google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 30 Desember 2016 (Global) by YP Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 30 Desember 2016 (Global) by YP

US

Saham-saham AS ditutup melemah pada hari Kamis karena investor masih enggan untuk berspekulasi dalam sesi perdagangan menjelang libur panjang akhir pekan.

Dow Jones industrial average pertama kali ke zona negatif di tengah hari dipimpin oleh JPMorgan Chase dan Goldman Sachs, yang ditutup di bagian bawah indeks bersama dengan DuPont. Dow turun 0,57% minggu ini dan merupakan minggu negatif pertamanya sejak sebelum pemilu. Dow masih naik 13,74% ytd.

Berita ekonomi:
*Klaim pengangguran turun 10.000 ke 265.000, menandai 95 minggu berturut-turut dimana klaim berada di bawah 300.000. Llaim pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 264.000 untuk pekan yang berakhir 24 Desember.
*Defisit perdagangan naik 5,5% pada bulan November, menurut Departemen Perdagangan.
*Persediaan minyak mentah AS naik 0,6 juta barel pekan lalu: EIA


Europe

Bursa di Eropa ditutup melemah pada hari Kamis dalam perdagangan yang sepi menjelang liburan Tahun Baru. FTSE 100 berakhir pada rekor penutupan tertinggi di 7,109. DAX turun 0,3% dan CAC turun 0,3%.

Pelemahan pada sektor perbankan dipimpin oleh Credit Suisse. Saham bank Swiss tersebut turun lebih dari 3,5% setelah laporan media bahwa pihak berwenang AS tengah menyelidiki penjualan obligasi ke Mozambik, yang bukannya digunakan untuk penangkapan ikan tuna dilaporkan telah digunakan untuk membeli peralatan militer.

Saham basic resources menutup perdagangan, dengan turun lebih dari 1% setelah kenaikan tajam pada perdagangan Rabu.

Berita ekonomi:
*Harga perumahan UK naik 4,5% yoy dari 4,4% yang tercatta di bulan November dan naik 0,8% mom.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...