google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham HOKI | 8 November 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham HOKI | 8 November 2018

MNCS COMPANY UPDATE
PT Buyung Poetra Sembada (HOKI) - BUY; TP: Rp1.230

Optimizing Strength For Outstanding Performance

9M18 Results: Solid Performance with Bottom-Line Increased by 95.06% YoY
HOKI berhasil mencatat kinerja yang memuaskan di 9M18 dengan pendapatan meningkat 17,78% YoY menjadi Rp1.060,09 miliar (vs Rp900 miliar pada 9M17). Peningkatan pendapatan ini didukung oleh penjualan beras yang tinggi dengan peningkatan 15,60% YoY. Pencapaian tersebut mencerminkan 76,82%/ 71,77% dari perkiraan MNCS/Konsensus. HOKI juga berhasil mengelola biaya operasional dan efisiensi biaya, dengan mempertahankan marjin laba operasi di level 9,62% (vs 6,36% pada 9M17). Sementara itu, laba bersih meningkat signifikan 95,06% YoY menjadi Rp70,76 miliar pada 9M18 dari Rp36,28 miliar pada 9M17 dengan marjin laba bersih mencapai 6,68%. Pencapaian ini sejalan dengan proyeksi manajemen yang menyatakan bahwa top line tumbuh sebesar 10% -15% YoY dan bottom line tumbuh double digit di FY18E.

Potential Growth Supported by New Factory and Distribution Channel with Alfamart
HOKI memiliki 2 pabrik produksi yang berlokasi di Cipinang, Jakarta Timur, dengan kapasitas produksi 5 ton/jam, dan sebuah pabrik di Subang dengan kapasitas produksi 30 ton/jam. Saat ini, HOKI sedang dalam proses peningkatan kapasitas produksi di Subang, 20 ton/jam, dan diprediksikan akan selesai pada akhir 2018, sehingga kapasitas produksi total HOKI mencapai 55 ton/jam di FY18E. Saat ini HOKI juga membangun pabrik baru di Palembang, Sumatera Selatan dengan nama “PT Astha Beras Perkasa”, dengan fokus pada pengolahan padi dan beras, serta pendistribusiannya. Pabrik ini juga memproses penggilingan gabah hingga menjadi beras kemasan dengan kapasitas 40 ton/jam, akan beroperasi pada akhir 2019. HOKI juga memperluas jaringan distribusi melalui peritel modern bekerja sama dengan Alfamart. HOKI akan mendistribusikan beras produksi premiumnya sendiri di bawah merek "Super Slyp Rice Rice 5Kg", yang akan didistribusikan untuk pertama kalinya di Sumatra. Oleh karena itu, Kami percaya HOKI akan mencapai Rp1.380,00 miliar / Rp1.589,95 miliar pendapatan di FY18E / FY19F.

Rekomendasi BUY saham HOKI dengan Target Harga Rp1.230
Kami merekomendasikan BUY untuk HOKI dengan TP: Rp1.230 yang mengimplikasikan PE FY18E/FY19F sebesar 31.84x/29.35x dan PBV FY18E/FY19F dari 5.30x/4.71x. Kami percaya bahwa prospek pertumbuhan HOKI di FY18E akan didukung oleh beberapa katalis, sebagai berikut: 1) Meningkatkan kapasitas produksi sebagai strategi untuk memenuhi permintaan pasar domestik; 2) Memperluas jaringan distribusi penjualan HOKI dengan Alfamart. Meskipun demikian, kami percaya perubahan dalam Peraturan Pemerintah akan menjadi fokus utama. Pada 31 Mei 2018, Pemerintah mengumumkan pengurangan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium sekitar Rp500. Kami percaya jika harga HET disesuaikan ke bawah, itu akan berpotensi memengaruhi penghasilan HOKI.

Disclaimer On
MNCS Institutional Research Team


https://www.mncsekuritas.id/category/company-update

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...