google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Headline Berita Saham Hari Ini, 31 Januari 2017 Langsung ke konten utama

Headline Berita Saham Hari Ini, 31 Januari 2017

PPRO siapkan belanja modal IDR1.9tr (Kontan)
Anggaran ini lebih besar 59.66% dari capex tahun lalu, yakni IDR1.19tr. Anggaran tersebut bakal digunakan untuk mendanai sejumlah proyek.

INDY membidik pendapatan USD1bn tahun ini (Kontan)
INDY membidik pendapatan lebih dari USD1bn pada 2017. Target pendapatan ini meroket dibandingkan pendapatan tahun 2016 yang diperkirakan hanya sebesar USD800mn.

Astra akan menguasai 45% saham Cipali (Investor Daily)
PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak perusahaannya PT Astratel Nusantara akan memiliki 45% saham jalan tol Cipali. Astratel membeli saham tersebut dari PT Saratoga Investment Tbk (SRTG), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

ANTM produksi dan volume penjualan memecahkan rekor tertinggi baru (Investor Daily)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan produksi feronikel ke 17.211 TNi di tahun 2016. Selain itu, volume penjualan feronikel ANTM mencapai 20.888 TNi pada tahun 2016.

Satelit TLKM 3S siap mengorbit 15 Februari (Media Indonesia)
Peluncuran satelit TLKM 3S dengan investasi sekitar USD300mn itu diklaim untuk meningkatkan dan memperluas cakupan layanan telekomunikasi hingga daerah terpencil.

Pajak progresif tanah tidak ciptakan distorsi (Media Indonesia)
Himpunan Kawasan Industri (HKI) meminta agar pajak progresif tanah untuk developer diberikan perlakuan yang berbeda, karena developer memandang land bank sebagai persediaan barang yang akan diproduksi menjadi properti.

(Bisnis Indonesia)
Riset Nielsen: pasar produk konsumer tumbuh 10% YoY di 2017
Penjualan mobil: luar Jawa perlu digenjot
Pusra perbelanjaan: mal perlu bersolek

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...