google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Pilihan Hari Ini, 24 Agustus 2016 (Ciptadana - Buana Capital) Langsung ke konten utama

Saham Pilihan Hari Ini, 24 Agustus 2016 (Ciptadana - Buana Capital)

Saham Pilihan Hari Ini, 24 Agustus 2016 (Ciptadana - Buana Capital)


Daewoo Securities Indonesia Investment Information Team: Street Voices
Ayuningdyah Dewanti (ayuningdyah@dwsec-id.com)


Ciptadana on Wijaya Karya Beton (WTON) 8/22/2016

Results update – Solid results as expected
- WTON mencatatkan 1H16 net profit sejumlah Rp109,4 miliar, yang mana lebih dari dua kali lipat net profit pada 1H15 sejumlah Rp53,4 miliar. Pertumbuhan net income terutama didorong oleh revenue yang lebih tinggi sebesar 70.4% YoY menjadi Rp1,52 triliun dan margin gain yang meningkatkan tingkat utilisasi pabrik
- Pada basis kuartalan, angka 2Q16 juga solid dengan peningkatan net profit sebesar 18% QoQ menjadi Rp59,1 miliar, yang muncul dari lebih tingginya revenue (+7% QoQ) dan margin gain yang mendorong pertumbuhan profit sebesar 18% QoQ menjadi Rp86,2 miliar. Perseroan telah mengantongi kontrak baru sejumlah Rp2,23 trilin pada 7M16 yang merupakan dua kali lipat secara tahunan (YoY) dan terhitung 52% dari target full year perseroan sejumlah Rp4,3 triliun
- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,230

Buana Capital on Gudang Garam (GGRM) 8/23/2016

Constant revenue growth outlook
- 1H16 revenue tumbuh +11.2% YoY menjadi Rp37 triliun, membentuk 47.4% dan 47.2% dari BCf dan Cons. Didukung oleh kenaikan penjualan SKM dan SKT masing-masing 10.5% YoY dan 18.1% YoY. Meskipun COGS lebih tinggi 9.7% YoY, gross profit tumbuh +17.0% YoY menjadi Rp8 triliun
- Pemerintah melalui Kementrian Keuangan masih berada dalam proses untuk menetapkan kenaikan cukai rokok tahun 2017 ~10%. Namun, untuk memberikan waktu lebih kepada seluruh tobacco players, pemerintah akan mengumumkan keputusannya pada Oktober 2016
- Valuasi: BUY dengan TP Rp81,000

Ciptadana on Indofood Sukses Makmur (INDF) 8/23/2016

Results Update – Helped by strong FMCG
- INDF mencatatkan kenaikan net income pada 1H16 sebesar 28.9% YoY menjadi Rp2,2 triliun dimana revenue meningkat 4.4% YoY menjadi Rp34,1 triliun. Meskipun operating profit hanya tumbuh 14.4% YoY, kuatnya pertumbuhan net income terutama didukung oleh low base effect pada 1H15 dikarenakan rugi selisih kurs sejumlah Rp716 miliar pada periode tersebut
- Pada basis kuartalan, net income tumbuh 5.4% QoQ. Belanja modal per 1H16 hanya 27% dari anggaran perseroan, dan manajemen mengakui bahwa anggaran belanja modal sejumlah Rp7,6 triliun pada FY16 mungkin terlalu tinggi
-Valuasi: BUY dengan TP Rp9,950

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...