google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Info Emiten : BMRI, 15 Maret 2017 Langsung ke konten utama

Info Emiten : BMRI, 15 Maret 2017

BANK MANDIRI BAGI DIVIDEN Rp6,21 TRILIUN.

IQPlus, (15/03) - PT Bank Mandiri Persero Tbk membagikan dividen sebesar Rp6,21 triliun atau 45 persen dari laba perseroan di 2016 sebesar Rp13,8 triliun.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa malam, mengatakan dividen yang dibagikan ini setara dengan Rp266,27 per lembar saham.

Mandiri menyebut pembagian dividen dari laba 2016 itu merupakan "spesial dividen" karena ada tambahan 15 persen. Pada 2015, rasio dividen yang diberikan emiten bersandi BMRI itu sebesar 30 persen dari laba.

"Pemberian dividen tersebut sudah mempertimbangkan likuiditas perseroan untuk bisnis ke depan, serta apresiasi kepada investor," ujar dia.

Direktur Keuangan dan Treasuri Mandiri Pahala Mansury mengatakan dengan pembagian "spesial dividen" tersebut, rasio kecukupan modal inti (Capital Adequacy Ratio/CAR) berkurang menjadi 19,5 persen dari 21 persen.

Meskipun CAR berkurang, Pahala mengatakan ketentuan CAR Mandiri masih di atas ketentuan sebagai bank berkualifikasi skala ASEAN (Qualified Asean Bank/QAB) dan juga sebagai Bank Sistemik. Dengan dua predikat tersebut, OJK meminta CAR Mandiri minimal 15,5 persen.

"Jadi meskipun dividen kita 45 persen, CAR kita masih di atas ketentuan OJK," ujar dia.

Sementara itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tersebut, Mandiri juga menunjuk Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti dan akademisi Makmur Keliat sebagai Komisaris Independen, menggantikan Aviliani dan Abdul Aziz. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...