  +760.97   +7.36%‼* *S&P 500..3956  +207.8     +5.54%‼* FTSE.......7375   +79.1    +1.08% *Dax........14146  +479.8  +3.51%* CAC........6557   +126.3  +1.96%   Nikkei....27446   -270.7     -0.98% HSI........16081    -277.5     -1.70% Shanghai..3036  -12.03      -0.39% ST Times..3173   +7.7   

Rekomendasi Saham BBRI, BFIN, BIRD dan CPIN oleh MNC Sekuritas | 11 November 2022

MNCS Daily Scope Wave  11 November 2022 IHSG IHSG ditutup terkoreksi 1,5% ke 6,966 pada perdagangan kemarin (10/11), koreksi dari IHSG pun sempat menembus area support di 6,962 sekaligus cluster MA20 dan MA200. Diperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang membentuk bagian dari wave (y) dari wave [y] sehingga pada skenario bearishnya akan menuju ke 6,890 hingga 6,747. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan IHSG sedang membentuk wave (ii) dari wave [iii] pada skenario alternatif berwarna merah sehingga koreksinya akan relatif terbatas ke 6,890-6,937 dan selanjutnya akan kembali menguat. Support: 6,890, 6,943 Resistance: 7,100, 7,128 BBRI - Buy on Weakness BBRI ditutup terkoreksi 2,6% ke 4,530 pada perdagangan kemarin (10/11) disertai dengan munculnya tingginya volume penjualan, namun masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, posisi BBRI saat ini sedang berada di wave (ii) dari wave [c], sehingga BBRI masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW. Buy on Wea

Kobexindo Tractors Catat Pendapatan USD127,78 Juta Hingga September 2022

PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) mencatat pendapatan USD127,78 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari pendapatan USD89,48 juta i periode yang sama tahun sebelumnya, demikian menurut laporan keuangan perseroan, Kamis. Beban pokok pendapatan naik menjadi USD102,57 juta dari beban pokok pendapatan USD72,65 juta dan laba kotor naik menjadi USD25,21 juta dari laba kotor USD16,83 juta tahun sebelumnya. Laba usaha diraih sebesar USD7,30 juta meningkat dari laba usaha USD7,11 juta dan laba sebelum beban pajak diraih USD6,98 juta naik dari laba sebelum beban pajak USD4,84 juta tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi USD6,36 juta dari laba bersih USD4,68 juta dan laba per saham menjadi USD0,00280 naik dari laba per saham USD0,00206 tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas mencapai USD144,68 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari jumlah liabilitas USD81,09 juta hingga periode 31 Desember 2021 dan jumlah aset mencapai USD184,26 jut

Sugiman Layanto Tambah Kepemilikan Saham WINS

Sugiman Layanto selaku Direktur Utama dan pengendali PT. Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 7 November 2022. Dalam keterangan tertulisnya Sugiman Layanto Rabu (9/11) menuturkan bahwa telah membeli saham WINS sebanyak 3.000.000 lembar saham di harga Rp120-Rp150 per saham senilai Rp390 juta. "Tujuan dari pembelian saham ini untuk pelaksanaan program MESOP IV dan MESOP V dengan kepemilikan langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Sugiman Layanto di WINS bertambah menjadi 321,6 juta lembar saham setara dengan 7,38% dibandingkan sebelumnya 318,6 juta lembar saham setara dengan 7,33%. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Prasidha Aneka Niaga Catat Penjualan Neto Rp523,90 Miliar Hingga September 2022

PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) mencatat penjualan neto Rp523,90 miliar hingga periode 30 September 2022 turun dari penjualan neto Rp662,55 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan turun menjadi Rp432,74 miliar dari beban pokok penjualan Rp624,21 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp91,16 miliar dari laba bruto Rp38,33 miliar. Beban operasi naik menjadi Rp91,00 miliar dari Rp81,88 miliar dan laba operasi diraih Rp154,16 juta dari rugi operasi Rp43,25 miliar tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak turun menjadi Rp15,11 miliar dari rugi sebelum pajak Rp58,90 miliar sedangkan rugi tahun berjalan turun menjadi Rp26,29 miliar dari rugi tahun berjalan Rp62,70 miliar tahun sebelumnya. Total liabilitas perseroan mencapai Rp677,24 miliar hingga periode 30 September 2022 naik dari total liabilitas Rp660,18 miliar hingga periode 31 Desember 2021 sedangkan total aset mencapai Rp699,67 miliar hingga periode 30 September 2022 turun dari total aset Rp708,89 miliar hingga p

Kathrin Widjaja Tambah Kepemilikan Saham TAMA

Kathrin Widjaja selaku Direktur Utama dan pengendali PT. Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) telah menambah kepemilikan sahamnya pada tanggal 2 dan 7 November 2022. Dalam keterangan tertulisnya Kathrin Widjaja Kamis (10/11) menuturkan bahwa telah membeli saham TAMA sebanyak 116,9 juta lembar saham dengan rincian sebanyak 57,8 juta lembar saham pada tanggal 2 November 2022. Selanjutnya sebanyak 59,04 juta lembar saham pada tanggal 8 November 2022 di harga Rp50 per saham senilai Rp5,84 miliar. "Tujuan dari pembelian saham ini untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Kathrin Widjaja di TAMA bertambah menjadi 124,9 juta lembar saham setara dengan 10,40% dibandingkan sebelumnya 8 juta lembar saham setara dengan 0,67%. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Janto Lili Beli 1,8 Juta Saham WINS

Janto Lili selaku Direktur PT. Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 8 November 2022. Dalam keterangan tertulisnya Janto Lili Rabu (9/11) menuturkan bahwa telah membeli saham WINS sebanyak 1.800. 000 lembar saham di harga Rp120-Rp150 per saham dengan rincian sebanyak 800.000 lembar saham dan selanjutnya 1 juta lembar saham dengan total senilai Rp246 juta. "Tujuan dari pembelian saham ini untuk pelaksanaan program MESOP IV dan MESOP V dengan kepemilikan langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Janto Lili di WINS bertambah menjadi 8,28 juta lembar saham setara dengan 0,19% dibandingkan sebelumnya 6,48 juta lembar saham setara dengan 0,14%. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Wijaya Karya Beton Catat Pendapatan Usaha Rp3,66 Triliun Hingga September 2022

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mencatat pendapatan usaha Rp3,66 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari pendapatan usaha Rp2,48 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp3,37 triliun dari Rp2,36 triliun dan laba bruto naik menjadi Rp293,14 miliar dari laba bruto Rp119,11 miliar tahun sebelumnya. Beban usaha naik menjadi Rp80,08 miliar dari beban usaha Rp79,28 miliar dan laba usaha diraih Rp213,06 miliar naik dari laba usaha Rp39,84 miliar. Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp119,55 miliar meningkat dibandingkan laba sebelum pajak Rp55,56 miliar sedangkan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp89,21 miliar naik dari laba Rp54,01 miliar tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas perseroan mencapai Rp5,32 triliun hingga periode 30 September 2022 turun dari jumlah liabilitas Rp5,48 triliun hingga periode 31 Desember 2021 dan jumlah aset mencapai Rp8,81 triliun hingga periode

Analisa Saham EXCL | 11 November 2022

Analisa Saham EXCL EXCL berkonsolidasi di dalam range 2400-2580 dalam beberapa waktu terakhir. Jika EXCL berhasil menguat menembus resisten 2580, EXCL berpeluang memulai uptrendnya menuju target 2700.  Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 2580. Target 2700. Disclaime ON Sumber: doktermarket - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham WIKA | 11 November 2022

Analisa Saham WIKA Saham WIKA mencoba bergerak naik, namun masih tertahan di resistance level 955. Apabila mampu break dan maintain diatas 955, maka WIKA berpotensi rebound dan bergerak naik, karena akan mengkonfirmasi terbentuknya pola bullish reversal inverted head & shoulder pattern. Target teoritis pola tersebut ada di level 1050, dengan minor target menutup gap dikisaran 1005-1015 (kotak biru). Indikator teknikal MACD yang masih bergerak naik, mengindikasikan saham ini masih cenderung bergerak menguat dalam momentum positif. Trading Plan : Buy jika breakout 955. Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 895. Disclaimer ON Sumber: step-trader - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Saham Online di Facebook