google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini, 7 September 2016 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini, 7 September 2016

Headline Berita Saham Hari Ini, 7 September 2016


Target lifting migas 2017 direvisi (Media Indonesia)

Komisi VII DPR RI dan pemerintah sepakat merevisi asumsi lifting minyak bumi dalam Rencana anggaran pendapatan belanja negara (RAPBN) 2017, dari 780 ribu barel per hari (bph) menjadi 815 ribu bph.

Semen Baturaja akan menarik pinjaman sebesar Rp1,5 triliun (Investor Daily)

PT Semen Baturaja Tbk (BRMt) secara bertahap akan menarik pinjaman sebesar Rp1,5 triliun dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di 4Q16. Pinjaman ini akan digunakan untuk ekspansi di pabrik Baturaja 2.

Obligasi Surya Internusa oversubscribed 1,2 kali (Investor Daily)

Selama periode bookbuilding dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) telah oversubscribe 1,2 kali. Selain itu, penjamin emisi adalah PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Securities.

J Resources akan melakukan private placement (Investor Daily)

PT J Resources Tbk (PSAB) akan melakukan non HMETD sebesar Rp950,4 miliar. Perseroan akan menerbitkan 2,64 miliar saham baru, atau maksimal 10% dari modal disetor PSAB.

Tebusan tax amnesty bisa dari kredit bank (Kontan)

Sejumlah bank akan menawarkan kredit pembayaran untuk tebusan amnesti pajak.

Bisa hemat anggaran, e-government berlaku 2017 (Kontan)

Kemkominfo undang Korea Selatan untuk menggarap e-government dengan utamakan lokal.

KRAS bidik rights issue IDR1.87tr (Kontan)

Emiten baja KRAS telah mengantongi persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menerbitkan 4.9 miliar saham baru bernominal IDR500/saham.

MLPL melepas 87.5 juta saham LPPF (Kontan)

MLPL menjual 87.5 juta saham LPPF di kisaran harga IDR18,735 hingga IDR19,305 per saham di pasar negosiasi, Selasa (6/9).

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...