google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 2 Agustus 2016 (IHSG) Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 2 Agustus 2016 (IHSG)

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 2 Agustus 2016


Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Aug 2, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)

Market Comment by Taye Shim (taye.shim@dwsec.com) 

Foreign investors net bought saham Indonesia senilai IDR1.8triliun, merupakan yang tertinggi sejak 5 Februari (IDR2.3triliun). penafsiran kita adalah bahwa sikap positif dari investor asing didasarkan pada 1) meningkatnya kesempatan untuk kejutan 2Q16 GDP, 2) synchronized monetary easing oleh bank sentral global - menjaga market liquid, 3) potensi aliran dana ke Indonesia dari program amnesti pajak, dan 4 ) optimisme yang kuat pada kebijakan reformasi ekonomi presiden Jokowi ini dari perubahan kabinet. Dalam laporan terbaru kami, “DON’T WORRY, BE HAPPY”, kami menyatakan pandangan kami pada RISK TO THE UPSIDE.

Market Indicator

JCI: 5,361.58 (+2.79%)
EIDO: 26.34 (+1.39%) 
DJIA: 18,404.51 (-0.15%) 
FTSE100: 6,693.95 (-0.45%)
USD/IDR: 13,047 (-0.50%)
10yr GB yield: 6.90% (-4bps)
Oil Price: 40.06 (-3.70%) 
Foreign net purchase: IDR1,829.8bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 

TOP BUY: BMRI, ASII, BBRI, TLKM, BBCA
TOP SELL: GGRM, UNVR, BJBR, PGAS, BJTM

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

BBRI, BMRI, BBCA, TLKM, ASII

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com) 


*IHSG: hari ini cenderung naik, perkiraan trading range hari ini 5,322-5,403. Indikator MFI Optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat, sementara itu indikator RSI Optimized cenderung naik dengan volume tembus rata-rata.
*PTPP: trading buy, trading range hari ini 3,825-3,950. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI Optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat dengan volume tembus rata-rata.
*BBRI: trading buy, trading range hari ini 11,550-11,950. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized naik lebih lanjut dengan dukungan volume tembus rata-rata.
*SMRA: trading buy, trading range hari ini 1,720-1770. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik lebih lanjut dengan volume tembus rata-rata.

Daewoo Indonesia Equity Movers 

Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com) 

*Inflasi Juli 2016 di 0,69%, terendah sejak 5 tahun 
*Indeks manufaktur ISM turun ke 52,6 pada Juli dari 53,2 
*Belanja konstruksi AS turun 0,6% pada Juni 
*PMI manufaktur Perancis di 48,6 
*PMI manufaktur Jerman turun ke 53,8 pada Juli 
*PMI manufaktur Inggris turun ke 48,2 pada Juli vs estimasi 49,1

*GIAA -2,5%. 1H16, Garuda Indonesia catatkan rugi US$63,2 juta atau sekitar Rp 821,6 miliar vs laba US$29,3 juta tahun lalu. 
*PGAS +4,2%. PGN pangkas target volume penjualan gas akibat penurunan permintaan. Perusahaan targetkan volume penjualan gas naik 2% yoy dari sebelumnya sebesar 10% yoy. 
*AKRA +0,7%. AKR Corporindo cari mitra bangun PLTG berkapasitas 500 MW senilai US$500 juta. Di JIIPE. 
*MNCN +5,1%. Perusahaan targetkan pendapatan tumbuh 6%-7% tahun ini. Pendapatan usaha 1H16 naik 7,12% yoy. 
*BMTR +5,8%. Terdongkrak kurs, laba bersih Global Mediacom melesat 182% yoy ke Rp601,55 miliar. 
*AISA -1,2%. Tiga Pilar Sejahtera realisasi belanja modal Rp200 miliar dari total Rp600 miliar. 
*MSKY +5%. MNC Sky roadshow cari pinjaman bank US$243 juta untuk refinancing pinjaman US$243 juta yang akan jatuh tempo pada September 2016. 

Daily write up  

Sampoerna Agro (SGRO) - Gloomy outlook for this year by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo@dwsec-id.com) 
-SGRO membukukan kinerja keuangan tidak memuaskan di 1H16, sebagai pendapatan menurun ke Rp1,1 triliun (-18,3% YoY). Selanjutnya, SGRO mencatat rugi bersih yang mencapai -Rp84,2 miliar di 1H16, sebanding dengan tahun penuh konsensus perkiraan Rp267,9 miliar.
-Tandan buah segar (TBS) SGRO produksi turun ke 453.677 ton (-37,6% YoY) di 1H16 karena musim panen yang rendah sejak Februari, menyebabkan jumlah CPO penurunan produksi 37,1% YoY.
-Perusahaan menandatangani perjanjian jual beli untuk mengakuisisi PT Anugerah Palm Indonesia (API). Tujuan akuisisi ini adalah untuk mendapatkan akses ke 12.880 hektar konsesi kelapa sawit di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
-Sampai dengan 1H16, luas area tertanam SGRO ini berdiri di 136.731 hektar (inti dan plasma). Total area inti ditanam berdiri di 83.438 hektar, yang mewakili 61% dari total luas tanam (41% perkebunan plasma).

Company update

Media Nusantara Citra (MNCN) 1H16 Review: As expected by Christine Natasya (natasya@dwsec-id.com) 
-MNCN mencatat laba bersih sebesar 44% YoY menjadi IDR1tr di 1H16. Laba ini berada di atas harapan kami karena laba bersih 1H16 menyumbang 72% dari estimasi setahun penuh kami dan 58% dari ekspektasi konsensus. laba bersih didukung oleh pencapaian pendapatan yang luar biasa jadi IDR3.5tr di 1H16, yang melonjak 32% QoQ; 7% YoY (mencapai 51% dari prediksi kita dan 49.5% dari estimasi konsensus) serta keuntungan forex kumulatif IDR166bn di 1H16.
-Kita juga melihat peningkatan margin laba operasi dari 34% (1Q16) ke 38% (2Q16), berkat kenaikan yang terbatas pada di SG & A expense (+ 2% QoQ). Namun, margin bersih turun menjadi 26% dibandingkan dengan 31% (1Q16), mengingat F / X keuntungan yang lebih tinggi (IDR138bn di 1Q16 vs IDR29bn di 2Q16). Namun, pada perbandingan tahunan, kita menilai marjin bersih 2Q16 yang sangat luar biasa (vs 23% di 2Q15).
-MNCN diperdagangkan pada 18x 2017F P / E, diskon 25% bila dibandingkan Surya Citra Media (SCMA / Perdagangan Beli / TP IDR3,870) yang diperdagangkan pada 25x 2017F P / E. Kami mempertahankan target harga kami IDR2,700 Namun, downgrade call kita menjadi trading buy. Downgrade kami adalah terutama disebabkan oleh lonjakan tiba-tiba dalam harga saham pada hari earnings result. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...