Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 4, 2021

PT Timah Tbk Serahkan bantuan pendukung pariwisata Bangka Tengah

PT Timah Tbk menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung pengembangan destinasi wisata Bukit Pinteir Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat di daerah itu. "Kami mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah mendukung kemajuan sektor pariwisata di tengah pendemi COVID-19," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Bukit Pinteir, Minggu. Ia mengatakan dengan adanya bantuan sarana prasarana pendukung destinasi wisata Bukit Pinteir PT Timah Tbk di antaranya lima unit gazebo untuk dimanfaatkan pengunjung, pembangunan landmark atau ikon yang bertuliskan .Bukit Pinteir. yang dilengkapi dengan penerangan berupa lampu tembak. Selain itu, PT Timah Tbk membuat plank peta jalur naik bukit sebanyak dua unit, plank penunjuk arah dan petunjuk parkir. Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat PT Timah Tbk juga memberikan plank-plank nama pada belasan tumbuhan yang ada di kawasan ini. "Kami berterima kasih

PT Provident Agro Tbk Akan Lepas Seluruh Sahamnya di PT Mutiara Agam

PT Provident Agro Tbk (PALM) berencana melepas kepemilikan atau menjual seluruh sahamnya di anak usaha yakni PT Mutiara Agam (MAG). Hal itu tertuang dalam prospektus ringkas yang telah di publikasikan, Senin (4/10). Disebutkan bahwa Perseroan bersama PT Saratoga Sentra Business selaku pemegang saham MAG telah menandatangani Perjanjian Jual dan Beli Bersyarat atas rencana penjualan 115.500 saham MAG pada 22 September 2021. Pihak yang menjadi pembeli yaitu PT Global Indo Bersaudara, PT Duta Agro Makmur Indah dan PT Lambang Jaya Agro Perkasa. Adapun nilai transaksi jual beli sahm tersebut sebesar Rp 502,50 miliar. Dalam hal ini, PALM memiliki sebanyak 115.498 lembar saham MAG atau setara dengan 99,99% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan MAG yang dimiliki Perseroan. Untuk memuluskan rencana itu, Provident Agro akan meminta persetujuan pemegang saham independen terkait rencana transaksi tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang akan digelar pada 9 November 2021. Salah satu pertim

PT PLN (Persero) Siap Pasok Listrik ke 21 Sentral Telepon Otomat (STO) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

PT PLN (Persero) siap memasok listrik 17,76 mega volt ampere (MVA) ke 21 Sentral Telepon Otomat (STO) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero). Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat. Kerja sama PLN dan Telkom tersebut telah tertuang dalam perjanjian jual beli listrik layanan premium untuk 21 STO yang diteken pada Senin, 27 September 2021 di kantor PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Gambir. Tak hanya di Jakarta, 21 STO ini tersebar di 8 provinsi lainnya yaitu Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. PLN akan menyalurkan listrik ke 21 STO Telkom dengan layanan premium yang dipasok dari sejumlah sumber sehingga keandalannya lebih terjamin. Layanan ini dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO) yang dapat memindahkan listrik secara otomatis ke pasokan cadangan apabila ada gangguan pada pasokan utama.  Pelanggan Premium PLN juga bisa berkomunika

PT. Ifishdeco Tbk Tandatangani Perjanjian Kredit dari Bank Mandiri

PT. Ifishdeco Tbk.(IFSH) menandatangani perjanjian fasilitas kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (BMRI) pada tanggal 29 September 2021. Menurut keterangan tertulis Leman Suti Direktur IFSH menyampaikan bahwa fasilitas kredit modal kerja (KMK) dari BMRI tersebut senilai total Rp150 miliar yang terdiri dari fasilitas KMK Revolving (baru) sebesar Rp50 miliar dengan rincian sebesar Rp40 miliar comitted dan uncomitted sebesar Rp10 miliar dengan tujuan sebagai tambahan modal kerja serta tidak ada hubungan afiliasi antara IFSH dan BMRI. Selanjutnya fasilitas KMK Transaksional baru dengan nilai sebesar Rp100 miliar dengan tujuan sebagai tambahan modal kerja produksi nikel. Transaksi ini merupakan transaksi material yang dikecualikan sesuai POJK nomor 17/POJK.04/2020 karena nilai transaksi lebih dari 20% ekuitas IFSH berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2021. "Transaksi ini dilakukan dengan pertimbangan untuk memperkuat modal kerja I

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Terbitkan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah menerbitkan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 sebesar USD 600 juta atau sekitar Rp 8,6 triliun (dengan asumsi nilai tukar Rp 14.299 per USD). Surat berharga yang dilepas dengan suku bunga 4,3% per tahun ini merujuk pada ketentuan Regulation S (Reg S), berdasarkan US Securities Act, dan didaftarkan di Singapore Stock Exchange. BNI merupakan bank pertama di Indonesia yang menerbitkan instrumen permodalan Additional Tier 1 ini. Aksi korporasi ini merupakan langkah Perseroan untuk memanfaatkan peluang yang masih sangat terbuka dan melakukan ekspansi bisnis. Penguatan modal ini juga dimaksudkan untuk menambah bantalan dalam memitigasi risiko usaha yang mungkin timbul di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid . 19. Atas aksi perseroan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui penetapan dana dari penerbitan BNI Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 tersebut sebagai Modal Inti Tambahan. Ketentuan tersebut berlaku s

Rekomendasi Saham PWON dan ANTM oleh HP Financials | 4 Oktober 2021

HP Financials Technical View & Key Calls Saham PWON PWON berhasil breakout dari Trendline hijau diiringi Volume yang menguat, sehingga PWON berpotensi melanjutkan pergerakan ke utara menuju Target dari Falling Wedge biru extended to Upper Wedge merah di seputaran 510-525. Setelah level ini berhasil dilalui, maka terbuka jalan menuju titik previous High 540 sampai dengan Target pattern hijau 555. Rekomendasi Speculative Buy, Entr y Level: 488 -480; Target: 510-525 / 540-555; Stoploss: 470. Saham ANTM Buy on Weakness ANTM di seputaran Lower Channel merah 2200. Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, ANTM diharapkan mampu rebound menuju 3 lapis MA di seputaran 2300-2380. Destinasi selanjutnya adalah titik previous High 2630 hingga akhirnya sampai pada Upper Channel di seputaran 2730-2800.  Rekomendasi Buy on Weakness, Entry Level: 2200; Target: 2300-2380 / 2630 / 2730 -2800; Stoploss: 2120.

Rekomendasi Saham BBRI, BMRI, ASII, SMGR, JSMR dan CTRA oleh Valbury Sekuritas | 4 Oktober 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA Weekly Report 04 Oct 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah perdagangan hari ini, Senin (04/10), ditengah variatifnya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Sri Mulyani mengatakan RUU harmonisasi HPP reformasi struktural di bidang perpajakan (+), 2) BI mencatat, dalam periode 27-30 September 2021 tercatat dana asing keluar dari pasar keuangan domestik atau modal dari investor asing (-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (01/10) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di teritorial positif (+), Sentimen global ; 1) Perwakilan Dagang Amerika Serikat (AS) mengatakan Cina tidak mematuhi kesepakatan dagang fase 1, (-), 2) Japan, Monetary Base YoY, Sep, diperkirakan naik 11.70% dari

Rekomendasi Saham ENRG, LPKR dan MTDL oleh Mirae Asset Sekuritas | 4 Oktober 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Oktober 4, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,228.85(-0.92%), test resistance at 6,263, trading range 6,206 – 6,263. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung turun. Pada periode weekly indikator MFI optimized konsolidasi dengan kecenderungan menguat dan indikator RSI optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,206 dan daily resistance di 6,263. Cut loss level di 6,070. ENRG Daily, 122 (-4.69%), trading buy,  trading range 120 – 127.  Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Daily support di 120 dan daily resistance di 127. Cut loss level di 118. LPKR Daily, 154 0(+0.65%), trading buy,  trading range 152 – 161. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat. Daily support di 152 dan daily resistance di 161. Cut loss level di

Rekomendasi Saham JSMR, RALS, TINS dan ERAA oleh Indopremier | 4 Oktober 2021

IHSG (6.190 – 6.270) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.270 dan 6.310 dengan support di level 6.190 dan 6.150. JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.990 kemudian 4.050 dengan support di level 3.870, cut loss jika break 3.810. RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 705 kemudian 720 dengan support di level 675, cut loss jika break 660. TINS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.450 dengan resist di level 1.490 kemudian 1.515. ERAA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 580 dengan resist di level 600 kemudian 620. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx3s

Analisa Saham IPCC | 4 Oktober 2021

Analisa Saham IPCC Saham IPCC pada tanggal 1 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 575, turun -3,36%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 75% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah sideway Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 595 Jika naik di atas 635 maka berpeluang ke 680 Jika turun di bawah 560 maka berpeluang ke 545 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahari

Rekomendasi Saham BMRI, PTBA, LPKR dan MIKA oleh MNC Sekuritas | 4 Oktober 2021

MNC Daily Scope Wave 4 Oktober 2021 IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,228 pada perdagangan Jumat kemarin (1/10). Kami memperkirakan, koreksi yang terjadi pada IHSG merupakan akhir dari wave [iv] dari wave A dari wave (Y), sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 6,180. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,086, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [v] dari wave A dengan target terdekat di 6,300. Support: 6,086, 5,996 Resistance: 6,356, 6,394 BMRI - Buy on Weakness (6,100) Pada perdagangan Jumat kemarin (1/10), BMRI ditutup terkoreksi 0,8% ke 6,100, penguatan BMRI pun kemarin tertahan oleh MA200-nya. Kami memperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Skenario ini akan berjalan, bila BMRI tidak terkoreksi ke bawah 5,900 dan mampu break 6,350. Buy on Weakness: 6,000-6,100 Target Price: 6,350, 6,750 Stoploss: below 5,900 PTBA - Buy on Weakness (2,720) PTBA ditutup terkoreksi 1,4% ke level

Bandarmologi Saham PGAS, UNTR, ADHI dan LSIP | 4 Oktober 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Friday (04/10/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 6,191 - 6,284 SUMMARY: STRONG BUY 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *OVERBOUGHT HIGHS/LOW (14): BUY!! UO: BUY ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: PGAS 1,190 - 1,380 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,280 TARGET PRICE: 1,380 STOP-LOSS: 1,190 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ UNTR 25,500 - 27,000 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT!!, BUY 26,000 TARGET PRICE: 27,000 STOP-LOSS: 25,500 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10

Update Harga Komoditas dan Indeks | 4 Oktober 2021

Dow climbs 480 points, Nasdaq snaps five-day losing streak as stocks rebound to start October U.S. stocks pushed higher on Friday as investors shook off a rough September and news of a new oral treatment for Covid-19 boosted shares of companies tied to the economic recovery. Dow.......34327   +482.5   +1.51% Nasdaq.14557   +118.1   +0.82% S&P 500..4357   +49.5     +1.15% FTSE.......7027   -59.4         -0.84% Dax........15156  -104.3       -0.68% CAC........6518    -2.3           -0.04% Nikkei...28771     -681.6      -2.31% HSI........24576    closed      +0% Shanghai..3568  closed      +0% ST Times..3087  +12.4        +0.40% IDX.....  6228.84   -58.10      -0.92% LQ45.....886.01    -8.67        -0.97%   Indo10Yr..6.4327.  +0.0061    +0.09% ICBI.....327.4538   +0.1196    +0.04% US10Yr...1.4650     -0.0640     -4.19% VIX.............21.15  -1.99        -8.60%    USDIndx .....94.0350   -0.2060    -0.22% Como Indx.....230.38  +1.46       +0.64% (Core Commodity CRB)I BCOMIN........160.

Saham Online di Facebook