PT Timah Tbk Serahkan bantuan pendukung pariwisata Bangka Tengah


PT Timah Tbk menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung pengembangan destinasi wisata Bukit Pinteir Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat di daerah itu.

"Kami mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah mendukung kemajuan sektor pariwisata di tengah pendemi COVID-19," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Bukit Pinteir, Minggu.

Ia mengatakan dengan adanya bantuan sarana prasarana pendukung destinasi wisata Bukit Pinteir PT Timah Tbk di antaranya lima unit gazebo untuk dimanfaatkan pengunjung, pembangunan landmark atau ikon yang bertuliskan .Bukit Pinteir. yang dilengkapi dengan penerangan berupa lampu tembak.

Selain itu, PT Timah Tbk membuat plank peta jalur naik bukit sebanyak dua unit, plank penunjuk arah dan petunjuk parkir. Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat PT Timah Tbk juga memberikan plank-plank nama pada belasan tumbuhan yang ada di kawasan ini.

"Kami berterima kasih kepada PT Timah memberikan dukungannya kepada masyarakat dalam sektor pariwisata dan mudah-mudahan ini bermanfaat dan keberlangsungan destinasi wisata yang ada di Bangka Tengah," ujarnya.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Provident Agro Tbk Akan Lepas Seluruh Sahamnya di PT Mutiara Agam


PT Provident Agro Tbk (PALM) berencana melepas kepemilikan atau menjual seluruh sahamnya di anak usaha yakni PT Mutiara Agam (MAG). Hal itu tertuang dalam prospektus ringkas yang telah di publikasikan, Senin (4/10).

Disebutkan bahwa Perseroan bersama PT Saratoga Sentra Business selaku pemegang saham MAG telah menandatangani Perjanjian Jual dan Beli Bersyarat atas rencana penjualan 115.500 saham MAG pada 22 September 2021. Pihak yang menjadi pembeli yaitu PT Global Indo Bersaudara, PT Duta Agro Makmur Indah dan PT Lambang Jaya Agro Perkasa.

Adapun nilai transaksi jual beli sahm tersebut sebesar Rp 502,50 miliar. Dalam hal ini, PALM memiliki sebanyak 115.498 lembar saham MAG atau setara dengan 99,99% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan MAG yang dimiliki Perseroan.

Untuk memuluskan rencana itu, Provident Agro akan meminta persetujuan pemegang saham independen terkait rencana transaksi tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang akan digelar pada 9 November 2021.

Salah satu pertimbangan dari penjualan saham MAG ini, menurut Manajemen PALM, hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk dapat memberikan hasil investasi yang optimal dan dipercaya. Divestasi anak usaha diharapkan memberikan manfaat dan dampak positif bagi perseroan, pemangku kepentingan dan para pemegang saham perseroan. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT PLN (Persero) Siap Pasok Listrik ke 21 Sentral Telepon Otomat (STO) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk


PT PLN (Persero) siap memasok listrik 17,76 mega volt ampere (MVA) ke 21 Sentral Telepon Otomat (STO) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero). Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

Kerja sama PLN dan Telkom tersebut telah tertuang dalam perjanjian jual beli listrik layanan premium untuk 21 STO yang diteken pada Senin, 27 September 2021 di kantor PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Gambir.

Tak hanya di Jakarta, 21 STO ini tersebar di 8 provinsi lainnya yaitu Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

PLN akan menyalurkan listrik ke 21 STO Telkom dengan layanan premium yang dipasok dari sejumlah sumber sehingga keandalannya lebih terjamin.

Layanan ini dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO) yang dapat memindahkan listrik secara otomatis ke pasokan cadangan apabila ada gangguan pada pasokan utama.  Pelanggan Premium PLN juga bisa berkomunikasi langsung dengan Account Executive PLN untuk berkonsultasi terkait kelistrikan.

"Telkom sudah lama menginginkan adanya peningkatan terutama layanan kepada pelanggan Salah satu upaya meningkatkan pelayanan itu dengan cara meminimalkan gangguan yang bisa kita harapkan bisa didukung dan terdukung dengan adanya premium silver ini," ungkap Senior Manager Asset Management PT Telkom Indonesia, Abdul Hamid Arrozi.

PLN memiliki 4 jenis tingkatan layanan listrik Premium yaitu Bronze, Silver, Gold, dan Platinum. Masing-masing kategori layanan Premium tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda terutama terkait dengan sumber listrik cadangannya.

Abdul menjelaskan, Telkom memiliki 79 titik prioritas yang dianggap penting dalam jaringan telekomunikasi. Hingga kini, 37 titik atau sekitar 46 persen yang sudah mendapatkan layanan listrik premium PLN.

Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Telkom kepada layanan premium untuk kontinyuitas pelayanan berkualitas kepada masyarakat.

"Kerja sama antara PLN dan Telkom yang telah terjalin baik selama ini menjadi salah satu indikator dan bentuk nyata dari sinergi BUMN dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tadi kita dengar bersama masih ada potensi-potensi node (simpul yang menghubungkan antar perangkat)," terang Doddy.

Apresiasi kepada Telkom atas pilihannya pada layanan listrik premium juga disampaikan oleh Executive Vice President Pelayanan Pelanggan Korporat dan Institusi Besar PLN, Edison Sipahutar. PLN akan memberikan dukungan secara penuh kepada pelanggan, khususnya dalam hal ini Telkom agar bisa bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Adanya perjanjian jual beli tenaga listrik premium ini, PLN optimistis dapat memberikan kontribusi positif dalam menyediakan pasokan tenaga listrik bagi usaha Telkom sehingga dapat fokus menjawab tantangan industri digital yang mendukung digitalisasi nasional," kata Edison.

Edison berharap, kerjasama antara Telkom dan PLN yang sudah berjalan dengan baik dapat terus ditingkatkan untuk memastikan telekomunikasi di Indonesia dapat tumbuh berkembang bersama PLN. (end)

Sumber: IQPLUS

PT. Ifishdeco Tbk Tandatangani Perjanjian Kredit dari Bank Mandiri


PT. Ifishdeco Tbk.(IFSH) menandatangani perjanjian fasilitas kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (BMRI) pada tanggal 29 September 2021.

Menurut keterangan tertulis Leman Suti Direktur IFSH menyampaikan bahwa fasilitas kredit modal kerja (KMK) dari BMRI tersebut senilai total Rp150 miliar yang terdiri dari fasilitas KMK Revolving (baru) sebesar Rp50 miliar dengan rincian sebesar Rp40 miliar comitted dan uncomitted sebesar Rp10 miliar dengan tujuan sebagai tambahan modal kerja serta tidak ada hubungan afiliasi antara IFSH dan BMRI.

Selanjutnya fasilitas KMK Transaksional baru dengan nilai sebesar Rp100 miliar dengan tujuan sebagai tambahan modal kerja produksi nikel. Transaksi ini merupakan transaksi material yang dikecualikan sesuai POJK nomor 17/POJK.04/2020 karena nilai transaksi lebih dari 20% ekuitas IFSH berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2021.

"Transaksi ini dilakukan dengan pertimbangan untuk memperkuat modal kerja IFSH dalam upaya mencapai target dan pengembangan usaha,"imbuhnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Terbitkan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021


PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah menerbitkan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 sebesar USD 600 juta atau sekitar Rp 8,6 triliun (dengan asumsi nilai tukar Rp 14.299 per USD). Surat berharga yang dilepas dengan suku bunga 4,3% per tahun ini merujuk pada ketentuan Regulation S (Reg S), berdasarkan US Securities Act, dan didaftarkan di Singapore Stock Exchange. BNI merupakan bank pertama di Indonesia yang menerbitkan instrumen permodalan Additional Tier 1 ini.

Aksi korporasi ini merupakan langkah Perseroan untuk memanfaatkan peluang yang masih sangat terbuka dan melakukan ekspansi bisnis. Penguatan modal ini juga dimaksudkan untuk menambah bantalan dalam memitigasi risiko usaha yang mungkin timbul di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid . 19.

Atas aksi perseroan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui penetapan dana dari penerbitan BNI Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 tersebut sebagai Modal Inti Tambahan. Ketentuan tersebut berlaku sejak surat keputusan OJK diterbitkan pada 30 September 2021.

"Kami melihat peluang pengembangan sangat terbuka, sementara modal masih terbatas. Oleh karena itu, kami melakukan penguatan modal," ujar Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini, di Jakarta, Senin (4 Oktober 2021).

Dalam rangkaian rencana penerbitan tersebut, pada tanggal 16 September 2021, BNI telah menyelesaikan roadshow dan pricing AT-1 Capital Securities. Selama proses bookbuilding (penawaran awal), BNI menerima kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga melebihi USD 1,8 miliar, dari rencana penerbitan USD 600 juta.

Sejarah Baru

Atas penerbitan instrumen ini, BNI mencatat sejarah baru sebagai bank pertama di Indonesia yang menerbitkan instrumen permodalan Additional Tier 1 dan ditawarkan kepada investor publik asing. Dana hasil penerbitan Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 ini digunakan untuk keperluan penguatan modal, meningkatkan pembiayaan, pendanaan umum Perseroan, dan memperkuat komposisi struktur dana jangka panjang.

Adapun fitur dalam Additional Tier-1 Capital Bond Tahun 2021 yang diterbitkan ini merupakan instrumen utang yang memiliki karakteristik modal, bersifat subordinasi, tidak memiliki jangka waktu, dan pembayaran imbal hasil tidak dapat diakumulasikan (perpetual non-cumulative subordinated debt).

"Penguatan modal ini merupakan langkah kami untuk melompat dan bergerak lebih cepat. Dalam kondisi normal, pemenuhan modal seperti ini hanya dapat dipenuhi pada tahun 2025. Kami akan menjadi bank pertama di Indonesia yang melakukannya,"ujar Novita. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham PWON dan ANTM oleh HP Financials | 4 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

Saham PWON


PWON berhasil breakout dari Trendline hijau diiringi Volume yang menguat, sehingga PWON berpotensi melanjutkan pergerakan ke utara menuju Target dari Falling Wedge biru extended to Upper Wedge merah di seputaran 510-525. Setelah level ini berhasil dilalui, maka terbuka jalan menuju titik previous High 540 sampai dengan Target pattern hijau 555.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entr y Level: 488 -480; Target: 510-525 / 540-555; Stoploss: 470.

Saham ANTM


Buy on Weakness ANTM di seputaran Lower Channel merah 2200. Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, ANTM diharapkan mampu rebound menuju 3 lapis MA di seputaran 2300-2380. Destinasi selanjutnya adalah titik previous High 2630 hingga akhirnya sampai pada Upper Channel di seputaran 2730-2800. 

Rekomendasi

Buy on Weakness, Entry Level: 2200; Target: 2300-2380 / 2630 / 2730 -2800; Stoploss: 2120.


Rekomendasi Saham BBRI, BMRI, ASII, SMGR, JSMR dan CTRA oleh Valbury Sekuritas | 4 Oktober 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Weekly Report 04 Oct 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah perdagangan hari ini, Senin (04/10), ditengah variatifnya katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Sri Mulyani mengatakan RUU harmonisasi HPP reformasi struktural di bidang perpajakan (+), 2) BI mencatat, dalam periode 27-30 September 2021 tercatat dana asing keluar dari pasar keuangan domestik atau modal dari investor asing (-), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Jumat (01/10) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di teritorial positif (+), Sentimen global ; 1) Perwakilan Dagang Amerika Serikat (AS) mengatakan Cina tidak mematuhi kesepakatan dagang fase 1, (-), 2) Japan, Monetary Base YoY, Sep, diperkirakan naik 11.70% dari 14.90% (+), 3) US, Factory Orders, diperkirakan naik menjadi 1.0% dari 0.4% (+) dan, 4) US, Durable Goods Orders, Aug F, diperkirakan tetap di level 1.80% (+).


Perspektif tenikal

Support Level :    6197/6165/6128

Resistance Level :   6266/6304/6335

Major Trend : Up

Minor Trend : Up

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BBRI: Trading Buy

Close 3900, TP 3940

Boleh buy di level 3850-3900

Resistance di 3940 & support di 3850

Waspadai jika tembus di 3850

Batasi resiko di 3810


BMRI: Trading Buy

Close 6100, TP 6175

Boleh buy di level  6025-6100

Resistance di 6175 & support di 6025

Waspadai jika tembus di 6025

Batasi resiko di 5975


ASII : Trading Buy

Close 5450, TP 5550

Boleh buy di level  5400-5450

Resistance di 5550 & support di 5400

Waspadai jika tembus di 5400

Batasi resiko di 5325


SMGR:  Trading Buy

Close 8100, TP 8250

Boleh buy di level  7975-8100

Resistance di 8250 & support di 7975

Waspadai jika tembus di 7975

Batasi resiko di 7850


JSMR:  Trading Buy

Close 3930, TP 3980

Boleh buy di level  3870-3930

Resistance di 3980 & support di 3870

Waspadai jika tembus di 3870

Batasi resiko di 3820


CTRA:  Trading Buy

Close 950, TP 975

Boleh buy di level  925-950

Resistance di 975 & support di 925

Waspadai jika tembus di 925

Batasi resiko di 920


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham ENRG, LPKR dan MTDL oleh Mirae Asset Sekuritas | 4 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 4, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)


IHSG Daily, 6,228.85(-0.92%), test resistance at 6,263, trading range 6,206 – 6,263. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung turun. Pada periode weekly indikator MFI optimized konsolidasi dengan kecenderungan menguat dan indikator RSI optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,206 dan daily resistance di 6,263. Cut loss level di 6,070.

ENRG Daily, 122 (-4.69%), trading buy,  trading range 120 – 127.  Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Daily support di 120 dan daily resistance di 127. Cut loss level di 118.

LPKR Daily, 154 0(+0.65%), trading buy,  trading range 152 – 161. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat. Daily support di 152 dan daily resistance di 161. Cut loss level di 148.

MTDL Daily, 3,000 (+3.5%), trading buy, trading range 2,920 – 3,060. indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik dalam kisaran terbatas. Perkiraan daily support di 2,920 dan daily resistance terdekat di 3,060. Cut loss level di 2,890.

Rekomendasi Saham JSMR, RALS, TINS dan ERAA oleh Indopremier | 4 Oktober 2021


IHSG (6.190 – 6.270) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.270 dan 6.310 dengan support di level 6.190 dan 6.150.

JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.990 kemudian 4.050 dengan support di level 3.870, cut loss jika break 3.810.

RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 705 kemudian 720 dengan support di level 675, cut loss jika break 660.

TINS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.450 dengan resist di level 1.490 kemudian 1.515.

ERAA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 580 dengan resist di level 600 kemudian 620.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx3s

Analisa Saham IPCC | 4 Oktober 2021


Analisa Saham IPCC

Saham IPCC pada tanggal 1 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 575, turun -3,36%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 75% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah sideway

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 595

Jika naik di atas 635 maka berpeluang ke 680

Jika turun di bawah 560 maka berpeluang ke 545

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham BMRI, PTBA, LPKR dan MIKA oleh MNC Sekuritas | 4 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

4 Oktober 2021


IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,228 pada perdagangan Jumat kemarin (1/10). Kami memperkirakan, koreksi yang terjadi pada IHSG merupakan akhir dari wave [iv] dari wave A dari wave (Y), sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji area 6,180. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,086, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [v] dari wave A dengan target terdekat di 6,300.

Support: 6,086, 5,996

Resistance: 6,356, 6,394


BMRI - Buy on Weakness (6,100)

Pada perdagangan Jumat kemarin (1/10), BMRI ditutup terkoreksi 0,8% ke 6,100, penguatan BMRI pun kemarin tertahan oleh MA200-nya. Kami memperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Skenario ini akan berjalan, bila BMRI tidak terkoreksi ke bawah 5,900 dan mampu break 6,350.

Buy on Weakness: 6,000-6,100

Target Price: 6,350, 6,750

Stoploss: below 5,900


PTBA - Buy on Weakness (2,720)

PTBA ditutup terkoreksi 1,4% ke level 2,720 pada perdagangan Jumat kemarin (3/10), pergerakan PTBA juga diiringi dengan munculnya tekanan jual. Posisi PTBA saat ini, kami perkirakan sedang berada di awal wave 4 dari wave (3), sehingga PTBA masih rawan terkoreksi kembali. Manfaatkan, koreksi ini untuk BoW selama PTBA masih bergerak di atas 2,560.

Buy on Weakness: 2,600-2,720

Target Price: 2,810, 2,900

Stoploss: below 2,560


LPKR - Buy on Weakness (154)

LPKR ditutup menguat 0,7% ke level 154 pada perdagangan akhir pekan kemarin (1/10). Kami memperkirakan, selama LPKR masih bergerak di atas 146 sebagai supportnya, maka saat ini posisi LPKR sedang berada pada bagian dari wave [v].

Buy on Weakness: 150-154

Target Price: 172, 188

Stoploss: below 146


MIKA - Spec Buy (2,270)

Menutup akhir pekan kemarin (1/10), MIKA ditutup terkoreksi 1,3% ke level 2,270. Selama MIKA masih bergerak di atas 2,240 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi MIKA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, MIKA berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 2,240-2,270

Target Price: 2,450, 2,600

Stoploss: below 2,240


Disclaimer On

Bandarmologi Saham PGAS, UNTR, ADHI dan LSIP | 4 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (04/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,191 - 6,284

SUMMARY: STRONG BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY!!

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): BUY!!

CCI (14): *OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


PGAS 1,190 - 1,380

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,280

TARGET PRICE: 1,380

STOP-LOSS: 1,190


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



UNTR 25,500 - 27,000

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT!!, BUY 26,000

TARGET PRICE: 27,000

STOP-LOSS: 25,500


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ADHI 980 - 1,160

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,060

TARGET PRICE: 1,160

STOP-LOSS: 980


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



LSIP 1,240 - 1,405

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,305

TARGET PRICE: 1,405

STOP-LOSS: 1,240


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BBTN 1,440 - 1,585

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 1,485

TARGET PRICE: 1,585

STOP-LOSS: 1,440


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 4 Oktober 2021


Dow climbs 480 points, Nasdaq snaps five-day losing streak as stocks rebound to start October

U.S. stocks pushed higher on Friday as investors shook off a rough September and news of a new oral treatment for Covid-19 boosted shares of companies tied to the economic recovery.


Dow.......34327   +482.5   +1.51%

Nasdaq.14557   +118.1   +0.82%

S&P 500..4357   +49.5     +1.15%


FTSE.......7027   -59.4         -0.84%

Dax........15156  -104.3       -0.68%

CAC........6518    -2.3           -0.04%


Nikkei...28771     -681.6      -2.31%

HSI........24576    closed      +0%

Shanghai..3568  closed      +0%

ST Times..3087  +12.4        +0.40%


IDX.....  6228.84   -58.10      -0.92%

LQ45.....886.01    -8.67        -0.97%

 

Indo10Yr..6.4327.  +0.0061    +0.09%

ICBI.....327.4538   +0.1196    +0.04%

US10Yr...1.4650     -0.0640     -4.19%

VIX.............21.15  -1.99        -8.60%

  

USDIndx .....94.0350   -0.2060    -0.22%

Como Indx.....230.38  +1.46       +0.64%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........160.43   +1.21       +0.76%


IndoCDS..81.6862   +0.6455    +0.80%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14307.50   -5             -0.03%

Jisdor..14315.00   +8            +0.06%


Euro.........1.1596  +0.0014   +0.12%


TLKM........25.60   +0.20        +0.79%

(3665)

EIDO..........21.87   +0.18        +0.83%

EEM..........50.33    -0.05         -0.10%


Oil..........75.88         +0.85       +1.13%

Gold ...1758.40       +1.40        +0.08%

Timah ..33855.00   +577.50   +1.74%

Nickel...18045.00   +72.50     +0.40%

.Silver........22.54     +0.49        +2.22%

Copper.....418.85    +9.95        +2.43%

 

Coal price...228.00   +10.00  +4.59%‼️

(0ct/Newcastle) 

Coal price...225.75   +8.75    +4.03%‼️

(Nov/Newcastle)

Coal price....233.05  +14.40  +6.59%‼️

(Okt/Rotterdam) 

Coal price....229.05  +17.20  +8.11%‼️

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Des)....4497    -100      -2.18%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........541.50    +4.75     +0.88%

SoybeanOil..58.82   +0.13      +0.22%

Wheat.......755.25    +29.75    +4.10%


Wood pulp...4600.00  unch    +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas