google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 7 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 7 Juli 2017

US

Saham-saham AS ditutup melemah pada hari Kamis karena saham teknologi menurun di tengah kenaikan imbal hasil obligasi global.

Harga minyak melonjak 0,9 persen ke $45,52 per barel setelah sebelumnya naik lebih dari 2 persen. EIA melaporkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 6,3 juta barel, lebih banyak dari yang diperkirakan pada minggu hingga 30 Juni.

Investor di AS berfokus pada serangkaian rilis data ekonomi. Pertama, laporan dari ADP dan Moody's Analytics menunjukkan bahwa ekonomi AS menambahkan 158.000 pekerjaan bulan lalu, lebih rendah dari 185.000 yang diharapkan.

Klaim pengangguran mingguan tercatat di 248.000, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 243.000. Data lain yang dirilis adalah PMI jasa IHS Markit untuk bulan Juni, yang menunjukkan ekspansi terkuat dalam aktivitas bisnis sejak Januari, dan indeks nonmanufacturing ISM, yang meningkat menjadi 57,4 di bulan Juni dari 56,9 di bulan Mei.


Europe

Bursa Eropa ditutup melemah pada hari Kamis karena investor mencerna komentar dari Presiden Donald Trump dan fokus risalah dari bank-bank sentral.

Saham travel and leisure berada di antara saham dengan kinerja terburuk pada hari Kamis, turun sebesar 1,42 persen setelah hasil penjualan yang lebih lemah dari perkiraan.
Saham otomotif mencatatkan keuntungan setelah Komisi Eropa menghapus pengambilalihan Opel oleh produsen mobil Peugeot.

Pada hari Kamis, Bank Sentral Eropa merilis risalah rapat kebijakan moneter terbaru. Pejabat memperingatkan bahaya memicu pergerakan pasar yang secara negatif dapat mempengaruhi inflasi.

Berbicara di Polandia, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ada sesuatu yang harus dilakukan mengenai perilaku 'sangat, sangat buruk Korea Utara', sebelum menambahkan bahwa dia yakin bahwa Rusia telah ikut campur dalam pemilihan AS.

Di Timur Tengah, empat negara Arab memutuskan untuk tidak memperbesar sanksi terhadap Qatar namun mengatakan bahwa jawaban terakhir "negatif" dan terus memboikot negara Teluk saat ini.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jul 7, 2017)
Investment Information Team


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...