google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini 20 Juli 2016 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini 20 Juli 2016

Headline Berita Saham Hari Ini 20 Juli 2016


Korting harga 2% - 3% jadi kuda-kuda Semen Baturaja (Kontan)
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk masih rela memangkas harga jual sebesar 2% - 3% pada semester II-2016 ini.

Bisnis flat, Holcim sulit penuhi target 5.5% (Kontan)
Holcim Indonesia juga mengeluhkan arus distribusi logistic yang sempat mandek selama sebulan saat momen Lebaran.

XL dan Indosat serat kalah untuk tender fiber optic (Investor Daily)
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), PT Smart Telecom, dan PT Mora Telematika Indonesia memenangkan proyek serat jaringan tulang punggung optik Palapa Ring Paket Timur. Nilai proyek ini adalah sebesar Rp14 triliun.

KRAS akan right issue di 4Q16 (Investor Daily)
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana mengeluarkan saham baru melalui skema right issue di 4Q16. Perusahaan akan mengeluarkan sebanyak 4,99 miliar lembar saham.

Hotel Sahid memperluas usaha ke kondotel bisnis (Investor Daily)
PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) akan membangun dua kondominium tahun ini. Investasi proyek ini Rp380 miliar.

Blitz akan right issue Rp650 miliar (Investor Daily)
PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) akan mengeluarkan 99,31 saham baru dengan harga pelaksanaan di Rp6.550/saham.

TAXI fokus perkuat jaringan aplikasi (Bisnis Indonesia)
TAXI fokus perkuat jaringan aplikasi bisnis ketimbang menambah armada baru.

(Bisnis Indonesia)
Evaluasi paket kebijakan ekonomi: aturan teknis jadi kendala
Penampungan dana amnesti pajak: persaingan panas berebut likuiditas
NPL jadi ganjalan:  laba bank tertahan

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...