Langsung ke konten utama

Saham GIAA | DEWAN KOMISARIS GARUDA PASTIKAN RUPSLB DILAKUKAN DALAM 45 HARI


IQPlus, (09/12) - Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia memastikan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) untuk mengganti direksi yang terlibat kasus penyelundupan Harley Davidson akan dilakukan dalam 45 hari.

"Kemungkinan 45 hari setelah kita menyampaikan surat permintaan kepada OJK," kata Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol usai membacakan hasil pertemuan Menteri BUMN dengan Dewan Komisaris Garuda di Jakarta, Sabtu.

Sahala memastikan proses pengajuan RUPS LB ini dengan meminta perizinan OJK tersebut sudah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

"Pengajuannya mulai Senin (9/12)," ujarnya.

Dengan perkiraan waktu pengajuan tersebut, maka RUPS LB Garuda Indonesia akan berlangsung paling cepat pada pertengahan Januari 2020.

Ia menegaskan direksi yang telah diberhentikan sementara dan terbukti telah terlibat kasus penyalahgunaan wewenang berdasarkan penyelidikan Komite Audit akan diberhentikan secara permanen dalam RUPS LB itu.

Dalam kesempatan itu, Sahala juga membacakan hasil pertemuan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Dewan Komisaris yang salah satu poinnya adalah memberhentikan sementara direksi Garuda yang terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam kasus penyelundupan.

Menteri BUMN dan Dewan Komisaris, kata dia, akan mengangkat pelaksana tugas yang baru untuk menggantikan direksi yang diberhentikan sementara tersebut.

Ia menambahkan, Komite Audit tetap melakukan investigasi lanjutan terhadap kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam penerbangan GA 9721 jenis Airbus A330 900 Neo dari pabrik Airbus di Perancis.

Terakhir, Menteri BUMN dan Dewan Komisaris meminta para karyawan Garuda tetap melakukan layanan yang terbaik kepada para pengguna jasa penerbangan untuk menjaga nama baik perusahaan dan bangsa Indonesia.(end)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Saham BJBR | BJBR BERNIAT LAKUKAN PENAMBAHAN MODAL DENGAN HMETD

IQPlus, (20/01) - Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BJBR) berniat melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dan VII dengan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) 
Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, Jumlah saham yang akan dikeluarkan sebanyak 400.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp3 per saham sepanjang telah mendapatkan persetujuan dari OJK.
Perseroan bermaksud menggunakan seluruh dari hasil PUT VI dan PUT VII PMHMETD untuk pengembangan bisnis khususnya penyaluran kredit. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa pada 26 Februari 2020 mendatang. (end)

Analisa Saham BBRI | 20 Januari 2020

Saham BBRI pada tanggal 17 Januari 2020 ditutup menguat pada harga 4630, naik 1,31%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 90% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.
Rekomendasi : WASPADA koreksi dalam waktu dekat. Berpeluang melanjutkan kondisi strong bullish. Jika turun di bawah 4510 maka berpeluang ke 4340
www.sahamonline.id Disclaimer ON