google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 7 November 2016 IHSG Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 7 November 2016 IHSG


Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 7 November 2016 IHSG


Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Kami berharap investor akan absen menjelang pemilihan Presiden AS pada 8 November. Perlombaan White House telah ketat dalam seminggu terakhir dan kami ekspektasi ketidakpastian untuk berlama-lama sampai hari pemilihan (ABC/Washington Post: Clinton 47 vs. Trump 44, LA Times/USC Clinton 43 vs. Trump 47, RealClear Politics Clinton 46.4 vs. Trump 45.0). #INDONEISA 3Q15 GDP PREVIEW: Di sisi domestik, investor akan menunggu 3Q16 GDP scorecard. Menurut Bloomberg, 3Q16 GDP konsensus berdiri di 5.1% YoY, yang kita lihat masuk akal. Sebagai pengingat cepat, ada pembayaran amnesti pajak luar biasa selama 3Q16, yang seharusnya sebagian menekan konsumsi swasta. Memang, menurut consumer confidence terakhir (yang dipublikasikan Jumat lalu), indeks tergelincir ke 110pt pada September, sebelum rebound ke 116.8pt pada bulan Oktober. pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan investasi harus sedikit meningkat, sementara ekspor dan impor cenderung tetap ditekan.

Market Indicator
JCI: 5,362.66 (+0.62%)
EIDO: 25.45 (-0.16%)
DJIA: 17,888.28 (-0.24%)
FTSE100: 6,693.26 (-1.43%)
USD/IDR: 13,068 (-0.05%)
10yr GB yield: 7.33% (+5bps)
Oil Price: 44.07 (-1.32%)
Foreign net purchase: -IDR912.7bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TPIA, ITMG, DOID, LINK, BJTM
TOP SELL: ASII, TLKM, BBCA, GGRM, UNVR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, ASII, INDY, BUMI, LPPF

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)

*IHSG: diperkirakan masih cenderung konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Perkiraan trading range hari ini 5,315-5,404. Indikator MFI Optimized akan menguji support trendline dan indikator W%R Optimized cenderung naik namun volume masih di bawah rata-rata. Dengan demikian untuk sementara indeks ini masih cenderung untuk konsolidasi.
*RALS: trading buy, trading range hari ini 1,210-1,340. Indikator MFI Optimized akan menguji support trendline dan indikator RSI Optimized saat ini sudah berada sekitar support trendline dengan volume sekitar rata-rata. Jadi jikapun terjadi koreksi akan relatif terbatas.
*TBLA: trading buy, trading range hari ini 1,000-1,070. Indikator MFI indikator W%R Optimized saat ini akan menguji support trendline dengan volume sekitar rata-rata Dengan demikian untuk sementara indeks ini masih cenderung untuk konsolidasi dengan kecenderungan menguat.
*ICBP: trading buy, trading range hari ini 8,975-9,400. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized saat ini akan menguji support trendline dengan volume di bawah rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...