google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 10 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Modal IHSG Pembukaan 10 Mei 2017

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)

IHSG memecahkan rekor tertinggi baru kemarin. Namun, IHSG ditutup merah setelah keputusan final Ahok (2 tahun penjara) yang memacu sentimen negatif. Lokal terus sell sementara asing net buy (IDR679.1miliar). Untuk mengejar, pandangan kami adalah bahwa acara ini akan memberi dampak terbatas pada horizon investasi jangka panjang (lihat disini). Kami memperkirakan IHSG diperdagangkan mixed hari ini.

Market Indicator

JCI: 5,697.06 (-0.18%)
EIDO: 26.84 (+0.49%)
DJIA: 20,975.78 (-0.17%)
FTSE100: 7,342.21 (+0.57%)
USD/IDR: 13,352 (+0.43%)
10yr GB yield: 7.13% (+5bps) 
Oil Price: 45.88 (-1.18%)
Foreign net purchase: IDR679.1bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)

TOP BUY: BBRI, TLKM, UNVR, BBNI, BMRI
TOP SELL: UNTR, ITMG, ACES, SIMP, LPPF

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, TLKM, INDY, BBNI, TPIA

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*Diperkirakan koreksi IHSG hari ini cenderung konsolidasi. Indikator MFI Optimized terlihat masih bergerak positif namun indikator W%R Optimized dan RSI optimized cenderung turun dengan volume sekitar rata-rata. Perkiraan normal trading range hari ini 5,677-5,710.
*PNLF: trading buy, normal trading range hari ini 236-244. Indikator MFI,indikator W%R Optimized dan indikator RSI Optimized cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat.
*SSMS: trading buy, normal trading range hari ini 1,665-1,740. Indikator MFI Optimized, indikator W%R Optimized dan indikator RSI Optimized saat ini masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat.
*ACES: sell on strength, normal trading range hari ini 980-1,030. Indikator MFI Optimized,W%R Optimized dan indikator RSI Optimized cenderung naik dan mendekati resistance line dengan volume tembus rata-rata. Diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat namun mulai terbatas.

Daily write up

Strategy Focus - 1Q17 earnings review: Still strong by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
- Continued earnings improvement: Pada 1Q17, perusahaan di indeks LQ45 menghasilkan laba bersih sebesar IDR54,0tr (+ 7,0% QoQ, + 19,7% YoY), rekor tertinggi untuk pendapatan kuartalan. Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari financials (bobot 36,2%), diikuti oleh consumer goods (18,6%) dan infrastructure/utilities (15.8%).
- Performance and outlook by industry: Dalam hal pertumbuhan pendapatan, mining (+145,4% YoY) dan agriculture (+ 151,2% YoY) tumbuh berkat kenaikan komoditas di tahun 2016. Namun, sektor-sektor tersebut juga memiliki kontribusi yang rendah terhadap keseluruhan agregat (mining 6,1%, agriculture 2,2%).
- Financials (+8,3% YoY), consumer goods (+11,7% YoY), dan infrastructure/utilities (+34,2% YoY) tumbuh dengan baik. Untuk sektor-sektor ini, peningkatan pendapatan disebabkan oleh ekonomi makro yang baik. Kami berharap bank tumbuh ditopang oleh pemulihan makro, sementara consumer goods berkembang dari kenaikan inflasi dan pemulihan sentimen konsumen.
- Sektor properti dan basic industry membukukan pertumbuhan pendapatan negatif di 1Q17. Kami percaya pengeluaran pemerintah yang lebih lamban dari biasanya dan perubahan makro yang volatile selama kuartal tersebut membuat permintaan properti menurun

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...