google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Tips trading hari ini, Selasa 1 November 2016 Langsung ke konten utama

Tips trading hari ini, Selasa 1 November 2016

Tips trading hari ini, Selasa 1 November 2016





1.IHSG masih dalam kondisi sempit, sehingga kita menanti apakah akan break out atau break down, dengan indikator jika naik diatas 5446, maka break out, dan jika turun dibawah MA50 (5377), maka IHSG akan break down.


2.Faktor pemicu akan break out atau break down dalam waktu dekat adalah Keputusan The Fed apakah akan menurunkan atau menaikan suku bunga Amerika Serikat, sehingga sebaiknya hati-hati pada tanggal 2 besok.


3.Sementara Market masih konsolidasi, para bandar atau big trader asyik menggoreng saham BUMI dan groupnya, ditambah saham BEKS.


4.Saham BEKS buat jangka panjang tentu saja akan bagus, namun untuk saat ini kinerjanya makin menurun sehubungan dengan ganti management, so jika turun dan menjadi saham tidur, boleh intip di pasar Nego.


5.Laporan keuangan masih bermunculan, ada yang bagus dan ada juga yang jelek, salah satu contoh yang jelek adalah EXCL, namun tentu saja saham ini boleh dilirik kalau harga sudah sampai dasar, dan semakin mendekati level 2000 semakin menarik, dengan alasan saham ini Right Isue di harga 2100.Sektor Poultry atau pakan ternak memberikan hasil yang cemerlang yaitu CPIN, JPFA dan MAIN.


6.Harga minyak dunia nampak sulit untuk menembus kembali diatas level 50 USD per barel, hal ini disebabkan kesepakatan OPEC untuk memangkas prodiksi mulai memudar. 


7. so sebaiknya hati-hati juga untuk saham coal/batu bara.hari ini awal bulan November, maka siang ini akan mengetahui tingkat inflasi, jika hasilnya sesuai dengan ekspektasi pasar, maka akan bagus buat sektor Finance dan Property, apalagi rata-rata kinerja perbankan lumayan bagus.


Happy trading and always dicipline...

Credit thx to angguntrader

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...