google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 November 2016 IHSG Pembukaan Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 November 2016 IHSG Pembukaan

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 November 2016 IHSG Pembukaan


Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Pekan lalu cukup tenang (kecuali untuk ketakutan BMRI AQ). Menuju ke minggu ini, kami memiliki tumpukan data diperkirakan akan dirilis. Kami akan mengawasi 1) apakah OPEC dapat menyepakati penurunan produksi, 2) US PCE inflasi (meskipun pasar secara harfiah factoring in 100% kemungkinan kenaikan), 3) CPI di Indonesia, dan 4) laporan tenaga kerja AS. Mengingat banyaknya perilisan data kunci, kami berharap untuk melihat aksi investor yang meredam selama bagian awal minggu. ##STOCK FOCUS## Kami saat ini sedang memantau Wismilak Inti Makmur (WIIM). Saham naik 4.9% pada hari Jumat karena kami percaya saatnya untuk revisit. tiga poin investasi utama kami adalah 1) Kami percaya ini merupakan stock pickers' market dan mengharapkan untuk melihat rotasi keluar dari large caps produsen rokok dan mid-to-small cap space - Kemungkinan perdagangan ramai ?, 2) revisi upward Terbaru untuk excise tax threshold Tier 1 vs. Tier 2 (dari 2 milyar batang ke 3 milyar) harus memungkinkan WIIM untuk meningkatkan volume produksi , dan 3) Attractive valuations. Trading pada 6.8x trailing P/E (vs 4-year avg. dari 9.0x; 24% discount tanpa volume yang berpotensi upside). Dengan asumsi pertumbuhan volume, P/E harus terlihat sangat menarik.

ACARA MENDATANG
30 November: OPEC, perjanjian Produksi
30 November: US, PCE inflasi Oktober
30 November: US, Fed's Beige Book
30 November: Uni Eropa, ECB's Draghi speaks
1 Desember: INDONESIA, CPI November
1 Desember: US, ISM manufacturing November
1 Desember:, PMI CHINA November
2 Desember: US. November Data Pekerjaan

Market Indicator
JCI: 5,122.10 (+0.28%)
EIDO: 23.18 (-1.28%)
DJIA: 19,152.14 (+0.36)
FTSE100: 6,840.75 (+0.17%)
USD/IDR: 13,525 (-0.24%)
10yr GB yield: 8.32% (+9bps)
Oil Price: 46.06 (-3.96%)
Foreign net purchase: -IDR628.2bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: SMGR, PWON, PGAS, AALI, BMRI
TOP SELL: BBRI, TLKM, BSDE, ASII, DOID

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, BMRI, TLKM, MYRX, BBCA

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)

*Diperkirakan IHSG hari ini cenderung konsolidasi dengan perkiraan trading range hari ini 5,096-5,168. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized telihat masih cenderung turun dengan volume sekitar rata-rata. Dengan demikian potensi koreksi masih terlihat namun terbatas.
*INDY: sell on strength, trading range hari ini 785-875. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume sekitar rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat namun terbatas.
*RALS: buy on weakness, trading range hari 1,150-1,235. Indikator MFI Optimized dan W%R Optimized saat ini masih cenderung turun menguji support trendline namun volume masih di bawah rata-rata. Dengan demikian potensi koreksi mulai terbatas,
*AGRO: trading buy, trading range hari ini 465-540. Indikator MFI Optimized akan menguji support trendline dan indikator RSI Optimized saat ini masih cenderung naik namun masih kurang dukungan dengan volume yang masih bawah rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan juga masih dalam kisaran terbatas.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...