google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini, 15 November 2016 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini, 15 November 2016

Headline Berita Saham Hari Ini, 15 November 2016


TBLA bidik laba IDR780bn di 2017 (Kontan)
TBLA memproyeksikan penjualan selama 2017 tumbuh 20% YoY menjadi IDR7.5tr. Adapun laba bersihnya bakal naik 30% YoY menjadi IDR780bn.

Batubara mendaki, TPMA target tumbuh 5%-10% (Kontan)
TPMA mematok target pertumbuhan pendapatan antara 5% - 10% di tahun depan.

DILD lepas 40% saham anak usaha IDR1.03tr (Investor Daily)
Saham tersebut dibeli oleh Reco Kris Pte Ltd, perusahaan investasi asal Singapura.

DOID dan Berau Coal perbarui kontrak IDR39tr (Investor Daily)
Perbaruan kontrak tersebut terkait pekerjaan jasa pertambangan untuk proyek Lati dan Binungan.

PPRO dan KIJA bentuk JV (Investor Daily)
Joint venture bernama PT PP Properti Jababeka Residen ini akan menggarap proyek residensial dan komersial di lahan seluas 4.6 hektare (ha).

Proyek listrik mangkrak bisa ditindak (Media Indonesia)
Presiden Joko Widodo mempersilakan penegak hukum untuk memeriksa 34 proyek listrik mangkrak sesuai dengan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

(Bisnis Indonesia)
Sentimen Trump:  tembaga melonjak tajam
Otoritas Jasa Keuangan proyeksi kredit perbankan di 2017 mampu tumbuh 9% - 11%
Produksi CPO:  GOLL jaga optimisme
Ancaman gagal panen: stok pangan aman
Neraca pendapatan primer:  investor perlu diyakinkan

(Kompas)
Pasar keuangan: fundamen masih kuat, penurunan belum berpengaruh

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...