google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini, 9 Desember 2016 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini, 9 Desember 2016

Sampai November, belanja negara capai 85% (Kontan)
Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 sampai akhir November 2016 mencapai IDR1,636tr atau 85% dari target yang sudah direvisi.

INTP siapkan belanja modal tahun depan IDR1.8tr (Kontan)
INTP menganggarkan belanja modal alias capex sebesar IDR1.7tr-IDR1.8tr tahun depan. INTP akan menggunakan capex untuk melanjutkan proyek-proyek INTP yang sudah berjalan.

Bumi Resources sedang mempersiapkan right issue dari Rp26,9 triliun (Investor Daily)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana menerbitkan saham baru melalui skema right issue sebesar 29,1 miliar lembar saham baru, atau ekuivalen 79,5% dari modal disetor di tahun 2017. Hasil right issue ini sebesar Rp26,9 triliun.

Bukit Asam berencana untuk melakukan divestasi saham treasury-nya (Investor Daily)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mempe
rtimbangkan untuk melakukan divestasi saham treasury ke pasar. Hasil penjualan treasury stock akan digunakan untuk likuiditas perusahaan.

Telkom akan membagikan dividen interim RP1,9 triliun (Investor Daily)
PT Telekomunikasi Tbk (TLKM) memutuskan untuk membagikan dividen interim rp1,9 triliun, atau ekuivalen Rp19,38/saham.

Pertamina fokus ke energi baru (Media Indonesia)
PT Pertamina siap berinovasi meluncurkan produk yang lebih ramah lingkungan. Sebagai contoh, ke depan, Eropa sudah mengisyaratkan tidak mau menerima solar untuk diesel. Beberapa produk industry juga mulai bergeser ke listrik dan energi terbaharukan lainnya.

(Bisnis Indonesia)
Permintaan naik: harga batu bara berpeluang memanas atas naikknya impor dari Cina
Kebijakan antisipatif: bersiap hadapi segala cuaca
Ketergantungan bahan baku obat: pemerintah tekan impor hingga 40%

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...