google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham | Binaartha Parama Sekuritas | 13 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham | Binaartha Parama Sekuritas | 13 Juli 2017

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal melanjutkan kenaikan hari ini. Kemarin, pelaku pasar kembali melakukan aksi beli yang mengerek indeks 0,79% ke level 5.819,13.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada bilang pergerakan IHSG kembali melanjutkan kenaikan setelah pelaku pasar kembali melakukan aksi beli seiring ekspektasi akan kinerja para emiten yang akan lebih baik

Ini diawali rilis kinerja Bank Negara Indonesai BBNI yang mencatatkan laba bersih Rp 6,41 triliun pada semester I 2017 atau naik 46,7% year on year (yoy). "Ini memberikan sentimen positif terutama pada sektor perbankan," ujar Reza dalam rilis yang diterima KONTAN, Kamis (13/7).

Menurut dia meskipun pergerakan nilai tukar rupiah dan laju bursa saham Asia cenderung melemah namun, tidak menghalangi IHSG untuk melanjutkan penguatannya mencoba untuk menutupi pelemahan di hari-hari sebelumnya.

Reza juga merekomendasikan akumulasi beli atas sejumlah saham pada hari ini, yakni:

ASII dengan target harga Rp 8.825, Rp 9.025, 9150, dan Rp 9.350 serta support Rp 8.625.

MAPI dengan target harga Rp 6.400, Rp 6.625, dan Rp 6.900 serta support Rp 6.075.

PGAS dengan target harga Rp 2.390, Rp 2.580, Rp 2.850, dan Rp 3.050 serta support Rp 2.170.

PTPP dengan target harga Rp 3.250, Rp 3.370, Rp 3.510, Rp 3.630, dan Rp 3.810 serta support Rp 3.000.

WIKA dengan target harga Rp 2.280, Rp 2.420, dan Rp 2.760 serta support Rp 2.040.

WSKT dengan target harga Rp 2.370 dan Rp 2.450 serta support Rp 2.120.

kontan.co.id

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...